NovelToon NovelToon
The Madness Love

The Madness Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Roman-Angst Mafia / Persaingan Mafia / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: JackRow

Corneige Scott Carlyle-,
Kehidupan gadis itu seolah terhenti! ayahnya dibunuh, kakaknya di siksa hidup-hidup didepan matanya sendiri! gadis itu hanya mampu bersembunyi, tapi sayang-, pihak dari pembenci sang ayah justru berhasil menangkapnya dan menjadikan Cornei sebagai seorang tawanan!!

Perlakuan kasar serta tindakan semena-mena dari pihak bawahan keluarga Hutcheson membuat gadis itu hampir menyerah, namun Cornei mencoba untuk terus merajut asa!!!

Adakah seseorang yang akan menyelamatkan nya???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Ada Yang Boleh Mengganggu Dirinya Selain Aku!!! (Dave Heutcheson)

"Cornei?! apa ini tugas mu, Nak??"

"Oowhh!?? paman Eliot?? selamat pagi!!" Cornei seketika menampilkan senyum tatkala sang penjaga gerbang melintas dan berhenti untuk menyapanya.

"Bukankah seharusnya kau bertugas di dalam??! Nyonya Hawkins sempat bercerita bahwa attitude serta penampilan mu paling cocok untuk ditempatkan di dalam area castil, tapi kenapa kau justru berada disini, Cornei??!"

Cornei menggaruk pelipis, gadis itu sedikit canggung bahkan nampak kebingungan atas pertanyaan yang dilontarkan oleh pak Eliot.

"I-itu?? sebenarnya-, saya hanya ingin membantu beberapa pelayan senior disini, paman!!"

"Pelayan senior??? apa maksud mu, Cornei?? semua orang yang bekerja di Lew's Heutcheson, mereka mendapatkan perannya masing-masing!! Nyonya Hawkins pasti telah memilah dan mempertimbangkan kenapa dirimu bisa ditempatkan di dalam area castil, nak!!"

"Mmm?? begitukah paman??!!"

"Tentu nak!! tidak ada istilah pelayan senior ataupun pelayan junior di tempat ini!! kita saling bekerjasama untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin untuk keluarga Heutcheson!! jadi-, jangan biarkan siapapun menindas mu! apa kau mengerti, Cornei??"

"Baik paman!! saya mengerti! terima kasih atas nasehat nya!! akan saya bereskan sampah dari daun kering ini dan segera kembali ke dalam!!"

"Tunggu nak?? apa ada orang yang mempersulit dirimu sebelumnya??"

"Mmm-,?? tidak paman!! semua berjalan dengan cukup baik!! saya permisi."

Peluh keringat tampak menghiasi wajah Cornei, sinar matahari yang perlahan menerpa membuat paras cantik dari gadis malang itu kian mengkilat.

Ada apa dengan kecoak milikku?? kenapa ia berjalan pincang seperti itu?? apa kakinya terluka??

Netra Coinneach tampak menyipit!! tubuhnya sedikit miring ke kiri karena ia tak ingin kehilangan arah dari gerak tubuh seorang gadis pelayan yang kini sibuk berkutat dengan dedaunan kering yang menyebar di area halaman.

Cornei?? Cornei??? ada apa denganku?? kenapa diriku sebahagia ini?? aaaahh!! jantungku rasanya ingin meledak sekarang!!! tunggu-, apa dia melangkah kemari???

Senandung itu?? apa dia-, pelayan yang berada di area pantry tadi pagi??,

Coinneach semakin hening!! ia justru salah arah dan memilih untuk menyembunyikan diri di balik pohon besar pada sudut taman.

Pergilah kecoak!!! jangan kemari!!! kau tidak bodoh kan??!!!

"Baiklah tinggal sedikit lagi!!" Cornei mengayunkan sapu dan ya!! gadis itu kembali bersenandung untuk menghibur diri! "hmmmm, hmmmm, hmmm-, aaaaaaa' pak Eliot-,"

"Diam!!! ini aku!!!"

Dia??!!! siapa??!!

"Pak Eliot!!! to-,"

"Sssssssttt!!!! ne crie pas!! est-ce que tu comprends??" (jangan berteriak!!! apa kau mengerti??)

Dia?? pria ini?? Astaga!! kenapa ia bisa berada di tempat ini?? apa dia ingin menagih hutang padaku?? diriku hampir melupakan nya, Oh Tuhan!!!

Netra indah Cornei terbelalak!! telapak tangan Coinneach yang kembali membekap lisan mungil nya membuat gadis itu mendongak dan tenggelam dalam lamunan.

"Aku akan melepaskan mu, tapi berjanjilah untuk tidak-, aaaaawwwwhhh!! kau-," Coinneach merintih!! telapak tangannya reflek tergerak menjauh saat Cornei dengan sengaja menggigitnya.

"Apa Anda kemari karena ingin menagih uang pada saya??!!"

"A-apa?? menagih-,"

"Uang yang Anda keluarkan saat itu!! saya sungguh akan menggantinya!! tapi tolong, Tuan!! bersabarlah sedikit lagi!!"

Cornei?? kecoak satu ini, lisannya sungguh menggemaskan jika ia banyak bicara seperti sekarang, bisakah aku melumat bibirnya??

"Tuan!!!"

"Ee-iya??!!"

"Apa kau mendengarkan saya bicara??!"

"Tentu!!"

"Tolong!! saya baru saja bekerja di tempat ini, pokoknya saya janji!! begitu gaji pertama saya turun, saya akan mencari Anda!!!"

"M mmmm-hmm?? apa kau yakin??!!"

"Apa tampang saya ini terlihat seperti seorang pembual??!!"

Coinneach terkekeh!! ia justru melipat lengan sembari mengitari tubuh Cornei dengan tatapan yang tak beralih.

"Sepertinya sih tidak!! tapi-, bagaimana caramu menghubungi diriku, Cornei??!!"

"Apa?? darimana Anda tahu nama saya??!!" Cornei mendorong pelan tubuh sang pria setelah bisikan sensual dari lisan Coinneach membuat bulu kuduk nya berdiri.

"Itu sungguh bukan hal yang sulit bagiku!! percaya atau tidak?!! diriku selalu mendapatkan apapun yang ku ingin dalam kehidupan ini!!"

"Sungguh congkak sekali Anda ini!!!" Cornei bergumam lirih seraya berpaling demi menghindari tatapan liar dari sang lawan bicara.

"Terserah!! tapi-, begitu lah kenyataannya!! dan-, aku sungguh merasa bahagia karena kita bertemu di tempat ini!! aku menantikan uang itu!! sampai jumpa lagi, Cornei!!! mmmmuuuccchhh!!!!"

"Astaga!!! Kau-,"

"Sssssssttt!!! ku dengar pemilik castil ini merupakan keluarga bangsawan berdarah dingin!! setidaknya-, bantu aku untuk keluar dari tempat ini dengan kepala utuh, my Cornei!!!"

My Cornei?? apa-apaan itu?? apa dia tengah mengejekku??!

Lambaian tangan dari sosok Coinneach justru membuat Cornei mendengus kesal!! tatapannya kian tajam dan tertuju fokus pada Coinneach yang perlahan mendekati area pintu gerbang yang tinggi menjulang.

Dasar pria tak tahu aturan!!! bisa-bisanya ia memperlakukan diriku seperti ini!! awas saja!! aku akan membuat perhitungan nanti!!! tapi-, kenapa ia bisa masuk ke kawasan dari kediaman Heutcheson?? apa castil ini memang terbuka untuk umum pada pagi hari??

Cornei memperhatikan sekeliling!! gadis itu mendongak sebelum akhirnya kembali meraih sapu lidi.

Padahal aku tidak ingin kenal dengan siapapun!! tapi-, paman Eliot!! dia cukup ramah, begitu pula dengan Nyonya Hawkins!! dan satu lagi, pria mesum aneh yang baru ku temui itu ..., bagaimana ia tahu perihal namaku??

*****

"Panggil pelayan bernama Percy!! aku ingin dia melayani ku di kamar ini sekarang!!"

"A-apa?? Tuan Muda-," kalimat Nyonya Hawkins tak terselesaikan, Coinneach yang memutar badan dan melayangkan tatapan tajam membuat wanita itu bungkam seketika.

"B-baik!! baik Tuan Muda, semua akan sesuai dengan permintaan Anda!!"

Apa yang telah diperbuat oleh gadis itu?? aaah!! semoga saja Tuhan masih memberkati usia Percy!!!

Tak berselang lama,

Suara ketukan dari pintu kembali terdengar!!

"Come in!!!"

Astaga, Tuhan!!! setelah sekian lama!! diriku akhirnya memiliki kesempatan untuk bertatap muka dengan Tuan Muda Heutcheson!! aku harus bisa memikat nya malam ini!!!

"T-tuan Muda-,"

"Masuk dan naiklah kemari!!"

"B-baik Tuan!!"

Pintu ruangan kembali tertutup sempurna!! Percy melangkah tanpa ragu, wanita itu bahkan sedikit menarik rok yang ia kenakan hingga menampilkan paha dan melalui batas yang seharusnya terlihat.

Ciiiih!!! dasar wanita rendahan!!!

"Tuan Muda-,"

Plaaaakkk!!!

"Aaaah!!!"

"Apa kau bersedia menghabiskan waktu dan memberikan kepuasan terhadap diriku malam ini??"

"Tentu saja, Tuan Muda!! saya akan memberikan apapun demi kepuasan hati Anda!! mmmmppph!!"

"Bagus!!! kau memang harus patuh!! dasar wanita jalang!!" Coinneach menyeringai, Percy yang terlentang pasrah diatas ranjang membuat pria itu semakin tertantang untuk memainkan senapan.

"T-tuan Muda??!!"

"Hmmm???!!"

"A-apa?? apa yang Anda lakukan??" senyum manis dari wajah Percy seketika memudar, gadis itu tiba-tiba gemetar karena rasa panik.

"Aku-, ingin memberi makan senapan kesayangan ku!! hal itu yang bisa membuat ku puas, Percy!!!"

"A-apa?? tidak!! Tuan Muda tolong!!! tolong jangan lakukan hal ini,"

Wajah panik Percy yang berada dibawah kungkungan tubuhnya seketika membuat Coinneach tersenyum lebar.

"Tak perlu takut!! kau terlihat cukup percaya diri sebelumnya, dimana kesombongan dari wajah itu??"

"Tidak!! Tuan Muda tolong-,"

"Bukankah kau telah bersedia untuk melakukan nya?? jadi-, pergilah ke neraka saat ini juga!!!"

"T-tuan!?? tolong!! apa salah saya??!"

"Salah mu adalah-, kau mengusiknya!! dan aku tidak suka!!!"

"Mengusik-,"

Doorrrr!!! dorrr!! dorrr!!!

Kalimat Percy tak terselesaikan, nyawa wanita itu akhirnya melayang setelah Coinneach melesatkan tiga peluru tepat ke arah kepala sang pelayan.

Tak ada yang boleh mengganggu dirinya selain aku!!! siapapun orangnya-, jika ia berani mengusik Cornei, maka ia harus berhadapan dengan diriku!!!

1
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author 💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!