NovelToon NovelToon
Zylvanca

Zylvanca

Status: tamat
Genre:Mafia / Teen Angst / Romansa / Roman-Angst Mafia / Chicklit / Tamat
Popularitas:39.3k
Nilai: 5
Nama Author: RR

Ketika seorang gadis yang hidupnya hanya untuk membalaskan dendam kematian keluarganya, tapi hati gadis itu ditakdirkan untuk mencintai pembunuh keluarganya. Akankah gadis itu memilih memaafkan pembunuh keluarganya atau terus pada tujuan utamanya yaitu balas dendam? Ikuti keseruannya yuk!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

"Ada yang merhatiin kita" ucap Matthew tiba-tiba.

"Siapa?" tanya Zylva kebingungan seraya kepalanya menoleh kesana kemari mencari seseorang yang dimaksud kakaknya.

Matthew mengacak rambut Zylva. "Sana kembali ke kelas, bikin ulah yang lebih bagus lagi" ucapnya kemudian berjalan mundur menjauhi Zylva.

"Cih..." Zylva tertawa melihat kelakuan kakaknya yang tergolong langka.

Pada waktu pulang sekolah Zylva tidak langsung pulang. Dia duduk sebentar di atas motornya yang ada di parkiran sekolah sambil memainkan handphonenya. Bukan karena apa, gadis itu tahu ada seseorang yang mengintai dirinya dari jarak jauh.

"Lo penasaran gak sama dia?" tanya Gilang.

"Dia dekat dengan Matthew. Artinya dia bukan orang biasa." sahut Daffi.

"Hm gue tahu." jawab Raka singkat.

Raka terus menerus menatap Zylva dengan tajam. Dia memikirkan wajah gadis tersebut terus-menerus. Rasanya wajah itu sangat familiar dimatanya. Hanya saja dia tidak bisa mengingat kapan dan dimana dia bertemu gadis itu.

*

Handphone Zylva berdering menampilkan nama kakak kesayangannya.

"Kenapa kak?"

"Pulang, dia sudah penasaran sama Lo." ucap Matthew diseberang telepon.

Zylva melirik Raka yang masih mengintai dirinya tanpa menoleh. Yap cewek itu hanya melihat gerak-gerik Raka melalui ekor matanya saja. Benar yang dikatakan kakaknya cowok itu terlihat penasaran dengan dirinya.

"Hm, gue pulang." jawab Zylva kemudian mematikan telepon kakaknya dan bergegas pergi dari sana.

*

Raka masih kalut dengan pikirannya. Dia berusaha mengingat-ingat dimana ia bertemu Zylva. Tapi tetap saja percuma dia tidak bisa mengingatkannya. Tiba-tiba seseorang datang membuatnya kaget.

"Sayaaangg..." panggil Lucy sambil memeluk lengan Raka.

"Ah!"

"Dih, kamu ngelamun sih."

"Iya maaf, kenapa?" tanya Raka.

"Aku mau tiramisu cake, tapi harus bikinan mereka." ucap Lucy sambil menunjuk Gilang dan Daffi.

"Hah? Kita?" tanya Gilang dan Daffi kompak.

Lucy mengangguk sambil tersenyum. Dua cowok itu menatap ke arah Raka dengan enggan. Benar saja ketua gengnya itu sudah menatap mereka dengan tatapan tajam menandakan mereka harus menuruti keinginan Lucy.

"Aish... Ya ya ya!" jawab Daffi terpaksa.

"Bahannya udah ada?" tanya Gilang.

"Belum, kalian belanja dulu aja." jawab Lucy dengan entengnya. Setelah itu dia menggandeng tangan Raka pergi meninggalkan sekolah.

"Benar-benar kayak babu." ujar Daffi menyuarakan isi hatinya.

"Yaudahlah demi Raka juga." sahut Gilang.

"Lagian bucin kok ngerepotin orang!"

Daffi terus ngedumel karena sudah berkali-kali dia dan Gilang disuruh ini itu oleh Lucy dan Raka. Bukannya tidak suka membantu, tapi menurut Daffi kalau gak mau repot yang nggak usah bucin lah anjr.

*

Disisi lain Zylva hampir sampai di rumahnya. Tapi cewek itu berhenti di sebuah taman yang menarik perhatiannya saat tadi berangkat sekolah.

"Gue gak tahu taman ini masih ada." gumamnya sambil berjalan menyusuri taman.

"Masih indah kayak dulu...." ucap Dyxie di dalam hatinya sambil mengingat mendiang papa mamanya serta adik-adiknya.

Ya, taman ini adalah tempatnya piknik dahulu bersama seluruh keluarga sebelum peristiwa kelam itu terjadi. Mereka waktu itu sangat bahagia. Bermain kejar-kejaran, makan bersama dan banyak lagi yang mereka lakukan. Andaikan saja peristiwa itu tidak terjadi, pasti mereka masih berkumpul sekarang. Tidak terasa sudut mata gadis itu mengeluarkan setitik air mata.

"Cengeng Lo." cetus Zylva sambil mengusap air matanya.

Gadis itu mengeluarkan senyum miringnya. Kemudian mengambil hpnya, dia melihat kalender. Tanggal 14 Februari. Ya, itu adalah ulang tahun dari Lucy pacarnya Shaka yang bertepatan dengan hari valentine. Sangat menyebalkan kenapa orang dengan hati yang busuk seperti itu malah lahir di hari kasih sayang.

"Siap-siap dapat kejutan dari gue." gumam Zylva. Kemudian gadis itu segera meninggalkan taman tersebut dan pulang ke rumah. Bisa-bisa dia di hukum kakaknya jika pulang lewat jam 5 sore.

 

"Kak Matt!!!" teriak Zylva dari ruang tamu.

"Kalem Oneng! Sini lo daripada teriak gak jelas mending nge-JJ sama gue." ucap Gibran.

"Nih, nge-JJ sama belati gue." sahut Zylva sambil melemparkan belati ke arah Gibran kemudian berlari kecil menaiki tangga untuk ke kamar kakaknya.

Beruntungnya Gibran dengan gesit berhasil menghindar. Jika tidak mungkin pipinya yang akan bolong terkena belati yang dilempar Zylva tadi.

"Gila, apa-apa mainnya belati." Gibran ngedumel sambil mencabut belati yang menancap di bantal sofa kemudian menaruhnya di meja.

"Harusnya tadi kena mulut Lo sih." sahut Reygan.

"Anjir Lo kakak biadab! Arell.. Eygan jahat." ucap Gibran sambil memeluk lengan Varrel.

"Jijik bangshat!" celetuk Varrel langsung menyikut dengan keras lengan Gibran.

"Arkh!"

"Mampus!!" kata Reygan melihat adiknya yang kesakitan setelah disikut Varrel.

"Emang gak ada yang sayang sama gue disini tuh." ucap Gibran sok melas.

"Kalau gue gak sayang Lo, udah gue lempar Lo ke Amazon!" sahut Reygan sambil menimpuk kepala Gibran.

"Diam kalian!" kata Varrel dan sukses membuat keributan kakak adik tersebut berhenti.

Varrel terlihat memikirkan sesuatu dengan tatapan yang mengarah ke pintu kamar Matthew yang tertutup rapat setelah Zylva masuk. Padahal sebelumnya pintu itu tidak tertutup rapat.

"Kenapa?" tanya Reygan penasaran.

"Cute monster mau beraksi." jawab Varrel.

"Beraksi? Bukannya ulang tahun Raka masih bulan depan?" tanya Gibran.

Varrel menggedikkan bahunya pertanda dia tidak mengerti. Sekalipun dia tidak mengerti dia yakin itu akan menjadi hal yang sangat menarik. Ya, jika Zylva beraksi tidak akan pernah gagal. Terbukti dengan berhasilnya tugas yang diberikan ayahnya kepada Zylva untuk menyelesaikan banyak kasus pembullyan saat di Alaska.

Tak lama kemudian Zylva turun bersama Matthew.

"Mau ngapain Zyl?" tanya Gibran.

"Kasih surprise buat yang ulang tahun besok." jawab Zylva sambil tersenyum manis, tapi sedikit mengerikan. Pandangan matanya beralih ke Varrel.

"Apa?"

"Tolong bantuin gue ya?"

Varrel menaikkan satu alisnya. Melihat hal itu Zylva mendekat ke arah Varrel dan membisikkan sesuatu kepada kakak sepupunya tersebut.

Varrel tersenyum tipis mendengarnya sangat tipis hingga nyaris tidak terlihat jika dia tersenyum. Kemudian cowok itu mengangguk. "Iya, nanti gue bantuin."

"Bantuin apa sih? Kepo gue." tanya Gibran lagi.

"Lo mau bantuin juga nggak?" tanya Zylva kepada Gibran.

Cowok itu mengangguk antusias.

Zylva membisikkan sesuatu ke telinga Gibran, tugas yang diberikan Zylva sukses membuat cowok itu tercengang. Bisa-bisanya, sama saja mengantarkan nyawa.

"Gila Lo anjr, ogah gue!" tolak Gibran dengan cepat.

"Kan bukan Lo yang masuk, dia yang masuk." ucap Zylva sambil melihat Varrel.

"Gak gak gak, Egan aja."

"Ngapain Lo bawa-bawa gue?" tanya Reygan sambil mengerutkan dahinya.

"Gak bisa, dia gue kasih tugas lain." ucap Zylva sambil tersenyum.

"Gue? Juga?"

"He'em"

Matthew tertawa kecil melihat ekspresi saudara-saudaranya ketika mendapat tugas dari adik perempuannya tersebut.

...***...

...Bersambung......

1
Vvirgo☆
extra part thorr
prist dapet reygan ya thor 😁✌
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: sok ambil😌
total 1 replies
jatuh cinta sama novel ini😩, crazy up thor 😁☝🏻
hohoh, 😌
Memang pengecut,,,, heh, setidaknya tunggu sampai bawahan lo dateng, malah di tinggalin itu mayat orang kesayangan lo.... kgak punya otak memang di Raka ini🤦‍♀️
hohoh, 😌
Lanjutkan kerjs kerasmu thor!!!
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: siappp
total 1 replies
hohoh, 😌
tidk up kah hari ini??
hohoh, 😌: gak sabar nunggu kelanjutannya 😋
total 2 replies
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎
bagus
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
SELIR!!
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: Terserah mo oleng ke siapa aja, asal jangan ke list suami aku😊👍 cukup a'a Sunghoon:)
total 3 replies
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
PUNYA SAYA TITIK!! NO DEBAT
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: Ga nyampe gaplokannya 🤣✌️
total 3 replies
hohoh, 😌
bukanya Matthew ya yng memutuskan telepon nya
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: oh iya salah😭
total 1 replies
hohoh, 😌
gitu amat sih 😆
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
Gilang punya saya 😌
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎: ahh iya tau 😗
total 4 replies
hohoh, 😌
telinganya aja yang tajam, tapi bukan otaknya😆😆
hohoh, 😌
lanjut kak !...
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎
yang di sensor itu "jalang"
hohoh, 😌
bukan cewek lagi itu mah 😆
hohoh, 😌
marah ko bilang bilang🤣
hohoh, 😌
nge-JJ?
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: tanya aja gapapa, uthor malah seneng kok kalau ada pembaca yang aktif berkomentar nanya ini itu😌
total 4 replies
hohoh, 😌
beuh😖
hohoh, 😌
Wah.... benar benar tak pandang Umur😌😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!