NovelToon NovelToon
Istri Gendut Kesayangan

Istri Gendut Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Harem / Ruang Ajaib
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: rozh

Demi bertemu sang ibu, Liya berlari ke portal. Akan tetapi, jiwanya malah berpindah ke dunia hewan. Di sana, dia terkejut mendapati tubuh yang dia tempati sangat gendut berbeda dengan tubuh aslinya. Tabiatnya buruk dan malah mendapatkan empat suami hewan yang ingin membunuhnya karena perjodohan dewa monster. Dengan kematian, maka perceraian bisa terjadi.

"Tidaaaaaaaaak!" Liya menjerit keras, yang dia inginkan bertemu ibunya atau kembali ke dunia asalnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Ruang Penyimpanan

Sudah tengah malam, mata Liya tak bisa lelap se-picing pun, bayangkan saja, tempat tidurnya yang mewah dan empuk, ada Bibi Deana dan para pelayan yang akan mengurus tidurnya, tapi kini? Tidur di dalam gua hanya beralaskan tikar rumput. Dingin! Untung saja tubuh gemuk ini memiliki bulu putih, jadi dia bisa tidur meringkuk melebarkan tangan sayap bulunya. Namun, tetap saja dingin dan tak nyaman.

Beberapa ingatan kembali muncul, di sini dunia kultivasi, sistem hewan sangat keras, yang lemah di makan yang kuat, itulah hukumnya. Makanya, banyak yang bergabung antar suku menjadi klan. Terutama yang memiliki betina cantik dan betina hebat, pasti laku keras, karena betina sangat berharga di dunia ini!

"Hm, jika memang bisa berkultivasi dan memiliki level, apakah ruang milikku yang di ajarkan Paman Eldow bisa muncul? Soalnya, ruang itu di ikat melalui jiwa ku!" Liya segera memejamkan mata, duduk menegakkan punggung, lalu melakukan beberapa gerakan, memeriksa apakah ruang dimensi nya bisa terbawa ke dunia hewan ini?

Berkali-kali Liya mencoba, akhirnya dia bisa menembus ruang itu. Ruang itu akhirnya muncul dan di bawa oleh jiwanya. Tapi, ruang itu mengecil dan sesuai dengan level kultivasi tubuh yang dipakainya. Bahkan barang-barang lama yang di simpan Liya terkunci semua.

Liya menghela nafas panjang. "Baiklah, tidak apa-apa. Yang penting ada ruang, jadi aku bisa menyimpan beberapa benda, makanan atau apapun!"

"Terimakasih Paman Eldow, terimakasih!" Liya bergumam, mengingat bahwa bawahan Ibunya dari kerajaan seberang, melatihnya sejak kecil tentang berkultivasi.

"Aduh!" Kaki dan tangannya di gigit nyamuk. "Nyamuk di sini besar sekali, aduh! Andaikan ada selimut ada kelambu! Huhuhu, ruang penyimpanan ku masih terkunci, aku tidak bisa mengambil apapun, padahal aku menyimpan banyak barang kesukaan dan penting di sana!" Liya mulai menangis. Gua banyak nyamuk, alas tidur rumput dan penerangan hanya arang bekas bakar ikan tadi, gelap!

Liya masih mendumel dan meringis, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki masuk ke dalam mulut guanya, pintu masuk di pondoknya jelas berbunyi, di buka paksa.

Liya waspada, dia mengambil sisa kayu bakar yang di bawa Bayu tadi, dia menyimpannnya dalam gua agar tidak basah terkena hujan. Langkah itu semakin dekat, sedikit bayangan muncul mendekat. Ada telinga dan ekor.

"Liya, wanita gendut sialan!" teriaknya, tangannya bertumpu dan meraba dinding gua. "Aku datang kemari untuk mengingatkan kau, aku tidak suka padamu, aku benci! Dasar menjijikkan. Aku tidak akan pernah kawin denganmu!" lanjutnya berkata dengan emosi.

Heh? Liya membanting kayu yang dia pegang, keluar dari persembunyiannya dengan berniat mengintai untuk berlindung sih tadi, kini melangkah maju menantang, emosi!

"Dengar baik-baik ya, aku tidak tertarik padamu, dan pada yang lain!" Liya berkacak pinggang.

"Hahahaha!" Dia tertawa menggila. "Trik murahan, tidak mengaku. Untuk apa kau memberikan obat perangsang padaku? Lagi dan lagi! Sialan, menjijikkan!" desisnya marah, nafasnya ngos-ngosan. Dia menggigit bibir sampai berdarah, menekan dosis obat di tubuh dan terus memaki Liya.

"Aku? Memberimu obat perangsang? Benar-benar bodoh gak tertolong! Kalian berempat membuat tempat tinggal jauh dan tinggi dari sini. Lihat badanku sebesar ini, aku juga di level satu, walaupun aku siluman angsa putih, tapi sayap ku hanya kecil, tak bisa terbang, lalu apa mungkin berjalan ke atas? Merepotkan!"

Loki terdiam sejenak, sempat berpikir, lalu kembali menggeleng. "Kau ingin mencuci otakku, seolah gak bersalah? Dan ingin kawin denganku, tidak akan pernah!" Setelah bicara seperti itu, dia mengiris tangannya, darah menetes.

"Aku benci kau Liya!" Berteriak marah, lalu berbalik pergi, membawa luka menganga di tangan, untuk menekan perasaannya.

"Aku juga benci kau!" balas Liya berteriak balik. "Ayo bercerai bulan depan!"

"Cih, mau buat trik tarik ulur, tak mempan!"

Karena kesal, setelah kepergian Loki, Liya tertidur lelap juga akhirnya di gua. Dia terbangun setelah cahaya matahari mengintip ke sela-sela gua nya. Dia menguap beberapa kali.

Berjalan ke sungai, menghindari dua tempat kemarin yang dia datangi, tempat Abyssal, dan lubuk si Loki. Liya mandi dan menggosok tubuhnya dengan dedaunan sekitar sungai.

"Uh, berminyak, daki tebal dan berkutu!" rutuknya kesal, terus menggaruk dan menenggelamkan kepala ke dalam air berulang kali. "Andaikan ada sabun dan pewangi! Dunia apa ini, tertinggal sekali!"

Usai mandi, dia menyempatkan membawa dua ekor ikan, ikan di sungai tempat dia mandi banyak sekali dan mudah ditangkap. Di sepanjang jalan, dia kembali mengambil jeruk nipis liar.

"Oh, apa itu? Itu 'kan tomat? Tomat baby!" Liya membawa tubuh gemuknya berlari mendekat ke arah tomat. Tomatnya kecil-kecil, sebesar koin.

Liya mengambil, langsung memakan dia biji sekaligus. "Asam manis segar, aku suka tomat!" Matanya sampai terpejam mengunyah buah itu.

"Ya ampun, di dunia ini sumber daya melimpah!" Bukan hanya tomat yang tumbuh, tetapi ada lobak sawi putih mekar dengan daun lebar, Liya memetik sayur itu juga dan memasukkan ke ruang penyimpanan, karena tomat merah sangat banyak di sekitar sini. Lagian untuk berjalan turun kemari tubuh gendut ini sudah kewalahan.

Liya terus menyusuri semak-semak di sekitar menuju ke gua nya kembali. Berharap mendapatkan sayur lainnya.

"Wortel? Asyik!" Liya mencabutnya, karena melihat daun dan batang wortel, tapi pas di cabut, wortel itu berwarna biru, tidak berwarna oranye.

Liya mematahkan wortel itu kecil, mencelupkan lidah nya sedikit di wortel, menunggu reaksi, tetapi lidah atau bibirnya baik-baik saja. "Hm, apa aku coba lagi lebih banyak?" Liya mengigit segigit kecil, mengunyahnya.

Tak lama, tubuhnya bereaksi, dia mengeluarkan kentut keras dengan gas yang membuat rok kulit hewannya terkibas ke belakang. Pruuuuut!

"Uuuhh, nyamannya!" perut Liya terasa lega. "Eh, tunggu sebentar, tubuhku terasa lebih ringan?" Liya memeriksa nadi di pergelangan tangannya. "Waaaaah, wortel biru ini obat! Aku akan memakan kamu kalau begitu!" Liya langsung mengunyah dua buah wortel biru dengan lahap.

"Kakek guru, terimakasih, huhuhu, benar katamu, aku seharusnya belajar lebih banyak, agar tahu mana yang beracun dan makanan baik, karena aku bukan Ibunda yang memiliki kekuatan pelahap!" Liya termenung sambil mengunyah pelan wortel biru, teringat kakek dulu mengajari dia, memaksanya karena dia malas belajar.

Ting! Kepalanya berdengung. Ruang di mensi dia naik ke level dua. Liya memasuki ruang penyimpanan itu.

"Aku harus mengumpulkan banyak wortel biru dan mencari tahu makanan lain yang bisa membuat ruang penyimpananku naik. Apa kultivasiku naik level?" Liya menyentuh nadi, levelnya hanya naik 0,1. Sangat sedikit.

Liya menoleh ke kanan dan ke kiri, semua terkunci, barangnya gak bisa diambil. Ruangan kosong yang semakin lebar ini menumpuk banyak buah tomat dan sawi.

"Baiklah, akan aku cabut semua wortel biru dan menyimpannya di ruang penyimpanan, hehehe!"

1
Musdalifa Ifa
semangat semangat dan semangat up Thor💪
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
semangat up nya lagi akak, di tunggu
Lestari Ami'ne Zia
🥰🥰🥰uupp yg bnyk thorrr..... pidi sudah suka liya dari kecillll
Shakila🪼
Ceritanya mirip dengan PF Ta-pon judul nya "Istri Gendut Yang Dibenci" disana sudah banyak cm beda nama-nama tokohnya aja semuanya mirip
Lestari Ami'ne Zia
kirain hari ini up😌
Musdalifa Ifa
penasaran lanjutannya 🤔
Lestari Ami'ne Zia
Alhamdulillah up up up💪💪💪💪
sasa adzka
🤣🤣🤣 belum tau aja jiwa liya yg sekarang agak bar bar😂😂😂 ayooo liya program diet🤭
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
jadi gak sabar nunggu perubahan Liya menjadi cantik lagi 😁
Lestari Ami'ne Zia
semoga up LG
Lestari Ami'ne Zia
hahaha.....dasar Loki akal bulusss
Lestari Ami'ne Zia
takoballahu minba wa mingkum thor Alhamdulillah up jg😍😍
Musdalifa Ifa
selamat hari raya idul Fitri juga Thor, mohon maaf lahir dan batin bila ada komentar ku yg menyinggung perasaan atau menyakiti hati author 🙏
Rozh: mohon maaf lahir dan batin 🥰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
selalu di tunggu kehadiran nya akak
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
Selamat hari raya idul fitri juga ya kak, maafkan lahir dan bathin
Rozh: mohon maaf lahir dan batin 🥰
total 1 replies
Yani
semangat Thorr, lanjut lagi crita nya 🫰🏻🥰🥰
Yani
wah makacih Thorr sdh double upadate 🥰🥰🥰🥰
Yani: sorry typo
total 1 replies
Musdalifa Ifa
Thor kok tidak up" kami nunggu up dari mu jangan lama" yah😔
Rozh: mulai hari ini up ya kak. kmrin sibuk menyambut lebaran🥰
total 1 replies
★Xia★
thor seru banget aduhh semangat ya
★Xia★: sama²
total 2 replies
Lestari Ami'ne Zia
kok g up up
Rozh: nanti kak, kmrin masih sibuk lebaran
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!