NovelToon NovelToon
Queen Mafia And Handsome Army

Queen Mafia And Handsome Army

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Chicklit / Tamat
Popularitas:365.7k
Nilai: 5
Nama Author: Amha Amalia

"WHAT?! QUEEN MAFIA!!!"

MAFIA, satu kata yang tak pernah terlintas dalam pikiran seorang gadis berparas cantik yang mendapat julukan badgirl di sekolahnya. Lalu, apa yang membuatnya terjerumus dalam dunia bawah? Bahkan harus menjadi Queennya.

Apa yang kalian pikirkan tentang seorang Tentara? Datar? Cuek? Serem? atau Sangar? Ohh... Salah besar, Karena tentara satu ini cukup humoris tapi jika saat di depan musuh, seketika sifat humorisnya hilang dan berubah menjadi dingin serta memiliki aura yang sangat kuat dengan sorot mata yang tajam.

Tentara tampan itu di perintahkan untuk menjalankan misi tertentu dan membuat kehidupannya berubah drastis karena dirinya terpaksa harus menyamar, Sungguh cobaan yang sangat berat baginya.

"Aku tidak akan berubah, karna ini jalan hidupku." Seru sang badgirl

"Sungguh diluar pemikiranku. Misi ini membuatku rasanya ingin mati." Kesal tentara tampan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amha Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cowok Tengil dan Cewek Unik

Skip pulang sekolah...

Semua siswa terlihat berhamburan keluar kelas untuk segera pulang ke rumah masing masing dengan mengendarai kendaraan pribadinya.

Olive dkk pun berjalan menuju parkiran sekolah untuk mengambil mobilnya yang terparkir disana.

"Balapan lagi?" Tanya Yuki menatap kedua temannya secara bergantian setelah mereka sampai di hadapan mobil mereka sendiri

"Gak ah, lagi males." Tolak Olive

"Yaah... Gak seru iih." Ucap Yuki sedikit lesu

"Sama Via aja tuh. Via pasti mau, iyakan?" Tanya Olive menatap Via dengan intens

"Kalo balapan sih, mana mungkin aku nolak." Seru Via tersenyum manis

"Tapi masa cuma berdua aja. Kurang seru tau." Ucap Yuki memanyunkan bibirnya

"Kalo takut bilang aja." Ejek Via berniat menantang Yuki

"Hah?! Takut? Sorry yah, kata itu tidak ada dalam kamus hidupku." Balas Yuki dengan nada sombongnya

"Ya udah buktiin aja." Seru Via

"Ayo, siapa takut?" Balas Yuki kemudian mulai berjalan untuk masuk ke dalam mobilnya

"Siapa yang sampai di mansion aku duluan, dia yang menang." Ucap Via sembari masuk ke dalam mobilnya, sedangkan Olive hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah kedua sahabatnya

"Oke. Yang kalah harus beliin tas branded keluaran terbaru." Tukas Yuki dengan lantangnya agar bisa di dengar Via karena diantara mobil mereka ada mobil Olive

"It's Oke."

Brrmm... Brrmm... Brrmm...

"Jangan mulai disini. Disini banyak orang." Seru Olive yamg masih berdiri ketika melihat kedua sahabatnya sedang bersiap menginjak rem mobilnya

"Udah sepi kok." Balas Via dalam mobilnya sembari menongolkan kepalanya keluar jendela mobil untuk melihat Olive

"Huuftt.... Di bilangin ngeyel. Terserah kalian aja lah." Ucap Olive menghembuskan nafasnya kasar kemudian dia pun berjalan menuju mobilnya

"Siap?" Tanya Yuki sedikit berteriak bersiap menginjak rem mobilnya

"Satu... Dua... " Seru Via menghitung kemudian langsung menancap gasnya keluar gerbang sekolah

"Woii... Curang." Teriak Yuki kesal karena Via hanya menghitung sampai dua saja. Yuki tadi mengira akan sampai tiga menghitungnya, ternyata dia salah besar. Tanpa menunggu lama lagi, Yuki pun langsung menancap gasnya menyusul Via yang sudah jauh dari sana

"Hahaha.... Tuh dua anak, gak bisa akur satu hari aja apa?" Tawa Olive dalam mobilnya kemudian dia segera melajukan mobilnya untuk pulang ke mansion karna disana juga sudah sepi

Tak lama kemudian, mobil milik Olive terlihat melintasi jalanan kota yang cukup padat dengan kecepatan sedang. Dia mengendarainya dengan kondisi atap mobil yang terbuka, karena ia lebih nyaman dengan hembusan angin yang menerpa wajah cantiknya dari pada ac pada mobil tersebut.

"Seperti bunga yang kamu tanamkan

Memekar di hati yang ku rasakan

Memang hal pertama yang ku rasakan

Ku malu rasanya." Seru Olive bernyanyi dengan riang hati, tiba tiba saja dia menghentikan mobilnya karena sedang lampu merah

"Cukup tak lagi, cukup tak lagi cinta

Ku rasa cukup untuk sekarang

Ku takut terlalu cepat." Lanjut Olive bernyanyi dengan tangan terangkat keatas seperti sedang menonton konser

Tanpa ia sadari, ada seseorang dari dalam mobil yang berada di sampingnya sedang memperhatikan dirinya. Dia tak lain adalah Sean, sang Kapten tentara. Dia mengendarai mobil jeep miliknya sendiri, saat ini juga dia memakai jaket hitam serta kacamata hitam dan dia hanya sendirian saja.

"Dasar cewek stres. Di kira lagi konser apa?!" Ucap Sean terkekeh geli melihat tingkah Olive

Tak lama kemudian lampu pun berubah menjadi hijau. Dengan segera semua kendaraan disana melajukan mobilnya kembali. Baru bebepa menit melajukan kendaraannya, ternyata ada lampu merah lagi.

"Mungkin hari ini hari esok atau nanti

Berjuta memori yang terpatri dalam hati ini

Mungkin hari ini hari esok atau nanti

Tak lagi saling menyapa

Meski ku masih harapkanmu." Lagi dan lagi Olive bernyanyi tapi kali ini dengan lagu yang berbeda

"Ck... Cewek itu lagi. Nyanyi gak tau tempat." Ucap Sean yang ternyata mobilnya terparkir disamping Olive lagi

Olive yang sekarang merasa ada yang memperhatikan akhirnya dia pun berhenti bernyanyi kemudian mengedarkan pandangannya mencari sesuatu. Seketika pandangan Olive jatuh pada seorang pria yang tak lain adalah Sean, mereka berduapun saling tatap dengan cukup lama. Meski mereka sama sama memakai kacamata hitam, tapi tak bisa di pungkiri jika keduanya menatap satu sama lain dengan intens.

Satu detik..

Dua detik..

Tiga detik..

Empat detik..

Lima detik..

"Heh?! Ngapain liat liat? Awas nanti naksir lagi." Semprot Olive tiba tiba mengejutkan Sean

"Jangan geer kamu. Siapa juga yang liatin." Seru Sean mengelak

"Situlah, Siapa lagi?" Balas Olive dengan nada ketusnya

"Ada yah, orang yang kepedean tingkat dewa." Ucap Sean tersenyum penuh arti

"Jujur aja kali kalo kamu tadi liatin aku. Hmm... Iya sih, aku emang cantik, bahkan seluruh dunia pun mengakuinya." Seru Olive dengan menyombongkan dirinya

"Cantik dari mananya coba?" Balik tanya Sean berniat mengejeknya dengan menatap sinis Olive

Saat Olive hendak menjawab lagi, tiba tiba ada seseorang yang menaiki kendaraan bermotor berhenti tepat di tengah tengah mereka, membuat mereka tidak bisa melihat satu sama lain karena terhalang orang tersebut.

"Iihhh... Kamu orang pertama yang bilang aku tidak cantik. Mungkin mata kamu yang siwer kali." Seru Olive berusaha menatap Sean karena ada orang lain diantara mereka, Eiitts... Bukan orang ketiga yaahh...

"Kenapa neng? Kamu cantik kok, tapi lebih cantik istri saya." Tiba tiba saja orang tersebut membalas ucapan Olive dengan tersenyum

Sontak hal itu membuat Olive mendengus kesal, sedangkan Sean malah tertawa dengan penuh kemenangan.

"Hahaha.... Tuh kan bener apa kataku. Lebih cantik istri dia daripada kamu." Tawa Sean mengejek Olive

"Iihh... Awas kamu kalo ketemu lagi. Aku karungin terus aku peketin ke pulau komodo." Seru Olive sangat kesal setengah mati

Kemudian Olive segera melajukan mobilnya karena memang lampu sudah berganti warna hijau, sedangkan Sean masih setia menertawakan Olive dalam mobilnya.

"Hahaa... Gadis stres, unik, langka, gemes lagi. Eh.. Kata siapa gemesin? Cerewet gitu dibilang gemes." Ucap Sean berdebat dengan pemikirannya sendiri

Setelah mengatakan itu, ia pun ikut melajukan mobilnya pergi dari sana, jika tidak pasti akan ada yang menegurnya dari belakang dengan cara membunyikan klakson kendaraan masing masing.

Dia dalam mobil Olive, dia masih terlihat sangat kesal dengan kejadian tadi bahkan dia sesekali memukul setirnya.

"Iihhh... Nyebelin banget sih tuh cowok. Ganteng ganteng kok nyebelin." Kesal Olive dengan memukul setirnya

"Ganteng? Ih.. Apaan coba, Ganteng dari hongkong. Orang tengil gitu kok dibilang ganteng. Fiks, otak aku mulai geser nih kayaknya." Ucap Olive menggerutu tidak jelas sembari fokus memperhatikan jalan karena ia sedang menyetir.

**Bersambung...

...----------------...

Hallo Readers... Jangan lupa kasih Like dan Komentarnya yaa...

Salam manis dari author**...

1
Shanty Aza Dech
kok dah tamat aja....mana kelanjutannya thor
Serly Rumagit
lanjut trussss
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk Nicko jd satpam…mending jadi guru 😂😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku apa yg di katakan Olivia itu benar, harusnya pihak tentara tau ancaman itu bukan main main,Harusnya mereka gercep,Ini malah apa,Mengabaikan ancaman 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Olive madih tetap diam disana?? Langsung aja pergi,Masih mau hertegang urat lg,Ribet amat,.🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Jgn bilang pemilik skolahnya itu sang Kapten..😂
Qaisaa Nazarudin
Waahh keren Olive,,Aku suka gaya mu 👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻💪🏻💪🏻
Qaisaa Nazarudin
Mana ada maling yg mau ngaku, kalo ada udah penuh penjara..🤣🤣🤣🤣
Playboy abal abalan,udah kepergok juga masih gak mau ngaku 😏😏
Qaisaa Nazarudin
Whaattt… baru umur 21 tahun ydah dapat pangkat Kapten??🤫🤫
Mariam R RIa
hilang gantengnya kapten sean🤣🤣🤣🤣
Mariam R RIa
sama sama terlambat dan sama sam dapat hukuman 😀😀😀
Renata
alur cerita novel ini sungguh menarik
Ega Sary
gak seru belom tahu akhir nya eh dh tamat aja,kalau gak bisa buat novel gk usah buat lah bikin emosi
Indri Yani
thor update dong
masa iy dh tamat aj critanya
ngk seru lu mah 🙄🙄
Schwerer
membosankan,tidak ada pengenalan karakter utama
Shinta Dewiana
laaa kok tamat...enggak salah thor...
azka aldric Pratama
kurang greget klo cheat story' 😌😌😌klo novel menurutku imajinasi 'nya ikut kebawah Ama alur ceritanya 😉😉 padahal novel bagus 😌😌 masih berharap di jadiin novel lg
azka aldric Pratama
di si Mr X 😌😌😌
endro
yy
Dwi Sumartini
apa d suruh nyamar jd cewek y🤔😱🧐
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!