Seorang pimpinan mafia muda yang anti akan wanita,yang ternyata menyukai seorang gadis yang tidak sengaja menabrak nya di jalan..justru membuatnya tergila gila dengan seorang gadis cantik dan Sexy itu, dan memakai segala cara untuk mendapatkan nya..akankah pria berdarah dingin itu mendapatkan wanita dambaan nya?...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nainsy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
burung dalam sangkar?
"ck..menyusahkan saja,baru aku menyentuh bibirnya sudah pingsan apalagi aku menyentuh tubuhnya"frustasi alex
Alex langsung pergi ke kamar mandi setelah itu pergi ke Walt in closet sekarang dia memakai Piyaman tidurnya lalu merangkak mendekati sisi samping kasur king size ini
di menempelkan tangannya ke kening Natasha
"Hm sudah tidak panas"
Alex membaringkan tubuhnya lalu membalikan badannya agar berhadapan dengan Natasha
dia membelai wajah Natasha
"kau sayang menggoda honey,ah cepat lah sembuh honey aku ingin merasakan bibirmu yang candu itu"ucapnya
Alex merasa dirinya gila akan Gairah nya terhadap Natasha,entah perasaan apa,
tapi yang jelas dia begitu Candu dengan tubuhnya,dia tidak pernah merasakan ini dengan para wanita dan ****** yang selalu menggodanya di setiap kesempatan
Tapi jauh berbeda Natasha malah ingin menjauh dan menghindar dari segala Aspek yang Dia lakukan,Dia tidak tergoda sama sekali oleh Alexander alderes Lemos seroang miliarder terkaya di Belanda,mempunya wajah bak dewa dan tubuh Atletis menjadi sasaran para gadis-gadis diluar sana dan para kolega kerjanya menjodohkan jodoh dirinya dengan anak mereka
itu membuatnya tertarik pada Natasha bukan hanya wajah dan body yang menggoda tapi dengan sikap Natasha keras kepalanya dan tidak takut akan dirinya
Wahh sungguh membuat dirinya tertantang untuk memiliki Natasha selamanya
di dalam malam yang dengan di tambah bintang bintang yang bersinar membuat Natasha dan Alex larut dalam suasana di tambahi Alex mendekap Natasha membuat tubuh mereka nempel hanya terhalang oleh kain yang mereka kenakan
Pagi Pun menjelang tepat nya pukul 08
Natasha merasa terusik akan cahaya matahari yang masuk dari sela sela jendela membuatnya terbangun ia mengucek mengucek matanya lalu beralih pada pinggang rampingnya yang terdapat tangan kekar melilit pinggang nya
di berbagai badan dan terkejut melihat Alex sedang mendekapnya
"apa dia merawat semalam?"gumamnya
dia melihat setiap inci dari wajah sang pria itu
"wajahnya sangat tampan tapi sayang hati seperti iblis mesum"gumamnya Natasha yang sekarang berusaha melepaskan tangan kekar Alex dari pinggangnya,tapi Alex malah mendekapnya semakin erat
membuatnya merasa sesak
"hey lepaskan aku tak bisa bernafas tuan"gerutu Natasha
"Alex langsung melonggarkan dekapannya"
"apa kau mau membunuh pagi pagi"keluh Natasha mengatur nafasnya
"Diam Jangan Banyak bicara,atau aku akan menerkam mu"Natasha langsung diam dan merasa merinding dengan perkataan Alex
dia tidak mau bibirnya di lahap lagi oleh iblis ini..,Bibirnya masih belum sembuh dari bengkak karena ulahnya,sekarang di akan melahapnya lagi,tidak akan terjadi....!
Natasha langsung berdiri dan pergi ke dalam kamar mandi,Alex perasa senang telah menggoda Natasha
Natasha perlahan keluar dari kamar mandi ia merasa lega karena Alex tidak ada di dalam kamarnya
karena dia lupa membawa Baju dari Walt in closet,dia hanya memakai handuk yang melilit sebagian tubuhnya
entah apa yang akan terjadi jika dia memperlihatkan tubuhnya yang hanya berbalut handuk mungkin sang iblis itu akan melahapnya
membuatnya ngeri sendiri membayangkannya
dia keluar dari Walt in closet
memakai pakaian santai dengan Kaos Oversize dan celana jeans pendeknya memperlihatkan kaki jenjangnya mulusnya,riasan sederhana dengan rambut terurai,dia ingin mengikatnya tapi karena tanda merah yang di buat oleh Alex kemarin mengurung niatnya
"dasar laki laki mesum,apa yang di lakukan pada leherku,banyak bekas merah?"
"aish kapan hilang nya sih"gerutu sambil bercermin melihat leher jenjangnya
tiba tiba suara ketukan pintu
"siapa?"ucap Natasha sedikit berteriak
"saya nona"ucap maid
"ada apa?" Natasha buru buru membuka pintu kamarnya
"tuan menunggu nona di meja makan"
"aku tidak lapar"
"tapi nyonya"balas maid
"aku bilang tidak lapar"menekan kalimat nya
nyonya saya mohon pergilah saya tidak mau kepala saya di penggal oleh tuan muda
"heh dasar iblis itu"desus kesal
"baiklah aku akan turun"
"baik nyonya, terimakasih"
"hmm"
"sedang apa gadis itu,kenapa lama sekali?"
"Hey kau,apa kau sudah menyuruh untuk turun?"...
"sudah taun,nona akan turun sebentar lagi"ucap maid itu menunduk
"panggil dia lagi,dia membuat ku menunggu lama"kesal Alex
belum pelayan menaiki tangga,gadis yang ia tunggu turun dari tangga
"dasar pemarah"gerutu Natasha kesal
"akhirnya kau datang juga honey, seketika raut wajah Alex memberikan senyuman di bibirnya"
Natasha hanya memutar bola matanya malas
dia duduk dekat Alex,atas perintahnya
"sekarang makan sarapan"ucap alex
"hmm"Natasha yang tidak begitu selera dengan makanya membuat Alex menyengrai kesal
" apakah kalian tidak memasak dengan benar,kenapa honey ku tidak memakan makanan yang kalian masak Ha...!
"Maaf tuan kami memasak masakan biasa yang di sajikan setiap pagi"
"lalu kenapa di tidak memakan nya"
"honey kenpa kamu tidak memakan nya?"
"apa tidak enak,apakah aku haru menghukum para pelayan ini hm,karena membuat mu tidak sarapan dengan benar"
para pelayan langsung lemas akan perkataan tuanya itu
"tidak perut tidak merasa enak,jadi aku tidak kemakan makanannya"timpalnya
"hm baiklah aku akan memanggil Ari kesini"tegasnya
"untuk apa?"
"untuk memeriksa mu honey"balas alex
"tidak apa,aku memang sering seperti ini setiap pagi"
"baiklah kalau begitu,Pelayan akan memasak bubur untuk mu"
"aku akan pergi berkerja,dan jangan pernah keluar kamar mengerti"ucap di balas angukan oleh Natasha
"Sander"ucap Alex
"ya tuan"yang sembari tadi ada di samping
"tolong penjaga rumah dengan ketat,aku tidak mau honey ku keluar dari kamar nya"
"baik tuan"balas alex
"memangnya aku ini burung apa"gumam Natasha dari tadi kesal karena perilaku nya kepada para pelayan
Alex langsung mengecup bibir Natasha lalu pergi menuju parkiran mobil
"dasar laki laki mesum"ucap Natasha berteriak
Alex hanya menanggapinya dengan tersenyum datarnya
di dalam kamar
apa aku ini burung,aku tidak boleh keluar kamar,hanya berdiam diri di sini membosankan
dan bagaimana aku bisa kabur big house ini ada di dalam hutan,entah berapa banyak binatang binatang liar yang ada di sana
kalau dia kabur dari sini,dia kan terbebas dari iblis tapi dia akan tertangkap oleh singa atau hewan buas di hutan ini
"nihh ngeri...udah ngeri kali...."ucap Natasha melihat memandangi pohon pohon yang menjulang tinggi
Sungguh Bosan....
"apa dia tidak memberikan ku cemilan atau makanan gitu"gerutunya
pelayan Natasha berteriak di dalam kamar,karena Alex tidak mengijinkan dia untuk keluar jadi dia terpaksa berteriak kepada pelayan
pelayan mendengar sang nyonya berteriak langsung pergi menghampiri nya
"iya nona" pelayan ini membuka pintu
"hm maaf aku memanggil mu tidak sopan,tuan mu memaksa ku melakukannya"ucapnya tak enak hati
"aku hanya ingin makan ringan seperti Snack dan minum aku bosan hanya melihat pemandangan pohon saja"ucapnya
"tidak apa-apa nona aku akan segera mengambilnya"
"terimakasih" ucap Natasha tersenyum lebar
"sama sama nyonya"
"dia sangat baik dan manis"gumam pelayan muda itu