Beberapa bulan setelah ditinggalkan kedua orang tuanya, Rama harus menopang hidup di atas gubuk reot warisan, sambil terus dihantui utang yang ditinggalkan. Ia seorang yatim piatu yang bekerja keras, tetapi itu tidak berarti apa-apa bagi dunia yang kejam.
Puncaknya datang saat Kohar, rentenir paling bengis di kampung, menagih utang dengan bunga mencekik. Dalam satu malam yang brutal, Rama kehilangan segalanya: rumahnya dibakar, tanah peninggalan orang tuanya direbut, dan pengkhianatan dingin Pamannya sendiri menjadi pukulan terakhir.
Rama bukan hanya dipukuli hingga berdarah. Ia dihancurkan hingga ke titik terendah. Kehampaan dan dendam membakar jiwanya. Ia memutuskan untuk menyerah pada hidup.
Namun, tepat di ambang keputusasaan, sebuah suara asing muncul di kepalanya.
[PEMBERITAHUAN BUKAN SISTEM BIASA AKTIF UNTUK MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA TUAN YANG SEDANG PUTUS ASA!
APAKAH ANDA INGIN MENERIMANYA? YA, ATAU TIDAK.
Suara mekanis itu menawarkan kesepakatan mutlak: kekuatan, uang,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarif Hidayat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6 Efek dari pil penguat tubuh
Di rumah kayu sederhana, jendral bagas baru saja duduk untuk beristirahat sejenak, tiba-tiba handphone nya berbunyi pertanda panggilan masuk,
Kring
"Lapor jendral, saya sudah menyelidiki mereka dan sudah menemukan di mana tempat mereka biasa berkumpul,"
Ucap suara di sebrang sana yang tidak lain adalah bawahan ia bagas suruh sebelumnya untuk menyelidiki tentang codet,
"Baik.. Mantau terus mereka, jika ada hal yang mencurigakan atau berkaitan dengan organisasi gelap yang kita selidiki, kita bisa mencari informasinya lewat mereka," Ucap bagaskara,
"Siap jendral,"
Setelah panggilan terputus, bagaskara kembali ke rumah mending istrinya, sedangkan pramana dan istrinya berikut anak-anaknya sudah pergi untuk kembali ke kota DURJAYA.
Sedangkan Rama sendiri, ia sudah kembali ke kediaman pak supriadi. Dan baru saja ia tiba.. Suara bela langsung menyambutnya,
"Kak, kamu dari mana? Katanya masih sakit, ko malah keluyuran,"
Sedangkan pak suhardi dan bu maya sudah pulang dari sawah dan mereka agak terkejut bukan karena pemuda itu baru pulang, tetapi melihat ke adaan Rama terlihat baik-baik saja dan bahkan tak terdapat sisa luka memar sedikit di wajahnya, sesuai apa yang bela ceritakan pada mereka.
"Loh.. Kamu udah sembuh Ram,"? Tanya pak suhardi heran,
"Iya pak.. Makannya saya pergi jalan-jalan ke luar sebentar," Jawab Rama, mencoba menjawab seadanya, meski memang kenyataanya agak tidak masuk akal dan ia tau apa yang pak suhardi dan buk maya pikirkan.
"Ko cepet banget ya, perasaan bapak kemarin memarah di wajah kamu cukup parah lo ram, bapak pikir kamu mungkin butuh waktu tiga atau lima hari untuk bener-bener sembuh," Ujar pak suhardi kembali,
Rama tidak tau harus menjawab apa, pil pemberian dari sistemnya terlalu luar biasa dan memang sulit untuk di Terima dengan akal.
"Ya sudahlah pak, yang penting nak Rama sudah sembuh," Buk maya yang tak mau ambil pusing.
"Nak rama lebih baik mandi sekarang sebentar lagi hari mulai gelap,"
"Iya buk," Jawab Rama sedikit lega, ia tak perlu mencari alasan lagi untuk menjawab pertanyaan pak suhardi.
"Kakak mandi dulu ya bel,"! Ucapnya pada gadis,
" Iya kak,"! Jawab bela tersenyum lembut.
Kemudian selesai mandi, Rama teringat dengan hadiah dari sistem sebelumnya. Namun sebelum itu perutnya sudah memanggilnya untuk di isi, dan kebaikan bela memanggilnya untuk makan malam bersama,
"Kak.. Kamu sedang apa"? Ayok kita makan, ibu dan bapak sudah menunggu di meja makan," Ucap bela di luar pintu kamarnya,
"Iya bel.. Sebentar lagi kakak kaka ke sana,"
"Ok kak, aku tunggu di meja makan ya, jangan lama-lama,"
Kemudian acara makan malam bersamapun berlangsung cukup lama, dengan sesekali bela bercerita tentang masalah sekolahnya.
Rama duduk di tepi ranjang dan waktu menunjukan pukul 10:30.
"Sistem buka profil"! Ucap Rama dalam benaknya,
[DING : Profil Tuan Rumah Pemilik Bukan Sistem Biasa.
[NAMA :Rama Keswara
[RAS : Manusia
[UMUR : 17 Tahun
[KEKUATAN TUBUH : 20% /1000%
POIN TUKAR : 130
[KEAHLIAN YANG DI KUASAI : 0
[HADIAH BELUM DI AMBIL : ( Pil Penguat Tubuh Tingkat Atas) (Uang Sebesar 5,000,000. Jt Rupiah.) ( Keahlian Memasak Raja Chef )
Layar transparan itu langsung terlihat di depannya, kini poin penularannya bertambah 100 dan selain itu ia cukup penasaran dengan pil Penguat tubuh dan juga ke ahlian memasak Raja chef itu,
"Sistem Jelaskan tentang pil penguat tubuh itu dan ke ahlian memasak Raja chef"?
[DING—Memproses permintaan informasi…]
Suara mekanis sistem itu terdengar lembut di kepala Rama, disertai munculnya dua hologram kecil yang berputar perlahan di hadapannya—satu berbentuk kapsul berwarna emas, satu lagi berbentuk buku dengan simbol api biru di tengahnya.
[PIL PENGUAT TUBUH TINGKAT ATAS]
Keterangan: Ramuan khusus hasil penyempurnaan dari Sistem.
Efek:
Menguatkan struktur otot, tulang, dan jaringan syaraf hingga lima kali lipat dari batas manusia normal,
Membersihkan sisa racun dan luka dalam tubuh.
Memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan fisik dan energi spiritual ringan,
Efek samping berupa panas dalam tubuh juga rasa sakit yang tak tertahan selama 3 jam.
Tidak disarankan dikonsumsi bersamaan dengan obat atau ramuan dunia biasa.
[KEAHLIAN MEMASAK “RAJA CHEF”]
Keterangan: Skill langka yang hanya dimiliki oleh juru masak kelas dunia spiritual.
Efek:
Pemilik akan otomatis memahami teknik kuliner tingkat tinggi, termasuk keseimbangan rasa, aroma, dan penyajian.
Dapat meningkatkan kualitas hidangan hingga meningkatkan vitalitas orang yang memakannya.
Setiap masakan yang disiapkan dengan hati akan memiliki peluang kecil menimbulkan efek tambahan (penyembuhan, stamina, atau peningkatan konsentrasi).
Catatan:
Skill ini bersifat permanen dan dapat ditingkatkan seiring pengalaman pemilik.
Rama membelalak kecil.
“Gila… ini benar-benar bukan sistem biasa,” gumamnya dalam hati.
Namun, rasa penasarannya masih belum berhenti di situ.
“Kalau begitu… sistem, bagaimana cara aku menggunakan atau mengaktifkan keahlian memasak Raja Chef itu?” tanyanya pelan sambil menatap layar transparan yang masih mengambang di udara.
[DING—Permintaan diterima.]
Untuk mengaktifkan Keahlian Memasak Raja Chef, tuan cukup mengucapkan dalam hati:
‘Aktifkan Keahlian Memasak Raja Chef.’
Setelah itu, sistem akan mentransfer semua pengetahuan dan pengalaman kuliner ke dalam memori otak tuan.
Peringatan: Proses dapat menimbulkan rasa pusing ringan selama 10 detik.
Rama terdiam sejenak. Ia menatap meja makan, di mana Bela tengah tertawa kecil bersama ayah dan ibunya. Hatinya hangat.
“Hm cukup menarik, Sepertinya… ini waktu yang tepat untuk mencoba hadiah itu,” pikirnya sambil tersenyum samar.
“Aktifkan Keahlian Memasak Raja Chef,” ucap Rama pelan dalam hatinya.
Sekejap kemudian—
[DING—Transfer Data Dimulai.]
Panas ringan menjalar di tengkuknya. Matanya bergetar pelan, napasnya teratur tapi dalam. Seolah-olah ratusan ingatan dan teknik memasak dari berbagai dunia mengalir deras ke kepalanya: cara mengiris dengan presisi, rahasia suhu api, hingga aroma rahasia yang menenangkan hati manusia.
Sepuluh detik kemudian, semuanya berhenti.
Rama menghela napas panjang—dan tersenyum kecil.
“Jadi begini rasanya… menjadi seorang Raja Chef,” bisiknya. dengan ekpresi wajah penuh semangat Rama berpikir mungkin hidupnya akan benar-benar berubah setelah ini.
"Sistem.. Keluarkan pil penguat tubuh," ucapnya kembali.
[DING—Hadiah Dikeluarkan.]
Sebuah pil sebesar kelereng kecil berkilauan berwarna emas muncul di telapak tangan Rama, memancarkan aroma herbal yang lembut namun kuat. Pil itu terasa hangat dan agak berdenyut.
"Baiklah.. Tak perlu menunda lagi, aku ingin tau bagai mana efek dari pil ini," Setelah terdiam beberapa saat memperhatikan pil itu, Rama memutuskan untuk langsung menelannya, ia tidak peduli lagi seberapa sakit prosesnya, yang jelas ia ingin hidupnya berubah,
Glek.
Tanpa ragu rama langsung melemparkan pil itu ke dalam mulutnya, Dan tak lama.... Dunianya seakan meledak, namun kali ini rasa sakitnya jauh melampaui batas yang bisa ia bayangkan. Rasa panas yang luar biasa itu berubah menjadi penderitaan tak terperi, seolah-olah ia dilemparkan ke dalam tungku pandai besi, dan seluruh tubuhnya, mulai dari otot, tulang, hingga setiap helai serat syaraf, sedang ditempa kembali dengan palu raksasa.
Ugh
akhhh
"Ini.. akhhh.. ini terlalu menyakitkan," Rama menggeretakan giginya menahan rasa sakit di seluruh anggota tubuhnya.
[DING—Pil Penguat Tubuh Tingkat Atas bekerja. Proses Transformasi Kekuatan Dimulai.]
[Peringatan: Energi terlalu besar! Membutuhkan ketahanan mental tingkat tinggi.]
Rama berteriak dalam hati, air mata tertahan di sudut matanya, dan keringat bercucuran membasahi tempat tidurnya. Ia mencoba bertahan, menggigit bantal sekuat tenaga agar tidak ada suara lolos. Namun, rasa sakit yang menusuk ke inti tulang itu terlalu kejam.
Setelah sekitar satu jam tubuhnya bergetar dan membengkok tak keruan, penglihatannya mulai kabur.
"Aku... tidak kuat lagi,.." bisiknya sebelum kegelapan pekat menelannya. Ia benar-benar tak sadarkan diri, tergeletak di tempat tidurnya yang kini basah oleh keringat.
[DING :Selamat tuan telah berhasil menyerap pil penguat tubuh tingkat tinggi.
Rama sudah tak bisa lagi mendengar suara sistem di dalam kepalanya.
— Keesokan Pagi —
Sinar matahari pagi yang menembus celah-celah kayu membangunkan Rama. Ia mengerjapkan mata, merasa tubuhnya begitu ringan, seolah baru terlahir kembali.
Namun, ketika ia mencoba beranjak dari tempat tidur, ia merasakan sesuatu yang aneh.
"Kepalaku... membentur langit-langit?"
Rama duduk tegak. Ia melihat lengannya, lalu meraba tubuhnya. Matanya langsung membelalak kaget,
[DING: Selamat pagi tuan.! Hadiah pertama untuk login harian 300 poin Penukaran yang akan di tambahkan pada profil tuan.
Rama tidak terlalu peduli dengan notif di kepalanya, saat ini perhatiannya tertuju pada Otot bisep dan trisep di lengannya telah membesar dan berbentuk sempurna, bukan lagi lengan remaja biasa. Saat ia meraba perutnya, ia merasakan tonjolan-tonjolan keras yang familiar ia lihat di majalah: perut six-pack yang terbentuk sempurna.
Yang paling mengejutkan, ketika ia berdiri, ia harus mendongak sedikit untuk melihat pantulan dirinya di cermin kecil yang buram. Tingginya telah bertambah! Struktur tubuhnya kini tegap dan gagah, tampak seperti pemuda 20 tahunan terlihat dewasa padahal dirinya masih berusia 17 tahun.
"Gila... Benar-benar gila!" gumamnya, suaranya sedikit lebih berat. "Ini bukan cuma penguatan, ini... evolusi!"
Meskipun syok, rasa percaya diri dan kekuatan baru membanjiri dirinya.
Tok
tok
tok
"Kak.. apa kamu sudah bangun"?
Tempat pada saat itu tiba-tiba suara bela terdengar sembari mengetik pintu kamarnya. Rama segera menekan rasa kegembiraan di hatinya. masih sulit di percaya atas apa yang ia alami sejak adanya sistem di kepalanya, Rama bahkan berpikir.. ia seperti sedang berada di dunia yang berbeda,
"Kak, apa kamu sudah bangun., "? itu menyuruhku untuk membangunkanmu,"
"Ah. iya bel.. Kaka sudah bangun ko, sebentar lagi kakak keluar, tapi kakak harus mandi dulu," jawab Rama,
"Oh, baiklah... kalau begitu bela tunggu untuk sarapan,"
Setelah memastikan bela sudah tak ada di luar kamarnya, Rama pun segera bangkit keluar dari kamar menuju kamar mandi yang ada di belakang,
Dan ketika Rama telah membuka seluruh pakaiannya, pada saat itulah Rama merasa ada yang berbeda di bawah sana,
"Ini... "? Astaga.. ba-bagai mana bisa sebesar ini,"? Pekiknya terkejut, Rama tidak pernah berharap selain bentuk tubuhnya yang berubah, rupanya burung pipitnya kini telah berevolusi menjadi burung perkutut yang gagah perkasa,
"Sistem.. bu-bukankah ini terlalu berlebihan,"? ucap Rama namun tak mendapat jawaban dari sistemnya,
Karena merasa sudah cukup membersihkan tubuhnya, rama pun dengan ke adaan tubuh terlilit oleh handuk dari bagian pinggang, juga kaos milik pak suhardi yang kini terasa ketat di tubuhnya, rama kembali ke kamarnya,
"Sistem, buka profil!" ucap Rama tanpa suara, hanya dalam benaknya.
[DING : Profil Tuan Rumah Pemilik Bukan Sistem Biasa.]
[NAMA : Rama Keswara]
[RAS : Manusia]
[UMUR : 17 Tahun]
[KEKUATAN TUBUH : 70% /1000%]
POIN TUKAR : 430]
[KEAHLIAN YANG DI KUASAI : Memasak Raja Chef]
[HADIAH BELUM DI AMBIL : (Uang Sebesar 5,000,000. Jt Rupiah.)]
Rama menatap kolom Kekuatan Tubuh dengan senyum lebar. Peningkatan 50% yang terasa seperti seribu persen! apalagi melihat poin tukarnya sudah bertambah 400 sekaligus,
"Sistem, ambil hadiah uang 5 juta Rupiah!"
[Ding: Proses akan segera di mulai, apakah tuan ingin mengambilnya secara cash atau tuan ingin pindahkan ke akun Bank tuan,"?
lanjut thorrrr💪💪💪