NovelToon NovelToon
Lihat Aku, Jasson!

Lihat Aku, Jasson!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Obsesi
Popularitas:172.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: sangrainily

Bunga Qisyal wanita cantik, diusianya yang masih muda 22 tahun sudah menjadi CEO ternama di perusahaan papanya.


Mencintai teman kecilnya yang bernama Jasson Anggara Utama, keduanya begitu dekat. Suatu hari, keluarga Jasson mengalami kebangkrutan.


Bunga ingin menolongnya dengan catatan Jasson harus menikah dengannya. Tentu saja pria itu menolak dan marah besar namun keluarga Jasson memaksanya hingga membuat Jasson tidak memiliki pilihan.


Kejadian itu membuat Jasson membenci Bunga, karena Jasson sudah memiliki kekasih hati pilihannya dan berencana akan menikah.


Jasson menganggap jika Bunga adalah wanita egois yang hanya bisa mengandalkan kekuasaannya untuk mendapatkan sesuatu yang ia inginkan. Rasa sayangnya kepada Bunga sebagai teman berubah menjadi sebuah kebencian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sangrainily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lihat Aku, Jasson! Bab 7

Ucapan Ade berhasil membuat Bunga bungkam, memang apa yang wanita itu katakan sangat benar.

Walau Jasson adalah suaminya Bunga, namun cintanya Jasson tidak untuknya, Jasson hanya mencintai Ade.

Ade menunjukkan sifat aslinya saat Jasson tidak ada, ia sangat muak melihat Bunga

"Dan satu hal yang harus kau tahu, Bunga! Sebentar lagi aku akan melahirkan keturunan keluarga Jasson. Kau akan segera di campakkan oleh Jasson!"

Bunga terkejut mendengar ucapan Ade, apakah wanita itu sedang mengandung anak suaminya?

"Apa maksud kamu? Kam-kamu mengandung anak suamiku"

Ade tersenyum penuh makna, Bunga terduduk lemas. Semuanya sudah berantakan, namun ia tidak bisa berbuat apapun.

"Lebih baik kau mundur, Bunga! Jasson hanya mencintaiku, bahkan Jasson tidak pernah menganggap mu ada,"

Bunga dan Ade mendengar suara mobil Jasson, Ade pun mencari cara agar perkelahian mereka terjadi.

Saat pintu terbuka, Ade membuat seolah-olah Bunga sudah mendorongnya.

Melihat hal itu, tentu saja Jasson berlari kearah Ade, sang kekasih.

"Sayang," Jasson segera membantu Ade berdiri, Ade memeluk Jasson dan menangis.

"Istrimu sangat buruk memperlakukanku, ia mengatakan jika dirinya tidak suka kalau aku menempati kamarnya hiks,"

Jasson menatap Bunga dengan sinis, Bunga menggeleng. Menjelaskan kepada Jasson jika ucapan Ade itu tidak benar.

"Dia berbohong! Aku tidak melakukan itu, dia yang memegang tanganku hingga dirinya terjatuh."

Plak!

Satu tamparan keras mendarat di pipi Bunga, Bunga memegang pipinya yang terasa sakit dan perih akibat ulah Jasson.

"Aku sudah melihatnya, dan kau berani mengelak?"

Bukan hanya itu, Jasson langsung menarik rambut indah milik Bunga. Hingga wanita itu mendongak keatas.

"Jasson, sudah! Lepaskan dia, kasihan!" Ade berpura-pura membela Bunga hal itu membuat Jasson lebih murka.

"Kau lihat! Saat kau menyakitinya, dia tetap membelamu" Jasson menghempaskan tubuh Bunga hingga terjatuh kelantai. Bunga tidak mengatakan sepatah kata pun.

Ia segera bangkit, menghapus air matanya

"Jasson, apakah Ade sedang mengandung anakmu?" Bunga bertanya dengan serius, jika memang benar. Bunga akan memilih mundur, tidak ada lagi yang bisa ia harapkan

"Lihatlah, dia menuduhku seperti itu."

Bunga kembali memainkan sandiwaranya. Jasson mengatakan jika itu bukan urusan Bunga

"Ade sedang mengandung anakku atau bukan, itu bukan urusanmu!"

"Ini urusan ku, Jasson. Aku adalah istrimu, istri sah mu."

"Jika benar, kau mau apa?" Jasson menantang Bunga, Bunga langsung mendekati suaminya

"Bercerai!" jawabnya dengan tegas, Jasson terdiam.

Bukan kah seharunya ia senang saat Bunga meminta cerai? Namun mengapa Jasson terdiam? Seakan tidak berkutik, Ade menoleh kearah kekasihnya itu, ini adalah hal yang baik. Karena Bunga sendiri yang ingin bercerai.

"Jasson, kamu dengarkan apa yang dia katakan? Sudah ceraikan saja dia!" Ade meminta Jasson dengan penuh manja.

"Baiklah, aku akan mengurus perceraian itu. Jika kau ingin melihat papaku mati, dan ingat Bunga! Jika papaku meninggal, kau lah orang yang bertanggungjawab atas kematian papaku!"

Bunga terdiam, ia mengingat ucapan dokter, jika papa mertuanya mengalami penyakit jantung jika ia mendengar kabar yang mengejutkan. Papanya bisa meninggal Dunia

Bukannya Jasson tidak mau melepaskan Bunga, namun ini bukan waktu yang tepat menurutnya. Jika Salvira, sang ibu mertuanya tahu perbuatannya selama ini. Jasson dan keluarganya akan mendapatkan masalah.

Sementara Jasson belum mengalihkan nama untuknya.

Ade yang mendengar itu pun kesal, ia melepaskan tubuhnya dari Jasson. Berlari ke kamarnya.

Jasson mengejar Ade, sedangkan Bunga hanya terpaku tanpa mengucapkan satu kata pun.

Mengapa sulit sekali menemukan kebahagiaan? Bunga hanya ingin merasakan kebahagiaan, namun ia juga tidak mau egois.

Pernikahan ini juga keinginannya, jadi ia harus tetap bertahan walau apapun yang terjadi.

Bunga tidak mau lagi egois, jika dulu Bunga tidak mengikuti keegoisannya mungkin sekarang Jasson masih akan tetap baik dan sayang kepadanya walau hanya sebagai sahabat.

Bunga hanya bisa menangis, memegang dahinya dengan satu tangan. Sulit sekali mengambil nafas dengan lega, dadanya terasa sangat sesak namun ia tidak bisa berbuat apapun.

Ponsel Bunga berbunyi, terlihat dari layar ponsel nomer Salvira, maminya yang menelpon.

Bunga mengambil nafas dalam-dalam untuk bersikap biasa. Ia pun mengangkat panggilannya.

"Hallo, mi"

"Sayang bagaimana liburan kamu? Sangat menyenangkan?"

Bunga menahan tangisannya agar sang ibu tidak mendengar, mengatur nafasnya dengan baik.

"Iya mi, begitu menyenangkan.""

"Bagus lah nak, mami senang sekali mendengarnya. Semoga nanti kalian bisa memberikan cucu segera untuk mami"

"I-iya, mi. Doakan saja." Suara senggugukan nya terdengar. Maminya Salvira merasa khawatir.

"Sayang, hallo?" Namun Bunga tidak mengatakan apapun, ia hanya menangis. Sulit sekali rasanya menutupi segalanya dari sang ibu.

"Sayang, hallo. Bunga anakku, jangan buat mami khawatir, nak!"

Entah sejak kapan Jasson berada di belakang Bunga, tiba-tiba ia merebut ponsel Bunga dari tangannya.

"Hai mami, ini Jasson. Maaf ya mi, Bunga dan Jasson sedang bermesraan, melakukan ritual. Kami habis menikmati waktu berdua, mungkin Bunga menahan suaranya dari mami agar mami tidak tahu kami melakukan apa"

Ha-ha-ha

Terdengar suara senang dari sembarang ponsel itu.

"Pantas saja suara Bunga seperti itu, ya sudah kalian lanjutkan saja ritual kalian. Pulang berikan mami cucu yang imut ya?"

"Mami tidak perlu khawatir, Jasson dan Bunga akan memberikan cucu yang lucu untuk mami."

Panggilan langsung terputus, Jasson memberikan ponsel itu kepada Bunga. Ia mencengkram kedua pipi Bunga dengan tangannya yang kekar begitu kuat.

"Apa kau sengaja memberitahu kami?" Bunga menggeleng, ia memohon agar Jasson melepaskannya.

Jasson langsung melepaskan Bunga, ia memberikan peringatan kepada Bunga untuk tidak bertindak seperti tadi.

Jasson ingin pergi meninggalkan Bunga, namun dicegah oleh panggilan Bunga

"Jasson, aku ingin sahabat kecilku kembali. Aku tidak membutuhkan cintamu, kau boleh menikah dengan Ade diam-diam, aku rela di madu. Tapi aku mohon, kembalikan Jasson ku yang dulu!" Jasson terdiam mendengar ucapan Jasson.

"Lihat Aku, Jasson!"

Namun Jasson masih membelakangi Bunga, Bunga mendekati Jasson dan memeluknya dari belakang

"Jika kau tidak bisa menjadi suami untukku, jadilah sahabat ku seperti dulu! Kau sahabatku, aku memang bersalah memaksamu menjadi suamiku. Aku egois dan aku meminta maaf, tapi kembalilah menjadi sahabatku seperti dulu. Aku tidak akan menuntut apapun darimu, kamu bisa menikah dengan wanita yang kau cintai, aku tidak akan keberatan."

Jasson masih terdiam, jika mengikuti kata hati. Jasson memang menyayangi Bunga, namun hanya sebagai sahabat saja. Namun Jasson masih marah dan kecewa kepadanya

Mengapa seorang sahabat meminta imbalan saat membantu sahabatnya yang sedang mengalami kesusahan? Di saat sahabatnya terjatuh? Bahkan tega memisahkan sahabatnya dari wanita yang ia cintai hanya karena kepentingannya sendiri. Itu yang membuat Jasson merasa kecewa dengan Bunga.

1
Anonim
Bodohnya lh c bunga ni
Meny Djaulu
yg bikin novel ini orgnya lagi mabuk obat nyamuk.gak mutu.
Iberena Situngkir
Biasa
Iberena Situngkir
Lumayan
sandi Gelau
ratu sendiri yg memaska kakak nya terus sama Jasson sbb Ratu suka sama Edyen
Sri Wahyuni
sdah bab jauh s bunga msih az oon
Sri Wahyuni
s bunga emng egois mau nolong tmen ko ada pamrih
Nur Adam
lnjur
Batara Kresno
jasson yg bodoh
Hafifatul Karima
thor kenapa kok bertele tele ceritanya kapan bahagia nya tuh
Batara Kresno
bodoh dari dulu emang si jason ga diselidiki dulu udah nikah lg ap belum si bunga.mamanya ama jasson emang bodoh..nyesel lg lho baru tau rasa
𝕾𝖆𝖌𝖊🄶𝖗𝖊𝖊𝖓92࿐N⃟ʲᵃᵃ࿐
mampir kak 😊
Ary Cantora
dasar egois udah gede baru ditanya, kemana aja dari dulu
Tuấn Mark
berasa kaya film ikan terbang drama nya sungguh
Tuấn Mark
maminya juga org kaya tapi nngak cari tau anaknya gimana
Tuấn Mark
menurut ku bungannya terlalu g.b.l.k nggak sih,ya cinta sih cinta tapi nggak segitunya juga
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
pernikahan paksa, hmm. Sakit, apalagi gak dianggep. sabar ya,, Aku salut karena tetap menjaga tabiat suami.
NATHALIE WICAKSONO
ceritanya terlalu rumit thorrr,,, benar kan tebakan ku antara bunga sama jason msih ada jarak ditambah ada perempuan lain yg jadi orang ketiga,,, nanti pd akhirnya mereka pasti tdk dpt bersama 😞😞😞😞😞😞
Agustia Anggraini Sinaga
semoga jodoh q nti seperti Gery sifat y Allah yg syg am keluarga n syg am istri bisa jd imam buat q n ank2 q🤲🤲🤲🤲🙏🙏🙏
NATHALIE WICAKSONO
ini cerita nya bunga sama jason,,, knp yg menguasai cerita kok ara dan gerry ya🤔🤔🤔,,, ntar endingnya jason dijodohin sama cwk lain nasib bunga dan anak nya gmn?,,,, nggak asikkkk cerita nya thorrr 😔😔😔😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!