NovelToon NovelToon
My Bodyguard Is Gadis Hantu???

My Bodyguard Is Gadis Hantu???

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Misteri / Cinta Beda Dunia / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Puryani

SEASON 2 JIN PERUSAK RUMAH TANGGA DAN JIN BAJANG.

Rahi dan Daaris mulai bisa menerima satu sama lain dan berkomitmen untuk tidak bercerai meski batas waktu pernikahan mereka telah berakhir.

Apakah mereka bisa mempertahankan biduk rumah tangga mereka jika jin perusak rumah tangga mulai masuk merecoki mereka, ditambah lagi dengan keberadaan jin bajang didalam rahim Rahi, apakah mereka bisa menang melawan mereka atau justru Rahi dan Daaris yang akan dikalahkan dengan mudah oleh musuh-musuh manusia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Iya,Hangat Tapi Kenapa Makan Melati?

Rahi selalu datang ke kediaman keluarga Tjandra Aila lebih awal, karena dia tidak mau membuat orang lain menunggu kehadirannya.

Rahi selalu menunggu di halaman belakang rumah ini sampai waktu sarapan paginya tiba, sebab di halaman belakang ini, Rahi bisa memperhatikan Raga yang sedang berolah-raga dari jauh, sesekali ada perasaan di hati Rahi untuk bergerak maju mendekati Raga.

info : Rumah dan Halaman Keluarga Tjandra Aila itu luas banget.

Dan yang menyarankan Rahi untuk menunggu di halaman belakang rumah ini adalah Ny.Aila ke-6

Flashback

Saat pertama kali Rahi mulai ikut sarapan di rumah keluarga Tjandra Aila, dia datang lebih awal, sehingga Rahi harus menunggu di halaman depan rumah ini terlebih dahulu sampai waktu sarapan paginya tiba, Rahi juga di suguhi beberapa kudapan kecil dan secangkir teh untuk sekedar mengganjal perutnya sementara.

Ny.Aila ke-6 yang mengetahui bahwa Rahi telah tiba, segera menemui Rahi.

"Pagi sekali kamu datangnya Ra" ucap Ny.Aila ke-6

"Iya Ny.Fatma, saya memang sengaja untuk datang lebih awal ke rumah ini, agar semua orang tidak menunggu-nunggu kehadiran saya ketika sarapan pagi akan segera di mulai" ucap Rahi

Ny.Aila ke-6 hanya tersenyum

"Kalau kamu tiba lebih awal, lebih baik kamu menunggunya di halaman belakang rumah saja" ucap Ny.Aila ke-6 menyarankan

Rahi merasa heran ketika Ny.Aila ke-6 memerintahkannya untuk menunggu di halaman belakang rumah ini

"Di halaman belakang, kamu bisa melihat Raga yang sedang berolahraga dari jauh" ucap Ny.Aila ke-6 memberitahu

"Baik Nyonya, saya akan menunggu di halaman belakang saja sampai waktu sarapan pagi tiba" ucap Rahi sambil tersenyum

"Yayu!" panggil Ny.Aila ke-6 kepada salah satu Art di rumahnya ini

"Tolong pindahkan semua ini (makanan ringan dan teh) ke meja di halaman belakang!" ucap Ny.Aila ke-6

"Baik Nyonya" jawab Art itu

"Oh iya, mulai besok dan seterusnya, Rahi akan selalu menunggu di halaman belakang rumah ini sampai waktu sarapan paginya tiba, jadi pastikan meja di halaman belakang jangan sampai kosong ya" ucap Ny.Aila ke-6

"Baik Nyonya" jawab Art itu lagi

Flashback selesai

Saat ini Rahi sedang terpaku melihat ke arahnya Raga yang sedang berolahraga, dan Rahi tidak menyadari bahwa di atas meja ada dua buah toples, satu toples berisi camilan dan satu toples lagi berisi bunga melati yang baru saja di petik oleh pegawai di rumah ini, akan tetapi pegawai itu sepertinya lupa dengan toples bunga melati itu yang biasanya langsung dia antarkan ke ruangan khususnya Ny.Aila ke-6.

Tanpa sadar, tangan kanannya Rahi mulai mengambil bunga melati dari toples itu, lalu memasukan bunga-bunga itu kedalam mulutnya.

Di saat yang bersamaan, Daaris tidak sengaja melihat Rahi yang sedang duduk di teras halaman belakang rumahnya lewat balkon kamarnya, Daaris begitu tercengang ketika melihat Rahi sedang mengambil bunga melati yang ada di atas meja dan mulai memakannya.

Seketika Daaris langsung berbalik membelakangi Rahi karena dia merasa ngeri melihat pemandangan itu.

"Kayaknya dia memang beneran hantu!" gumam Daaris

"Kalau dia bukan hantu, dia pasti adalah titisannya hantu" ucap Daaris bergidik ngeri

"Mana ada manusia biasa yang makannya bunga melati?" ucap Daaris yang ketakutan dan saat ini Daaris mulai berjalan menjauh dari balkon kamarnya.

Setelah Daaris berlalu dari area balkon kamarnya, Rahi yang saat ini sudah sadar bahwa dia sedang makan bunga melati langsung memuntahkan kembali bunga-bunga itu dari dalam mulutnya.

Waktu terus berjalan, dan saat ini Daaris dan Rahi sudah sampai di ruangan kantornya Daaris, mereka berdua mulai duduk di kursinya masing-masing.

Rahi selalu memperhatikan Daaris, dan Rahi mulai merasa kasihan kepada Daaris karena Daaris sering sekali mengkonsumsi obat penenangnya untuk meredam rasa takutnya kepada Rahi.

Karena tidak tega melihat keadaanya Daaris, akhirnya Rahi mulai berjalan mendekati Daaris

"Tuan" panggil Rahi

Daaris langsung terlonjak kaget ketika mendengar suaranya Rahi yang tiba-tiba memanggil dirinya, selain itu, Daaris juga merasa kaget saat melihat Rahi sudah berada tepat di hadapannya

Daaris langsung mengambil kembali obat penenangnya, lalu langsung meminumnya untuk menenangkan kondisinya saat ini yang sedang gemetaran karena ketakutan

"Kenapa dia tiba-tiba berada di handapanku?" ucap Daaris bertanya-tanya di dalam hatinya

"Apakah dia terbang?" ucap Daaris lagi di dalam hatinya

"Kenapa suara langkah kakinya dia tidak terdengar sama sekali?" ucap Daaris yang masih bertanya-tanya di dalam hatinya

Rahi benar-benar merasa bersalah, karena lagi-lagi dia menjadi penyebab Daaris meminum obat penenang itu untuk kesekian kalinya, Rahi takut sekali kalau Daaris bisa overdosis jika terus menerus meminum obat penenang itu.

"Tuan, mulai hari ini saya akan duduk di luar ruangan kantor anda, tepatnya di depan pintu masuk ruangan kantor anda" ucap Rahi

"Selama anda tidak mengulangi kesalahan yang anda lakukan seperti minggu lalu, saya akan tetap duduk di luar ruangan kantor anda" ucap Rahi

"Iya, aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahanku lagi" ucap Daaris sambil mengangguk.

"Baiklah kalau begitu, mulai saat ini juga, saya akan berjaga di luar" ucap Rahi

"Permisi Tuan" ucap Rahi pamit undur diri

Kini Rahi mulai berjalan keluar dari dalam ruangan kantornya Daaris, setelah sampai di luar ruangan, Rahi langsung meminta seorang OB untuk menyiapkan kursi dan meja yang nantinya akan di letakkan tepat di sebelah pintu masuk kantor Daaris.

Tidak butuh waktu yang lama, kini meja dan kursi yang di minta oleh Rahi sudah di letakkan di tempat yang Rahi inginkan, dan kini Rahi mulai menghubungi Ny.Aila ke-6

"Halo" ucap Ny.Aila ke-6 dari seberang telepon

"Assalamualaikum Nyonya" ucap Rahi memberi salam

"Iya ada apa Rahi?" ucap Ny.Aila ke-6 yang memilih untuk tidak menjawab salam dari Rahi

"Begini Nyonya, mm saat ini saya memilih untuk berjaga di luar ruangan kantornya Tuan Muda Daaris saja" ucap Rahi memberitahu

"Saya minta maaf jika saya tidak sopan karena telah mengambil keputusan tanpa meminta ijin terlebih dahulu dari anda" ucap Rahi

"Tapi saya harus melakukan hal ini, karena saya tidak tega melihat Tuan Muda Daaris terus menerus mengkonsumsi obat penenangnya" ucap Rahi

"Saya takut Tuan Muda Daaris lama-lama akan overdosis karena mengkonsumsi obat penenang itu secara terus menerus Nyonya" ucap Rahi

"Jadi saya mohon, tolong ijinkan saya untuk tetap berjaga di luar ruangan kantornya Tuan Muda Daaris!" pinta Rahi

"Iya, aku mengijinkannya" ucap Ny.Aila ke-6

"Terimakasih banyak Nyonya" ucap Rahi

"Iya sama-sama" ucap Ny.Aila ke-6

Kini sambungan telepon antara Rahi dan Ny.Aila ke-6 sudah di akhiri.

Siang ini, Daaris ada meeting dengan perusahaan Jaya Group, karena perusahaan Tjandra Aila Group akan mengadakan sebuah kerjasama dengan perusahaan Jaya Group.

Pak Andre (sekretarisnya Daaris) sudah berangkat duluan untuk mempersiapkan semua yang di butuhkan di tempat pertemuan itu, sedangkan Daaris akan menyusulnya belakangan.

Kini Daaris dan Rahi mulai masuk ke dalam lift, saat ini mereka berdua akan turun dari lantai 9 ini ke lantai 1, karena mereka berdua akan segera bertolak ke tempat pertemuan itu.

Di dalam lift, Daaris menahan rasa takutnya sebisa mungkin karena saat ini Daaris hanya sedang berduaan saja dengan Rahi.

"Mudah-mudahan di lantai berikutnya ada yang ikut masuk ke dalam lift ini" ucap Daaris berharap di dalam hatinya

Tapi sayang lift yang sedang di naiki oleh Daaris malah terhenti secara tiba-tiba dan di waktu yang bersamaan lampu juga ikut padam

"Aaaaaaaaa" teriak Daaris histeris, karena saat ini dia sudah tidak bisa menahan rasa takutnya lagi.

Daaris masih berteriak histeris ketakutan, mendengar hal itu, dengan segera Rahi langsung menyalakan senter di smartphone-nya untuk memberikan sedikit penerangan di dalam kegelapan ini.

Sambil memegang Hp-nya, Rahi berusaha menenangkan Daaris yang sedang histeris, tapi Daaris malah bertambah ketakutan.

"Tuan Muda tolong tenang" pinta Rahi

"Pergi kau hantu!" ucap Daaris yang ketakutan

"Tuan aku bukan hantu" ucap Rahi

"Jangan dekat-dekat!" ucap Daaris dengan nada suara yang ketakutan

"Tuan tolong percayalah!, aku ini bukan hantu" ucap Rahi sedang berusaha meyakinkan Daaris

"Sekarang coba pegang tanganku!" pinta Rahi

Tapi Daaris tidak mau memegang tangannya Rahi dan sampai saat ini Daaris tetap histeris

Karena Daaris tidak mau memegang tangannya, akhirnya Rahi mulai meletakkan smartphone-nya di atas lantai lift itu, dan kini kedua tangannya Rahi mulai terulur memegang kedua pipinya Daaris

"Hangat kan?" ucap Rahi

Daaris yang mulai merasakan kehangatan tangannya Rahi membuatnya perlahan tenang dari histerisnya.

Kini lampu sudah kembali menyala dan menerangi ruangan lift tersebut, lift ini juga mulai berfungsi kembali, akan tetapi posisinya Daaris dan Rahi masih belum berubah, kedua tangannya Rahi masih memegang kedua pipinya Daaris dan mereka berdua kini saling berpandangan.

Rahi tersenyum simpul ketika melihat keadaanya Daaris mulai membaik.

"Iya... hangat, tapi kenapa kamu makan melati?" jawab Daaris yang di sertai dengan pertanyaan lagi di akhir kalimatnya

1
bagus ... Rahi 😌
Suka ganggu ketenangan 😌 spt dlm rmh ku .. seluruh jiran nyala tetiba hanya rmh ku sahaja yg gelap gelita... Mak ku panic hgg minta call abg ipar yg kerja bhgn penyambungan elektrik.. Sekali tiba² on sendiri nya 🤣🤣🤣.. rupa nya takut juga tgk perempuan half naked dsbbkn kepanasan 🤣...
haizzzz ada saja
Alexa....berani sungguh oh
yahhhhhh geram oiiiii .. daaris oiii
heh mo marah. sdr Salah kok x tutup pintu rapat/CoolGuy/
aikkk wama ada yg beritahu kah/Shy/
hai dtg d 2025 kamurang
ilmu baru... rombeh itu bunga kantan.. sip ✌🏻
Ku suka menasihati org drpd segala perkara yg merugikan mereka 😌. nmn ucapan ku cuma sia² pd mereka. Ku pernah jatuh,Maka ku x ingin org sekitar ku terjerumus sama. Ku doakan mereka jauh drpd perkara yg merugikan diri di masa depan wlu pun itu nti sbg pengajaran tetapi di usia senja spt ku,semua itu penyesalan.
bijak faizar
bagus ilham..kuat Iman mu 😌...
x seperti ilham yg ku kenali 😒,, suka guna kekurangan utk raih impati org spt aku 😔.. wlu Bkn dgn Wang ringgit tetapi mencuba agar x jatuh, motivasi utk bangun..
rupa nya selama ni, ku buang masa pd org yg x hargai aku.. ku x minta cinta,cuma ku x suka di tipu
playboy cap cacing Daaris jilat ludah nya
aieeee adik beradik semua minat Rahi .. sengit ni
Daaris ego tinggi sbb nafsu x tersalurkan
goshhhhhhh pasti adik beradik ada yg Salah faham ya
wama bantu pasti tahu d mn hantu tu ada
Daaris,, sendiri penakut lg mo cerita hantu...
Orang ingin ramai untuk hilangkan rasa takut, dia malah usir demi mo jalankan misi berduaan dgn Rahi
modus playboy
Sdh nikah tp x blh sentuh isteri sbb janji dgn adik 🙄
bertahan kah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!