NovelToon NovelToon
The Failed Playboy

The Failed Playboy

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:204.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nureti

Cerita ini tentang cowok 'penakut' yang selalu ditolak sama cewek.

Dia bernama Dafa, dimana dia selalu berteman dengan cewek dan dengan mudahnya dia jatuh cinta. Entah beneran cinta atau karena merasa iri sama yang lain yang bisa dengan mudahnya mendapatkan pacar. Dafa tipe orang yang mudah terbawa perasaan, sehingga jika ada seseorang yang baik kepadanya dia langsung suka. Tetapi sayangnya, yang dekat dengannya rata-rata hanya menganggap dia sebagai teman tidak lebih.

Ikuti ceritanya dalam judul THE FAILED PLAYBOY.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nureti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 6

Aku sudah di rumah menggunakan kaos, dan celana yang selutut. Rambut yang tidak terlalu panjang hanya sebahu itu sudah diikat seperti ekor kuda. Karena aku tidak suka rambut terurai.

Kali ini aku yang jagain jualan, karena nenek lagi pergi ke pasar membeli bahan-bahan yang sudah habis. Dihantar sama anaknya yang pertama. Seorang ibu-ibu yang sudah mempunyai dua anak dan rumahnya hanya di belakang rumah nenek.

Hari sudah mulai sore, nenek yang sudah pulang belanja bahan-bahan itu turun dari becak. Aku segera menghampirinya dan mengangkat barang-barang yang sudah dia beli. Nenek membayar ongkos becak itu dan masuk ke rumah mengambil air minum.

Karena lauk jualan tinggal sedikit, aku membereskannya masuk ke dalam rumah dibantu tante aku yang pulang dari pasar bersama nenek.

Hari semakin gelap dan menujukan pukul 20.00 WIB.

Aku menghampiri nenek yang lagi nonton televisi dan duduk di sebelahnya.

"Nak, tadi pagi bu Rani kesini lagi menanyakan soal kemarin." kata nenek manatapku.

Aku hanya menatapnya balik dengan hati yang gelisah menunggu apa yang akan dibicarakan selanjutnya.

"Nenek hanya bilang kalau kamu ingin fokus sekolah dulu." katanya melanjutkan.

Aku masih diam menunggu ucapan selanjutnya.

"Bu Rani mengerti akan keputusan mu nak." katanya menjelaskan.

Akhirnya aku bisa bernafas lega mendengarnya.

"Syukurlah nek." kataku tersenyum lega.

"Iya nak, sekarang kamu fokus saja ke sekolah. Jangan mikirin hal yang lain!" katanya.

"Iya nek, lagian aku juga belum kepikiran kesana dan tidak tahu anaknya ibu Rani itu seperti apa." kataku.

Nenek menggenggam tanganku dan aku langsung memeluknya erat.

"Aku menyayangimu nek." kataku dalam pelukannya.

"Nenek juga menyayangimu nak, karena kamu satu-satu nya cucu nenek yang perempuan." katanya mencium kepalaku.

Aku mencium pipi nenek dan mempererat pelukanku padanya.

Nenek hanya mempunyai satu cucu cewek yaitu aku, sedangkan cucu dari anak pertama, dua cowok. Ayahku anak nomor dua dan hanya aku cucu ceweknya. Aku anak tunggal dari ayah dan ibu. Anak nomor tiga nenek perempuan, dia tidak dikasih keturunan sama Tuhan. Cucu anak nomor empat nenek satu cowok. Cucu anak nomor lima nenek, dua cowok dan cucu anak terakhir nenek dua cowok. Jadi nenek punya enam anak. Tiga cowok dan tiga cewek. Sedangkan cucu nenek ada delapan. Hanya aku yang cewek.

"Nek, aku ke kamar dulu, mau mengerjakan tugas." kataku melepas pelukannya mengingat ada tugas matematika tadi pagi.

"Iya sudah nak, nenek juga mau masuk ke kamar." katanya sambil mematikan televisi dan mengunci pintu.

Kita berdua berjalan menuju kamar masing-masing. Aku yang di kamar depan dan nenek di kamar samping kamar aku.

Aku mengambil tas dan mencari buku matematika menuju meja belajar. Aku mulai mengerjakan soal pertama. Tiba-tiba handpone yang ada di samping buku berdering menandakan ada pesan masuk. Aku langsung melihatnya dan ternyata Dafa mengirim pesan. Aku membukanya.

"Malam Nin." isi pesan Dafa.

Aku langsung membalasnya.

"Malam Daf, ada apa?" tanyaku balas pesannya.

"Tidak apa-apa! cuma pengen ngechatt kamu doang, memang tidak boleh?" balasnya.

"Kamu?" batinku.

"Iya boleh sih, tapi gue lagi ngerjain tugas matematika nih." jawabku.

"Oh iya sudah, ngerjain dulu saja. Nanti kalau sudah selesai kabarin iya." balasnya.

"Emang lu tidak ngerjain?" tanyaku.

"Aku lagi nungguin toko nih sendirian makanya ngechatt kamu." balasnya.

"Oh begitu." balasku.

Dafa memang setiap hari jagain toko sembako ibunya.

Aku masih memikirkan kata panggilan aku, kamu dari Dafa.

"Oh iya, tidak apa-apa kan aku manggilnya aku kamu?" balasnya.

Aku memikirkannya sebentar dan membalasnya.

"Memang kenapa? tumben banget." kataku bertanya.

"Tidak apa-apa, biar kita semakin dekat saja." jawabnya.

"Bukannya kita memang sudah dekat yah? kan kita sudah sahabatan." kataku bingung.

"Iya pengen lebih dari sahabat saja." balasnya.

Aku dibuat bingung oleh sikapnya.

"Iya sudah terserah lu saja, gue mau ngerjain tugas dulu bye." balasku dan meletakan handpone di samping buku dan melanjutkan ngerjain tugas yang belum selesai itu.

Tugas matematika sudah selesai di kerjakan, aku merapihkan meja belajar dan menuju kamar mandi untuk mencuci muka.

Setelah keluar dari kamar mandi, aku merebahkan tubuhku di kasur. Dan handponeku berdering lagi. Aku mengambilnya dan melanjutkan chattan dengan Dafa karena yang ngechatt itu Dafa.

"Sudah tidur iya?" pesannya.

"Belum Daf, ini baru selesai ngerjain tugasnya." jawabku.

"Rajin amat sih, besok nyontek iya." jawabnya.

"Huh dasar muji-muji ada maunya saja." jawabku.

"Hehe... tapi emang kamu rajin kok baik lagi." balasnya.

"Iya saja Daf." jawabku.

"Iya sudah kamu tidur gih, sudah malam! capek juga kan takut sakit kalau tidur malam-malam." jawabnya.

"Lu kemasukan setan apa Daf?" tanyaku tak habis pikir.

"Segini perhatiannya, kalau kamu sakit nanti yang nyakitin aku siapa?" jawabnya.

"Emang gue pernah buat lu sakit hati Daf?" tanyaku yang terbawa suasana.

"Tidak kok becanda, iya sudah tidur gih!" balasnya.

"Hmmm... iya sudah gue tidur duluan iya." jawabku.

"Iya sayang, mimpi indah ya mmmuuuaaaccchhh." balasnya.

"Benar-benar tuh anak, becandanya kelewatan." batinku dan langsung meletakan handponeku tanpa ada niatan membalas pesannya lagi.

...****************...

1
June
semangat terus kak
jangan lupa mampir di karyaku juga ya
Bryan Sbasthiant Pernandez
bacanya pusing
minding baca komik bobo
Jhie Abhy
ini tentang dafa ataw tentang nina... bikin pusing.. 🙈
Puan Harahap
mampir nih 10 like ya thor
Puan Harahap
salken thor, pria idola, mampir ya
Bahrudin Udin
anak rajin dan sholeha
Keii68
like buat cerita kakak, semangat selalu ya.

salam dari Barryneald :))
xiaoyu
yuuuhuuu aku mampir yak,, semangat buat karya karya baru lgi thorr 😘
Valerie Grachia
Hallo Kak salam kenal, mampir juga yuk ke novelku "Mengejar Cinta Rangga" siapa tahu suka, makasih
#Izin Thor
kh!@#g fu sh3=g
60 like hadir, semangat thor. salken"jangan panggil aku monster"
Agus Irawan
Yah kok End
HIATUS
Hai thor 👐
salam kenal 🤗
semangat berkarya 💖
jika ada waktu jgn lupa feedback ke karyaku "love in silence" dak tinggal kan jejak like dan comment mu sbg bentuk dukungan karayku 😘
Agus Irawan
Season 2 nya gak ada yah
Agus Irawan
kenapa belum Up
Dea Amira 🍁
ada nma ku tini 🤣🤣🤣smngt trus thor...
Dea Amira 🍁
aq mmpir thor...
Dream Sky
"Sayap Pelindungmu" Telah mampir nih! Dan memberi Like and Komen. Selalu semangat ya kakak! Dan di tunggu FeedBack kakak. Ayo kita sebagai penulis, saling support 😊.
Terima-kasih banyak.
Titin
semangat thor
Titin
like thor
Radin Zakiyah Musbich
aq hadir kembali 🥯🥯🥯

jgn lupa mampir juga di novelku dg judul "My Annoying wife" 🍇🍇🍇

kisah cewe bar bar yang jatuh cinta sama cowo polos ☘️☘️☘️

tinggalkan like and comment ya 🥭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!