NovelToon NovelToon
Gadis Imut Itu Milik Tuan Reyhan

Gadis Imut Itu Milik Tuan Reyhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fuji Lisa

Jessica yang masih umurnya 21 tahun terpaksa menikah karena sebuah perjodohan dengan seorang CEO tampan kaya raya, laki-laki itu bernama Reyhan Dhalvin Wijaya.
Bagaimana jadinya jika di umur 21 tahun Jessica sudah menjadi seorang istri. mampukah ia melewati semua hal yang terjadi dalam hidupnya? Dan rahasia apakah yang Jessica sembunyikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fuji Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Seorang wanita tengah duduk termenung merenungi nasibnya, dia baru saja menjadi istri beberapa jam yang lalu.

Ceklekkk....

Pintu kamar mandi terbuka dan menampakkan seorang pria tampan dengan wajah datarnya keluar dari sana.

"Mandi," ucapnya dingin terdengar seperti perintah.

Wanita yang masih menggunakan gaun pengantin itu pun berjalan memasuki kamar mandi dengan muka masamnya.

Tak lama setelah itu dia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan piyama tidurnya yang bergambar panda.

Dia menaiki kasur dan duduk di samping suaminya yang sedang memainkan handphone.

Dia mengambil Handponenya yang ada di nakas lalu memainkannya.

Tok! Tok! Tok!

Pria itu menoleh ke arah istrinya memberi syarat agar istrinya membukakan pintu.

Tok! Tok! Tok!

"Rey, Jessica," Teriak orang yang mengetuk pintu tersebut.

Jessica pun membukakan pintu dan terpampang lah wajah seorang pria yang menatapnya dengan tatapan kesal.

"Lama banget sih bukain nya. Dipanggil kebawah buat makan malam," Ucap Rio sambil berlalu pergi.

Yap, mereka saat ini sedang kumpul di kediaman rumah Jessica, beberapa jam lalu mereka langsung pulang dari gedung pernikahan mereka tadi. Karena Jessica harus mengemas baju-bajunya yang akan pindah rumah yang telah dibeli oleh suaminya.

Dia kembali masuk kedalam kamarnya dan menghampiri suaminya.

"Om di suruh kebawah katanya, makan malam," Ucap Jessica kepada Reyhan suaminya.

Reyhan menoleh kearahnya sekilas lalu menyimpan handphone nya dan keluar dari kamar dengan tangannya menggandeng tangan Jessica.

Saat sudah di bawah semua mata tertuju kepada mereka berdua.

"Gadeng teross, kaya mau nyebrang jalan aja," Ucap Rio yang langsung mendapatkan cubitan dari sang Bunda.

Reyhan tidak menghiraukan ucapan Abang dari istrinya itu, dia tetap berjalan ke meja makan yang sudah diisi oleh keluarganya dan Jessica.

Dia menarik kursi lalu duduk dan diikuti Jessica yang duduk disampingnya.

Setelah makan mereka semua berbincang-bincang kecuali Reyhan dia hanya akan berbicara jika ditanya saja.

Jessica melihat jam dan ternyata sudah pukul sepuluh, pantas saja dia sudah mengantuk.

"Em... Semuanya Jessica pamit ke kamar dulu ya, udah ngantuk soalnya," Ucap Jessica.

Setelah mendapat anggukan dari semua orang yang ada disana Jessica berjalan menaiki tangga dan masuk ke kamarnya.

Reyhan terus melihat Jessica hingga tubuhnya hilang dibalik pintu kamar, seolah olah dia sedang mengawasi Jessica takut jika Jessica kenapa-napa.

Tak lama setelah itu Reyhan pun menyusul Jessica tanpa pamit ke semua orang yang ada disana membuka mereka menggelengkan kepala melihat tingkah Reyhan.

"Woy! Adek ipar biadab Lo, main pergi-pergi aja, tapi dia kan umurnya lebih tua dari gua, cuman beda dua tahun," Ucap Rio.

Reyhan tetap berjalan seolah olah tidak mendengar teriakan Rio dan itu membuat Rio menggeram kesal.

Saat memasuki kamar dia melihat Jessica yang sudah berbaring dengan mata terpejam.

Dia menaiki kasur dan berbaring disebelah Jessica, dia menghadap ke Jessica yang juga menghadap kearahnya.

Terdengar dengkuran halus dari Jessica yang menandakan bahwa Jessica telah tidur.

Reyhan ikut memejamkan matanya dan menarik Jessica kedalam pelukannya tak lama setelah itu dengkuran halus juga keluar dari mulutnya.

***

Reyhan terbangun saat merasakan sinar matahari masuk ke kamar yang ditempatinya melalui celah-celah gorden, mereka tadi sudah shlat subuh, kemudian karena masih cape mereka melanjutkan lagi tidurnya.

Dia melihat wajah istrinya yang sedang tertidur, setelah mengecup kening istrinya dia melepaskan pelukannya dan berjalan ke kamar mandi.

Saat ia keluar dari kamar mandi, ternyata Jessica sudah bangun dan sedang merapikan tempat tidurnya.

"Morning, om," Ucap Jessica sambil tersenyum menampakkan deretan giginya.

"Hm..." Jawab Reyhan singkat dan dingin.

"Dasar manusia kutub," gumam Jessica sambil mendengus kesal.

Rey menoleh ke arahnya dengan tatapan dinginya yang membuat Jessica langsung ciut.

Jessica langsung lari terbirit-birit ke kamar mandi, sedangkan Reyhan dia berjalan keluar dari kamar.

Saat Jessica keluar dari kamar mandi, ternyata di kamarnya sudah tidak ada manusia kutubnya.

Dia berjalan keluar menuruni tangga dan menuju meja makan, ternyata disana sudah ada keluarganya yang berkumpul Bersiap-siap untuk sarapan termasuk suami dinginya.

Dia menarik kursi dan duduk di samping suaminya, Reyhan menoleh ke arahnya sekilas lalu kembali menghadap depan dengan wajah datarnya.

Setelah sarapan, mereka semua membantu Jessica membereskan barang-barangnya untuk pindah ke rumah yang sudah di beli Reyhan.

***

Saat ini mereka berdua sedang dalam perjalanan menuju rumah yang akan tempatnya.

"Om, masih jauh ya rumahnya?" Tanya Jessica.

Reyhan tidak menjawab dia hanya menoleh sekilas lalu menatap jalanan lagi.

Jessica menghembuskan nafasnya kasar, kalau seperti ini terus dia bisa darah tinggi.

Reyhan merasa heran saat tidak ada pergerakan di sebelahnya, saat dia menoleh ternyata istri kecilnya yang cerewet sedang tertidur.

Reyhan menepikan mobilnya lalu membetulkan kursi Jessica agar lebih nyaman, setelah itu dia mengecup dahi Jessica. Dia pun kembali melajukan mobilnya menuju rumah yang akan mereka berdua tempati.

Saat sudah sampai dia kembali menoleh ke samping dan ternyata istri kecilnya itu masih tertidur dengan pulas. Reyhan mengangkat tubuh mungil istrinya dan membawanya masuk kedalam rumah.

Setelah meletakkan istrinya di kasur, Reyhan langsung mengemaskan barang barang istrinya yang dibawa oleh orang suruhannya.

Jessica terbangun dari tidurnya, dia terlihat bingung karna tidak mengenal ruangan yang ditempatinya sekarang.

Ceklekkk.....

Reyhan keluar dari ruangan yang diduga itu adalah kamar mandi.

"Om, kita dimana?" Tanya Jessica.

"Rumah," Jawabnya tanpa menoleh ke arah Jessica.

"Gede banget nih rumah, udah kaya istana aja. Ini mah bukan lagi rumah, tapi mansion," gumam Jessica dalam hati.

Jessica hanya mengangguk, dia menghampiri kopernya berniat untuk mengemasi barang-barangnya tetapi isinya kosong.

Saat dia membuka walk in closet, disana bajunya sudah tersusun rapi dan barang-barangnya yang lain juga sudah ada disana.

Jessica menghampiri Reyhan yang sedang berada di balkon kamarnya.

"Om, siapa yang beresin barang-barang aku?" Tanya Jessica.

"Pelayan," Jawab Reyhan, dan Jessica mengangguk.

Malamnya pukul 20.10

Saat ini Jessica sedang tiduran sambil memainkan Handponenya, sedangkan suaminya itu sedang berada di ruang kerjanya yang dilantai 2 dan kamar mereka di lantai 3. Jessica membuka aplikasi watshap dan membuka grup para sahabatnya.

Si para halu opa-opa Korèa

Amel

|Gimana Jes, enak gak?

Jessica

|Cape anjir, badan gua pada pegel semua

Anggun

|Widih, bestot kita udah gak perawan lagi guys!

Viola

|Emang Jessica kenapa gak perawan lagi?

Amel

|Ye lu mah Vio, lemot kok diperihara. Maksud Anggun itu si Jessica udah malem pertama sama pak Rey, dodol!

Viola

|Ohh... APA?! JADI LO UDAH GAK PERAWAN JES?!

Jessica

| Apaansih kalian, maksud gua tuh cape karna abis resepsi nikah anjir, otak Lo pada, pada mesum banget sih, gua masih perawan ting-ting lah gebleg

Karena sudah mengantuk Jessica menaruh Handponenya di nakas yang disebelahnya. Ia pun memejamkan matanya. Beberapa detik kemudian gadis itu sudah masuk ke alam mimpinya.

Pukul 22.30

Pintu kamar terbuka dan terpampang lah Reyhan, ia masuk ke dalam kamar mandi setelah keluar dari kamar mandi. Pria itu ikut tidur disamping istri kecilnya, sebelum memejamkan matanya Reyhan mengecup singkat kening istrinya lalu ikut masuk ke alam mimpi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!