Seorang pemuda tampan,namun Dari kecil hidup nya penuh kesedihan.hidup dengan sang ibu Dan menyaksikan dengan Mata kepala nya sendiri.sang ibu meregang nyawa setelah Di gilir para lelaki bajingan.hidup miskin,terbuang,terihina,namun saat Narendra pasrah dengan nasib nya,tubuh nya terluka tak berdaya seorang malaikat tak bersayap datang menemui nya.dan menjadikan Naren seorang penguasa Yang bijak sana setara dewa.Naren juga seorang penyayang Yang kejam.namun jangan pernah mengusik nya kalau tidak ingin tamat riwayat hidup mu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama de, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DENDAM TERPENDAM ALEX
"dad.. a-aku."
Alex terbata bata rasanya la sanggup melanjutkan perkataan nya.air Mata sudah bergenang Di Mata hitam nya.pemuda itu tak sanggup mengenang nasib sang ibu Yang mengenas Kan.
Aras langsung memeluk tubuh sang anak.naren atau Alex menangis di dalam pelukan sang daddy.
Naren meraung,menangis menyesali diri Yang tidak bisa membantu sang ibu.
"ibu hikk ... maaf Kan Naren bu.maaf naren tidak bisa menyelamat Kan ibu,Naren tidak bisa membantu ibu.maaf Kan Naren bu..hikk...hik...
"Naren janji bu Naren Akan memberikan keadilan untuk ibu,Naren janji bu...hiikkk...
Naren Masih terus menangis.naren sungguh membenci sang ayah Dan keluarga nya.
Aras terus menepuk nepuk punggung Naren menenangkan Kan sang putra agar segera tenang.
"tuan muda ayok Kita berjuang bersama Kita Akan memberikan keadilan untuk ibu tuan muda.jangan lemah tetap lah semangat."
Geri tidak ingin Naren terpuruk Dalam kesedihan kembali seperti dulu.
"Benar nak,Kamu harus bangkit jangan terpuruk,daddy selalu Ada untuk mu daddy Dan Om Geri bisa kamu andal Kan."
"kerah kan segala kekuatan mu Dan ke cerdas mu.kita balas kekejaman mereka nak."
Aras menangkup wajah Alex Dan menatap mata sang anak.
'ayo bangkit,anak daddy kuat Dan hebat.demi ibu mu ,kamu harus kuat."kata kata semangat terus Aras berikan agar alex tidak loyo Dan down kembali seperti dulu.
"ayok buka lah nak,siapa tau Di Sana Ada petunjuk untuk Kita mencari mereka."
"ya tuan muda benar apa yang tuan besar kata Kan."
Ahirnya Alex menguat Kan hati untuk meraih tas usang itu,dengan tangan bergetar Alex mulai merogoh isi Dari Dalam tas itu.
Alex mengeluar Kan satu persatu,isi Dari Dalam tas itu,tangan alex Masih gemetar. tangan Alex berhenti mana Kala Alex meraih sebuah foto.
"ibu ..' Alex mengusap foto sang ibu Yang sedang Menggendong seorang bayi.ya bayi itu Alex alias Narendra.
jari jari Alex mengusap wajah sang ibu.
"ibu...Naren sayang ibu."
"ibu....ibu baik baik Di Sana ya,jangan hawatir Naren kini sudah besar bu.naren ingin ibu memberikan kekuatan pada naren agar nearen bisa menemukan mereka semua bu."
Aras dengan telaten mengusap punggung Alex,memberikan semangat Dan kekuatan pada anak muda itu.
Alex mengecup foto itu Dan mendekap nya di da da dengan erat.bulir bening menetes jatuh kepipi mulus alex.kefua katanya terpejam,Rasa sakit itu Masih tuh Di Dalam sana.
Tangan nya kembali merogoh tas usang itu,setelah mengasing Kan foto ibu Dan bayi Naren tadi.
Naren menatap sebuah foto laki laki muda Yang gagah Dan Tampan.
"dad aku harus menemui pria ini." Alex menatap sang daddy
"ya Kita Akan mencari orang itu." Aras menganguk Kan kepala pertanda ia setuju.
dan tangan alex kembali merogoh tas itu.alex mengeluarkan foto sepasang paruh baya Yang sangat Alex tau benar.orang orang Di foto itu lah Yang mengusir Dan menghina ibu Dan diri nya.
"dad mereka mengusir Aku dan ibu.meteka juga mehina ibu Ku dad."
Aras mengusap punggung Alex dengan hangat Dan penuh kasih sayang.
"Kita Akan balas mereka semua." kata kata itu seperti kekuatan tersendiri untuk Alex.
Alex menganguk pelan.sorot Mata penuh kemarahan,dengan Dan kebencian.
Lantas alex meraih lagi sebuah foto.saat Alex menatap foto itu,sorot Mata nya gelap,menyorot Kan sebuah kebencian, Dan dendam Yang terpendam selama ini.
Tangan Alex bergetar hebat.
"dad...Om...mereka lah Yang membunuh ibu mereka orang jahat dad,Om."
"Mari nak Kita balas Rasa sakit Yang ibu alami Dan rasakan,mereka harus bertanggung jawab dad mereka sudah merudah paksa ibu hingga ibu memegang nyawa"
Aras dan Geri menganguk Kan kepala.pertanda mereka mendukung keputusan Alex.
tangan Aras kembali merogoh isi tas ITU.
"dad ini mereka Yang selalu jahatin aku sama ibu,mereka selalu merampas makan Ku Dan ibu.aku selalu kelaparan karna mereka dad.mereka jahat dad mereka keluarga iblis da."
"ya benar mereka harus Di lawan Dan mereka harus merasakan apa yang Kamu Dan ibu mu rasakan nak.'
Rasanya da da Aras Dan Geri sesak orang orang ini sungguh keluarga iblis yang kejam tak berperasaan.
Dalam hati Aras Dan Geri sangat geram,awas kalian,darah kalian pun tak cukup untuk membersihkan Dan mencuci dosa kalian."
"dad ini....?"
"baca lah biar Kami tau apa isi nya." Aras pun meminta Alex membaca Kan nya.agar Kami tau pasti Kami tidak salah orang.
Terdiam sejenak lantas Alex menganguk pasti.
"baik dad".
Next 😡