NovelToon NovelToon
Asa Di Bintang Altair

Asa Di Bintang Altair

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Karir / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:612.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Susanti 31

Spion off ~ Lost Love ~

Asa Feriske, gadis cantik yang mencintai pria bernama Altair, pria tampan yang namanya tengah melejit di dunia hiburan sebagai penyanyi bahkan aktor berbakat.

Status yang tentu berbeda membuat penghalang untuk keduanya bersama. Namun, yang lebih menyakitkan ketika dua hati saling mencintai dipaksa berpisah karena restu orang tua juga tuntutan Agensi.

Akankah Asa dan Altair mampu melewati cobaan dalam kisah cintanya, atau memilih mundur dan menerima pasangan dari orang tua masing-masing?

Instagram: Tantye005

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susanti 31, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 6 ~ Asa & Altair

Menunggu kerumunan bubar itulah yang Asa lalukan untuk menghindari dirinya terluka maupun membuat masalah dengan Iren, yang notabenenya sangat membenci Asa luar dalam.

Gadis itu duduk di pos sekolah sambil memainkan ponselnya, bel akan berbunyi beberapa menit lagi dan sampai saat itu tiba Asa tidak akan masuk ke kelas.

Senyuman di bibirnya merekah saat mendapatkan pesan dari pria yang hari ini menjadi topik perbincangan di sekolah.

Pipi Asa langsung bersemu membaca pesan terakhir Altair. Sungguh pria itu selalu bisa membuat mood Asa membalik.

Alasan Asa selalu tersenyum adalah Altair, ketika semua orang mengejeknya saat SMP, Altair adalah orang pertama yang membelanya mati-matian.

Bel pelajaran yang berbunyi nyaring membuat Asa terpaksa meninggalkan pos jaga. Berjalan cepat menuju kelasnya yang kebetulan berada di lantai bawah.

Koridor telah sunyi, semua siswa masuk ke kelas masing-masing untuk menunggu guru, begitupun dengan kelas Asa.

Mati-matian Asa menyembunyikan senyumnya melihat Altair duduk tepat di samping kursinya. Dengan ragu dia mendekat dan duduk bersama Altair.

Hal itu membuat semua seisi kelas menatap iri pada Asa.

"Ganti tempat dong, Sa. Aku juga pengen duduk sama Altair," pinta Fely dengan bibir mengerucut.

Asa yang notabenya selalu mengalah hendak berdiri, tapi tangannya malah di genggam oleh Altari di bawah meja.

"Jangan gerak!" gumam Altair yang hanya didengar oleh Asa saja.

"Lain kali ya, Fel," cengir Asa.

Untung saja Fely tidak merengek lagi, terlebih guru telah datang dan membawa beberapa lembar kertas di tangannya.

Sepertinya akan ada kuis dadakan di pagi hari padahal Asa tidak mempersiapkan apapun semalan. Ia sibuk bertelponan dengan Altair hingga tertidur.

"Lepasin," bisik Asa.

"Nggak mau, orang nyaman juga," balas Altair, engang melepaskan gengaman tangannya di dalam laci yang terbuka.

"Altair!"

"Sayang, jangan melotot gitu! Ntar aku cium masuk berita loh."

Asa menghembuskan nafas panjang, lupa kalau Altair belum berubah meski telah berpisah cukup lama. Sikap posesif dan pemaksanya masih mendominasi hingga usus.

Namun, pada akhirnya gengaman tangan keduanya harus terlepas karena harus mengerjakan soal-soal yang telah guru bagikan.

Untung saja mata pelajaran yang mendapatkan kuis adalah Biologi, jadi tidak terlalu memikirkan tentang rumus.

Sepanjang kelas berlangsung, Altair tidak membuka kacamata hitamnya. Karena dengan benda itu dia dapat menikmati wajah Asa tanpa disadari oleh siapapun, terlebih guru telah meninggalkan kelas beberapa menit yang lalu.

Asa sibuk mengerjakan soal-soal, berbeda dengan Altair senyum-senyum sendiri menikmati kecantikan gadis yang sudah lama dia kagumi.

Sayangnya Altair tidak pernah meminta hubungan lebih dari teman meski sikapnya pada Asa layaknya pacar sungguhan.

Ini semua untuk menjaga hati satu sama lain.

"Jangan natap aku terus!" tegur Asa.

"Kok tau?" Kening Altair mengerut.

"Ikatana batin mungkin."

"Sae, lucu banget sih Asanya air." Mengambil kesempatan menguyel-uyel pipi Asa saat semua siswa fokus pada kertas kuis.

Senyuman keduanya merekah saat bel pelajaran pertama selesai. Sebelum beranjak, Altair meletakkan kertas bertuliskan ....

Di belakang gudang nggak ada orang, aku tunggu.

Itulah isi kertas Altair, di akhirnya dengan gambar bentuk love. Siapa yang tidak baper coba?

"Hayo pasti tadi pacaran kan?" tebak Fely yang lantas duduk di samping Asa usai kepergian Altair.

Asa buru-buru mengelengkan kepalanya. "Ng-nggak, kita cuma teman biasa kok. Tadi juga Altair sibuk ngisi kertas kuis terus pergi." Memperlihatkan kertas Altair pada Fely.

Kertas yang jawabannya sudah pasti 98% persen benar. Sudah tidak diragukan lagi bagaimana otak Altair, meski jarang ke sekolah pria itu tahu semuanya.

Asa mendelik mendapati pesan dari Altair yang sudah mengeluh panas di belakang gudang. Gadis itu lantas berpamitan pada Fely dengan alasan ada urusan.

Namun, sepertinya Asa tidak bisa sampai tepat waktu melihat siapa yang menunggunya di depan kelas.

"Minggir! Aku mau lewat," pinta Asa pada Iren dan teman-temannya yang menghalangi.

"Kalau gue nggak mau gimana, hah?"

"Iren?"

"Jauhi Altair! Dia itu milik gue!" tegas Iren mendorong pundak Asa hingga mundur beberapa langkah.

1
Siti Nina
Gemesss banget sama pasangan ini 🤗🤗🤗
Siti Nina
,Seru banget ceritanya 👍👍👍 suka banget sama karakter nya Altair 🤗
Siti Nina
Di mana nyari cowok kaya Altair ini,,🤔 sayang banget cuma ada di dunia halu 😄
Siti Nina
Gedeg gue sama si Samuel sok kecakepan kenapa juga si Ara msh aja bertahan sama laki kya gtu 😬
Siti Nina
Bisa aja lo AL kata" nya ceplas ceplos bikin nyengir 😄
Siti Nina
Harus nya si Asa terus terang saja sama si Ayana klw dia udh Lama sama si Altair 😬
Siti Nina
Oke ceritanya 👍👍👍
Neng Siti
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Dari kecil mereka gak pernah di pertemukan ya..Biasanya kan pasti ada pertemuan keluarga atau hari nikahan siapa gitu yg bikin keluarga bisa ngumpul..
Qaisaa Nazarudin
Kok sepupu..dua pupu lah,Kan Samuel dengan Reyhan yg sepupuan..Asa dan Altair dua pupuan..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk langsung puasa kamu Al..unboxingnya tunggu seminggu lagi...🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya Aya bisa move on juga dari Alta...😄
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣Rasain Altair,Emang enak di pingit,Ngebet banget mau cepetan Nikah,Anak ku lulus SMA aja masih kayak bocah,Masih main motor kesana sini sama temen2 nya,Lha ini si Altair udah mau nikah aja..🤣🤣🤣😜😜😜
Qaisaa Nazarudin
Dasar Altair...🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
rasain tuh..
Qaisaa Nazarudin
Waaahh bisa ae kau Alta,Itu kan mau nya kamu..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya Asa nya Altair kembali..Kalo emang Jodoh gak akan kemana..Dimana tu mak lampir tadi yg coba deketin Alta,,minggir jauh2 kamu gak sebanding dengan Asa..hus hus...
Qaisaa Nazarudin
Noh kau Altair Asa datang tuh liat kamu berpelukan..
ira rodi
althair melupakan cewek pelampiasannya...
lili
malam pertamanya ditunda altair diganti Minggu depan setelah tamu bulananannya selesai berkunjung 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!