Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7
Suara azan dari toa mesjid membangunkan Luna. Wanita itu merasakan tubuhnya ada yang menghimpit, perlahan matanya mulai terbuka dan melihat ada tangan dan kaki di tubuhnya.
"Pantesan berat, ini toh sumbernya." perlahan Luna menurunkan kaki dan tangan suaminya ke samping. Ia melakukannya dengan hati - hati takut suaminya terbangun.
Luna bergegas turun dan masuk kekamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya. Tak ingin berlama - lama dengan ritual mandinya, Luna segera menyudahi dan tak lupa ia juga sekalian berwudhu.
Setelah berpakain Luna langsung mengerjakan kewajibannya menghadap sang pemilik. Dan tak lupa setelah sholat ia berdoa meminta pada Allah agar di mudahkan jalanya.
Sajadah jadi saksi bisu saat ia menumpahkan semua unek - unek di hatinya. Ada kelegaan setelah selesai mengadu pada Rabb - nya.
Luna merapikan mukenah yang ia pakai dan meletakan kembali pada tempatnya. Pagi ini ia berencana keliling komplek melihat rumah yang mungkin ada yang mau di jual. Tanpa memperdulikan suaminya yang masih ngorok, Luna keluar dari kamar.
Keadaan di luar juga masih sepi, sepertinya baik mertua atau iparnya juga masih bergelung di balik selimut mereka.
Luna begitu menikmati udara pagi yang masih segar, sudah lama ia tak lagi bisa merasakan sejuknya udara pagi karna setiap hari ia akan di sibuk kan oleh pekerjaan rumah yang tak pernah habis - habisnya. Mulai dari memasak, mencuci, menstrika, beberes rumah dan menyiapkan semua kebutuhan suaminya sebelum bekerja.
"Pagi neng." sapa seorang warga lingkungan kompleks.
"Pagi, bu."
"Sendirian, suaminya ga ikut?" tanya ibu itu.
"Iya, bu. Suami saya masih tidur bu." jawab Luna jujur sambil tersenyum.
"Maaf bu numpang tanya boleh?"
"Mau tanya apa, neng?"
"Di sekitaran sini ada rumah yang mau di jual tidak, bu?" mungkin dengan bantuan orang lain Luna lebih cepat mendapatkan sebuah rumah dan segera bisa membawa ayah dan ibunya kesini.
"Ada, neng. Buat siapa?" tanya ibu.
"Buat saudara, bu." bohong Luna agar berita ia membeli rumah tak sampai di telinga mertuanya.
"Ooh, itu ada rumah keponakan saya mau di jual."
"Sebelah mana, bu?" tanya Luna antusias
"Yang di hook, sebelah bank itu lho. Tau kan?"
"Tapi, bu. Kalau boleh tau harganya berapa? Biar saya infokan sama saudara saya."
"Kalau ga salah 3 M - an lah, karna rumahnya besar."
"Boleh saya minta kontraknya keponakan ibu?"
"Sebentar." ibu itu merogoh kantongnya dan mengeluarkan ponselnya. Ia mencari nama ponakanya dan menyerahkan pada Luna. Luna memasukan nomor itu pada ponselnya dan menyimpannya.
"Makasih banyak ya, bu." Luna mengembalikan ponsel ibu itu.
"Moga berjodoh."
"Aamiin. Kalau gitu saya lanjut jalan dulu, bu. Permisi." pamit Luna sopan. Sambil keliling tak lupa ia menyempatkan melihat rumah sepeti apa yang ibu itu katakan.
Luna memastikan alamat yang ini tadi maksud dan melihat ada spanduk bertuliskan di jual. Tapi nomor yang tertera disana berbeda dengan yang ibu tadi kasih.
"Kok beda ya, apa ibu tadi bohong? tapi ga mungkin ibu itu bohong. Nanti biar aku coba telpon nomor yang ibu kasih tadi sekalian nomor yang ini juga, biar jelas. " berbagai prasangka mengerogoti kepalnya. Tapi ia akan membuktikannya nanti setelah menghubungi kedua nomor tersebut.
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$%%$$$%%%%%%%$$$$$
Assalamualaikum kk. Apa kabar kk² hari ini?
terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 👍😘🙏
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat
setelah berhasil cerai semoga luna dpt pasangan yg lebih baik dari keanu 🤭