NovelToon NovelToon
Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia

Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mafia / Nikah Kontrak
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Mati konyol tersedak bakso akibat mencak-mencak membaca novel dark romance, Ceisya malah bertransmigrasi ke dalam tubuh figuran malang yang tak dianggap. Di hari pernikahannya, sang mafia kejam—Sylus Blackwood, The Apex Sovereign penguasa Manhattan sekaligus The Crimson King bermata merah di dunia bawah Brooklyn—malah mangkir dan hanya mengirim seekor anjing berjas untuk mewakilinya.

Alih-alih menangis, jiwa mafia asli Ceisya bangkit. Ia mempermalukan keluarga toksiknya, menikahkan anjing utusan Sylus dengan anjing lain, lalu kabur usai menghajar para pengawal dengan keahlian bela dirinya.

Aksi ugal-ugalan itu justru memicu obsesi liar sang raja mafia. Di tengah kerasnya jalanan New York, perburuan maut pun dimulai, mengubah sang penguasa dingin menjadi pecandu abadi di bawah kaki istrinya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sumpah Berdarah dan Hukuman Kepemilikan Mutlak

​Kemegahan aula utama hotel bintang tujuh di jantung Manhattan malam itu mendadak terasa begitu sesak dan menyesakkan dada bagi siapa pun yang hadir. Bukan sekadar resepsi pernikahan biasa, malam ini adalah perhelatan akbar kaum elit global—pertemuan rahasia para taipan bisnis internasional, menteri korup, hingga para petinggi sindikat dunia bawah dari berbagai belahan dunia: mulai dari faksi mafia Italia, kartel narkoba Amerika Latin, hingga para bos besar triad Asia yang menunduk hormat.

​Di tengah ruangan yang dipenuhi oleh para predator berjas rapi itu, berdiri sosok penguasa mutlak yang menyatukan seluruh kegelapan tersebut.

​Sylus Blackwood. The Apex Sovereign sekaligus The Crimson King.

​Pria itu mengenakan setelan jas hitam kelam dengan sulaman benang emas murni, memancarkan aura dominasi mutlak yang membuat ratusan tamu undangan penting dari berbagai negara itu gemetar dalam keheningan total. Di sampingnya, berdiri sang pengantin wanita.

​Ceisya menatap sekeliling dengan sorot mata hijau terang yang menyala tajam, tanpa rasa gentar sedikit pun. Riasan menornya telah sepenuhnya hilang, digantikan oleh wajah asli berpoles makeup elegan berkelas tinggi yang menonjolkan kecantikan porselennya. Gaun pengantin putih megah berhiaskan berlian murni di setiap jahitannya membungkus tubuh rampingnya dengan sempurna, membuatnya tampak seperti seorang ratu kegelapan yang siap duduk di takhta tertinggi dunia hitam.

​Di hadapan para saksi terhormat dari berbagai negara itu, pendeta agung dunia bawah membacakan sumpah pernikahan suci yang bukan sekadar janji sehidup semati, melainkan sumpah darah dan kepemilikan mutlak.

​"Di hadapan para penguasa dunia dan saksi dari seluruh negeri, apakah kau, Sylus Blackwood, mengambil wanita ini sebagai satu-satunya Ratu di singgasanamu, untuk dilindungi, dimiliki, dan tidak akan pernah dilepaskan sampai maut memisahkan?" tanya sang pendeta dengan suara khidmat.

​Manik mata merah menyala bagai delima milik Sylus menatap lurus ke dalam manik mata hijau Ceisya tanpa berkedip sedetik pun. Tanpa ragu, suara bariton yang dalam dan mematikan menggema ke seluruh penjuru aula.

​"Aku mengambilnya. Raga, jiwa, dan seluruh dunia miliknya adalah milikku seorang mutlak," ucap Sylus dingin penuh penekanan.

​Giliran Ceisya menatap pria di hadapannya dengan senyum miring penuh rahasia. Di dalam hatinya, ia tahu persis ini hanyalah bagian dari rencana kontrak satu tahun sebelum ia membawa kabur uang 5 miliar. Namun, di hadapan ratusan petinggi dunia yang menatap kagum, ia mengangkat dagunya tinggi-tinggi. "Ya, aku mengambilnya sebagai suami... untuk sementara waktu," jawab Ceisya penuh percaya diri di dalam hati kecilnya.

​Bugh!

​Sylus tiba-tiba menarik pinggang ramping Ceisya dengan satu sentakan kuat, merapatkan tubuh gadis itu tanpa celah ke dada bidangnya, lalu menyambar bibir Ceisya dalam sebuah ciuman panas, lama, dan sangat menuntut di hadapan seluruh tamu penting internasional. Tepuk tangan riuh bercampur rasa ngeri langsung meledak dari para tamu undangan. Pesan Sylus sangat jelas tanpa perlu diucapkan: Wanita ini adalah harta paling berbahaya miliknya, dan siapa pun yang berani menyentuhnya akan dihancurkan berkeping-keping.

​Usai acara sakral yang melelahkan itu berakhir menjelang tengah malam, konvoi mobil lapis baja membawa mereka kembali ke penthouse pribadi Sylus di puncak menara Manhattan.

​Begitu pintu mahakasatru itu tertutup rapat dan mengunci mereka dari dunia luar, atmosfer di dalam ruangan berubah menjadi sangat panas, pekat, dan berbahaya. Para pengawal telah diperintahkan untuk berjaga jauh di luar lantai.

​Ceisya langsung melepaskan sepatu hak tingginya dengan kasar, mendengus kesal sambil memijat pergelangan kakinya. "Sumpah ya, nikahan macam apa tadi? Tamunya kelihatan kayak sekumpulan psikopat berdasi!" maki Ceisya pelan, lalu melirik tajam ke arah Sylus yang melepas jas formalnya dengan tenang. "Ingat ya, Bos! Sesuai perjanjian kita, status ini cuma—"

​Cengkeram.

​Belum sempat Ceisya menyelesaikan kalimatnya, Sylus bergerak secepat kilat. Pria itu tidak memberikan celah sedikit pun bagi Ceisya untuk melangkah pergi menuju kamar ganti. Tangan besarnya menyambar pinggang ramping Ceisya, mengangkat tubuh gadis itu dengan mudah, lalu memojokkannya langsung ke dinding kaca raksasa penthouse yang menampilkan pemandangan gemerlap lampu kota New York dari ketinggian.

​Ceisya terkesiap. Kedua tangannya secara refleks menahan dada bidang Sylus. Manik mata hijau terangnya membelalak tajam saat melihat sorot mata merah menyala milik sang raja mafia berbinar kelam, memancarkan hasrat buas yang sudah tertahan sejak sore tadi.

​"Kontrak?" suara serak Sylus mengalun rendah, bergetar di dekat telinga Ceisya, membakar setiap ujung saraf di kulit gadis itu. "Kau masih berani berbicara tentang kontrak bodoh itu setelah semua mata di dunia melihat kita disatukan di altar suci, Ratu kecilku?"

​"Lepasin, Sylus! Jangan bikin gue emosi ya!" ancam Ceisya tajam, mencoba melayangkan lututnya untuk menyerang. Namun, Sylus jauh lebih berpengalaman. Dengan satu gerakan tangan kirinya, Sylus mengunci kedua kaki Ceisya di antara pinggulnya, membuat gadis itu tidak bisa bergerak sama sekali.

​"Kau pikir aku membiarkanmu lolos setelah aksi balap liar dan rencana pelarian konyol yang kau susun di kepala pintarmu itu, hım?" bisik Sylus kejam, manik mata merahnya menatap bibir Ceisya yang sedikit terbuka karena napas memburu. "Mulai malam ini, di dalam ruangan ini, di atas ranjangku... aku akan menghapuskan seluruh pikiran lancang tentang 'pensiun dini' atau 'kabur membawa uang' dari kepala kecilmu."

​Tangan besar Sylus merayap turun, mencengkeram rahang Ceisya lembut namun mutlak untuk memaksa gadis itu mendongak menatapnya. Sentuhan itu panas, mengirimkan sengatan listrik yang membuat jantung Ceisya berdegup dua kali lebih cepat—bukan karena takut, melainkan karena gelombang chemistry dan ketegangan intim yang begitu pekat di antara mereka.

​"Lu gila..." desis Ceisya lemah, manik matanya bergetar hebat saat bibir Sylus mulai menepis jarak, mencium sudut bibirnya perlahan sebelum turun menghujami leher jenjangnya dengan ciuman basah yang menuntut.

​"Ya, aku gila karena kau, Ceisya," jawab Sylus serak di antara ciuman panas di kulit lehernya.

​Ciuman itu berubah menjadi semakin beringas dan menuntut. Sylus melumat bibir Ceisya tanpa ampun, menyedot seluruh perlawanan gadis itu dalam pusaran gairah yang membakar hangus akal sehat. Gaun pengantin putih megah yang mereka kenakan seolah menjadi saksi bisu bagaimana sang Crimson King menaklukkan ratunya secara mutlak.

​Dengan sentuhan tangan yang mahir dan penuh penguasaan, Sylus merobek pelan tali gaun di bahu Ceisya, membiarkan kulit putih porselen gadis itu terekspos sepenuhnya di bawah temaram lampu malam Manhattan. Ceisya mendesah tertahan, cengkeraman jarinya di bahu jas Sylus mencengkeram erat kemeja pria itu saat sensasi panas mendesak ke seluruh aliran darahnya.

​"Malam ini..." bisik Sylus tepat di bibir Ceisya yang bengkak karena ciumannya, manik mata merah menyala miliknya menatap lurus penuh kepemilikan mutlak. "...aku akan menanamkan jejakku di setiap jengkal tubuhmu, membuatmu tahu, merasa, dan sadar seutuhnya bahwa kau adalah istri sah Sylus Blackwood, jiwa dan ragamu sepenuhnya adalah milikku selamanya."

Ceisya mendesis tertahan, manik mata hijau terangnya menyorotkan kilat pemberontakan terakhir. "Lu... lu gak bisa ngekang gue gitu aja, Sylus! Perjanjian kita—"

"Perjanjian itu sudah mati dan kubakar bersama abu masa lalu, Ratu kecilku," potong Sylus dingin, suaranya berubah serak dan penuh tekanan dominasi yang mutlak.

Tanpa memberikan celah bagi Ceisya untuk melarikan diri atau membalas ucapannya, Sylus mengangkat tubuh ramping gadis itu dalam satu sentakan mudah, membawanya ke ranjang king-size berbalut seprai hitam sutra di tengah ruangan.

Sentuhan tangan besar Sylus begitu panas, menelusuri garis pinggang hingga merobek sisa kain gaun pengantin putih megah itu tanpa ampun, membiarkan gaun mewah tersebut meluncur jatuh ke lantai. Di bawah temaram lampu kota New York yang menembus dinding kaca raksasa, tubuh porselen Ceisya terekspos sempurna. Kulit halusnya bergetar hebat, bukan karena udara dingin, melainkan karena sengatan tatapan lapar dan haus darah dari sang raja mafia.

"Sylus... akh!" erang Ceisya tertahan saat bibir panas pria itu langsung menelusuri leher jenjangnya, menghujami kulit sensitifnya dengan ciuman basah dan gigitan-gigitan kecil penuh tanda kepemilikan.

Sylus tidak sedang memohon; ia sedang menuntut. Setiap sentuhan jari-jarinya di atas kulit Ceisya terasa seperti stempel panas yang membakar harga diri sang mantan pemimpin mafia. Ceisya mencoba mendorong dada bidang pria itu, namun kekuatannya kalah telak di bawah kungkungan tubuh atletis yang mendominasi sepenuhnya.

"Rasakan aku, Sayang," bisik Sylus serak di dekat telinganya, manik mata merahnya menatap tajam manik mata hijau gadis itu yang mulai berkabut oleh kepulan gairah. "Hapuskan semua pikiran bodoh tentang pelarian dari kepala indahnya ini. Kau adalah ratuku, dan malam ini, aku akan membuat ragamu mencatat namaku di setiap tarikan napasmu."

Dalam satu gerakan yang tegas, terarah, dan tidak menyisakan ruang penolakan, Sylus menyatukan diri mereka sepenuhnya.

Ceisya terkesiap hebat, punggungnya melengkung ke atas dengan napas yang terputus-putus. Sensasi penuh, panas, dan menguasai itu menghantam saraf-sarafnya seketika, membuat pertahanan mentalnya runtuh berkeping-keping. Sentuhan Sylus begitu mendalam dan beringas, seolah pria itu ingin mengubur seluruh dunia luar dan hanya menyisakan mereka berdua di dalam pusaran api yang sama.

Diiringi oleh desah napas yang berat, rintihan protes yang perlahan berubah menjadi erangan pasrah, serta pelukan erat yang mencengkeram bahu kokoh Sylus, malam pengantin itu menjadi saksi bisu penyerahan mutlak. Sylus menanamkan benih kepemilikannya berkali-kali tanpa kenal lelah, menghapus sisa-sisa perlawanan Ceisya, dan mengubah wanita itu menjadi candu paling abadi yang sepenuhnya tunduk di bawah takhta The Crimson King.

1
Nycthophile
👣👣
CaH KangKung,
mantap
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
CaH KangKung,
👣👣....🌹🌹
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah hadir kembali baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Retno Palupi
lanjut
namice: 😍, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Andrea
sok jual mahal Ceisya padahal hati berbunga2🤭
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Fahreziy
👣👣👣
namice: terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Andrea
😂😂😂
namice: 😘😘😘😍, terimakasih banyak ya kak sudah datang baca novel ku lagi, love you sehektar untukmu kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Bela Viona
toxic thor..😁
namice: 😁😁, iya salah ya kak😁😁, terimakasih banyak ya kak Infonya dan sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Cty Badria
ngak cocok tuk visual cowokny hrs berbadan tinggi besar berotot
Andrea: kayak mafia meksiko gtu ya😁😁
total 1 replies
Retno Palupi
lanjut
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku aku akan update setiap pagi kak dan setiap hari aku usahakan doubel up😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Wahyuningsih
yaaah thor ketangkapnya kok cpt amat gk serulah thor, thor buat gk gamoang sylus mndptkn cesya enak aja suapa suruh memprmalukan cesya gk banget thor
namice: 😁😁, emang sengaja kak yang ini karena kedepannya ujian mereka banyak kak, jadi permintaan seseorang pembaca ingin pasangan bucin, prianya bucin kak.. jadi mau gak mau ceisya dan Sylus menikah dulu dan Sylus mendapatkan ceisya😁
total 1 replies
°RhaiKen™
hiii...ikutan merinding disko kak 🤭🤭
namice: 🤣😁😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
horeeee👏👏👏👏👏karya baru lgi...💞💞💞
namice: 😍😍😘😘😘, love you sehektr untukmu kak 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 8 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
penasaran Thor buruan di selesaikan agar aku bisa membacanya
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!