NovelToon NovelToon
Hidup Kembali Untuk Menjadi Bibimu

Hidup Kembali Untuk Menjadi Bibimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Nikah Kontrak
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rani Ramadhani

Terbangun di masa lalu, tepat sebelum jerat takdir Daniel menjebaknya, Erica menolak menjadi korban untuk kedua kalinya.

Mengubah alur permainan adalah satu-satunya pilihan. Jika Daniel menggunakan nama besar Megantara untuk menghancurkannya, maka Erica akan menduduki takhta tertinggi di keluarga itu.

Ketika bidak catur mulai digerakkan dan rahasia satu per satu terkelupas, siapakah yang sebenarnya memegang kendali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketegangan di Ballroom Kartika

"Jadi, bagaimana kabar proyek garmen barumu di Jakarta, Daniel? Aku dengar, kamu sedang membutuhkan pasokan kain berkualitas tinggi akhir-akhir ini?"

Pertanyaan retoris yang dilontarkan Erica dengan nada santai tapi terdengar seperti racun dingin itu laksana sebilah pisau yang menyayat langsung harga diri Daniel di depan para koleganya.

Beberapa pengusaha garmen dari asosiasi Jakarta yang kebetulan berdiri tidak jauh dari mereka mulai menoleh, saling melemparkan pandangan rasa penasaran, ingin tahu.

Desas-desus tentang macetnya proyek garmen Daniel dan penyelidikan senyap dari bea cukai pelabuhan memang sudah mulai tercium di kalangan atas, tapi tidak ada dari mereka yang berani membicarakannya secara terang-terangan.

Wajah Daniel Megantara yang tadinya pucat kini berubah menjadi merah padam menahan malu, dan ingin murka. Dia mengepalkan kedua tangannya di dalam saku celana bahan mahalnya.

"Bibi Erica," desis Daniel, sengaja menekankan panggilan 'Bibi' dengan nada sinis untuk menegaskan perbedaan status usia mereka di dalam silsilah klan Megantara.

"Terima kasih atas perhatianmu yang begitu berlebihan. Proyekku berjalan sangat baik. Investor dari Hong Kong bahkan sangat puas dengan komitmen penyediaan bahan baku yang kukelola."

"Oh, benarkah?" Erica menaikkan sebelah alisnya dengan anggun, senyumnya sama sekali tidak pudar.

"Kuharap kepuasan investor Hong Kong itu bisa bertahan lama, Daniel. Terutama setelah mereka menyadari bahwa pasokan kain yang kau janjikan harus tertahan di bawah garis segel militer di pos utara karena masalah administrasi, atau haruskah kusebut sebagai kasus penyelundupan?"

"Erica! Jaga mulutmu!" Bianca Megantara akhirnya kehilangan kesabaran.

Ibu kandung Daniel itu melangkah maju, memosisikan tubuhnya yang berbalut kebaya sutra merah menyala di antara anaknya dan Erica. Sasak sanggul tingginya tampak menegang seiring dengan napasnya yang memburu.

"Kau hanyalah seorang menantu baru yang masuk ke keluarga ini melalui jalur pernikahan yang terburu-buru," ujar Bianca, suaranya bergetar menahan amarah dan berusaha tetap diredam agar tidak menarik perhatian seluruh ballroom.

"Jangan berlagak seolah kau mengerti bagaimana cara kerja Megantara Corp di ibu kota ini. Tempatmu adalah di belakang, bukan mengacaukan gala bisnis resmi seperti ini."

Sebelum Erica sempat merespons, sebuah bayangan tegap dan mengintimidasi bergeser, berdiri kokoh tepat di depan Erica.

Jenderal Eshar Megantara menatap Bianca dengan sepasang matanya yang dingin, sedingin salju abadi. Tekanan aura militer yang biasa dia gunakan untuk mengontrol seluruh batalyon di perbatasan kini ia lepaskan sepenuhnya di sudut ballroom mewah itu.

"Kakak Ipar," suara berat Eshar bergaung rendah, begitu tenang tapi sanggup menghentikan detak jantung siapa pun yang mendengarnya.

"Istriku tidak perlu berada di belakang. Di mana pun aku berdiri, di situlah tempat Erica berdiri sejajar di sampingku. Dan jika kau merasa bicaranya terlalu lancang, kau bisa mendiskusikannya langsung denganku selaku suaminya."

Bianca tersentak mundur satu langkah, nyalinya seketika ciut saat berhadapan langsung dengan tatapan mata sang Jenderal.

Dominasi Eshar yang begitu pekat membuatnya menyadari bahwa pria di depannya ini bukan lagi adik ipar yang bisa dia remehkan seperti beberapa tahun lalu.

Pada saat ketegangan itu mencapai puncaknya, kerumunan tamu di tengah ballroom mendadak terbelah.

Benny Megantara, anggota Megantara Corp, yang sebelumnya menjadi kepala klan Megantara, berjalan mendekat dengan tongkat berkepala naga peraknya.

Wajahnya yang dipenuhi gurat usia tapi tetap memancarkan aura wibawa dan bijaksana, kini tampak mengeras saat melihat perseteruan keluarga di sudut ruangan.

"Eshar. Erica. Kalian akhirnya kembali," ujar Benny, suaranya berat dan sopan.

Matanya yang tajam melirik sekilas ke arah Daniel yang tampak gemetar, lalu beralih ke arah Eshar.

"Aku menerima kiriman dokumenmu dari perbatasan kemarin pagi, Eshar. Tapi kurasa, ini bukan tempat yang tepat untuk membahas urusan internal keluarga."

"Tentu saja tidak, Mas Benny," sahut Eshar dengan senyuman tipis yang misterius di sudut bibirnya.

"Aku hadir di sini malam ini hanya untuk memberikan penghormatan atas undangan gala bisnis tahunanmu. Serta... memastikan bahwa Daniel tidak salah memberikan presentasi di depan para investor barunya."

Eshar memberikan isyarat tangan pendek ke belakang.

Axelo yang sejak tadi bersiaga langsung melangkah maju dengan langkah tegap dan mantap. Dia lalu membuka tas kulit tipis yang dibawanya, kemudian mengeluarkan satu map dokumen berstempel merah bertuliskan 'KODAM JAYA - SANGAT RAHASIA'.

"Tuan Besar," ujar Axelo dengan nada hormat menyodorkan dokumen itu langsung ke hadapan Benny Megantara.

"Ini adalah berkas salinan penyitaan resmi atas dua kapal motor yang membawa tekstil selundupan di perbatasan utara dua minggu lalu. Berkas aslinya sudah ditandatangani oleh Kejaksaan Militer Jakarta sore ini. Kami hanya ingin menyerahkan salinan ini agar pihak manajemen Megantara Corp bisa segera melakukan restrukturisasi jabatan sebelum rilis berita resmi dikeluarkan oleh dinas militer besok pagi."

Mendengar kata 'besok pagi', Daniel merasa dunianya runtuh seketika. Itu artinya, karier bisnisnya di Jakarta hanya memiliki waktu beberapa jam sebelum dihancurkan secara publik oleh pamannya sendiri.

Benny Megantara menerima map tersebut. Tangannya yang memegang tongkat naga tampak bergetar halus saat membaca lembar pertama dokumen yang mencantumkan nama Daniel secara jelas sebagai tersangka utama pendanaan penyelundupan barang ilegal di wilayah militer aktif.

"Daniel," panggil Benny, suaranya terdengar sangat rendah dan berbahaya.

"Ikut aku ke ruang kerja lantai atas sekarang."

"Tapi, Pa..."

"Sekarang!" bentak Benny, membuat beberapa kolega asing di sekitar mereka menoleh kaget.

"Mas Benny, ini pasti ada kesalahpahaman. Eshar sengaja menjebak Daniel," Bianca segera meraih lengan suaminya, mencoba membela anaknya.

"Diam, Bianca!" potong Benny tanpa menoleh.

"Kau juga, ikut aku ke atas!" perintahnya kepada istrinya.

Sebelum berbalik meninggalkan ballroom, Benny Megantara menatap Eshar dan Erica dengan pandangan yang rumit ada rasa amarah, rasa malu, dan pengakuan tak rela atas kemenangan yang di peroleh adik dan iparnya.

"Eshar, kita akan bicara setelah ini selesai."

"Aku akan menunggumu di ruang kompi besok pagi, Mas Benny." jawab Eshar tenang, tidak memberikan kelonggaran sedikit pun bagi sang mantan kepala klan untuk menegosiasikan hukum di bawah meja rumah Menteng.

Saat Benny, Bianca, dan Daniel berjalan dengan langkah terburu-buru dan wajah pucat meninggalkan ballroom melalui pintu belakang, Erica mengembuskan napas perlahan.

Dia langsung menyandarkan tubuhnya dengan rileks pada lengan tegap Eshar yang masih memeluk pinggangnya dengan protektif.

Senyuman menawan itu kembali menghiasi wajah cantik Erica saat dia menatap suaminya.

"Langkah pertama kita di Jakarta berjalan dengan sangat mulus, Jenderal."

Eshar menunduk, menatap wajah manis istrinya dengan binar kehangatan yang tak bisa disembunyikan.

"Ini baru permulaan, Erica. Besok, saat matahari Jakarta terbit, mereka akan menyadari bahwa singa perbatasan tidak pernah datang untuk bernegosiasi, melainkan untuk mengambil alih seluruh kekuasaan yang telah mereka salah gunakan."

1
Siti Sarfiah
bisa " terjadi perang batin🤣🤣
Siti Sarfiah
wah, dh positif, nyonya Megantara, semangat👍💪
Siti Sarfiah
siap" saja nanti erica jadi tantenya kuda nil😄😄
Muft Smoker
satu pengkhianat udh di Brantas ,,
semoga msalaah yg ad bisa selesai satu persatu termasuk kematian viona
Muft Smoker: yx kak ,, dan jgn lupa di amin kan 😁😁
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
apakah ini takdir apa jodoh?
Siti Sarfiah
wahh seru sekali semangat erica 💪 mudahan berhasil , lanjuuuttt
Siti Sarfiah
saya baru masuk baca ceritanya , kasian ceritanya di tikung dan di hianati, semangat dan lanjut lagi bacanya👍💪
Muft Smoker
pengkhianat sudah beranak Pinak eshar ,, tp melihat ketangguhan kalian ,, pasti bisa membabat habis para pengkhianat itu ,, 😁😁😁😁
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 🥰
Elisabeth Ratna Susanti
baca surat auto nyanyi surat cintaku yang pertama, eh....../Facepalm/
Muft Smoker
waah ad yg main2 dg singa perbatasan ,,
sperti ny mereka terlalu meremehkan sang jendral dan istrinya ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
berasa jd reporter dadakan yx kak ,,
😂😂😂😂
Muft Smoker: 👍👍👍👍👍👍😁😁😁😁😁
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
pak jendral cemburu juga ya😄
Muft Smoker
si hilya dan axelo di satukan ,, pasangan yg cocok buat bikin huru hara ,, 😂😂😂 ,,



lanjut kak ,,
Muft Smoker: nah betul kak ,, makin pusing deh si eshar ma erica 🤣🤣🤣
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 👍
Muft Smoker
kalo liat cara viona menyembunyikan sesuatu yg penting ,, berarti viona di masa lalu bukan org biasa yx ,,
Muft Smoker: maksud ny bukan hanya seorang pendiri megantara ,, tp punya sisi yg lain gtu kak ,, soalny keliatan cerdas , hati2 tp punya cara melindungi hal2 penting dg cara gx terduga ,,
total 3 replies
Muft Smoker
msh byk Teka teki dcerita ini ,,
dtggu kelanjutan ny yx kak
Elisabeth Ratna Susanti
sang jenderal memang selalu awur2an auranya 🥰
Muft Smoker
si Benny mau main kucing2an krn tkut ketahuan ,, tp di balas permainan p*nas dua singa perbatasan ,,
syok gx tuh mata2ny ,, 😂😂😂😂
Muft Smoker: nah bnr kak ,, panas dingin gx tuh 😂😂😂
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
makin seru 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!