NovelToon NovelToon
Kesayangan Tuan Muda

Kesayangan Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ima susanti

Takdir membawa seorang gadis yang polos harus mengorbankan masa mudanya demi kesembuhan sang nenek.
Tawaran dari majikan tempat ia bekerja sangat menggoda. Dengan berbagi pertimbangan gadis itu menyetujui tawaran majikanya.

"Lahirkan seorang cucu buat saya."
"Cucu, bagaiman caranya nyonya?" tanya gadis yang bernama Laras.
"Meniakh dengan putra saya."
"Tapi tuan muda bukanya sudah punya istri nyonya, harusnya yang melahirkan seirang anak itu istrinya." sanggah Laras.
"Kalau dia mau saya tidak akan menawari kamu."
Laras yang sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan neneknya menandatangi kontrak dari majikanya.
Apakah hidup Lars akan bahagia atau sebaliknya.
Di tunggu komentar dari kk² semua😘😘🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Wajah Dafa hari ini berubah dari biasanya. Bibirnya menyunggingkan senyuman. Asistennya di buat heran dengan perubahan bosnya hari ini. Dafa yang biasanya dingin berubah jadi hangat.

"Nampaknya bapak hari ini lagi bahagia." tebak asistennya Dafa.

"Masa sih, biasa aja kali." sangkal Dafa menyembunyikan senyumannya yang sedari tadi menghiasi bibirnya.

"Beneran pak, saya ga bohong. Bapak sedari tadi senyum - senyum sendiri." ujar asisten Dafa sambil melirik bosnya dari kaca spion depan sekilas dan kembali menatap lurus ke jalanan.

"Mas sih." Dafa masih tak kau mengakui karna gengsi.

"Hmm.... " angguk Asistennya yang tetap fokus pada jalanan meski ngobrol dengan bosnya.

"Apa semua wanita menyukai uang?" tanya Dafa tiba - tiba, kening asistenya mengerinyit saat mendengar pertanyaan aneh bosnya.

"Ga semunya sih, bos. Tapi ada beberapa orang rela yang melakukan sesuatu untuk mendapatkan uang, meski merugikan dirinya sendiri. Contohnya Nyonya Laras mengorbankan dirinya demi uang untuk biaya pengobatan neneknya bukan untuk foya - foya seperti kebanyakan wanita diluar sana." jelas asisten Dafa.

"Kamu menyukai dia?" tuding Dafa dengan tatapan yang sulit di artikan.

"Bukan begitu bos, saya cuma bicara fakta." asisten Dafa merasa serba salah di jawab salah ga di jawab ia juga salah. Nampak lelaki itu menarik nafas dan menghembuskanya kembali untuk menghilangkan rasa kesal pada bosnya itu. Ia harus punya segudang sabar menghadapi bos seperti Dafa.

"Ga usah bahas wanita itu di depan saya. " tegas Dafa berubah bersikap dingin dan datar.

"Baik bos. " asisten Dafa tak lagi bersuara, diam adalah cara terbaik untuk meredam amarah bosnya. Tak lama mereka sampai di kantor, berdua mereka berjalan beriringan menuju ruang kantor Dafa.

Saat Panca memasuki ruang kerjanya, ia melihat Mila istrinya sudah duduk cantik menunggunya. Asisten Dafa memutuskan untuk tidak masuk karna ada ìstri bosnya di dalam. Mungkin mereka butuh waktu berdua dan ia tak mau jadi penganggu.

"Loh, kamu sudah di sini pagi - pagi sekali?" tanya Dafa nampak tidak suka dengan kehadiran Mila di kantornya.

"Mas aku kangen? Kamu tak merindukan aku?" Mila bangun dari duduknya dan langsung memeluk suaminya dan menciumnya, Dafa cuma diam tanpa berniat membalas perlakuan istrinya.

"Ko telat sih, mas? Apa mas sudah tergoda dengan layanan istri baru dan mulai melupakan aku?" tanya Mila di buat sesedih mungkin agar mendapat simpatik suaminya.

"Mila jangan ribut pagi - pagi gini deh, aku itu cuma menjalankan apa yang tertulis diperjanjikan. Makin cepat makin bagus." Dafa menghempaskan p****tnya di kursi kebesaranya.

"Semalam berapa ronde kalian mainya?" tanya Mila vulgar membuat wajah Dafa mengencang menahan emosi.

"Sebaiknya kamu keluar dari sini." usir Dafa ketus.

"Mas kok sudah berani mengusir aku mas sih. Apakah kamu tidak lagi mencintai aku?" tanya Mila sambil menciumi suaminya berharap Dafa tergoda tapi berakhir kecewa.

"Sudahlah, ga usah lebay gitu Mil. Kamu pulang dulu, aku ada meeting sebentar lagi." kembali Dafa mengusir Mila dengan tatapan dingin membuat siapa saja akan bergidik ngeri melihatnya termasuk Mila.

"Cih, Kamu berubah mas. Baru juga beberapa hari menikahi babu itu kamu sudah melupakan aku, aku benci kamu mas." Mila mengambil tasnya dan keluar dari ruang kerja Dafa dengan wajah masam. Timbul rasa iri dan benci pada Lidia. Wanita itu sudah merebut perhatian suaminya.

Dafa menarik nafas kasar beberapa kali dan menghembuskanya. Ternyata punya istri lebih dari satu itu susah. Ia memang sangat mencintai Mila tapi kini hatinya juga sudah mulai menyimpan sedikit rasa pada istri barunya. Perlakuan manis yang tak pernah ia dapat dari Mila membuatnya merasa hangat dan bahagia menjadi seorang suami.

Karna waktu meeting yang sudah dekat, Dafa melupakan masalah dengan istrinya. Dafa bersama asistennya berjalan menuju ruang meeting yang berada di lantai yang berbeda.

Aura seorang Dafa membuat semua bawahannya merasa hormat dan takut. Mereka tidak berani membantah apa yang sudah menjadi keputusan Dafa.

...****************...

Assalamualaikum kk, baru sampai bab segini. Moga thor bersemangat melanjutkan bab - bab berikutnya. Di tunggu saran dan masukannya serta supportnya kk berupa like dan komen serta vote yang banyak😘💪🙏

1
ardiana dili
lanjut kak
Ima Susanti: siap kk🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
maaf kakak Salah tulis dafa kok jadi panca🙏
Ima Susanti: terimaksih koreksinya kk, nanti thor revisi 🙏🙏😘
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok//Good//Pray/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut kak
Ima Susanti: /Ok//Good/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok/ kk🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
semangat kak
Ima Susanti: /Determined//Determined/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
semangat kak
Ima Susanti: terimakasih kk😘😘🙏🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: udh up kk, silahkan lanjut baca😘🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Dafa jangan lupakan Mila,nanti marah buat i masalah,jaga Laras agar bayi dan ibunya sehat
Ima Susanti: siap kk🙏🙏😘
total 1 replies
sunaryati jarum
Selamat Dafa akhirnya kerja kerasmu membuahkan hasil
Ima Susanti: /Chuckle//Chuckle//Joyful//Joyful/
total 1 replies
sunaryati jarum
Itu konsekuensi kamu Mila , kebanyakan ibu ingin punya lha kok menolak
Ima Susanti: tanggung akibatnya sendiri, nangis deh 😊
total 1 replies
ardiana dili
ceritanya bagus
Ima Susanti: terima kasih kk🙏🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: siap kk😘👍
total 1 replies
sunaryati jarum
Yang bener namanya Laras atau Lidia🤩 Thoor Beberapa kali menyebut Lidia
Ima Susanti: maaf thor salah tulis🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan lemah Laras, lawan saja dengan perkataan dan perilaku sopan dan lembut.Suruh minta ke Dafa langsung
Ima Susanti: /Determined//Determined//Kiss/
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga segera hamil dan Dafa yang ngidam tidak mau jauh dari Laras
Ima Susanti: terimaksih saranya kk, thor skip ya😘🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Ny Veronika seharus belajar dari pengalaman rumah tangganya, pernikahan yang dibangun tanpa kecocokan hanya karena status sosial, yang tidak bertahan lama, kenapa mau diulangi pada Dafa putranya.Ku kira Mila itu artis atau model kok tidak mau melahirkan
Ima Susanti: biasa wanita zaman sekarang ga mau tubuhnya rusak karna melahirkan 🤭🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Karena kau tinggal ya pastinya Mila kesepian, awas Dafa istri pertamamu nanti cari kehangatan lain lho, mungkin sudah terbiasa
Ima Susanti: kebanyakan gitu ga sih, maknya banyak istri yg selingkuh karna kurang dapat perhatian dari suaminya🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!