NovelToon NovelToon
Anak Rahasia Raja Vampir

Anak Rahasia Raja Vampir

Status: sedang berlangsung
Genre:Vampir / Romansa Fantasi
Popularitas:23.3k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Kanaya Tabitha adalah definisi wanita sempurna. Cantik, pintar, dan mandiri, dia sukses membangun bisnisnya dari nol. Di balik keanggunannya, Kanaya adalah sosok wanita tangguh yang menguasai seni bela diri tingkat tinggi, dan jangan harap ada pria yang bisa mendekatinya dan mengusik hidup tenang nya, hubungan dan cinta tidak ada di dalam daftar hidup nya.

Namun, dunia indahnya runtuh saat sebuah rahasia besar mendadak memutarbalikkan hidupnya. Tubuhnya mengalami perubahan aneh yang tak masuk akal. Bagaimana bisa dia hamil tanpa pernah disentuh pria mana pun?

Kanaya tidak tahu bahwa setiap malam, rahimnya telah diklaim oleh Alexander Giorge, Raja Vampir yang posesif dan berbahaya di balik kegelapan.

"Kamu milik ku, Kanaya. Berlari lah sejauh apa pun, darah daging ku akan selalu membimbingku kembali ke tempat tidurmu. Jika ada pria lain yang berani menyentuhmu, ku pastikan namanya tinggal sejarah."_ Alexander Giorge.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

POSITIP HAMIL

Fanya melihat kepanikan yang luar biasa dari raut wajah Naya, sebagai seorang dokter, dirinya harus tetap tenang dan mengandalkan bukti medis yang akurat daripada sekadar tebakan.

"Oke, tenang, Nay. Testpack itu memang akurat, tapi ada kalanya terjadi false positive karena gangguan hormon atau masalah medis lainnya, biar kita tahu pastinya, kamu sekarang tidur di ranjang periksa. Aku mau USG perut kamu," perintah Fanya dengan nada profesional namun tetap lembut.

Naya hanya mengangguk pasrah, dia berdiri dengan kaki yang terasa lemas, melangkah menuju ranjang periksa yang berada di balik tirai, merebahkan tubuhnya, menatap langit-langit ruangan dengan pikiran yang berkecamuk.

Fanya menyusul, menyiapkan alat USG dan mengoleskan gel dingin di atas perut rata Naya, mambuat Naya sedikit tersentak saat gel dingin itu menyentuh kulitnya, disusul dengan alat pemindai yang mulai digerakkan oleh Fanya di atas perutnya.

"Kita lihat ya, apa yang sebenarnya terjadi di dalam sini," ucap Fanya sambil matanya fokus menatap layar monitor USG yang berada di samping ranjang.

Ruangan itu seketika menjadi sangat hening, hanya terdengar suara detak jarum jam dinding. Fanya menggerakkan alat pemindai itu dengan teliti, mencari letak rahim Naya.

Namun, baru beberapa detik memperhatikan layar, gerakan tangan Fanya mendadak terhenti, matanya membelalak sempurna, menatap tidak percaya pada apa yang terpampang di layar monitor.

Naya yang merasakan perubahan sikap Fanya langsung menoleh dengan cemas.

"Gimana, Fan? Alatnya rusak juga, kan? Rahimku bersih, kan?" tanya Naya, dengan jantung berdegup kencang.

Fanya tidak langsung menjawab, dia menelan ludahnya dengan susah payah, di dalam layar monitor, terlihat sebuah kantung rahim yang sudah terbentuk dengan sangat sempurna.

Tapi yang membuat Fanya sangat syok sebagai seorang dokter adalah adanya kilatan cahaya kemerahan yang sangat tipis dan samar menyelimuti janin kecil di dalam sana, serta detak jantung janin yang terdengar sangat kuat, jauh lebih kuat dari detak jantung janin manusia normal pada usia awal kehamilan.

"N-Nay..." suara Fanya mendadak tercekat di tenggorokan.

"Kenapa, Fan? Ngomong yang jelas, jangan bikin aku jantungan!" seru Naya, air matanya kembali mengalir karena rasa takut yang semakin menjadi-jadi.

Fanya menjauhkan alat pemindai itu dari perut Naya, lalu mengambil tisu untuk membersihkan sisa gel di perut sahabatnya dengan tangan yang sedikit gemetar, menatap Naya dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Kamu beneran hamil, Nay, usianya mungkin baru sekitar dua atau tiga minggu, tapi... perkembangan kantung rahim dan janinnya sangat kuat, bahkan detak jantungnya sudah terdengar sangat jelas," ucap Fanya dengan suara bergetar.

DUARRR

Saat itu juga dunia Naya rasanya benar-benar runtuh, rasa tidak percaya, bingung, dan takut bercampur menjadi satu, membuat dadanya terasa sangat sesak hingga sulit untuk bernapas.

"Nggak mungkin, Fan... gimana bisa aku hamil tanpa pernah melakukannya dengan laki-laki? Ini mustahil!" teriak Naya histeris, mendudukkan dirinya di ranjang periksa sambil mencengkeram sprei dengan erat.

Grep

Fanya segera memeluk Naya, mencoba menenangkan sahabatnya yang mulai kehilangan kendali atas dirinya sendiri

"Aku tahu ini nggak masuk akal, Nay, aku sendiri bingung melihat hasil USG-nya. Ada sesuatu yang aneh dengan janin kamu, strukturnya sangat kuat untuk ukuran awal kehamilan," ucap Fanya, pelan.

Naya menangis tergugu di pelukan Fanya, logikanya yang selalu diagung-agungkan sebagai seorang CEO sukses kini sama sekali tidak berguna menghadapi kenyataan gila ini.

Di tengah tangisnya, ingatan Naya tiba-tiba kembali pada dua titik merah di lehernya dan sosok pria bernama Alexander yang selalu mendatangi mimpinya.

"Apakah mimpi itu... bukan sekadar mimpi? batin Naya dengan sekujur tubuh yang mendadak merinding ketakutan.

Fanya memeluk erat tubuh Naya yang masih gemetar hebat di atas ranjang periksa.

Suara tangis Naya memenuhi seisi ruangan USG yang sunyi itu. Fanya bisa merasakan betapa hancur nya sang sahabat.

"Aku nggak bohong, Fan... Aku nggak pernah ngelakuin itu sama siapa pun... Demi Tuhan, demi almarhumah kedua orang aku, Fan..." ratih Naya dengan suara yang terputus-putus, napasnya memburu akibat rasa syok yang teramat sangat.

Fanya mengusap punggung Naya dengan gerakan lembut, mencoba menyalurkan ketenangan yang ia sendiri sebenarnya sulit untuk pertahankan.

"Iya, Nay, aku tahu, aku percaya sama kamu. Tenang dulu, ya? Tarik napas pelan-pelan," bisik Fanya hangat tepat di dekat telinga Naya.

Naya mencoba mengikuti instruksi Fanya, namun dadanya tetap terasa sesak, dia melepaskan pelukannya perlahan, lalu menatap Fanya dengan mata yang sudah sembap dan merah.

"Tapi gimana caranya aku bisa hamil, Fan?! Kamu kan dokter kandungan, jelasin ke aku! Gimana bisa?!" tuntut Naya dengan nada frustrasi, matanya kembali melirik sekilas ke arah layar monitor yang masih menampilkan gambar hitam-putih itu sebelum akhirnya memalingkan wajah karena tak sanggup melihatnya.

Fanya menghela napas panjang, lalu mengambil beberapa lembar tisu dan mengusap air mata yang terus mengalir di pipi mulus Naya, duduk di tepi ranjang, memegang kedua tangan Naya yang terasa sedingin es.

"Nay... ini jelas nggak masuk akal, kehamilan itu cuma bisa terjadi kalau ada pertemuan antara sel telur dan sperma, tapi aku tahu betul siapa kamu, kamu nggak mungkin bohong atau menyembunyikan hal sebesar ini dari aku," ucap Fanya dengan tatapan mata yang tulus, tanpa ada sedikit pun kilat penghakiman di sana.

Naya menunduk, menatap jemarinya yang masih bergetar, ego setinggi langit yang selalu dia bawa di depan rekan bisnis dan karyawannya kini menguap tanpa sisa, digantikan oleh rasa takut yang begitu mencekam.

"Aku takut, Fan...aku ngerasa kayak udah gila. Tiap malam... tiap malam aku selalu mimpi ada cowok yang datang ke kamar aku, dia panggil dirinya Alexander, sentuhannya, suaranya... semuanya kerasa nyata banget sampai badanku pegal-pegal tiap pagi. Dan tadi pagi..." cerita Naya menggantungkan kalimatnya, mendadak ragu.

Fanya mengernyitkan dahi, mendengarkan dengan saksama.

"Tadi pagi kenapa, Nay? Ada apa?" tanya Fanya, menatap sahabatnya.

Naya perlahan menurunkan kerah blusnya di bagian kanan, memperlihatkan dua titik merah kecil yang sempat ia periksa di kantor tadi.

"Tadi pas aku ngaca di ruangan kerja, aku nemu ini di leher aku, ini perih kalau disentuh. Aku pikir cuma digigit serangga, tapi setelah hasil testpack dan USG ini, aku mulai mikir yang nggak-nggak," ucap Naya, pelan.

Fanya mendekatkan wajahnya untuk memeriksa tanda di leher Naya, jarinya yang mengenakan sarung tangan medis menyentuh pinggiran titik merah itu dengan lembut.

Begitu kulit mereka bersentuhan, Fanya merasakan sensasi hangat yang agak janggal, namun dia mencoba mengabaikannya agar tidak ikut berpikiran mistis.

"Ini mirip bekas luka tusuk kecil yang posisinya sejajar, tapi anehnya nggak ada tanda-tanda infeksi atau bengkak kayak gigitan serangga pada umumnya," gumam Fanya heran, lalu dia menjauhkan posisinya dan kembali menatap wajah pucat Naya.

1
muhammad ibnuarfan
aduuhh..bang James ni...cari kesempatan dalam kesempitan...bilang aja pengen cium...pakek banyak alasan...🤭🤭
Yue Li MZy
cerita ini apa hubungannya dgn Aurora Thor??,apa Alexander George termasuk saudara jauh Aurora??
Azura75
Ayo James. jgn ksh kendor..! kl perlu ada debay susulan. 😆
Rai Gojess
c assistan Raja Vampir ini, bakalan ada baby baru kalau begini Thor..🤣🤣
Nao_Hangesti 🍀
mantap bgt ka👍👍
Ayu Oktaviana
haduh james maen sosor aj ni ...🤣🤣😁😁
Ayu Oktaviana: awas ntar ketagihan lo🤣🤣😁😁🤭
total 2 replies
miss blue 💙💙💙
heeeyyy main sosor aja kamu mah 🤣🤣🤣
Maria Lina
lanjut thor hehehe
Anbu Hasna
vampir bisa bercermin?
IG : hofi03_skrniii: kakkk😭😭
total 1 replies
Zhang Wuyang (张五阳)
akhirnya datang juga bapak dari anak nya itu 🗿
Zhang Wuyang (张五阳): hah, masak iya sih wah seru nih🗿💃
total 2 replies
miss blue 💙💙💙
yaaahh, ketemu alex nya di tunda ampe besok 🤣🤣
miss blue 💙💙💙
aki aki jatuh cinta, eh karuhun kali ya, soalnya umurnya udah ribuan tahun kan 🤔🤔🤣🤣🤣
miss blue 💙💙💙
dih gak nyadar bapaknya 😒😒🤣🤣🤣
muhammad ibnuarfan
naaahhh...kaaannn...makanya...jangan ngeremehin musuh...katanya dijaga ketat...la itu musuh masih bisa masuk...😤😤😤...pada ngopi kali ya yang jaga...makanya kecolongan...🤭🤭
muhammad ibnuarfan
jangan suka meremehkan musuh Lex...
Eka Haslinda
penjaga bayangannya bobo kah 🤣🤣
Eka Haslinda
sepertinya asisten bapak Raja kecantol manusia juga 🤭🤭
Eka Haslinda
macam Bella hamil anak Edward
Rai Gojess
aiii mana tu penjaga bayangan? penjagaan ketat Konon tapi gak, bisa masuk tu vampir liar, gak ada penjaga...menipu saja kau Raja Vampir, Kanaya hampir celaka dan mati oleh para musuh vampirmu...hukum saja penjaga bayangan yang lalai, tidur dan makan dan minum darah saja kerja penjaga itu, dibodohi saja kau Raja Vampir yang sok sok kan tegas dingin dan sombong...
Maria Lina
yah thor lgi tegang"nya hbs hadeh😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!