Nalendra Adiwijaya terpaksa menerima perjodohan dengan Kinan Artanegara, karena kekasih hatinya kabur di hari pertunangan mereka.
Kinan yang sudah lebih dulu jatuh cinta pada Nalen sejak usia remaja pun begitu bahagia saat bisa menikah dengan pria itu.
Sayang, indahnya pernikahan yang diimpikan oleh Kinan bertolak belakang dengan pernikahan yang dia jalani bersama dengan Nalen.
Karena sikap acuh Nalen, Kinan pun harus merasakan kesakitan dan kecewa yang teramat mendalam karena kerap di abaikan oleh suaminya sendiri.
Lalu, bagaimana dengan nasib pernikahan Kinan dan Nalen? Saat masa lalu Nalen kembali. Bahkan di saat Kinan belum bisa meluluhkan hati sang suami??
yukk simak kisah mereka di sini....
Bantu follow ya...
ig :author_triyani
tiktok :triyani_87
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CAS.Bab 6
...🌸🌸🌸...
...*Happy Reading*...
*
"Itu rekan bisnis nya. Kebetulan ada pekerjaan yang harus di selesaikan dan Mas Nalen tidak bisa ke kantor karena lagi kurang sehat. Makanya di selesaikan di rumah," kilah Kinan tidak ingin terlalu mengumbar keburukan dari suaminya.
Cukup Maura saja yang tahu bagaimana Nalen selama ini dan bagaimana kondisi pernikahannya bersama pria itu. Kinan belum siap berbagi hal ini pada Deril, karena konon katanya. Jangan pernah membicarakan kondisi pernikahan kita pada lawan jenis yang tidak ada hubungan darah.
Karena itu bisa menimbulkan persepsi yang berbeda dan bisa membuat celah bagi orang ke tiga untuk masuk kedalam hubungan rumah tangga itu sendiri.
*(Hanya mitos ya guys ya, percaya atau nggak nya itu tergantung pemikiran kita masing masing. Ini hanya ditulis menurut pengalaman Author selama berumah tangga.)
"Apa saat bekerja harus sedekat itu ya?" gumam Deril yang hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri.
Deril sadar, ada sesuatu yang disembunyikan oleh Kinan darinya. Namun, Deril tidak mau terlalu memaksa Kinan, untuk mengatakan semua nya pada nya sekarang.
Selain mereka baru kembali bertemu setelah 4 tahun berpisah. Deril yakin, Kinan butuh waktu untuk mengatakan risalah hatinya pada Deril.
Toh selama mengenal Kinan, Kinan adalah orang yang selalu bercerita di kala hatinya sudah tenang. Segenting apapun masalah yang tengah dia hadapi, Kinan baru akan cerita di kala hatinya sudah mulai terasa tenang.
Dengan begitu, Kinan bisa mengambil keputusan dalam ke adaan kepala dingin dan tanpa adanya emosi yang menyelimuti dirinya. Yang mungkin, bisa saja membawa Kinan pada keputusan yang salah.
Dan setelah menempuh perjalanan hampir satu jam, akhirnya mobil yang dibawa oleh Deril mulai memasuki kawasan sebuah restoran mewah.
"Kenapa kesini? Disini kan makanannya mahal mahal? Kita pindah tempat saja yukk," ucap Maura yang kaget saat Deril membawanya ke restoran western yang ternama dan cukup di kenal dengan harga makanan mereka yang super mahal.
Dan tentu saja, hal itu sangat di sayangkan untuk seorang Maura yang gajih perbulan nya saja dibawah UMR. Rasanya sayang sekali menghabiskan uang banyak hanya untuk satu porsi makanan.
"Sudah, santai saja kali ini biar aku yang traktir. Anggap saja ini juga perayaan karena kita bisa kumpul kaya dulu lagi." jawab Deril dengan begitu santainya membawa kedua gadis itu masuk kedalam restoran.
"Tapi___,"
"Sudah ngikut aja, sekali kali makan makanan mewah dan mahal tidak apa apa kan?" sambung Kinan menarik paksa tangan Maura yang sepertinya enggan beranjak untuk masuk kedalam restoran itu.
Mau tidak mau Maura pun akhirnya mengikuti langkah Kinan dan Deril masuk kedalam restoran. Meski Maura sedikit tidak nyaman, namun gadis itu tetap mengikuti kedua sahabatnya itu.
Berteman dengan anak sultan memang inilah salah satu resikonya. Harus terbiasa dengan hal hal yang berbau mewah dan mahal. Meski untuk Maura sendiri sangat di sayangkan, tapi mau bagaimana lagi Maura harus membiasakan diri.
Kedua teman nya memang sudah kaya sedari lahir. Jadi wajar jika mereka tidak akan merasa sayang saat mengeluarkan uang yang banyak meski hanya untuk satu porsi makanan.
“Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?” sapa pegawai restoran yang datang menghampiri saat ketiga nya masuk ke dalam.
“Saya mencari tempat Mbak,” jawab Deril tersenyum ramah pada sang pegawai restoran.
“Apa anda sudah melakukan reservasi sebelumnya, Pak?”
“Sudah, atas nama Deril Mahendra,”
“Oh baik, mari ikut saya Pak,”
sang pegawai restoran pun membawa Kinan dan juga Maura mengikuti sang pegawai restoran. Mereka dibawa ke sebuah ruangan VIP yang ada di dalam restoran itu.
“Silahkan tuan, ini ruangan untuk anda. nanti petugas kami akan datang untuk membawakan buku menu yang anda butuhkan. kalau begitu saya permisi dulu,” ucapnya lagi lalu pergi setelah mempersilahkan tamu spesialnya itu memasuki ruangan nya.
*
*
Sementara di rumah.
Sepeninggalan Kinan, mood Nalen tiba tiba saja berubah menjadi buruk. Pria itu sampai uring uringan tidak jelas, bahkan Nalen mengusir Tiara dengan cukup kasar agar segera pergi meninggalkan rumah nya.
“Kamu ngusir aku Len?” tanya wanita itu menatap tidak percaya pada perlakuan Nalen yang terbilang cukup kasar.
Karena pria itu langsung menarik dan mendorong Tiara agar keluar dari dalam rumah nya. Bahkan tanpa menjawab pertanyaan dari Tiara, Nalen langsung menutup pintu rumah itu dengan cukup kasar hingga menimbulkan suara yang cukup keras.
“Ada apa tuan? apa yang terjadi?” tanya BI Marsih saat mendengar suara pintu yang di banting cukup keras oleh majikan nya.
“Jangan biarkan siapapun masuk lagi ke dalam rumah ini Bi. Aku tidak suka jika rumahku didatangi oleh orang lain yang bukan saudara. Ingat itu,” jawab Nalen dengan nada dingin dan datar.
“Baik tuan,” jawab Bi Marsih menatap bingung pada majikan nya itu.
Untuk pertama kalinya selama bekerja bersama dengan pria itu. Ini pertama kalinya Nalen terlihat begitu marah. Bahkan tega mengusir tamu nya dengan cukup kasar. Padahal tamu nya itu adalah seorang wanita.
Meski Nalen terkenal dengan sikap dingin nya, namun Nalen tidak pernah memperlakukan wanita sekasar tadi, seperti Nalen mengusir Tiara tadi.
Entah apa yang terjadi pada kedua nya hingga membuat Nalen semarah itu. Yang pasti, Bi Marsih hanya bisa menuruti apa yang dikatakan oleh majikan nya itu.
Ceklek
Braakkkk
Baru saja Bi Marsih berbalik, wanita paruh baya itu kembali di buat kaget karena Nalen kembali membanting pintu kamarnya dengan cukup keras hingga membuat Bi Marsih kaget untuk yang kedua kali nya.
“Oh ya ampun, bikin kaget saja. Apa yang terjadi sebenarnya? Tidak biasanya tuan semarah itu.” gumam Bi Marsih yang kembali melanjutkan langkah kaki nya menuju ke arah dapur.
Sementara Nalen sendiri kini tengah duduk sembari mengatur nafasnya yang tidak beraturan. Entah mengapa saat ini dia begitu sangat marah. Namun, tidak tahu marah karena apa.
“Sial, ada apa denganku?” gumam nya sembari memijat pelipisnya.
Merasa kepalanya semakin berdenyut, Nalen pun akhirnya kembali membaringkan tubuh lemahnya dan kembali memejamkan matanya.
Berharap dengan kembali tidur dia akan melupakan kejadian hari ini. Namun, detik berganti detik, menit berganti menit lalu jam pun ikut berganti. Tidak juga membuat seorang Nalen bisa tertidur, pria itu tampak gelisah membolak balikkan tubuh nya yang merasa serba salah.
Miring kiri salah, miring kanan salah, tengkurap masih juga salah, terlentang apa lagi. Entah harus dengan posisi apa agar dirinya dapat kembali tertidur.
Hingga indra pendengar Nelan pun menangkap suara deru mesin mobil yang memasuki halaman rumah nya. Dan refleks pria itu langsung bangkit dari tidurnya lalu beranjak menuju ke jendela, mengintip siapa gerangan yang datang.
d sini hanya menitik beratkan k masalah tokoh utama nya, d mana tokoh pria nya berusaha utk memperbaiki diri krn tdk mau kehilangan sosok istri yg terabaikan....
selain itu kisah persahabatan nya manis bgt, biasa nya d cerita2 lain klo sahabat nya pria at temen nya pria..udh d pastikan suka ma tokoh wanita nya,,tp ini beda..sahabat2 nya pure g pake hati apalgi yg laki g ada niatan utk merebut at menikung..👍
makasih Kaa novel nya aq suka, meskipun d akhir cerita kesan nya terburu buru..tp aq memaklumi nya krn alasan yg d sebabkan dr pihak NT nya..
smangat terus y Kaaa utk selalu berkarya, jangan pernah pesimis..💪👍👍❤️❤️❤️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️⚘️
takut kan skarang klo macam2 ma Kinan??