NovelToon NovelToon
Arsitek Cantik

Arsitek Cantik

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:9.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Fit TRee Fitri

WARNING 21+
Sesion 1 dan 2
Clara Chen

Hana Mariana, cantik, manis, cerdas, imut, ambisius, berani, ceplas-ceplos, ramah kadang cuek, lengkap sudah kepribadian Wanita yang menggemaskan dan membuat penasaran pria-pria di sekitarnya dan rasa iri bagi beberapa wanita dekatnya.
Arsitek Cantik yang mengagumkan.

Hans Roberto, tinggi, Tampan, cuek, dingin usianya 35 tahun, pujaan dan dambaan semua Wanita, bos perusahaan ternama tempat Hana bekerja.

Syarena, teman sekantor Hana, cantik, putih, manja, cari perhatian Pada semua pria yang dijumpainya.

Andreas Andriano, pria kaya yang manja dan menggoda, Playboy, dikelilingi banyak wanita.
Selalu mendapatkan semua yang ia inginkan, membenci penolakan karena tidak pernah ditolak.
Bos dari banyak perusahaan.

Hengky, kakak kelas Anna yang selalu berada di sampingnya.

Dan pemeran lainnya.

Siapakah pria yang akan menjadi pasangan Anna?

Yuk, ikuti cerita Anna si " Arsitek Cantik"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fit TRee Fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesehatan Nenek

Pukul 21.00, sampai di rumah Anna.

Mereka menurunkan keranjang makanan. Karena Malam kian larut, Jenifer hanya berpamitan dengan Anna, ia tidak mau mengganggu Istirahat Kakek dan nenek.

Anna membersihkan dan merapikan peralatan yang digunakan membawa bekal. Setelah pekerjaannya selesai ia masuk kamar dan membersihkan diri.

Ia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, membuka laci meja rias dan mengambil ponselnya yang lupa ia bawa ketika ke pantai. Ada banyak panggilan dan pesan.

Anna hanya melihat sekilas tanpa membuka pesan dan panggilan. Meletakkan ponsel di atas meja dan segera tertidur karena sangat Lelah.

***

Pagi Sekali Anna sudah bangun dan mempersiapkan sarapan untuk kakek dan neneknya, sarapan sederhana tapi sehat.

Selesai perkejaan di dapur, Anna melanjutkan merapikan dan membersihkan rumah, pergi ke halaman depan untuk menyiram tanaman. Anna berjalan menuju kamar Kakek dan nenek.

Ia mengetuk perlahan pintu kamar dan membukanya. Ruang kamar dengan nuansa pastel, terdapat tempat tidur kayu ukuran sedang, lemari pakaian, meja baca, kursi malas dan kamar mandi.

Lulu melihat Nenek masih berbaring sendirian di atas tempat tidur, tidak seperti biasanya. ia tidak melihat kakek pasti sudah berada di kebun belakang rumah.

Anna membuka semua jendela sehingga udara pagi dapat masuk kamar. Ia mendekati tempat tidur, disentuhnya tubuh Nenek dengan perlahan, ia tahu nenek sudah bangun.

"Anna sayang," nenek membuka mata dan menyentuh pipi mulus Anna.

"Apakah nenekku sakit" tanya Anna lembut menyentuh tangan yang telah keriput.

"Tidak sayang, Nenek hanya lelah" Nenek tersenyum dan berusaha untuk bangkit dibantu Anna.

"Aku telah menyiapkan air panas, apakah Nenek mau mandi sekarang?" Anna merebahkan kepalanya di pangkuan Nenek.

Nenek mengusap lembut rambut hitam Anna,

"Anna, kapan kau akan mengajak cucu menantu kerumah ini?" tanya Nenek mengagetkan Anna dan perlahan mengangkat kepalanya.

"Apakah Nenek sudah menginginkan cucu menantu?" Anna balik bertanya, tersenyum manis dan mengecup kening neneknya.

"Tentu saja sayang," tangan keriput menyentuh kedua pipi Anna dan menciumnya.

"Baiklah, aku akan mencari cucu menantu untuk kakek dan nenek, sekarang beristirahat lah, aku akan bersiap ke kantor dan menemukan cucu menantu" Anna tersenyum, merebahkan tubuh neneknya ketempat tidur dan menyelimutinya, mengecup kembali kening neneknya.

"Aku akan membawakan sarapan nenek ke kamar" Anna meninggalkan kamar, menutup pintu perlahan.

***

Anna telah menemani Nenek sarapan di kamar dan membersihkan kamar Nenek, kini Anna sarapan berdua dengan kakek, Anna memperhatikan kakek, ada guratan sedih dan tidak bersemangat.

"Kakek, apakah sarapannya tidak enak?" Anna membuyarkan lamunan kakek.

"Sarapan buatan cucu kakek selalu enak, sayang" Kakek menyentuh pipi Anna.

"Lalu kenapa kakek seakan tidak berselera?" Anna pura-pura cemberut.

"Meja ini terasa sepi" kakek tersenyum, pagi ini Nenek tidak ikut sarapan, ini untuk pertama kalinya.

Anna hanya terdiam dan menghabiskan sarapannya karena ia juga khawatir dengan keadaan nenek yang mulai lemah.

Selama ini Kakek dan nenek selalu sehat, karena mereka menjaga pola makan, selalu bergerak mengurus kebun dan peternakan.

Kakek dan nenek selalu bersama dan berbahagia. Kakek menyelesaikan sarapannya lebih cepat, ia beranjak dari kursinya mengecup kening Anna.

"Kakek akan menemani nenek, pergilah bekerja" kakek berjalan menuju kamar, tanpa sadar butiran bening mengalir dari sudut mata indah Anna melihat kepergian kakeknya.

Anna bergegas merapikan Meja makan dan membersihkan peralatan makanan, kembali ke kamar untuk mempersiapkan diri dan perlengkapan kantor.

Sebelum berangkat ia melewati ke kamar nenek, dengan perlahan Anna melihat kakek duduk di samping Nenek membaca koran dan tangan satunya mengusap kepala Nenek.

Anna masuk dengan hati-hati, ia tidak mau mengganggu istirahat Nenek, Anna pamit berangkat bekerja hanya kepada Kakek, ia mencium tangan keriput kakek, tangan yang telah merawat dan membesarkan Anna dengan penuh kasih sayang.

***

Dengan perasaan khawatir, Anna meninggalkan rumah mereka, menutup pintu dan pagar dengan perlahan.

Ia berjalan menuju halte tak jauh dari rumah. Belum sampai Halte terdengar suara klakson dari sebuah mobil berwarna biru terang, Anna menoleh dan sang pemilik mobil menurunkan kaca mobil.

"Masuklah" perintah seorang pria tampan menggunakan kacamata hitam.

Anna segera membuka pintu dan masuk mobil, ia harus meminta maaf kepada Hengky.

"Terimakasih" ucap Anna duduk di kursi samping sopir, Hengky melaju kendaraan dengan kecepatan sedang.

Mereka hanya terdiam, Anna menoleh kekiri dan menatap jalanan.

Hengky fokus mengendarai mobil.

"Kenapa tidak menjawab telepon ku" Hengky memecahkan kesunyian, Pertanyaan yang sudah ditunggu oleh Anna.

"Maafkan aku, ponselku tertinggal di kamar, Aku dan Jenifer liburan ke pantai" jawab Anna tersenyum manis ke arah Hengky.

Tiba-tiba mobil berhenti mendadak, Hengky menoleh menatap Anna dan bertanya.

"Kenapa kamu tidak mengajakku?"

"Maaf, aku benar-benar lupa, kami pergi tanpa rencana" jawab Anna.

Hengky kembali melaju kendaraan sampai kantor.

Mereka berdua berjalan bersama menuju lift, dengan obrolan ringan dan tertawa bercanda, Anna selalu bisa mencairkan suasana.

Di belakang mereka seorang wanita dengan kemeja merah, kancing terbuka, rok mini, dan bazzer hitam, sepatu hell 10 cm berjalan mendekati Anna dan Hengky.

Rena segera bergelayut pada lengan Hengky sehingga membuat Hengky kaget, sedangkan Anna hanya tersenyum melihat kelakuan Rena.

"Aku duluan ya" senyum Anna berjalan menuju ruangannya, kemudian Rena mengikuti Anna dan Hengky masuk ke ruangannya.

Setelah sampai di ruangan Rena menarik kasar tangan Anna, sehingga membuat Anna berhenti berjalan.

"Ouh, kamu kenapa?" Anna mengusap lengannya, Lili dan Joe melihat mereka.

"Kenapa kamu bisa bersama dengan Hengky?" tanya Rena kasar.

"Karena aku bertemu dengannya dijalan" jawab Anna berlalu meninggalkan Rena yang kembali mau menarik tangan Anna, tp dgn sigap Anna menghindar sehingga Rena kehilangan keseimbangan karena sepatu hellnya yang tinggi.

"bruk" Rena jatuh kelantai, rok mini ketatnya sobek.

"Ups" Anna dan Lili menutup mulut menahan tawa.

Joe sang pahlawan kesiangan berusaha membantu Rena untuk berdiri dengan kesusahan.

Tubuh montok Rena tidak seimbang dengan tubuh kurus Joe, di tambah lagi Joe yang tidak fokus karena belahan dari sobekan rok yang menampakkan paha putih nan mulus.

Joe harus berusaha mengalihkan pandangannya.

Setelah berhasil berdiri Rena berteriak kesal, membuat semua penghuni ruangan divisi Junior menutup telinga, dan menahan tawa.

Rena duduk di kursinya dengan sangat kesal. Ia menatap tajam ke arah Anna.

"Aku akan membalasmu" bisik hatinya.

Anna membalas tatapan Rena dengan senyuman manis dan mengedipkan matanya sehingga membuat Rena semakin kesal.

Ia mengambil ponselnya dan segera menghubungi seseorang.

Tak lama kemudian seorang wanita dengan pakaian pelayan membawa paper bag berlogo butik ternama masuk ke ruangan dan menemui Rena memberikan paper bag berisi rok baru berwarna merah terang.

Dengan sopan pelayan itu pamit, Rena bergegas membawa paper bag menuju kamar mandi untuk menggantikan roknya yang sobek, masih untung kakinya tidak terkilir.

Ia terus menggerutu di dalam kamar mandi, memaki Anna dengan sangat kesal seraya merapikan diri dan menambah makeup dan lipstik.

Setelah semua beres dan merasa diri sudah cantik dan sempurna, Rena kembali ke ruangannya.

"Perhatian semuanya, pukul 10.00 kita semua sudah harus berada di ruang utama, ini perintah CEO" ucap Jenifer nyaring agar semua bawahannya mendengar.

"Siap Bu" jawab mereka serempak, Jenifer kembali ke ruangannya yang hanya dipisahkan kaca dengan ruangan rekan-rekan kerjanya.

***

**

*

Terimakasih telah membaca Karya Author

*

**

***

Mohon dukungannya untuk selalu tinggalkan Like, komentar, Vote dan Bintang 5, Terimakasih 😘

Semoga Readers semua selalu dalam keadaan sehat dan mendapatkan rezeki yang berlimpah Aamiin 😇

Love You Readers 💓 Thanks for Reading 😊

1
ssyareyys_
Thor ga lanjut?
Sri Mulyati
Luar biasa
Aep Saepurahman
alhamdulillah
Aep Saepurahman
sedih dikit
Aep Saepurahman
hehehe ternyata orang kaya juga sama ya
Aep Saepurahman
hehehe belum pernah jatuh cinta kali si bos
Aep Saepurahman
anna banyak yang suka nih
Aep Saepurahman
semoga sukses anna
Aep Saepurahman
indah nya anna
Aep Saepurahman
masih ok
Aep Saepurahman
menyenangkan
Aep Saepurahman
awal cerita nya menarik
Erina
ceritanya seru thor
nur baiti
bagus kisah cintanya ......
jadi geretan sama ana mau pilih siapa
Widyanti Ningsih
malas baca banyak kejahatan nya gak sesuai dengan judul nya terlalu ber tele"
Widyanti Ningsih
gadis goblok Akir nya hancur gak punya pendirian
Sekar Sekar
ikutan mewek thoor😭😭😭😭
Marhaban ya Nur17
kasihan pak juan
Wahyu Lestari
cerita nya trlalu flatt khusus buat anna,,
Hans,kl bisa di buat greget tegas dn punya bnyak koneksi serta bodyguard,bukankah sultan bgitu
Karate Cat 🐈
jangan bilang hengky satu ayah sama andreas.. bisa kusut urusannya 😓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!