NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Kaya Raya

Menikahi Duda Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dinzy Aurora, gadis berusia 21tahun yang hidup sebatang kara di Ibukota, mengadukan nasibnya berharap memiliki kehidupan yang layak. Saat ini Dinzy baru saja lulus dari kampus terbaik di kota tersebut, mendapatkan gelar cumlaude bukan berarti Dinzy bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Setalah 2 bulan menerima Ijazahnya, Dinzy belum juga mendapat panggilan wawancara kerja. Dan selama 2 bulan tersebut sambil tetap mencari pekerjaan baru, Dinzy masih bekerja di sebuah coffee shop. Selama Dinzy tinggal di Ibukota, Dinzy memang melakukan pekerjaan paruh waktu untuk menyambung hidupnya, meskipun Dinzy mendapatan beasiswa dan juga biaya hidup, namun itu tidak menghalangi Dinzy untuk tetap bekerja. Dinzy tumbuh di sebuah panti asuhan di pesisir Ibukota. Ia tidak mengenal siapa Ayah dan Ibunya. Meskipun ia sangat penasaran, tapi pihak panti juga tidak bisa membantu Dinzy karena saat itu, Ibunya Dinzy hanya menyerahkan Dinzy begitu saja dan meninggalkan Dinzy di panti asuhan tersebut. Hanya nama yang Dinzy terima dari Ibunya, nama pemberian dari sang Ibu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6

Hari ini keberangkatan kloter pertama untuk pergi outing ke daerah pegunungan. Dimana mereka harus menempuh 3 jam perjalanan untuk sampai di daerah tersebut.

 

Dinzy dan Siska duduk bersebelahan, setelah hari itu Dinzy dan Siska menjadi lebih dekat satu sama lain. Dinzy juga menyimpan rahasia Siska dengan baik.  

 

"Dinzy,kamu harus cari pacar deh" ucap Siska

 

"Pacar Mbak?" ulang Dinzy

 

"Iya. Jadi setelah bekerja, setidaknya ada seseorang yang bisa kamu jadikan tempat untuk bermanja melepas semua penat"

"Iya Mbak, mungkin nanti"

"Aku kenalin seseorang ya, berteman aja dulu. Kalau cocok bisa lanjut, kalau gak cocok kalian bisa tetap berteman"

"Mbak Siska serius?"

"Iya... Hahaha"

 

Dinzy mengernyitkan dahinya, dia tidak keberatan dengan tawaran Siska karena ia pikir tidak ada salahnya membuka hati lagi.

 

Bus yg mereka tumpangi sudah berhenti di sebuah parkiran yg luas, suara burung bersahutan terdengar sangat nyaring.

 

Semua staff berdiri dan mulai turun dari bus, lalu mengambil barang-barang mereka. Ketua panitia mulai membagikan kunci kamar mereka, dan satu kamar diisi oleh dua staff.

 

Seperti biasa, Dinzy dan Siska memilih untuk tetap bersama. Hingga membuat beberapa staff lain heran. Karena Siska selama ini tergolong sulit untuk dekat dengan orang lain. Namun dengan Dinzy, Siska bisa begitu akrab seperti teman lama.

 

"Akhirnya sampai kita, pinggangku sakit banget" keluh Siska

 

"Iya Mbak, lumayan capek ya. Mbak Siska mau dibantu disiapin air hangat buat mandi? Biar segar badannya" tawar Dinzy

 

"Dinzy, kamu itu bukan pembantu aku. Aku bisa lakuin sendiri, kamu mandi dulu aja ya. Aku mau telfon pacarku"

"Oke Mbak Siska"

 

Dinzy masuk ke kamar mandi dengan membawa peralatan mandinya, sementara Siska mulai mengirim pesan kepada pacarnya dan menanyakan keberadaannya.

 

1 mwnit, 2 menit hingga 15 menit sampai Dinzy selesai mandi, Siska belum juga mendapat jawaban dari pesan yang ia kirimkan.

 

Siska mulai terlihat kesal, hingga akhirnya dia endengar notifikasi dari ponselnya.

 

"Aku masih di sama istriku. Aku segera transfer ok"

 

Tidak ada panggilan sayang atau apapun, hanya sepotong kalimat penjelasan jika saat ini dia tidak bisa menghubungi Siska.

 

Tidak lama dari balasan pesan tersebut, Siska menerima transaksi dari kekasihnya tersebut. Senyum Siska mengembang.

 

Dinzy yang dari tadi memperhatikan Siska hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Karena Dinzy berpikir, suasana hati Siska sangat mudah sekali berubah, meskipun Dinzy tidak tahu apa yang mmebuat Siska kesaldan bahagia dalam satu waktu.

 

"Aku mandi dulu ya Dinzy, setelah ini kita keluar untuk jalan-jalan" ucap Siska

 

"Oke Mbak Siska" jawab Dinzy

 

Dinzy menggunakan celana panjang berwarna cream, dan kaos berwarna putih. Dengan rambutnya yg curly mmebuatnya terlihat sangat cantik.

 

Siska yang telah selesai mandi menatap Dinzy dengan bangga, karena Dinzy benar-benar melakukan apa yang Siska ajarkan.

 

"Cantik banget Dinzy" ucap Siska yang begitu antusias melihat Dinzy

 

"Makasih ya Mbak, udah ajarin aku makeup dan buat rambut seperti ini" jawab Dinzy

 

"Sama-sama Dinzy" ucap Siska sambil memeluk Dinzy.

 

Sementara Siska masih bersiap, Dinzy membuka ponselnya lalu membuka laman media sosial milikinya, tidak terkejut hanya saja ada sedikit perasaan kecewa. Karena Dinzy melihat unggahan mantan pacarnya dengan pacar barunya yang tengah melakukan pemotretan untuk pre-wedding mereka.

 

"Selamat untuk kalian, semoga bahagia sampai maut memisahkan" batin Dinzy.

1
falea sezi
jangan percaya🤣 uda sering cek. in dia sis
falea sezi
lanjjtt
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
wah bisa nih foto nya dikirim ke istrinya alvin biar mampus si moza ditangan istrinya alvin 🤭
Wahyuni Abuzar
iihh bisa yaa gitu tanpa babibu main sp aja...🤪
Scd: Iya ihhh kesel kan🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!