NovelToon NovelToon
MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Mafia / Tamat
Popularitas:20M
Nilai: 4.7
Nama Author: linasolin

Aderson yang sering dipanggil Derson adalah laki-laki yang sangat kejam, suka kekerasan dan juga sangat membenci yang namanya perempuan.

Olivia yang kerap disebut Via datang kekehidupan Derson, Via mampu mengobrak abrik hati Aderson yang dingin dan sangat susah untuk dijangkau.

Jangan lupa dukung karya ini dengan tinggalkam jejak kalian ya, cukup dengan like, komen, vote, kasih hadiah mawarnya.
Terimakasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linasolin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

🌛🌛🌛

"Lily kamu bawa dia kekamar tamu ya" ucap Derson sambil melihat Via yang menunduk.

"Ayok kak, Lily antar kekamar" Lily kembali menggandeng tangan Via seperti orang yang sudah akrab, Via hanya mengikut saja.

Diruang tamu hanya tinggal Derson, Harry dan juga Marry, Derson sengaja diam untuk melihat apa yang akan dilakukan oleh Harry. tapi hasilnya nihil laki-laki paruh baya itu hanya diam saja, mungkin masih takut apalagi mengingat betapa kejamnya seorang Aderson.

Tidak terasa kedua orang itu duduk mematung hingga lebih dari 15 menit, tapi berbeda dengan Derson dia duduk dengan santai sambil memainkan hpnya.

"Apa kalian tidak mau berbicara, kalau tidak aku akan pergi" ucap Derson dengan tatapan membunuh kepada Harry.

"Kami tidak ingin bicara apapun tuan" jawab Harry takut.

"Aku hanya ingin jangan sakiti keponakanku" ucap Marry sambil menatap wajah Derson.

"Masalah itu bukan urusan kalian lagi" jawab Derson lalu pergi meninggalkan kedua suami istri itu.

"Kenapa ibu ngomong begitu?" Tanya Harry marah.

"Aku hanya ingin Via tidak akan tersakiti oleh nya, bukankah dia laki-laki yang sangat kejam" ucap Marry tidak mau kalah.

"Terserah kamu lah bu, kita pulang sekarang" Harry melangkahkan kakinya keluar dari rumah itu menuju dimana mobilnya terparkir.

🌛🌛🌛

Derson duduk disofa yang ada dikamarnya, tiba-tiba dia teringat dengan perempuan yang baru datang kerumahnya, Derson kembali melangkahkan kakinya menuju kamar tamu yang ditempati oleh Via.

Klek.... pintu dibuka oleh Derson hingga terlihat dua perempuan yang sedang bercerita dengan serius.

"Lily kamu keluar bentar ya, kakak mau bicara sama dia" ucap Derson dengan lembut. karena Lily mengerti kalau kakaknya butuh waktu berdua Lily meninggalkan mereka berdua dikamar itu.

Derson mendudukan bokongnya dikasur yang sama denga Via lalu Derson langsung berbicara kepada Via tanpa memakai hati.

"Kamu adalah wanita yang sudah aku bayar senilai 1 miliar, tapi aku tidak akan memperbudak mu disini, karena aku masih sanggup untuk menggaji orang lain" Derson menjeda ucapannya.

"Aku hanya minta kepada mu kalau Lily berada dirumah ini bersikaplah seolah-olah kita pasangannya yang bahagia, tapi kalau Lily tidak ada dirumah ini apalagi dia pulang kerumah ini 1 kali 6 bulan, aku harap dalam 6 bulan itu kamu tidak pernah menampakkan wajahmu didepanku" ucap Derson.

"Apa maksud tuan membeli saya senilai 1 miliar, pamanku tidak mengatakan demikian, kamu yang memintaku menjadi istri, Karena paman memiliki salah kepadamu" Via memberanikan diri untuk berbicara.

"Ya paman mu bermasalah denganku, dengan memakai uangku senilai 1 miliar" jawab Derson.

Deg..... hati Via mulai merasakan sakit akibat dibohongi oleh pamannya.

"Kenapa harus aku? paman Harry masih mempunyai anak gadis?" Tanya Via.

"Aku tidak tau hal itu, dia hanya mengatakan punya keponakan jadi aku harap kamu jangan banyak tanya aku muak melihat wajah perempuan apalagi seperti kamu" jawab Derson ketus.

"Hiks.... hiks.... paman kok tega banget sih padaku, apa salahku?" Via menangis menumpahkan air matanya tanpa peduli Derson yang sudah geram melihatnya.

"Diam.... aku tidak menyuruhmu menangis" bentak Derson lagi.

"Apa salah ku? kenapa harus aku yang akan tinggal dirumah ini, aku tidak mau menikah dengan laki-laki seperti kamu" Via melawan Derson dengan air Mata yang terus mengalir di pipinya.

Plak....

Satu tamparan mendarat dipipi Via yang mulus, hingga pipi itu memerah akibat kerasnya tamparan yang diberikan oleh Derson.

"Jika kau berani macam-macam maka bersiaplah nyawamu yang akan jadi taruhannya" Derson mulai mengancam Via.

Bukan hanya batin Via yang sakit saat ini tapi juga pipinya, Via hanya bisa menagis memegang pipinya yang terasa nyeri.

"Ikuti saja perintahku jangan melawan" setelah selesai mengatakan itu Derson meninggalkan Via tanpa rasa iba sedikit pun.

Derson langsung masuk kekamarnya dan merebahkan badannya dikasur pikirannya sekarang sangat kacau.

"Bisa gila aku mengurus wanita cengeng itu, apa salahnya menurut saja apa yang aku katakan" batin Derson.

Derson memejamkan matanya saat ini dia hanya ingin memejamkan mata menghilangkan pikiran-pikiran yang tidak penting baginya.

🌛🌛🌛

Tok... Tok... Tok....

Lily kembali kekamar tamu yang ditempati oleh Via.

"Kak Via kita keruang tengah yok nonton" aja Lily.

"Nggak deh Ly, rasanya pengen disini saja" ucap Via sebenarnya dia hanya menghindar dari Derson.

"Kalau begitu kita kekamar ku saja yok kak" lagi-lagi Lily mengajaknya.

"Wajah kakak kenapa merah begini?" Tanya Lily meneliti wajah Via.

"Nggak apa-apa kok Ly tadi nggak sengaja kena ke dinding".

"Pasti ini ulah-ulah kak Derson kan?, ayok kak ikut Lily sekarang" Lily memegang tangan Via lalu membawanya kekamar Derson.

Pintu kamar itu memang jarang dikunci oleh pemiliknya makanya Lily bisa masuk kapan saja ia mau.

"Kak bangun" Lily menggoyangkan tubuh Derson.

"Ada apa Ly, kakak ngantuk?".

"Kakak kenapa menampar pipi kak Via lihatlah perbuatan kakak".

"Kakak nggak ada nampar dia kok" jawab Derson kini dia sudah duduk diatas kasurnya.

"Via katakan pada Lily kalau aku tidak ada menamparmu" Derson menatap wajah Via seperti mengancam.

"Aku sudah katakan dari tadi tapi Lily tidak percaya padaku" jawab Via menunduk.

Lily berdiri dari kasur Derson lalu menyuruh Via duduk disamping Derson.

"Lihatlah kak pipinya, lebam kayak gitu pasti itu tamparan tangan, tapi kalau kakak bilang itu tidak tamparan, maka kompres sekarang" Lily menyerahkan air dingin kepada Derson dan sebuah kain.

"Aku pergi dulu nanti aku jemput lagi kak Via dari kamar kakak" Lily pergi dari kamar Derson meninggalkan kedua orang itu.

"Arah kesini wajahmu, mana yang mau kompres?".

"Tidak usah tuan biar saya saja yang melakukannya" Via menolak Derson untuk membantunya.

"Aku tidak suka berbicara dua kali, kalau kamu" ucapan Derson berhenti saat Via memberikan wajahnya didekat Derson.

Wajah Via saat ini sudah membiru, dengan hati-hati Derson mengompresnya, wajah kedua orang itu sangat dekat hingga Via dapat merasakan hembusan nafas Derson diwajahnya.

"Jangan terlalu tegang aku tidak akan memakanmu kalau kau tidak melawan dan tidak menggoda ku" ucap Derson saat melihat badan Via tidak bergerak sedikit pun.

"Tapi kalau kau berani melawanku siapkan mentalmu untuk dimakan oleh Buay,a peliharaanku" seketika Via merinding mendengar ucapan Derson.

"Maafkan aku, aku akan menuruti semua keinginanmu" ucap Via pelan.

"Sudah siap, kamu tunggu Lily dia akan datang lagi kesini" ucap Derson.

"Aku pulang kekamar saja".

"Tunggu disana saja, aku mau tidur lagi" Derson menunjukkan sofa, Via langsung berdiri menuju sofa sesuai dengan keinginan Derson.

1 Jam 2 Jam Lily belum juga menjemput Via dari kamar Derson, hingga Via ketiduran diatas sofa, sedangkan Derson dari tadi tidak bisa tidur kembali dia hanya bermain-main pada hpnya.

Diliriknya kearah Via ternyata Via sudah tidur dengan pulas, walau dalam posisi duduk, Derson berjalan kearah via lalu membangunkannya.

...🌛🌛🌛...

Jangan lupa

Like

Komen

Vote

Favorite

Dan juga hadiah ya 🌷🌷🌷

1
Alfi Nirhays
alfi😄
Nur Halijah
kasihan james🥺
Nur Halijah
malu maluin istri mafia di biyarin naek ojeg onlen 🤣
Nur Halijah
lucu🤣
Nur Halijah
seorang mafia yuci 🤣🤣🤣 gak salah
Nur Halijah
lanjut
Kartina vela
oke
andhist82
Lumayan
Doraemon
mampir Thor semoga bisa baca sampai tamat
SukMa
Luar biasa
Shinta Septiani
Lumayan
cleo ngy
Luar biasa
Ayachi
hanya di novel² kek bgini gess, hanya di novel²
Farldetenc: Ada karya menarik nih, IT’S MY DEVIAN, sudah End 😵 by farldetenc
total 1 replies
Ayachi
yang bener aja dia punya warung makan sndiri, knp ga bisa masak
Ayachi
Ngadi Ngadi nih Authorrrr😭😭 sekeras apapun KLO udah ditangani dokter pasti bisalah, yakali keperawanan org di kasi sama yg sembarang org😭😭😭
Ayachi
Kerasukan dadarson nih
Ayachi
Gimana ga mo kurus, Tekanan Batin+Makan hati org hidup sama Lo Dadarsonnn
Ayachi
bener sihh thorr, TPI KLO udah disajikan makanan enak gitu, bodo amatlah sama si dadarson itu, mnding nikmati makanannya
Ayachi
Sakit Anjeng, sini gw cekek lo+jambak lo, di kira batu apa ga bisa merasa sakit
Ayachi
Klo gw mah dpat suami kek Aderson it's my dream bngett, seharian di kmaar rebahan, nnton, makan, main hp, tidurr tanpa ada yg gangguin beuhhh Berasa hidup di surga dehh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!