NovelToon NovelToon
Lelaki Yang Terbuang

Lelaki Yang Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:254
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Cun

namanya Mahesa Kalandra, seorang duda yang bangkrut hingga istrinya membuangnya dengar seorang anak gadis yang masih berumur lima tahun, istrinya lari dengan boss nya dan lebih nelangsanya lagi ketika orang tuanya menfitnah dengan meminjam uang di suatu pinjaman online dengan mengatas namakan identitasnya, kini dia lari di kejar rentenir hingga hidupnya nyaris berakhir, mampukah dia bangun dari keterpurukan ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Cun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mbak, aku pergi

Kabar sembuhnya Mahendra dari gejala stroke segera menyebar luas ke semua tetangga, dan mereka yang berhati bersih ikut merasa bahagia yang julid curiga jangan jangan kemarin Mahendra hanya berpura pura stroke untuk mencari simpati tetangga karena hutangnya begitu banyak, pengalihan isyu istilahnya jama sekarang.

Tapi Mahendra santai saja, apapun yang di fikirkan tetangganya adalah hak mutlak mereka dan tak perlu menjelaskan apa yang terjadi apalagi percobaan bunuh diri nya, itu memalukan dan aib, biar hanya Allah dan dirinya yang tahu dan semoga yang kuasa menerima taubat nya atas segala kekhilafan yang telah dia lakukan, apalagi tentang peristiwa yang bagi orang tak masuk diakal itu.

Diantara para tetangga yang berkerumun ada salah satu tetangga yang pincang sudah bertahun tahun, tulang lututnya tak bisa di gerakkan karena penyakit menua dan sakit itu yang disebut osteoarthritis atau pengapuran sendi, pak Jan susah payah berjalan dengan tongkatnya hanya untuk menengok Mahendra yang katanya lagi sakit, Mahendra yang melihat kepayahan di wajah tuanya, seakan ada bisikan di telinganya, Mahendra coba memijit lutut pak jan dengan pelan secara memutar, pak Jan merasakan sensasi dingin di lututnya kemudian terasa hangat merayap di setiap aliran daranya sampai ke jantung dan aneh bin ajaib, pak Jan sembuh seketika dan bisa berjalan seperti sedia kala, betapa senangnya lelaki kisaran 60 tahun itu melihat kaki nya yang bertahun tahun di derita hingga menghambat aktifitas nya mencari nafkah buat keluarga kini sembuh total dalam hitungan detik.

" Masyaallah Mas Hendra, kaki saya sembuh ini, bagaimana bisa tiba tiba Mas bisa jadi tabib, sungguh luar biasa". Dan teriakan pak Jan yang di dengar oleh tetangga yang lain langsung viral dari mulut ke mulut, Mahendra jadi tabib dadakan, meski berhasil menyembuhkan beberapa pasien Mahendra masih belum percaya dia tidak pasang tarif hanya saja para pasien sangat tahu diri dan memberi uang jajan pada putri nya.

"Hebat ya Mas Hendra sekarang bisa menyembuhkan orang, Mbak Imah seneng banget deh". Ucap Mbak Imah sambil sibuk mencari sesuatu.

"Emak lagi nyari apa?" tanya Checill

""itu lagi nyari dompet perasaan tadi Mak bawa deh, tapi lupa dimana". Jawab Mbak imah yang di panggil emak oleh si Checill.

"Dompet Emak ada di atas kulkas tu, di bawah taplaknya, tadi emak kesini nggak bawa dompet". Jawab Checill.

Mbak Imah heran padahal dari tadi Checill di rumah, dia nggak pergi kemana mana apalagi kerumahnya darimana dia tahu dompet ada diatas kulkas dibawah taplak? Mbak Imah yang ingat memang tadi sebelum ke rumah Mahendra menaruh dompet nya di tempat persis yang di sebutkan jadi heran dan bertanya-tanya,darimana si kecil itu tahu?

"Dari mana nduk Checill tahu dompet Mak ada di situ". Tanya Mbak Imah penasaran.

"Checill kan lihat!" jawabnya santai membuat mbak Imah dan Mahendra yang mendengar celotehan Checill jadi semakin penasaran, tetapi mereka tak lagi menginterogasi anak sekecil Checill takutnya dia bingung bagaimana cara menjelaskannya, kemudian mbak Imah pamit pulang kini tinggallah ayah dan putrinya itu berdua, Mahendra yang belum tahu harus berbuat apa kini jadi termenung sendiri, kedepannya mau bagaimana, meneruskan jadi guru toh hajinya sudah di potong untuk membayar bank, dia bingung mau diteruskan atau keluar saja, toh percuma dia teruskan jika hanya kerja bakti, kerja tak pernah dapat gaji, hutang uang hampir satu miliar dengan di potong gajinya harus sampai berapa tahun? Meski uang itu bukan Mahendra yang menikmati tapi dengan meyakinkan ada tanda tangannya di situ dan untuk menyelesaikan atau menuntut tentu saja harus pakai uang. Jangan lupa di negeri ini saat ini apapun hanya uang yang bisa berkuasa,anda tak punya uang apapun tak bisa berjalan meskipun itu keadilan, lalu darimana lagi dia mendapatkan uang sedang untuk makan saja beberapa hari ini masih menumpang sama Mbak Imah.

Pada suatu sore Mahendra kedatangan seorang temannya waktu dulu sama sama kuliah di universitas ternama di kota Malang, dia juga sarjana S2, dia sarjana akuntansi sementara Mahendra sarjana pendidikan, dan kini seorang sarjana akuntansi ternyata malah membuka bisnis sendiri sebuah warung makan di Bali, hasilnya lebih menjanjikan daripada kerja di kantoran.

"Kalau ingin merubah nasib, ikut aku saja kesana Hen, disana masih besar peluang kita untuk berkembang ,ya tidak harus membuka caffe seperti aku, kamu bisa mengembangkan potensimu sendiri katanya kamu mampu mengobati orang, coba saja kesana siapa tahu rejekimu, kalau disini terus aku yakin kamu akan teringat terus dengan trauma hidupmu, cobalah melupakan masa lalu dan membuka hidup baru". Nasehat Toni dan itu membuat Mahendra sedikit ada pencerahan, meski seorang PNS tapi apa gunanya karena gajinya tak bisa di nikmati, dan untuk itu Mahendra berkeinginan mengundurkan diri, masalah hutang itu di fikirkan nanti, Mahendra selalu berdoa semoga orang tuanya bisa dan mau bertanggungjawab atas semua yang dilakukan.

Tekat Mahendra sudah bulat, dia akan ikut Toni ke Bali masalah kerjaan entah nanti yang penting dia menjauhkan diri dari rumah sialnya ini, masalah rumah bentar lagi juga pasti di segel bank, Hendra menemukan secercah harapan, akhirnya diapun dengan tekat dan semangat baru membawa serta putri kecilnya ke pulau seberang untuk berjuang bersama.

"Mas, apa nggak sebaiknya nduk Checill nya di tinggal sama aku saja, nanti kalau Mas Hendra bekerja dia sama siapa?" mbak Imah yang sangat menyayangi putri kecil Mahendra itu memohon agar di izinkan merawat nya.

"Nggak usah mbak, dia harus selalu ada di sisi ku apapun keadaanku, aku tak mau dia kehilangan kasih sayangku dia telah diabaikan oleh ibu kandungnya". Jawab Hendra.

"Apa sebaiknya Mbak Imah ikut saja". Tanya Hendra bergurau.

"ih mana bisa, usaha Mbak ada disini gimana Mbak menghidupi diri". Tanya Mbak Imah menanggapi serius.

"ya kita menikah misalnya hehehe". Jawab Hendra ngasal.

"Gila kamu Mas, mau kuwalat apa? Jadi Sangkuriang ". Jawab Mbak Imah.

"Apanya yang kualat?mbaknya janda sayanya duda meski surat belum turun". Hendra masih tetap menggoda janda tengah baya itu.

Mbak Imah tak menjawab hanya ngacir pulang dengan lelehan air mata yang di sembunyikan, "oh Tuhan sampai kapan harus begini dan kenapa mereka harus ke Bali?" Batinnya menjerit.

Pada keesokan harinya Hendra benar benar pergi merantau ke pulau seberang dengan nebeng naik mobilnya Toni yang kebetulan tak membawa keluarganya ketika sambang orangtuanya di kampung, para tetangga berkumpul untuk mengucap kan selamat jalan dan menyemangati ayah dan putrinya, tak sedikit yang memberikan amplop sebagai uang jajan kepada putrinya termasuk mbak Imah yang mengumpulkan semua amplop tersebut dan di masukkan di dalam tas punggung warna pink bergambar Barbie punya si Checill.

"jangan nakal ya nduk, nanti sering sering telpon emak, emak juga akan sering telpon nduk Checill pasti Mak tiap hari kangen". Nasehat Mbak Imah pada putri kecil tetangganya itu sambil memeluk dan menciuminya seakan tak rela melepas kepergiannya.

"iya Mbak, kami pamit dulu ya, surat surat berharga udah aku bawa jika ada yang mau menyegel rumah ini tolong di urus dan ini kuncinya kuserahkan pada Mbak Imah". Ucap Hendra sambil mengulurkan kunci pada mbak Imah dengan mata yang merah menahan airmata nya yang akan jatuh.

Begitu juga mbak Imah dia tak lagi bisa membendung air matanya dan mengalir begitu saja seperti tetesan hujan.

*****

1
Kristiana Subekti
ayo Karina,,,, selidiki tuh si Ririn sm suami mu sewa detektif sekalian 😁
Mbak Cun: tunggu aja kejutan selanjutnya BESTie, terimakasih telah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!