Zhu Xin Tian, putri dari bangsawan Zhu, wanita yang berdarah dingin haus akan darah.
Suatu hari setelah menjalankan misinya sebagai pembunuh bayaran, Xin Tian mati keracunan, namun bukannya mati Xin Tian malah berpindah dimensi kezaman modern.
Bagaimana kehidupan Zhin Tian di zaman modern? Berhasilkah ia membalaskan dendam pemilik tubuh? siapa laki-laki yang berhasil meluluhkan hati Zhin Tian dan bagaimana kisah asmaranya setelah dendamnya terbalaskan?.
Saksikan Kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Resaaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keluarga Baru
Sudah dua hari semenjak pertemuan Zhin Tian, setelah Huilin menceritakan semua kejadian yang di ceritakan Zhin Tian kepada ayahnya dan tentang rencananya untuk tinggal di rumah Zhin Tian.
Ayah Huilin yang sempat menolak karna merasa bersalah terhadap Zhin Tian karna bagaimana pun Huiliang dan Huilong masih berstatus anak dan istrinya.
Berkat bujukan Huilin, Ayah Huilin menerima ajakam Huilian untuk tinggal dirumah Zhin Tian.
_______
Di kediaman Zhin Tian
Kini Zhin Tian, mengamati dari leptop yang super ajaibnya tentang perusahaan milik keluarga si pemilik tubuh setelah meretes perusahaan milik xin
Dengan senyum sinis Zhin Tian mulai merencanakan satu persatu rencana untuk menghancurkan keluarga si pemilik tubuh
"Nikmatilah kebahagiaan kalian, 5 tahun lagi aku akan kembali dan merampas apa yang seharusnya di miliki pemilik tubuh dan tentunya akan menjadi milikku " sinis Zhin Tian
Ting Tong Ting Tong
"Zioyan buka pintu ada tamu!" perintah Zhin Tian
"Baik Nona"
Ceklek
"Oh tuan rupanya, selamat datang tuan, silahkan masuk tuan, saya akan panggilkan nona dulu" kata Zioyan dan mengirigi Zioyan untuk menunggu di ruang tamu
Ceklek
"Nona, tuan yang nona tolong kemarin ada disini" lapor Zioyan kepada Zhin Tian
"Oh rupanya mereka sudah datang, katakan kepada mereka untuk menunggu ku sebentar lagi, dan sajikan minuman dan cemilan untuk mereka, dan satu lagi siapkan makan malam yang banyak!" perintah Zhin Tian
"Baik nona"
___________
Di Kota A
Sepasang kekasih itu tak pernah henti-hentinya untuk memamerkan kemesraannya di depan umum, mereka tengah menjadi tranding pasangan nomor satu di kota yang mereka tempati, bagaimana tidak, Huiliang dan Liulin adalah anak dari kelurga kaya yang masuk dalam urutan 5 besar di negaranya.
"Sayang" dengan nada manjanya
"Ada apa sayang, kamu mau makan apa"
"Sayang kamu kapan mau lamar aku?" dengan wajah yang dibuat keimut-imutan
"Sayang kita jalani dulu ya, kita pacaran juga belum sampai setahun, aku pasti akan melamar kamu kok, lagian umur kita masih muda"
Dalam benak liulin sebenarnya masih tersimpan cintanya untuk Zhin Tian, dan untuk Huiling, Liulin masih mau membuka hatinya, jadi dia tidak terlalu terburu-buru untuk melamar Huiliang
"Tapi kapan sayang, nanti kamu keburu di ambil orang lain" rengek Huiliang
"Aku pasti akan melamar kamu, kamu sabar saja, sekarang kita pesan makan ya, aku sudah lapar" elak Luilin yang tidak mau mengungkit masalah ini lagi
"Pelayan" panggil Liulin
"Mau Pesan apa tuan dan nona"
"Aku Pesan Nasi Cumi sama jus Apel, kamu mau pesan apa sayang?" tanya liulin pada kekasihnya
"Aku samain aja sama kamu"
"Baiklah nasi cumi dua, jus apel dua"
_______
Di Kediaman Zhin Tian
"Ah maaf telah membuat kakak dan paman menunggu lama" sopan Zhin Tian yang merasa tidak enak karna telah membuat tamunya menunggu lama
"Tidak apa-apa nona, kami yang seharusnya minta maaf kepada nona yang telah merepotkan nona"
"Tidak perlu sungkan kakak, jadi bagaimana keputusan kakak"
"Ah ya, sebelumnya kenalkan ini Ayah saya nona"
"Ah ya, salam kenal paman, nama ku Zhin Tian" Zhin tian sengaja untuk tidak memakai marganya karna terlalu jijik untuk memakai marga Xin
"Saya Huirung, ayahnya Huilian, Huilin telah menceritakannya kepada saya, saya minta maaf kepada nona atas kelakuan anak dan istri saya kepada nona, dan saya juga akan membantu nona dalam membalaskan dengan nona" ujar Huirang
Huirang yang juga dendam kepada Huilong dan putrinya, dia juga bertekat akan membalaskan pengkhiatan mereka kepada dirinya
"Ah senang mendengarnya, jadi apa kakak dan paman akan tinggal di kediaman ku"
"Ya kami sudah membuat keputusan untuk tinggal di rumah nona"
"Keputusan yang bagus kakak, sekarang kakak dan paman akan menjadi bagian dari keluarga ini, saya akan mengangkat kakak dan paman sebagai kakak dan ayah angkat saya, apa kakak dan ayah angkat keberatan?
" Apakah itu tidak berlebihan nona, sebenarnya kami tidak keberatan nona" jawab Huilian dengan senang
"Tentu tidak kakak sekarang jangan panggil aku kakak, panggil saja aku adik zhin tian"
" Baiklah adik Zhin Tian"
Budayakan like dan jangan lupa vote ya zayeng-zayeng ku yang budiman
Liulin*