Saquel Dijodohkan istri
Menceritakan tentang kisah saudara kembar yang terpisah selama 17 tahun.
"ALAN SAPUTRA ATMAJAYA"
Seorang laki laki remaja yang tampan, pintar dan kaya raya yang terlahir dari keluarga Atmajaya. Disekolah, Alan menjadi pria idaman setiap wanita. Semua wanita disekolah nya berlomba lomba untuk mendapatkan cinta nya.
"ALANA SAPUTRI ATMAJAYA"
Seorang gadis manis yang hidup serba apa adanya seperti ibu nya. Cantik, pintar dan juga kaya raya namun tidak membuat nya berbesar kepala.
Alan dan Alana adalah sepasang saudara kembar yang akan selalu berselisih paham dalam hal apa pun. Namun tidak memudarkan rasa sayang Alan kepada adik kembaran nya itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khalisa maisara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 06
Hi gaes ....
HAPPY EID ADHA YA SEMUA 🙏🙏
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN 🙏
Oke...
happy reading kawan !!!
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Peluh keringat terus mengalir di dahi Alana. Kaki nya gemetar tidak kuat lagi untuk menopang tubuh nya. Terik panas matahari membuat Pandangan Alana terasa buram dan gelap.
"Gara gara elo, gue jadi kena juga hukuman Bu Ayu." gerutu laki laki tampan yang berdiri di sebelah Alana.
Alana hanya diam tak menjawab ucapan Alan.
Ya, Alan dan Alana tengah dihukum bu Ayu berdiri di tengah lapangan sambil hormat ke tiang bendera karena kerusuhan yang diperbuat ke dua remaja itu.
Flashback on
"Kau...."
Alan membulatkan mata nya melihat kertas jawaban milik nya sobek karena di sahut dengan paksa oleh Alana dari tangan nya. Mata nya menatap tajam ke arah gadis di hadapan nya itu.
Alana hanya diam, ada sedikit rasa bersalah karena sudah membuat kertas jawaban milik Alan sobek. Tanpa berpikir lagi, Alan pun merobek kertas jawaban milik Alana yang masih ada ditangan nya hingga hancur. Mata Alana pun melotot melihat tangan Alan yang terus merobek kertas jawaban milik nya hingga hancur tak tersisa.
Dengan rahang yang mengeras, Alan melemparkan potongan potongan kertas ditangan nya tepat mengenai wajah Alana.
"Kau...." sungut Alana, tangan nya teraangkat dan sukses mendarat sempurna di pipi laki laki itu. Seketika emosi nya naik sampai ke kepala nya.
"Berani sekali kau menam....."
"Cukup !!!" teriak bu Ayu menghentikan pertengkaran ke dua murid nya itu. Lalu dengan langkah cepat bu Ayu menghampiri dan menatap tajam Alan dan Alana itu. "Kalian berdua selalu saja membuat masalah dikelas. Keluar kalian berdua, berdiri di lapangan hormat ke tiang bendera." Kecam bu Ayu tegas.
"Tapi Bu... itu....
"Tidak ada tapi tapi an Alana. Keluar !!!" bentak bu Ayu tak terbantahkan.
Kemudian Alan dan Alana melangkah kan kaki nya keluar kelas dan menuju lapangan. Mereka pun menjalani hukuman dari bu Ayu akibat dari kerusuhan yang diperbuat mereka sendiri.
Flashback off
"Aduh, kepala ku sakit, haus." Lirih Alana. Namun masih bisa didengar oleh Alan.
Alan pun menolehkan kepalanya ke kiri menatap Alana yang terlihat wajah nya sangat pucat. Keringat dingin membasahi dahi gadis itu. Kemudian Alan kembali meluruskan pandangan nya kedepan mencoba untuk tak perduli dengan Alana. Tapi rasa khawatir nya semakin membesar terhadap gadis di samping nya itu. Alan pun kembali menolehkan kepalanya, Dan benar saja. Gadis itu tiba tiba terjatuh dan pingsan. "Alana." ucap Alan yang panik dan kebingungan. Kemudian Alan pun dengan sigap mengangkat tubuh mungil gadis itu dan membawa nya ke ruang UKS. Setelah membaringkan tubuh Alana, Alan melangkah kan kaki nya kembali keluar dengan sedikit berlari untuk memanggil dokter yang memang ditugaskan disekolah itu untuk memeriksa setiap murid yang tiba tiba jatuh sakit.
****
"Alana. Kamu gak papa." tanya Bayu saat dokter yang memeriksa keadaan Alana sudah keluar dari ruang UKS.
"Emm...aku gak papa kok." jawab Alana lemas yang sudah sadarkan diri.
Lalu pandangan Bayu beralih menatap sosok laki laki yang berdiri disampingnya nya itu dengan menyilangkan tangan nya didepan dada.
"Semua ini pasti ulah elo kan." ucap Bayu dengan sedikit meninggikan suara nya.
menolehkan wajahnya ke arah Bayu, Alan pun berdecih sambil mengejek. "Apa Lo bilang, ulah gue ??" Tanya Alan. "Gak salah Lo, yang ngerobek kertas jawaban gue itu dia." kecam Alan sambil menunjukkan jsri telunjuknya ke arah Alana.
.
.
.
.
.
***************************************
Gaes gak papa telat ya. Author sibuk lagi korban perasaan guys 🤣🤣😥😥
oke...... Babay