NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Pria Soleh

Sistem Kekayaan Pria Soleh

Status: tamat
Genre:Sistem / Anak Yatim Piatu / Teen School/College / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:157.1k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Arsen, seorang mafia berdarah dingin, tewas dengan tragis dan bersiap menghadapi hukuman neraka. Namun sebelum ajal menjemput, ia memohon satu kesempatan terakhir—untuk menemukan putra semata wayangnya yang telah hilang sebelas tahun silam.

Doanya terkabul, tapi dengan syarat: Arsen harus hidup kembali… dalam tubuh orang lain.

Ia terbangun sebagai Aziel—seorang remaja miskin, pencuri kecil yang kerap dirundung di sekolah. Takdir mempermainkan Arsen: tubuh barunya adalah anak kandung yang selama ini ia cari.

Dibekali sebuah Sistem, Arsen harus menjalani misi: menjadikan Aziel sebagai pria soleh dan kaya raya, agar dirinya terhindar dari neraka.

Namun menjadi anak sendiri tak semudah yang ia bayangkan. Masa lalu kelam Aziel, trauma, dan lingkungan yang keras menjadi ujian. Apalagi, jiwa mafia dalam diri Arsen terus memberontak setiap kali ia harus berlaku sabar, jujur, dan... bersujud.

Mampukah Arsen mengubah takdir anaknya—atau justru takdir itu akan menelan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Misi Wudhu yang Benar

Mata Aziel terlihat membesar kala mendengar angka yang diberikan fantastis dibanding sebelumnya. Beberapa detik ia merenung, tanpa mengomentari ucapan Sistem.

Dia melangkah cepat memasuki area mesjid dan segera masuk ke dalam area tempat berwudhu pria. 'Wudhu doang mah gampang. Dulu serial anak bocah tuyul dari negeri jiran tontonan Aziel juga sering aku lihat.'

Perlahan ia membuka keran dan memperhatikan aliran air tersebut dalam diamnya. Dia masih mencoba mengingat tahapan demi tahapan tata cara berwudhu. Ia sudah sangat lam tidak melakukan ini, membuatnya ragu dan gugup, harus mendahulukan yang mana.

Akhirnya ia langsung membasuh mukanya. Setelah itu mengusap kepala dan akhirnya langsung mencuci kaki.

[ teeeeet ] Kali ini notifikasi berbeda terdengar di dalam telinganya.

[ Salah! Salah! ]

[ Dana dalam akun bank gaibmu dipotong sebesar lima puluh ribu rupiah! ]

[ Sisa saldomu saat ini ialah Rp350.000,- ]

Rahang Aziel bergetar. Ia memukul dinding ruang wudhu itu.

"Euuww ...." celetuk anak kecil yang memperhatikannya semenjak tadi. Ia mengernyitkan wajah turut meringis bagai dirinya merasakan sakit dari laki-laki yang sedikit lebih besar darinya.

Aziel mengibaskan tangannya yang terasa kebas sesaat. Ia menatap dingin pada bocah yang berkisar usia sekolah dasar.

"Abang ngapain?" Bocah itu berdiri di sampingnya, menyalakan keran yang tepat berada di sebelah keran yang ia gunakan. Anak laki-laki yang mengenakan baju koko itu melirik Aziel sejenak.

Setelah itu, ia pun memulai berwudhu sesuai dengan tata cara yang benar. Kedua tangan anak itu terlihat menengadah, dengan mulut komat kamit. Aziel dalam diam sembari menjaga image, ia melakukan hal yang sama.

Ketika anak itu menangkupkan kedua tangan di wajah, Aziel melirik dan melakukan hal yang sama. Bocah itu mulai mencuci tangan, ditiru oleh Aziel. Anak itu berkumur, juga ditiru oleh Aziel.

"Ekheeemm ...." Anak itu menyadari lali-laki yang lebih besar darinya ini sedang meniru dia.

"Ekheeemm ...." Aziel pun meniru mengikuti deheman bocah di sampingnya ini.

Bocah laki-laki itu mengernyitkan wajah. Tiba-tiba ia menampung air dengan kedua tangannya, dan itu diikuti oleh Aziel. Bocah laki-laki di sampingnya tadi memercikan air yang ada di tangannya ke arah tubuh Aziel.

Remaja laki-laki itu tersentak refleks menghindar begitu saja. "Awas—"

[ Dilarang kata-kata ancaman terucap di dalam bibirmu! ]

[ Maka, danamu akan dikurangi sebesar lima puluh ribu rupiah! ]

[ Sisa saldo yang kamu miliki saat ini adalah sebesar tiga ratus ribu rupiah. ]

Tangan Aziel mengepal bergetar karena amarah di dalam hatinya. Ia melirik kembali pada bocah SD tersebut yang mencibir mengeluarkan lidah padanya. Tangannya sudah bergetar karena memendam rasa ingin memberikan pelajaran padany.

"Huiffttt ...." Hanya helaan napas yang panjang yang bisa ia lakukan. Sejenak ia melirik kembali bocah itu berwudhu.

Namun, kali ini ia ingin menghafal semua tata cara di dalam kepala. Ia menelaah setiap usapan pada wajah, tangan, kepala, telinga, hingga ke kaki. Sekali lagi, anak kecil tadi mendapatkan dirinya sedang diperhatikan oleh orang yang sama. Anak itu kembali menampung air tadi, menyiramny pada Aziel.

Akan tetapi siraman itu tiba-tiba terpantul begitu saja hingga mengenai tubuh anak usil itu. Tubuhnya seketika menjadi basah kuyup. Hal ini membuat anak kecil itu menangis dengan suara kencang.

"Awas ya! Aku kadukan pada Bapak!" tangis anak usil itu berlari ke arah luar.

"Hati-ha—" ucap Aziel. Akan tetapi, sebelum ia memberi peringatan, anak itu terpeleset.

Aziel segera menahan tubuh anak yang sudah tergelincir dan anak itu tidak jadi jatuh. "Nah, ini gara-gara kualat sama orang tua!" gumam Aziel membelakangi anak itu. Ia mencoba mempraktikan cara berwudhu dengan baik. Anak itu pun pergi meninggalkan lokasi wudhu, masuk ke dalam mesjid.

"Emmm, Sist ... Emang yang dikomat-kamiti anak tadi itu apa ya?" Tangan Aziel sudah dalam keadaan bersiap untuk berdoa.

[ Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa ]

[ Silakan dibaca sendiri, karena ini tidak ada Sistem pengulangan! ]

"Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa," ucap Aziel dengan lancar.

[ Bagus! Lanjutkan! ]

Ia mulai gerakan mencuci kedua tangan hingga seluruh bagian yang wajib disucikan selesai. Setelah usai, ia segera masuk ke dalam mesjid dan duduk di dalam mesjid menunggu iqomah dikumandangkan oleh garin. Namun, notifikasi dana masuk tak kunjung berbunyi juga.

1
Muhammad Rahman
dandy teriak dg sombong karena terkenal dg kebangaan kekayaan orangtuanya
Safira Aurora
lnjut
IKKY RAHMADANI
kak ini novel kapan end nya
SoVay: iya, tnggu ya, soalnya lagi hilang ide. mungkin bisa bagi ide? hehehe 🙈
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
aku gak suka sama dandy karna rese k banget
Aku Rajin Membaca
othornya lupa nih bikin bln ramadhan 🤣
SoVay
authornya lupa sedang bulan ramadhan. mau edit, tp lg susah signal 🤣🤣 nanti malam atau esok aja edit inj
IKKY RAHMADANI
sepertinya aziel punya calon istri nih😏
SoVay: tadi baru inget, suasananya dibikin bukan ramadhan 🤣 udah aku edit lg
total 2 replies
IKKY RAHMADANI
kecewa 1 bab
SoVay: sabar ya kak, ini baru update. moga bisa lebih dari 1 bab hari ini 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kasihan juga ya anak sekecil itu di suruh mencuri
IKKY RAHMADANI
yahh sedikit banget update nya😔
SoVay: soalnya kalau udah hari kerja ini agak susah up bnyak2 kak, tnggu lbur lagi ya 🤣
total 1 replies
goresan curahan keluh kesah
lanjut ga ini novel👉👈😅
SoVay: mau segera ditamatkan. setelah 100 hari arsen jd soleh 😇
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
kok bisa ya kak punya ide untuk buat novel gini🤔
SoVay: dulu sempat kehilangan ide gara2 level anjlok dr 7 ke 3. makanya ga lanjut. tp kayak ada hutang, makanya selagi ada waktu luang dilanjut
total 3 replies
goresan curahan keluh kesah
udah baca sampai tamat bacot sistem
SoVay: lanjutin baca ini ya kak
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
sedih banget ceritanya sampai nangis aku
SoVay: brati apa yang aku harapkan sampai pd kakak 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kak ini bapak nya aziel beneran mati ya
SoVay: kan sejak awal misinya hanya 100 hari d tubuh aziel
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak, sedih kali ceritanya😭
SoVay: yuk lanjutkan, udah ada eps baru
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak membacanya
Safira Aurora
makanannya bisa diteleport dari warung ayam aja ga si?
Safira Aurora
edisi penuh bawang
Moertini
kok berhenti Thor kan belum tamat penasaran niiiii bagaimana nasib Zein asli setelah daddy nya meninggalkan raganya semangat Thor ditunggu
SoVay: halo bunda, ceritanya udah disambung lagi. ayo dilanjutkan baca. biar ga penasaran
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!