NovelToon NovelToon
Membawa Benih Suami Kontrakku

Membawa Benih Suami Kontrakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Anak Genius / Nikah Kontrak
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sagitarius28

"Tinggalkan putraku dan ambil ini! Ingat jangan kau injakkan kaki kotor mu itu di mansion keluarga Xie." Xie Lihua

"Baik Nyonya, saya akan pergi dari sini. Dan ini amplop dari anda, saya bukan seperti apa yang anda pikirkan." Lin Wu

"Shit! Beraninya dia pergi meninggalkanku, lihat saja aku akan menghukumnya dan membawanya kembali ke sisiku." Xie Yanshen

Dua insan yang terpaksa menikah karena sebuah scandal dan juga tuntutan dari Tuan Jin Hao, Ayah Yanshen. Pernikahan yang tak diinginkan itu membawa Lin Wu ke dalam neraka kehidupan. Lihua, Ibu Yanshen begitu membencinya hingga suatu hari dia sukses menyingkirkan Lin Wu.

Tanpa ada seorang pun tahu, bahwa Lin Wu pergi membawa rahasia besar. Dan kepergiannya membuat Yanshen murka.

Akankah Yanshen tahu rahasia besar Lin Wu? Dan berhasilkah Yanshen membawa kembali wanita yang masih sah menjadi istrinya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagitarius28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MBSK 7

"Bagaimana dengan pencariannya?" tanya Yanshen to the point usai mendaratkan tubuhnya di kursi penumpang.

Ya, saat ini Yanshen tengah berada di dalam limosin menuju ke kantor. Dimana Fen Ang duduk di balik kemudi yang masih menatap lurus ke arah depan. Tiba-tiba raut wajah Fen Ang pun berubah menegang, dia bingung harus menjawab apa. Pasalnya sampai saat ini Fen Ang dan juga para bodyguard yang dia sewa pun tidak dapat menemukan keberadaan Lin Wu. Dia yakin betul bila bosnya itu akan murka usai mendengar jawaban yang tidak membuahkan hasil.

Perempuan itu menghilang begitu saja bak ditelan bumi, tidak ada sedikitpun jejak dari Lin Wu yang dapat dia telusuri. Bahkan, sepenggal surat pun tidak Lin Wu tinggalkan untuk Yanshen. Perempuan itu pergi tanpa pamit hal itulah yang membuat Yanshen murka, meskipun dia tahu bahwa kontrak diantara mereka akan segera berakhir dalam waktu dekat. Tapi, bukan cara seperti ini yang Yanshen inginkan. Selain itu, dia tidak terima bila Lin Wu pergi meninggalkannya tanpa alasan.

"Maaf, kami belum sempat menemukan titik terangnya, Tuan. Tapi, anak buah saya terus bekerja keras untuk menemukan keberadaan Nyonya," jawab Fen Ang membuat Yanshen geram.

"Dasar tidak becus! Tujuh tahun aku menunggu, tapi kenapa hasilnya tetap sama. Hanya mencari seorang perempuan saja kau tidak sanggup!" bentak Yanshen pada asistennya.

"Pokonya aku tidak mau tahu, segera mungkin kau harus menemukannya atau kalau tidak gajimu akan ku potong." Lanjutnya yang sukses membuat mata Fen Ang membelalak sempurna.

'Sebenarnya kamu ada dimana, sayang? Kamu pintar sekali bersembunyi dariku. Apa kau tahu setiap hari aku mencari mu, bahkan aku telah mengerahkan semua bodyguard ku tapi, hasilnya tetap nihil. Mereka semua tidak dapat menemukan keberadaan mu. Aku mohon pulanglah, sayang. Aku sangat merindukanmu.' Yanshen beralih menatap ke arah luar jendela.

🥕🥕🥕

Beberapa menit kemudian, limosin yang Fen Ang kemudikan pun telah tiba di gedung pencakar langit. Seperti biasa baru saja Yanshen turun dari limosin miliknya, sudah banyak karyawan wanita yang menatap kagum kepada bosnya itu.

Walaupun Yanshen bersikap dingin namun tetap saja tak mengurangi pesona lelaki yang tampak berkarisma setiap waktu. Bahkan, pesonanya mampu menyihir semua mata yang ada di dekatnya.

Yanshen berjalan masuk ke arah lift yang khusus para petinggi perusahaan. Setibanya di ruangan yang bertuliskan Ruangan Presdir, dia segera mengerjakan tugasnya dengan tumpukan banyak berkas yang harus dia urus.

Sebagai pewaris tunggal dia harus bisa mengelola ini semua karena dia merupakan putra mahkota satu-satunya di keluarga Xie. Sedangkan sang Daddy hanya sekali-kali membantu pekerjannya seperti belakangan tahun ini. Dimana Yanshen yang tampak uring-uringan karena ditinggal pergi oleh Lin Wu. Hal itulah membuat Daddy Jinhao turun tangan membantu pekerjaan sang putra. Namun, untuk saat ini Daddy Jinhao kembali menyerahkan tugas itu pada Yanshen usai keadaan putranya yang kembali membaik juga tidak uring-uringan lagi.

Tok ... tok .... tok ....

"Masuk," sahut Yanshen dari dalam ruangannya.

Fen Ang bergegas masuk ke dalam dan memberikan beberapa berkas yang baru saja diminta oleh sang bos. Ya, sebelumnya Yanshen telah menghubungi asistennya itu untuk menyiapkan proposal proyek baru.

"Ini Tuan proposal yang anda minta." Dengan sopan Fen Ang menyodorkan proposal tersebut di meja kerja Yanshen.

Sementara Yanshen menghentikan pekerjannya, lalu mengalihkan pandangannya ke arah proposal yang dia minta. Setelah melihat secara sekilas proposal tersebut, kemudian Yanshen menutupnya.

"Segera adakan rapat untuk membahas proyek baru kita ini. Dan ini salah satu proyek terbesar di tengah-tengah kota. Saya ingin perencanaan yang lebih matang, mengingat proyek ini diawasi oleh pemerintah," titah Yanshen yang setiap kata penuh dengan penekanan.

"Baik, Tuan. Saya akan memanggil semua orang yang terlibat dalam proyek baru ini." Fen Ang mengangguk paham, kemudian memutar tubuhnya berjalan keluar meninggalkan ruangan mewah itu.

🥕🥕🥕

"Lin Wu, orderan dari PT. Gemilang Cipto sudah selesai. Ini notanya, tolong kamu cek lagi." Zeze menyodorkan sebuah nota orderan dari perusahaan yang selalu berlangganan di rumah makan miliknya.

Ya, setiap kali perusahaan itu mengadakan meeting dengan beberapa investor dalam jumlah banyak. Perusahaan tersebut selalu order makan siang untuk para investor yang telah menjalin kerja sama dengan perusahaan itu. Bahkan tak hanya itu saja, perusahaan Gemilang kembali order untuk para pekerja yang sedang melakukan pembangunan rumah sakit, sebuah proyek yang sudah kelar beberapa bulan lalu.

Perlahan, Lin Wu mengambil nota tersebut lalu membacanya dengan detail. Sebelum kemudian, perempuan cantik itu kembali menyodorkan nota itu pada sahabatnya.

"Sudah." Lin Wu mengangguk sambil tersenyum menatap pada Zeze sang asisten.

"Baiklah, kalau begitu aku akan segera mengantarnya." Zeze pun membalas senyuman Lin Wu, sebelum kemudian perempuan itu berjalan keluar meninggalkan ruangan tersebut.

🥕🥕🥕

Usai makan siang, semua orang yang terlibat di dalam proyek pembangunan jembatan tol kini berkumpul di ruang rapat. Semua itu atas perintah dari Yanshen untuk mengumpulkan beberapa staf dan manager yang turut hadir dalam rapat siang ini. Dan kali ini rapat dipimpin langsung oleh Yanshen.

"Bagaimana dengan rencana kerja proyek kita ini?" tanya Yanshen dengan wajah datar. Tidak ada senyuman yang menghiasai wajahnya, benar-benar seperti beruang kutub yang begitu dingin tak tersentuh.

Yanshen sendiri sudah tahu perihal rencana awalnya adalah pembersihan lahan. Tentu masih banyak puing-puing bangunan yang tertinggal di lokasi.

"Saya sudah menafsirkannya kalau rencana kerja ini akan memakan waktu kurang lebih satu tahun, Tuan dengan ...."

"Enam bulan. Saya ingin proyek ini selesai dalam waktu enam bulan," sela Yanshen yang kekeh dengan keinginannya.

Semua orang yang ada di ruang meeting pun saling pandang. Terkejut? Tentu saja mereka terkejut dengan permintaan bosnya itu yang diluar nalar. Bagaimana bisa pembangunan jalan tol dapat dilakukan dalam waktu enam bulan, sedangkan pemerintah memberikan estimasinya selama dua tahun. Sungguh kejam sekali atasan mereka dengan meminta permintaan konyol yang sulit untuk terlaksana.

Sementara Yanshen yang paham dengan keadaan sekitarnya, langsung kembali bersua.

"Kenapa? Apa kalian keberatan dengan batas waktu yang saya berikan, hah?"

"T- tidak, Tuan. Mana mungkin kami berani menolak perintah anda. Baiklah proyek ini akan selesai dalam kurun waktu enam bulan dengan 1250 pekerja," sahut salah satu peserta meeting yang ada di dalam sana.

"Dan untuk 1250 pekerja akan didatangkan dari berbagai daerah yang memiliki potensi tinggi dalam pembangunan ini." Salah satu staf lainnya menjelaskan perihal pekerja yang akan bekerja sama dalam pembangunan ini.

"Kalau begitu kita harus punya tempat tinggal untuk mereka," kata Yanshen yang mulai memikirkan para pekerja yang akan membangun proyeknya nanti.

"Benar, Tuan. Saat ini kami sedang mencari tempat tinggal yang cocok untuk mereka sementara waktu. Kebetulan kami berencana untuk menyewa beberapa rusun untuk para pekerja kita ini," terang Xiaobu yang merupakan manager perusahaan itu.

"Satu hal lagi ... selain gaji, kita juga harus memperhatikan kesehatan para pekerja guna dapat bekerja semaksimal mungkin agar secepatnya menyelesaikan proyek ini sesuai dengan keinginan anda, Tuan. Oleh karena itu, kami bermaksud untuk bekerja sama dengan pihak catering dalam memenuhi kebutuhan makan siang untuk para buruh."

"Kami juga telah sepakat untuk memberikan jatah makan siang kepada para buruh selama berada di lokasi proyek. Dan kami akan memilih salah satu restoran atau rumah makan yang bersedia untuk bekerja sama dalam penyedia catering makanan pekerja kita nanti."

"Bravo! Saya setuju dengan idemu ini. Jika sudah clear semuanya, segera adakan rapat kembali untuk membahas kelanjutannya." Yanshen menyunggingkan senyumnya, puas dengan ide yang diberikan oleh para staf barusan.

"Untuk proyek kali ini, saya sendiri yang akan turun tangan untuk memastikan semuanya berjalan dengan sesuai. Jadi, saya minta kalian semua tidak sembarangan dalam mengerjakan tugas yang saya berikan."

"Saya ingin perusahaan ini tetap menjadi perusahaan terbesar nomor satu di kota ini, juga tak hanya mementingkan pendapatan keuntungan, tapi juga kesejahteraan buruh."

"Baik, Tuan siap."

.

.

.

🥕Bersambung🥕

Hai ... jangan lupa like komen dan vote ya biar othor makin semangat nulisnya 😊🙏

1
Kaizy celine
Katakaaan yesssss plisssss😭😍
Kaizy celine
Heemm co cweet nya pasti kyk papanya ini🤣
Oma Gavin
selamat kak tetap semangat up
Jia Li: makasih Oma 😊🙏
total 1 replies
Kaizy celine
Syukurlah tdk tejadi apa2😍😮‍💨
Rara Kayla
haseeeek....
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Jia Li: udah update ya kak 😊
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor akhirnya bisa ketemu dan bersatu kembali
Jia Li: tunggu kelanjutannya ya kak 😊
total 1 replies
Rara Kayla
kira² si Lin Wu diajak pulang mau pa g nih?
Jia Li: terus pantengin aja ya kak 😊
total 1 replies
ResThy55
cerita nya seru, alur nya menarik
Rara Kayla
nabrakkah?
Kaizy celine
Ceritanya seru, bikin pembaca ikut terombang ambing dengan alur ceritanya...pemula wajib nonton sih soalnya ceritanya ga ngebosenin dan banyak kejutannya😍
Kaizy celine
Aduhhhh kenapa lagii ini😮‍💨 baru aja happy🥺
Kaizy celine
Lanjuttt mulaiii seruu nihh aroma2 happy ending mulai kebaca .. hehe
Reni Anjarwani
waduh baru ketemu masak kecelakan kaaihan bgt
Rara Kayla
aq mau ikut, bisa ajak aq aja g? 🤣
Rara Kayla
anaknya matre🤣
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Kaizy celine
Anak pinter🤣🤣🤣🤣, pdahal itu bapaknya kaya raya🤣
Kaizy celine
Aduhhh🤣🤣🤣🤣
Anto D Cotto
menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!