NovelToon NovelToon
Nenekku Pahlawanku

Nenekku Pahlawanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:508
Nilai: 5
Nama Author: Mirage Ink

Shen Yu dikenal sebagai tuan muda paling bermasalah di Kota Qinghe. Ia gemar menghamburkan uang, membuat keributan, dan menghabiskan waktunya di rumah hiburan. Anehnya, setiap kali ia membuat masalah, sang nenek selalu berada di belakangnya.

Nyonya Lin bukanlah wanita tua biasa. Ia adalah legenda dunia persilatan, pendiri Aliansi Seratus Perguruan, dan sosok yang pernah menjaga kedamaian Dunia.

Namun ketika bayang-bayang perang kembali muncul dan musuh-musuh lama mulai bergerak, Shen Yu harus menghadapi kenyataan bahwa perlindungan neneknya tidak akan ada selamanya. Demi menjaga warisan orang yang paling ia cintai, ia perlahan berubah dari seorang tuan muda manja menjadi pendekar yang akan menentukan masa depan Kekaisaran dan dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mirage Ink, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Kereta kekaisaran melaju meninggalkan Kota Qinghe.

Sepanjang perjalanan...

Wei Gong sama sekali tidak mengajak Shen Yu berbicara. Sesekali ia hanya melirik pemuda itu dengan tatapan dingin. Sedangkan Shen Yu bersandar santai sambil memainkan kipas lipatnya.

"Apa perjalanan ke istana masih lama?"

Wei Gong menjawab singkat.

"Kalau bosan, tidur saja."

Wei Gong mendengus.

"Hmph."

...

Menjelang siang...

Tembok raksasa Istana Kekaisaran Long mulai terlihat. Naga-naga batu berdiri di sepanjang gerbang. Puluhan penjaga memberi hormat ketika melihat kereta kekaisaran.

"Salam untuk Kasim Wei!"

Wei Gong mengangkat dagunya dengan bangga. Kereta terus melaju hingga berhenti tepat di depan Aula Naga. Pintu aula perlahan terbuka. Para menteri berdiri di kiri dan kanan.

Di ujung aula...

Seorang wanita mengenakan jubah naga emas duduk di atas singgasana.

Rambut hitamnya terurai panjang. Wajahnya begitu cantik hingga aula seakan menjadi lebih terang.

Tatapannya tenang. Namun memancarkan wibawa seorang penguasa. Begitu melihatnya...

Langkah Shen Yu berhenti sejenak.

"..."

Untuk pertama kalinya...

Ia benar-benar terdiam.Di dalam tubuh wanita itu...

Ia merasakan energi spiritual yang sangat murni. Bahkan jauh melampaui Mu Xueyi.

Shen Yu bergumam dalam hati.

"Tubuh suci..."

"Jadi benar-benar ada..."

Long Zhenyi juga memperhatikan Shen Yu.

Pemuda itu sama sekali tidak tampak gugup.

Berbeda dengan kebanyakan orang yang datang menghadapnya.

Wei Gong segera melangkah maju.

"Yang Mulia."

"Hamba telah membawa orang yang memiliki aura itu."

Long Zhenyi mengangguk.

"Bagus."

Namun...

Wei Gong kembali berbicara.

"Hanya saja..."

"Orang ini sangat kasar."

"Di perjalanan ia beberapa kali bersikap tidak sopan kepada hamba."

"Sesampainya di istana pun ia tidak segera memberi hormat."

Beberapa menteri langsung memandang Shen Yu dengan tidak senang.

Wei Gong melanjutkan.

"Hamba khawatir kekuatannya membuatnya menjadi sombong."

Shen Yu menggenggam kedua tangannya memberi hormat.

"Shen Yu memberi salam kepada Yang Mulia."

Long Zhenyi mengangguk pelan.

"Bangun."

Tatapannya terus memperhatikan Shen Yu.

Pria muda di depannya jauh berbeda dari bayangannya. Dia sama sekali tidak terlihat gugup berada di dalam aula kekaisaran.

Belum sempat Long Zhenyi berbicara...

Wei Gong melangkah maju.

"Yang Mulia. Hamba merasa Yang Mulia terlalu memandang tinggi pemuda ini."

Seluruh aula langsung menjadi hening.

Wei Gong melirik Shen Yu dengan senyum sinis.

"Di depan utusan kekaisaran saja dia bahkan tidak tahu tata krama."

Beberapa pejabat mulai saling berbisik.

Wei Gong kembali melanjutkan.

"Hamba khawatir aura yang dilaporkan hanyalah kebetulan. Mungkin dia memperoleh harta langit atau warisan seorang senior bukan kekuatan miliknya sendiri."

Shen Yu tetap berdiri tenang.

Ia bahkan tidak membantah.

Long Zhenyi memperhatikan reaksinya.

"Wei Gong."

"Sudah selesai?"

Wei Gong memberi hormat.

"Hamba hanya mengatakan yang sebenarnya."

Long Zhenyi kemudian menoleh kepada Shen Yu.

"Lalu bagaimana menurutmu?"

Shen Yu tersenyum tipis.

"Hormat Yang mulia sebenarnya hamba tidak terlalu peduli dengan apa yang dia katakan, tapi..."

Ia memandang Wei Gong dari atas sampai bawah.

"Aku justru penasaran dengan satu hal."

Wei Gong menyipitkan mata.

"Penasaran apa?"

Shen Yu berjalan perlahan mendekatinya.

Tatapannya tetap tenang.

"Kau benar-benar seorang kasim?"

Begitu kalimat itu keluar...

Seluruh aula langsung sunyi.

Wei Gong tertawa dingin.

"Tentu saja. Semua orang di istana mengetahui hal itu."

Shen Yu menggeleng pelan.

"Kalau begitu kenapa aku masih merasakan Yang milik pria masih ada di tubuhmu?"

Wajah Wei Gong langsung berubah.

"Kau... jangan bicara sembarangan!"

Shen Yu tersenyum.

"Sembarangan??. Kalau memang kau benar-benar kasim kenapa wajahmu langsung pucat?"

Kini para pejabat mulai saling berpandangan. Bahkan Long Zhenyi perlahan menyipitkan matanya. Suasana aula berubah tegang. Rahasia terbesar Wei Gong mulai berada di ambang terbongkar.

Wei Gong langsung tertawa keras.

"Hahaha! Dasar bocah gila! Hanya karena memiliki sedikit kemampuan, kau berani memfitnah utusan kekaisaran?"

Ia menoleh ke arah Long Zhenyi lalu memberi hormat.

"Yang Mulia. Orang ini telah menghina kehormatan istana."

"Hamba mohon izin untuk memberi pelajaran kepadanya."

Long Zhenyi tidak langsung menjawab. Tatapannya tetap tertuju kepada Shen Yu.

"Shen Yu. Kau berani mengucapkan tuduhan seperti itu. Tentu kau memiliki alasan."

Shen Yu mengangguk tenang.

"Hamba tidak pernah berbicara tanpa bukti."

Ia melangkah beberapa langkah mendekati Wei Gong.

"Tubuh manusia menyimpan aliran yin dan yang. Seorang kasim sejati akan kehilangan sebagian besar energi Yang dalam tubuhnya. Namun..."

Shen Yu menatap lurus ke arah Wei Gong.

"Energi Yang milikmu justru jauh lebih kuat daripada kebanyakan pria. Mustahil kau seorang kasim."

Begitu kalimat itu selesai...

Seluruh aula kembali sunyi. Para menteri mulai memandang Wei Gong dengan tatapan aneh. Wei Gong menggertakkan gigi.

"Omong kosong! Apa kau pikir semua orang akan percaya omonganmu?"

Shen Yu mengangkat bahu.

"Kalau tidak percaya silakan periksa sendiri."

Wei Gong langsung panik.

"Kurang ajar!"

Boom!!

Aura spiritualnya meledak. Tubuhnya berubah menjadi bayangan lalu menerjang Shen Yu.

"Tidak ada seorang pun boleh menghina diriku!"

Kecepatannya membuat beberapa menteri terkejut.

"Begitu cepat!"

Namun...

Shen Yu bahkan tidak menghindar.

Ia hanya mengangkat satu jari.

Tap.

Jari itu tepat mengenai dahi Wei Gong.

Boom!!

Wei Gong terpental puluhan meter sebelum menghantam salah satu pilar aula. Darah menyembur dari mulutnya. Seluruh aula langsung terdiam.

"Bagaimana mungkin? Kasim Wei kalah hanya dengan satu jari?"

Wei Gong berusaha berdiri. Wajahnya dipenuhi rasa malu dan marah.

"Aku akan membunuhmu!"

Ia hendak menyerang lagi. Namun Shen Yu sudah berada tepat di depannya.

"Aku sudah memberimu kesempatan. Tapi kau memilih menyerang."

Shen Yu mengangkat telapak tangannya. Energi spiritual keemasan memenuhi seluruh Aula Naga.

Tidak hanya kuat...

Namun sangat murni.

Begitu energi itu muncul...

Long Zhenyi yang sejak tadi duduk tenang tiba-tiba berdiri dari singgasananya.

Matanya membelalak.

"Ini..."

Long Zhenyi menatap energi di tangan Shen Yu tanpa berkedip.

Di dalam hati ia bergumam.

"Energi semurni ini, Bahkan Teknik Naga Suci milik kekaisaran mampu disempurnakan dengan energi seperti ini. Kalau dia membantuku berkultivasi...Kemungkinan menembus Alam Kaisar Surgawi bukan lagi mimpi."

Tatapannya kepada Shen Yu perlahan berubah. Bukan lagi sekadar rasa penasaran. Melainkan penghargaan kepada seorang ahli yang sangat langka. Sementara itu...

Wei Gong masih ingin menyerang. Namun Long Zhenyi akhirnya membuka suara.

"Cukup."

Suaranya menggema memenuhi aula.

Wei Gong langsung membeku.

"Yang... Yang Mulia..."

Tatapannya sedingin es.

"Wei Gong. Berapa lama lagi kau ingin membohongiku?"

Tubuh Wei Gong langsung gemetar.

"Ha... hamba...ampun, Yang Mulia..."

Long Zhenyi menggeleng pelan.

"Kau bertindak seenaknya menyalahgunakan kekuasaan membuat buruk citra kekaisaran Long."

Wei Gong langsung bersujud.

"Hamba salah! Hamba mohon ampun!"

Long Zhenyi menoleh kepada para penjaga.

"Tangkap dia."

Dua belas Pengawal Naga segera mengepung Wei Gong.

Long Zhenyi kemudian berkata dengan nada dingin,

"Karena kau sangat ingin menjadi kasim kalau begitu mulai hari ini jadikan dia kasim sungguhan."

Wajah Wei Gong langsung kehilangan seluruh warna.

"Tidak...! Yang Mulia! Hamba mohon!"

Namun tak seorang pun bergerak menolongnya.

"Setelah itu masukkan dia ke Penjara Naga sampai aku menentukan hukuman berikutnya."

"Baik, Yang Mulia!"

Para penjaga segera menyeret Wei Gong keluar aula.

Jeritan dan permohonannya terus terdengar hingga akhirnya menghilang di balik pintu istana. Suasana Aula Naga kembali hening. Kini seluruh pejabat memandang Shen Yu dengan tatapan penuh hormat.

Sedangkan Long Zhenyi masih menatap pemuda itu cukup lama. Senyum tipis perlahan muncul di wajahnya.

"Shen Yu. Kau benar-benar jauh lebih menarik daripada laporan yang kuterima."

1
anggita
like👍iklan☝, Shen Yu.
Mirage Ink: 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!