NovelToon NovelToon
TERJEBAK DALAM PERMAINAN SI KEMBAR

TERJEBAK DALAM PERMAINAN SI KEMBAR

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:327.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dian Apriani

Leya Zaniya Maladi mencoba membujuk saudara kembarnya untuk kembali memainkan pergantian peran seperti masa mereka sekolah dulu. Tentu saja Feya Zaniya Maladi menolaknya. Dulu mungkin mereka akan dengan mudah menipu satu sekolah dengan bertukar posisi, bahkan orang tua mereka pun bisa mereka kecoh dengan gampangnya.

Tapi sekarang mana mungkin semudah itu, khususnya bagi Feya. Dunia dia dan sang kembaran yang beberapa menit lahir lebih dulu darinya sangatlah berbeda. Feya adalah wanita dewasa yang tidak tahu cara menjalankan rutinitas dalam dunia percintaan.

Tetapi itulah Feya!

Yang jelas Feya menikmati hidup dan pekerjaannya.

Lantas, bagaimana caranya Feya bisa berperan sebagai Leya? Menjalankan peran sebagai tunangan dari Willihadi Leksmana?

Leya pasti bercanda kalau Feya mampu menjalankan peran sebagai dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Apriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6

BAGAIMANA PENDAPAT MU

❤❤❤❤❤❤

 

Malam semakin larut, Hadi pun telah sampai di halaman rumah keluarga besar tunangannya. Santai Hadi melangkah masuk ke dalam rumah dan langsung di sambut manja oleh Leya.

 

"Pa, Ma, apa kabar?", sapa Hadi pada ke dua calon mertuanya itu. "Fey". Sapa Hadi pada Feya. Feya pun tersenyum manis membalas sapaan calon kakak iparnya.

 

"Baik Hadi, Papa dan Mama baik". Jawab Mama sambil tersenyum.

 

"Ma, ada acara makan-makan kok gak ajak aku. Padahal aku tuh Ma sudah kangen banget sama masakan Mama". Tanya Hadi pada calon Ibu mertuanya dengan wajah di buat-buat sedih.

 

"Hahahahah", tawa Mama melihat ekspresi wajah Hadi. "Bukan begitu menantu Mama, kalau masalah kamu sampe tidak dikabari, itu langsung tanya sama calon istrimu".

 

"Jadi beb, kenapa aku nggak di ajak. Padahal tadi aku sudah telepon kamu. Kamu kok gituh beb? Tega". Wajah Hadi semakin di buat mencebek.

 

"Duh, duh, jadi gemes", Leya mencubit lembut pipi Hadi. "Aku bukan gak mau ajak kamu sayang, tapi aku pikir kamu sibuk. Jadi aku batalkan deh buat kasih tahu kamu". Jelas Leya.

 

"Beb, sesibuk apa pun keluarga adalah nomor satu". Jawab Hadi tegas.

 

Papa dan Mama tersenyum bahagia dengan sikap sayang sang calon menantu. Terlihat jelas bagaimana Hadi mencintai tulus Leya dan Hadi pun sudah menganggap orang tua Leya seperti orang tuanya sendiri. Semoga saja Leya selalu berbahagia dan langgeng bersama Hadi.

 

Lain perasaan Papa dan Mama, lain pula perasaan Feya. Feya tidak habis pikir, kenapa juga saudara kembarnya itu harus pamer kemesraan sedemikian rupa. Rasanya males saja Feya dibuatnya, Feya merasa di paksa menonton adegan cinta-cintaan yang enggak penting. Kesal.

 

---------------

 

Papa dan Mama menawarkan agar kedua buah hati mereka menginap saja malam ini di rumah besar mereka. Rasanya sudah sangat lama, Papa dan Mama tidak mendapati pagi ceria bersama dua gadis kembarnya itu saat bangun tidur.

 

Feya sebenarnya sangat mau, dia pun sejujurnya masih sangat rindu pada kedua orang tuanya. Tetapi lain dengan Leya, walaupun dia juga masih rindu pada Papa dan Mama, tetapi kalau sampai Leya menginap bagaimana nasib Hadi. Mana mau Hadi tidur terpisah dari Leya, dan Leya mana berani terang-terangan pada orang tua mereka tentang Hadi yang suka tidur satu kamar dengannya. Eitt, mereka memang tidur satu kamar, kadang-kadang. Tetapi Leya masih virgin loh, lantas kalau tidur sekamar ngapain? Ya, hanya sedikit pemanasan saja, sedikit lihat-lihat, sedikit gerakan jari dan sedikit jilatan lidah dan permainan bibir. Cukup sampai di situ, untuk lebih Leya sangat takut dan Hadi bisa menghargai pilihan Leya tersebut.

 

Jadi, bisa ditebakkan kenapa Leya menolak tawaran Papa dan Mamanya. Dengan beralasan besok Hadi harus ontime ke kantor sebab harus memberi jawaban untuk rekanan yang di pilih dalam proyek real estet terbaru perusahaannya. Jadi Leya dan Hadi menolak ajakan tersebut.

 

Papa dan Mama hanya bisa manggut-manggut saat mendengar alasan penolakan dari Leya dan Hadi, yah Papa sangat tahu bagaimana pekerja kerasnya si calon menantu mereka itu. "Tidak apa-apa nak, mungkin lain waktu". Ujar Papa pada Leya. Sesaat Feya dapat melihat ada rasa bersalah di tatapan kembarannya itu.

 

Tuhkan gak enak rasanya boong, merasa berdosakan? Lah tentu aja dosa, yang di boongin Papa dan Mama sih. Kualat baru tau kamu Le.

 

Merasa mendapat tatapan tajam, Leya langsung mengarahkan pandangannya ke arah Feya. Leya terdiam, dia tahu kalau saudara kembarnya itu bisa menebak isi hatinya saat ini.

 

 

 

 

1
Di
menarik
Di
ini kali ke 4 baca ulang dan tdk pernah bosan. kerennn bget
Di
seruuuuuu
Joko_HR
yang butuh cerita beda tapi tetap ad romansany, ini rekomend bnget
Di
keren bget
DiZhafi
bagus
DiZhafi
baguss
DiZhafi
spt ap feya? bt penasaran
DiZhafi
bagussss uyyyyyyyyyyyyyyyyyyÿyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy
DiZhafi
masih baca dl
DiZhafi
spt ny leya ini karakter cewek egois
DiZhafi
penasaran
Memey
Bagus bgt crtnya
Di
rasakan..gak jujur sih
Di
wkwkwkw...yg slh bkn dave donk. sapa suruh dia kenal feya dg nama leya
Di
teman tp cb mesra
Di
cintaaa ya jujur aj
Di
hemmmmmm
Di
gilakk
Di
trusss?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!