Aksa Putra Nugroho, anak pertama dari pasangan Clarisa Andriani dan Sbastian Alex Nugroho.
Clara Wijaya Saputri, anak pertama dari pasangan Reno Saputra dan Vivian Wijaya.
"Gua gak ngerti lagi sama orang tua sekarang. Emang nya masih ada gitu yang namanya jodoh jodohan di zaman modern gini."
"Aku gak sabar untuk menikah dengan kak Aksa kesayangan aku."
Entah bagaimana rumah tangga yang akan mereka bina nanti, jika di antara mereka hanya ada satu orang yang mencintai.
Happy ending kah ? atau Sad ending ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diani Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Saudara Kembar
Masih dengan obrolan antara opah dan cucu nya. Andri yang melihat raut wajah bingung Aksa, akhirnya menceritakan bagaimana pekerjaan Alisha.
"Opah ceritakan,"
"Kamu pasti tau kan apa pekerjaan om Leon selain menjadi asisten pribadi opah," tanya Andri
"Bodyguard opah"
"Ya betul, dan seperti itulah pekerjaan adik kembarmu, Alisha" ucap Andri
Aksa berbalik menghadap Andri untuk mencari kebohongan dari ucapan Andri.
"Maksudnya, Alisha jadi bodyguard gitu ?"
"Iya, dan dia tidak hanya melindungi kamu. Secara tidak langsung, dia sudah melindungi semua keluarga nya, termasuk Aska yang menjalankan studi di Belanda," jelas Andri
"Gak ... aku masih gak ngerti sama apa yang opah ucapin barusan," tanya Aksa lagi
"Saat kalian berumur 20 tahun, Alisha sempat akan di culik. Tapi rencana tinggallah rencana, Leon sudah terlebih dulu menggagalkannya. Ketika Alisha di amankan oleh Leon di rumahnya, dia melihat beberapa foto Leon dan Vivian yang sedang mengenakan kostum tugas mereka.
Dari sanalah, asal mula kekepoan adik kamu di mulai. Dia bertanya tanya tidak hanya pada Leon, tapi juga dengan Vivian. Setelah mendapat jawaban yang memuaskan, suatu hari dengan lantang dia bilang "Aku mau menjadi seperti bunda Vivian". Kita semua menolak nya, tapi diam diam Alisha menemui Leon dan meminta nya langsung pada Leon.
Leon sendiri menyetujuinya, karna apa ? karna dia harus mempunyai penerus, lagi pula Alisha orang dalam. Artinya, dia akan menjadi bodyguard keluarga nya sendiri. Sampai detik ini, kita semua tidak tau sudah berapa banyak orang yang ingin menyelakai kamu, orang tua kamu, bahkan Aska di luar negri sana. Karna semua orang jahat yang mendekati kalian, sudah terlebih dahulu berhadapan dengan Alisha,"
Aksa terdiam mendengar cerita sang opah, dia tidak menyangka jika adik kembarnya harus mengemban pekerjaan seberani itu.
"Huh, bukan kah kalian dulu suka saling bercerita. Tidur bertiga di kamar, saling jujur, saling mengungkapkan isi hati. Kenapa tidak pernah lagi ? kedewasaan seharusnya tidak merubah kebiasaan yang menguntungkan,"
Setelah mengatakan itu, Andri berdiri dan berjalan keluar dari ruangan Aksa. Namun langkahnya terhenti dan sempat membalikkan badannya karna masih ada hal yang akan dia sampaikan.
"Satu lagi, buruan minta maaf sama inces. Kalo gak, auto di sunat daddy kamu nanti."
"Eh satu lagi, Aska sudah kembali dan mommy kamu minta kita makan malam di rumah,"
"Apa"
Aksa semakin takut setelah mendengar jika saudara kembar nya telah kembali. Pasalnya, Aska sangat menyayangi Alisha. Dia tidak akan terima jika ada orang yang memarahi adik nya tanpa sebab.
"Mampus gua," ucap Aksa dengan meremas rambutnya
Sementara di kediaman Reno dan Vivian, Clara yang baru saja kembali dari restoran miliknya di kejutkan dengan panggilan video call dari sahabat gesrek nya, Alisha.
*Kenapa video sih*
*Eh mata lo kenapa, abis kalah berantem sama siapa sih. Kok bisa bengep begitu ... gua bilangin kakek ya,* panik Clara melihat wajah dan mata Alisha yang bengkak
*Huaaaaaa ... Clara, calon laki lo kok jahat banget sih ... Huaaaaaa ...*
*Bentar, bentar ... apa tadi lo bilang ? calon laki gua ? bang Aksa ?* tanya Clara meyakinkan
*Bukan, satpam komplek yang suka ngorok kalo siang di post. Yaiyalah, siapa lagi coba kalo bukan si angsa bin soang itu*
*Tau banget soal satpam komplek, jangan jangan suka ngelonin ya* goda Clara
*Nyonya soang diem aja, gua mau cerita. Pasang kuping lebar lebar,*
Alisha mulai menceritakan kejadian dimana Aksa membentaknya saat dia berkunjung ke kantor tanpa terkecuali.
*Gitoo*
*Tumben lo baper* tanya Clara
*Gua tuh lagi sedih Ra, coba lo bayangin ya ... masa semua orang gak ada yang ngerti kalo gua tuh ARMY banget, dan besok itu konser nya udah di mulai. Tapi mana, mana, manaaa ...*
*Di jonggol kali ada, lo tanya bang ocid aja ada dimana ?* ucap Clara dengan menahan tawanya
*Ah tau ah, gua mau ngerayu bang Aska aja. Mumpung dia udah pulang, bye*
Panggilan video pun terputus, dan Clara pun melanjutkan kegiatannya dengan berendam di bath up untuk merelakskan tubuhnya.
Sedangkan Alisha, dia benar benar pergi ke kamar Aska untuk meminta bantuan agar bisa menonton konser boyband kesukaannya.
"Bang" panggil Alisha
CEKLEK
Pintu kamar terbuka dan keluarlah Aska yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk.
"Inces udah bangun"
"Jangan panggil kaya gitu lagi, aku kan udah gede" ucap Alisha dengan memajukan bibirnya
Aska yang selalu gemas dengan sang adik, membalas ucapannya dengan mengacak acak rambut adiknya.
"Masuk ah" ucap Alisha yang sudah melangkahkan kakinya masuk ke kamar saudara kembarnya
"Dulu kita sering banget tidur bertiga di sini. Aku di tengah, bang Aksa sama bang Aska di kanan kiri aku. Berasa jadi princess banget aku waktu itu. Tapi sekarang .."
"Maafin abang ces"
Bukan Aska, melainkan Aksa yang baru saja datang. Dia bergegas pulang ke rumah setelah opahnya memberitahukan kepulangan Aska. Di tambah dengan rasa bersalah dengan sang adik, yang semakin membuatnya tersiksa.
"What's up bro" sapa Aska dengan memeluk Aksa
Aksa membalas pelukan Aska, tapi tidak berlangsung lama karna dia segera berlutut di depan sang adik yang sedang duduk di ranjang.
"Maafin abang"
"Abang bener kok ... apa yang abang ucapin semua nya bener. Memang seharusnya aku memahami bagaimana kalian mencari uang, dan memang seharusnya aku juga ikut andil dalam perusahaan. Mengingat usiaku yang sudah tidak muda lagi," jelas Alisha
Aska yang tidak mengerti permasalahan saudara dan saudari kembarnya, berinisiatif untuk mengulang masa kecil mereka di tempat tidur.
CEKLEK
"Kita lakukan lagi seperti masa kecil kita. Tidur bertiga dalam satu ranjang, dengan inces ada di tengah." ajak Aska
Aksa dan Alisha mengikuti saran Aska, dan di sinilah mereka sekarang. Tidur bertiga dengan Alisha yang di apit oleh kedua saudara laki laki nya.
"Siapa yang mau mulai," tanya Aska
"Gua" Aksa berucap dengan mata yang terus menatap langit langit kamar Aska
Aksa mulai menceritakan semua kejadian yang dia lewati hari ini. Pertemuannya dengan Clara, teguran leon,sampai berkas berkas kantor yang tidak ada habisnya. Bahkan, dia juga menceritakan apa yang opahnya katakan tentang adiknya.
"Ces"
PLAK
"Udah di bilangin jangan panggil princess, incess, apa lagi nces," kesal Alisha sampai memberikan tepukan di dada Aska
"Yaelah, kalo daddy yang manggil aja langsung deh berbunga bunga muka nya," ucap Aksa
"Kalo daddy beda lagi, daddy tuh cinta pertama aku" jelas Alisha
"Sama" balas Aska dan Aksa bersamaan
"Cieee barengan, kaya saudara kembar aja" goda Alisha
Aska dan Aksa saling lirik, tak lama suara cempreng Alisha pun keluar karna mendapat gelitikan dari kedua saudara kembarnya.
Kejahilan Aksa dan Aska pada adiknya berakhir dengan saling berpelukan. Aska benar benar mewujudkan impian adiknya untuk mengenang masa kecil mereka.
Jangan lupa tinggalkan jejak nya sayang 😘😘