Anak dari ayah Bian dan bunda Ariel 'Storry of Maid'
Follow IG mommy : @Mommy_Ar29
Apa yang di cari oleh seorang wanita bayaran?
Uang?
atau kepuasan?
Nyatanya seorang Clarystal Anjani tidak membutuhkan semua itu.
Sejak pertemuannya dengan sang Cassanova tanggung, Farel Pranata. Hidupnya yang tadinya berwarna abu-abu, secara perlahan mulai berwarna. Namun, saat warna itu hampir sempurna,
sebuah badai datang dan menghantam hubungan mereka.
Akankah, Crystal bisa bahagia dengan Farel?
akankah Farel bisa berubah saat bersama Crystal?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.7
"Baby, kemana saja kamu? Aku sudah menunggumu dari tadi," ucap Raka yang tiba-tiba langsung memeluk Crystal dari belakang saat Crystal masuk ke dalam kamar.
"Sorry baby, tadi ada sedikit masalah dengan customer," jawab Crystal mengerutkan keningnya sendiri.
'Wait, Customer? Alasan macam apa itu?' gumam Crystal merutuki kesalahannya.
"Hem, aku sangat merindukan mu," ujar Raka dan langsung mencium bibir nya.
Hemmm
Suara deheman seseorang seketika menghentikan aksi Raka, dan membuatnya langsung menatap kearah seorang wanita yang sedang bersedekap tangan di dada sambil bersandar pada tembok.
"Shittt!" umpat Raka dengan kesal, sedangkan Crystal dan Sheyla terkekeh.
"Apakah aku ini patung?" tanya Sheyla menggelengkan kepalanya, lalu ia berjalan mendekati Crystal dan Raka.
"Kamu ngapain ikut kesini? Mau lihat adegan live?" tanya Raka dengan nada sedikit kesal.
"What! adegan live? ayo lah Raka, bahkan aku bisa memberikan servis langsung pada intinya, buat apa aku menyaksikan adegan ecek-ecek kalian," kata Sheyla mengejek.
"Sheyla sialan!" saut Crystal kesal dan langsung memukul pundak sahabatnya.
"Lah apa namanya kalau bukan ecek-ecek?" tanya Sheyla dengan menahan tawanya.
Akhirnya, Raka pun terpaksa menunda keinginannya untuk menuntaskan hasrat, di karenakan adanya sang tamu tak di undang, siapa lagi kalau bukan Sheyla.
****
"Raka, kamu serius?" tanya Crystal dan langsung beranjak dari tempat tidurnya. Semalam Raka menginap di Apartemennya agar tak ada yang mengganggu. Ralat bukan Raka yang menginap tapi Crystal yang menumpang di apartemen Raka.
Awalnya, Crystal tinggal di Club'nya sendiri, ia sangat malas untuk mencari apartemen, dan baginya lebih mudah dan aman berada di club daripada di Apartemen. Namun dengan paksaan Raka, akhirnya Crystal menerima Apartemen itu.
"Iya, makanya aku bingung," kata Raka sedikit lesu.
"Berapa lama?" tanya Crystal ikut lesu.
"Mungkin, 2-3 tahun. Itu paling cepat, tapi aku masih bisa kembali satu dua hari dalam beberapa bulan," kata Raka mengusap wajah Crystal dengan lembut.
"Aku sendirian lagi," gumam Crystal pelan.
Raka tahu. bahwa Crystal sendirian, maka dari itu ia tidak tega untuk meninggalkannya selama itu. Raka menyayangi Crystal, namun bukan cinta.
"Baby, jangan seperti ini. Kau akan membangunkannya lagi," bisik Raka tepat di telinga Crystal. Saat ini posisi keduanya sedang duduk di tepi tempat tidur. Crystal yang bertumpu pada lututnya sambil memeluk leher Raka, sedang Raka duduk dan mengusap lengan Crystal.
Crystal yang sedari tadi terus menggoda leher jenjang Raka pun, membuat sang empunya berusaha mati-matian menahan gejolak itu.
"Baby ... " gumam Raka menggigit bibir bawahnya.
"Kalau kamu pergi, bagaimana kalau aku menginginkannya? Selama ini hanya kamu yang selalu bisa menjagaku," bisik Crystal lagi sambil terus menggoda area sensitif Raka.
"Crystal ....
"Hemmmm
Napas Raka semakin memburu saat tangan nakal Crystal semakin menggoda perut six pax nya.
Turun, menyusuri bukit datar, mengusap dan semakin turun ...
Hingga saat tangan itu menemukan sesuatu,
Berdiri namun bukan dengan kaki
Keras namun bukan batu
Panjang namun bukan pisang
Tegak namun bukan tiang
(Entah apa itu, mom'pun tak tahu)
Raka semakin memejamkan matanya dan menikmati kembali apa yang sudah ia nikmati semalaman.
Crystal pun turun dari tempat tidur, ia mulai mengatur posisinya untuk duduk di depan Raka. Perlahan namun pasti, ia mulai bermain di sana.
Raka ...
Ia terus bernyanyi, mengeluarkan suara yang begitu sexy di telinga Crystal.
Sebuah senyum tersungging di wajahnya saat merasa bahwa dirinya berhasil mengajak Raka kembali terbang ke awan ...
ya Allah cristy 😭😭😭😍😭