Ziora Narendra atau kerap dipanggil zior terpaksa menikah dengan anak orang yang bersedia membantunya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya walau berat tapi zior berusaha ikhlas menerimanya.
dan bagaimana jadinya ternyata orang yang akan menikah dengannya adalah Jendra elvrando orang yang sudah mengejarnya selama 2 tahun ini.
daripada penasaran mending langsung baca aja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon choara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ngedate untuk pertama kalinya
"cieee yang mau ngedate sama calon suami"goda Leon
"apaan sih Lo rese banget"ucap zior sambil merapikan rambut putihnya
"hahah salting Lo eh btw zi Lo emang udah bener-bener Nerima Jendra sebagai calon suami Lo"ucap Leon
"belum sih tapi mau bagaimana lagi "
"eh udah dijemput tuh sana keluar kasian cowo Lo nunggu kelamaan"ucap Leon
"yaudah gw pergi dulu kunci aja pintunya gw bawa kunci cadangan"ucap zior
"aman eh sahabat"ucap Leon tersenyum
"pasti ada maunya nih"ucap zior
"tau aja nanti kalau pulang bawain gw martabak di Deket oktomart ya sama es macha heheh"
"iya mana sini uangnya"ucap zior
"pakek duit Lo dulu ya gw belum dikirimin duit sama emak heheh"
"CK kebiasaan yaudah gw pergi dulu "ucap zior
Saat keluar kost zior dapat melihat Jendra yang berdiri disamping mobilnya dan entah kenapa penampilan Jendra malam ini ehemmm terlihat tampan
"eh calon bini makin cantik aja hehe"
"gak usah banyak bacot ayo berangkat"ucap zior
"baik silahkan masuk masa depanku"ucap Jendra
"hmm"
"kita mau kemana nih"
"kok tanya gw kan Lo yang ngajak gimana sih"ucap zior
"gimana kalau kita ke taman kota disana ada yang jual Mia ayam enak banget kamu mau"ucap Jendra
"hmm boleh deh"
Tak lama mereka sampai di taman kota yang suasananya cukup ramai mengingat hari ini malam Minggu banyak pasangan muda mudi bahkan orang tua yang berjalan-jalan menikmati malam Minggu yang sejuk ini
"yuk mau beli sesuatu dulu sebelum ke stan mi ayam"ucap Jendra
"gak langsung aja "ucap Jendra
"eh den Jendra lama gak kesini gimana kabarnya"ucap mamang mie ayam
"baik mang amang sendiri gimana"
"baik eh ini siapa tumben gak sama temen-temen gengnya"
"ini calon istri saya mang kenalin namanya zior"ucap Jendra
"wah lama gak kesini sekalinya kesini lagi udah bawa calon istri "
"hahah ya gitu deh mang oh ya saya pesen mi ayam spesial kamu mau apa "ucap Jendra
"samain aja sama minumnya es jeruk "zior
"mie ayam spesial 2 sama es jeruk 2 jangan lupa gorengan juga mang"ucap Jendra
"siap silahkan duduk dulu amang buatin mie ayam sama minumannya"
"Lo udah sering kesini Sampek akrab banget sama penjualnya"
"iya udah langganan juga dari SMP"ucap Jendra
"oh ya mami nanyain kamu katanya kangen kapan main kerumah"
"gw masih sibuk banyak tugas cafe juga lagi rame banget Salamin aja sama mami Lo"ucap zior
"ok eh mami juga bilang besok kita disuruh fitting dibutik Tante ku kamu bisa"
"bisa tapi siang aja "
"ok jadi makin gak sabar deh aku halalin kamu"ucap Jendra sambil senyum-senyum
"permisi Aden ini pesanan nya selamat menikmati"
"thanks mang"
"ayo cobain dijamin kamu ketagihan"ucap Jendra
Zior mulai menuangkan beberapa sendok sambal namun baru akan menuangkan sendok ke 2 tangannya sudah ditahan oleh Jendra
"jangan banyak-banyak sambalnya ingat kamu punya maag "ucap Jendra
"kok Lo tau gw punya maag"
"apa sih yang gak aku tau semua tentang kamu itu aku tau semua"
"dih Lo jangan bilang selama ini Lo ngutit gw ya"
"bisa dibilang gitu lagian aku udah kejar kamu 2 tahun ya kali aku gak tau apa-apa tentang kamu"
"nyebelin banget Lo dasar penguntit"
"hehe maaf ini demi kamu juga udah gak usah cemberut gih makan dijamin ketagihan"
Zior mulai menguapkan mie ayam itu ke mulutnya
"gimana enak kan"
"enak bumbunya pas kematangan mienya juga ayamnya banyak lagi "ucap zior
"habisin kalau mau nambah bilang aja"ucap Jendra
Setelah selesai mereka mulai keliling Taman kota yang ramai itu
"gak usah ganteng-ganteng kaya mau nyeberang aja malu ih"
"biar gak ilang yang rame ini"
"dipikir gw anak kecil apa"ucap zior kesal
"iya anak kecilnya aku wkwkwk"
"dih udah gw mau beli dimsum "
"yaudah ayok"
"yang tunggu sini dulu"ucap Jendra
"mau kemana jangan tinggalin gw nanti siapa yang bayar ni dimsum"
"gak janji sebentar"ucap Jendra
"mau kemana sih tu bocah"kesal zior
tak lama Jendra datang dengan membawa boneka sapi Ukurab sedang
"boneka dari mana"ucap zior
"beli nih buat kamu aku tau kamu suka sama boneka sapi kan"
"serius buat gw nih"ucap zior matanya berbinar
"iya dong masak bohong "
"thanks Jen "ucap zior tersenyum dan seketika membuat telinga Jendra memerah malu
"udah mau beli apa lagi "
Keduanya berkeliling cukup lama hingga akhirnya tepat pukul 11 malam mereka memutuskan untuk pulang
"pulang yuk ngantuk gw"ucap zior
"bentar yang "Jendra melipir ke stan penjual bucket bunga dari kawat bulu
"mbak beli bucketnya yang paling mahal dan bagus 1 ya"ucap Jendra
"baik ini kak totalnya jadi 450 ribu"
"ini "
"buat apa Lo beli bucket bunga segala"ucap zior
"buat kamu lah kamu kan suka warna biru makanya aku beliin ini gak bakal layu lagi"
"berasa cewe gw dikasih bucket bunga sama boneka "ucap zior tapi jujur dalam hati ia senang apalagi ini semua kesukaan nya
"Gpp dong udah yuk pulang katanya ngantuk "
"hmm"
45 menit berlalu mereka sudah berada di depan kost zior
"sama masuk bersih-bersih terus bobo jangan main hp".
"kaya anak kecil aja pakek segala diingetin"
"gpp dong oh ya besok aku jemput jam 11 siang ya"
"hmmm udah sana pulang hati-hati "
"iya good night calon istri "ucap Jendra
"night to udah sana"
setelah itu zior memutuskan masuk ternyata Leon udah tidur bahkan ngorok
"dihudah tidur ni bocah mending gw masukin kulkas aja ni martabak sama machanya"
Happy reading guys......
Good night everyone