NovelToon NovelToon
Khan, Kamulah Jodohku

Khan, Kamulah Jodohku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Tamat
Popularitas:414.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: muda Anna

Alhakhan Jose Purnomo 27 tahun adalah seorang laki-laki tampan, dingin dan galak. Dia memiliki trauma saat kecil di culik oleh seorang wanita cantik yang menyukai ayahnya. Dia memimpin perusahaan CEO yang behasil tetapi akan berkeringat dingin dan menggigil saat bertemu atau berhadapan langsung dengan wanita cantik.

Sampai dia bertemu tanpa sengaja dengan seorang wanita berpenampilan tomboy pimpinan panti asuhan bernama Vena Fatmala. Pertemuan keduanya saat Vefe membantu Khan di keroyok oleh perampok di pinggir jalan tol. Hanya bersama dengan Vefe, Khan tidak mengalami trauma karena awalnya menyangka Vefe adalah laki-laki.

Tanpa di sadari Khan jatuh cinta pada Vefe. Hanya saja banyak yang menghalangi cinta mereka karena wanita-wanita cantik yang mengincar harta dan ketampanan Khan. Dan ada perbedaan kesenjangan sosial yang membuat Vefe tidak percaya diri bersama dengan Khan.

Bagaimana Khan meyakinkan Vefe untuk tetap bersamanya. Apakah Vefe menerima cinta Khan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon muda Anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Kesal Berlipat Ganda

Sania Pratiwi mendengar ucapan Khan bukannya bersedih, tetapi dia malah tersenyum. Senyumnya tidak bisa diartikan oleh siapapun juga hanya Sania sendiri yang tahu. Tanpa mengikuti Khan masuk, dia berbalik badan mendekati Pak Bowo, "Tolong titip ini untuk Mas Ganteng, Nia pamit dulu."

"Anda tidak menunggu lagi, Nona?" tanya Bak Bowo.

"Menunggu apa, Pak?"

"Menunggu di usir untuk yang ke dua kalinya," jawab Pak Bowo sambil tersenyum.

Asisten Satria tidak jadi mengusir Sania Pratiwi.Dengan kesadaran diri dia pulang dan hanya menitipkan barang di pos security . Dia langsung ikut masuk ke rumah menyusul Khan yang terlebih dahulu masuk.

Pak Bowo hanya mengintip barang yang di titipkan oleh sania Pratiwi. Dia langsung ikut menyusul Asisten Satria masuk rumah. Ingin menyampaikan amanah dari Sania Pratiwi untuk Tuan Khan.

Khan hanya duduk di ruang keluarga sambil mengotak-atik chenel televisi dengan kasar. Hatinya kesal berlipat ganda hari ini karena selalu saja ada gangguan tentang wanita cantik. Rasanya ingin sekali kembali ke masaa lalu menjadi anak kecil yang tidak memiliki masalah hidup dan trauma yang berkepanjangan.

Pak Gun datang membawa segelas coklat hangat dan di letakkan diatas meja, "Silahkan diminum dulu, Tuan!"

Khan langsung menghabiskan coklat hangat dalam sekali teguk dan tanpa sisa. Otaknya sedikit tenang setelah mendapatkan asupan coklat yang menenangkan pikiran. Pak Gun laki-laki paruh baya sangat tahu selera tuannya karena hampir seumur hidupnya menemani Khan setelah penculikan waktu kecil.

"Sebaiknya Anda mandi dulu agar lebih segar, Tuan!"

"Masih malas, Pak Gun."

Asisten Satria dan Pak Bowo datang bersamaan mendekati Khan, "Tuan, apakah saya boleh pulang sebentar," pamit Asisten Satria.

"Ya ... Jangan lupa cari informasi tentang perguruan Anak Nusa!"

"Siap laksanakan, Tuan." Asisten Satria berbalik badan untuk keluar rumah.

Pak Bowo mendekati Khan, "Tuan, ini titipan dari Nona Sania Pratiwi."

"Aku tidak tertarik barang apapun dari minyak goreng itu. Buat kalian saja."

"Baik ... Terima kasih, Tuan."

Tidak ingin melihat apa yang diberikan Sania Pratiwi. Khan langsung meninggalkan ruang keluarga berlari ke lift yang ada di pojok ruang. Dia naik lift yang jarang dia pakai. Biasanya dia memiih naik tangga untuk ke lantai atas sekalian olahraga.

Merbahkan tubuhnya di tempat tidur terlentang memandagi langit-langit rumah. Semakin bertambah umur semakin lelah Khan menghadapi cobaan hidup. Perjodohan yang dilakukan oleh Bunda Fatia terus saja berlangsung.

Khan sudah tidak bisa menghitung sudah ada berapa wanita yang ingin di perkenalkan. Setiap di tolak pasti mengcewakan Bunda, tetapi jika tidak di tolak akan membuat traumanya kambuh. Bagai buah si malakama kini yang Khan hadapi.

Saat melihat Bunda kecewa rasanya hati seperti teriris. Selalu saja berusaha untuk menghilangkan trauma, tetapi tetap saja gagal dan gagal lagi. Hanya pada Vefe satu-satunya harapan untuk bisa sembuh dari trauma.

Baru berniat untuk mencari Vefe sudah terkendala wanita cantik dan seksi lagi. Harapan kini seperti hanya tinggal harapan. Ingin menolak saat di jodohkan oleh Bunda Fatia tetapi tidak tega.

Khan hanya bisa menghindar dan selalu menghindar. Hanya dengan cara menghindarlah saat ini yang dia lakukan agar Bunda tidak kecewa dan kecewa lagi. Hanya bisa menolak secara halus saja yang dia lakukan selama ini.

Lamunan Khan terjaga setelah mendengar ketukan pintu dari luar. Pak Gun berkali-kali mengetuk pintu tanpa henti. Awalnya enggan untuk menjawab dan menaggapi panggilan Pak Gun.

Setelah mendengar Pak Gun menyebutkan nama Bunda Fatia. Khan bergegas membuka pintu, "Ada apa, Pak Gun?"

"Nyonya Bunda Menelpon, Tuan. Kata beliau ponsel Anda tidak aktif."

"Oooo ponsel aku silent tadi, Pak. Bunda ngomong apa?"

"Kata beliau ingin membicarakan tentang Nona Eno."

"Ooo rupanya wanita ganjen itu sudah mengadu pada Bunda."

1
Abimanyu Risya
Biasa
Abimanyu Risya
Buruk
Diii
biar sering ketemu n tambah Deket juga kan
Diii
calon mertua itu
Diii
akhirnya ketemu juga ...
Diii
saking terpananya sampe lupa
Diii
hai...salam kenal
🌺awan's wife🌺
nyonya Maria ternyata suka ngebakso jg ya,,,kirain orkay gak pernah jajan bakso,,,mainnya di resto minimal cafe😅😅😅😅😅
🌺awan's wife🌺
apa bunda tidak tau trauma anaknya,,,kenapa masih terus dijodohkan,,,apa tidak sebaiknya diobati dulu ke psikiater,,kan kasian anaknya yg harus menghadapi trauma sekaligus perasaan bersalah pada bundanya Krn menolak perjodohan
VERALI
Yaa sudah Tamat..Terimakasih Author atas suguhan cerita yg bagus ini 😍😍😘😘😘
Muda Anna: 👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾
total 1 replies
Rosy
wah..libur sehari gara2 ada hajatan tujuh bulanan(tingkepan) ceritanya sudah tamat saja nih 😢 tapi nggak papa deh yg penting sudah happy ending..selamat datang baby Khanza..semoga kebahagiaan mami dan papi makin sempurna dg kehadiran baby Khanza 🥰🥰
terima kasih untuk cerita kak Anna yg selalu bisa bikin aku baper ..kadang bikin emosi dan kadang bikin ketawa ngakak..ceritanya selalu bisa me refresh pikiran aku di dunia nyata yg capek setelah kerja..di tunggu cerita Aaron dan Khanza kak..semangat..sehat dan sukses selalu 😘😘🥰🥰
Muda Anna: masama
total 3 replies
Eny Sen Senny
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
indy
Wah sudah tamat ya, kayaknya belun rela nih. Terima kasih kakak atas ceritanya yang keren dan sangat menghibur. Semangat, selalu menunggu karyamu...
Muda Anna: masama kk, semangat dan sehat selalu
total 1 replies
uyhull01
eee udah tamat aja gk krasa bnget yaa,
Maksh atas karyanya kak sngat mengibur untk kaum rebahan spertiku🤭
sehat sllu dan tetep semangat berkarya👍💪
Muda Anna: masama kk, sehat selalu untuk kk dan keluarga
total 1 replies
ꪶꫝNOVI HI
selamat datang baby Khanza, udah end aja nih..
Muda Anna: 🤭🤭🤭🤭👍🏾
total 1 replies
Serli Ati
cepat amat tamatnya Thor, semangat terus dalam berkarya, sukses ditunggu cerita lainnya 🙏🙏🙏
fee2
yah kok tamat kak ana...
Nena Anwar
lah udah TAMAT aja Kk Anna masih belum puas rasanya 😊😊😊 terima kasih kk Anna sudah buat cerita untuk menghibur aku 🙏🙏🙏 terus semangat dan sehat selalu untuk kk Anna dan keluarga,,,ditunggu cerita Aaron dan Khanza 😉😉😉
Muda Anna: Aamiin kk. siap ditunggu ya
total 1 replies
Deriana Satali
Nggak terasa ada 251 episode
yg beakhir bahagia Khan dan Ve di karuniai putra dan putri yg tampan dan cantik di tunggu episode Aaron dan Khanza

sekarang lanjut dulu Juan dan El yg makin seru bye....
Muda Anna: siap kk
total 1 replies
Rosy
pak Umar aku kasih empat jempol deh..meskipun spontan tapi bener juga loh perkataan pak Umar..jangan sampai terjadi lagi yg seperti itu ya kak Mur..tapi sepertinya kak Mur nggak berani deh..kan asisten Satria galaknya minta ampun 🤭
Muda Anna: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!