NovelToon NovelToon
AKU BUKAN CINDERELLA

AKU BUKAN CINDERELLA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Percintaan Konglomerat
Popularitas:96.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: enny76

Kelahiran seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Sanggup merubah kehidupannya di masa depan setelah di tinggalkan kedua orang tuanya.

Gadis bernama Esmeralda yang terlahir dari kedua orang tua yang berbeda kasta. Ellena harus meninggalkan Esmeralda kecil untuk selamanya. Ellena meninggal karena penghianatan suaminya yang bergelar bangsawan. Louis Alexander Graham melupakan keberadaan dirinya dan buah cinta mereka.

Louis menikah kembali dengan Margaret Thatcher setelah mendapat desakan dari sang Ayah. Dari buah pernikahan mereka lahirlah gadis cantik bernama Isabella Anastasia Graham.

Lahirnya kedua gadis keturunan dari keluarga bangsawan yang sangat terhormat, Namun beda ibu. Perbedaan sifat dan karakter dari dua gadis keturunan Louis, saling mencintai satu pria yang sama.

Akan kah sang pangeran akan memilih satu diantara keduanya?

Yuk ikuti terus kelanjutan nya. Kisah yang mengandung bawang dan mengharu biru. Cerita ini terinpirasi dari kehidupan di negara Inggris dan kerajaan kecil yang terdapat di kota London.

Ikuti terus kisahnya dalam serial "AKU BUKAN CINDERELLA,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemakaman Ellena

Louis benar-benar terpukul mendengar Ellena sudah meninggal dunia, ia hampir terjatuh kalau saja Jodie tidak memegangi tubuhnya.

"Tuan duduk lah disini" Jordan memapah tubuh Louis ke sebuah kursi kayu.

"Maaf bu, kalau memang Nona Ellena sudah meninggal, dimana pemakamannya" tanya Jordan.

"Agak jauh dari sini, ia dikubur di lahan milik Tuan Alfedro di belakang Gereja Antonius."

"Baik terima kasih banyak bu!"

"Tuan, apa anda ingin mengunjungi kuburan Nona Ellena atau kembali pulang?"

Louis menatap nelayang pada asistennya "Bawa aku ke pemakaman istriku." ucapnya lemah.

Jordan menatap iba wajah tuan nya yang sudah banjir airmata. "Baik tuan, ayo kita ke pemakaman."

Jordan memapah tubuh lemas Louis masuk kedalam mobil. Sedan hitam itu meninggalkan kediaman rumah Ellena yang menjadi saksi bisu cinta dua orang insan yang terpisah jarak dan waktu karena status sosial dan kedudukan.

Mobil itu berhenti disebuah Gereja tua. Dengan tak sabar, Louis melangkahkan kakinya berjalan ke area pemakaman yang berada di belakang gereja. Louis mencari nama Ellena dengan perasaan hancur. Langkah Louis terhenti pada sebuah nama yang terukir diatas batu nisan. Louis menatap tak percaya gundukan tanah merah didepannya. Perasaan hatinya sangat sakit, seketika tubuhnya jatuh terkulai lemas diatas kuburan tanah merah itu. Nafas Louis hampir saja berhenti, pasokan udara disekitar tidak bisa ia hirup sebabnya hidungnya tersumbat karena tangisan yang tiada henti. Louis mengeggam tanah merah itu dengan erat dan berteriak memanggil nama istrinya.

"Ellenaaaa......!!

"Ellena ma'afkan aku.....!!!

Jordan berjongkok dan mengusap punggung Louis yang memeluk kuburan Ellena. Rasa bersalah kian mendera.

"Ellena...! hiks, hiks, hiks, "kenapa kau harus pergi! Kenapa kau meninggalkan aku selamanya! hiks, hiks, hiks.... "Maafkan aku Ellena..!! jerit Louis, kini yang tersisa hanyalah penyesalan.

"Tuan muda, sabarlah. Do'akan Nona Ellena tenang di alam sana."

"Diriku tak berdaya melawan Ayahku! aku benci diriku yang tidak bisa melindungi istriku!" teriak Louis di tanah pekuburan yang sepi.

Louis masih terus meratapi kepergian Ellena, wanita yang sangat ia cintai "Ellena maafkan aku! aku datang terlambat" Louis menangis terisak dipusara Ellena sambil memeluk tanah merah itu.

"Tuan Louis ayo kita kembali, langit mulai gelap, sepertinya akan turun hujan."

"Ellena, dimana anak kita? Ya Tuhan aku melupakan nya! Louis menjambak rambutnya frustasi. "Aku ingin melihat anakku, dimana anak ku? Dimana keberadaannya sekarang?" tangisan Louis semakin pecah "Aku berjanji akan mencari anak kita!"

Langit tampak menghitam, pertanda akan turun hujan. Suara petir saling bersahutan bersamaan angin kencang yang menerbangkan apa saja disekitar. Pepohonan meliuk-liuk kesana-kemari.

"Tuan! Ayo kita pergi dari sini! Jordan terus menyadarkan tuannya yang sudah berantakan.

Jordan membantu bangunkan Louis berdiri di tanah pekuburan, tubuh Louis bergetar hebat. Sebelum meninggalkan pemakaman, Louis menaburkan bunga dan menaruh bunga tulip di pusara Ellena, bunga yang ia sempatkan beli area pemakaman. "Selamat tinggal sayang, semoga kau tenang disana. Aku berjanji akan mencari dan menjaga anak kita."

Louis melangkah pergi meninggalkan pemakaman dengan langkah gontai dan ribuan penyesalan. Jordan merangkul pundak Louis agar tidak terjatuh.

*

*

Waktu terus berjalan, hari berganti bulan. Setelah kehilangan istrinya, Loius menjadi pendiam dan jarang bicara. ia menjadi pribadi yang tertutup dan sering terlibat perdebatan dan argumen dengan sang Ayah.

"Louis..!

"Louis buka pintunya." suara wanita paruh baya berseru.

"Ceklek'

"Ada apa Mah,," tanyanya malas.

"Ayo Nak, kita makan dulu"

"Nanti saja mah! aku tidak lapar!"

"kalau kau tidak mau makan, Mama juga tidak akan makan! biar saja mama mati!" ancam Marlen.

Mata Louis membulat "Mah, jangan bicara seperti itu! Louis menatap wajah Marlen penuh penyesalan "Baik lah ayo kita makan, tapi please mama jangan pernah bicara soal kematian, aku trauma mah!"

Marlen mengangguk. Ibu dan anak itu turun kebawah menuju ruangan meja makan. Di sebuah ruangan makan, sudah duduk Alex dengan santai seraya menyeruput kopi panas.

Louis menarik salah satu kursi di sebrang Ayahnya. Marlen mendampingi putranya di sebelahnya.

"Apa begini didik mu pada Louis? sindir Alex menghembuskan nafas kasar.

"Tolong suamiku, jangan berdebat di meja makan. Pahami perasaan Louis!"

"Selalu saja manjakan anak itu!" ucapnya dingin seraya memotong kecil steak di atas piring.

Louis yang masih kesal dengan sikap Ayahnya. Ingin beranjak dari ruangan itu, Namun Marlen menarik tangannya dan gelengkan kepala. Pada akhirnya Louis mengikuti kemauan ibunya dan melanjutkan makan.

Mereka bertiga mulai menikmati hidangan dimeja makan bersama, keheningan pun sudah biasa terjadi, apalagi Louis yang begitu jarang bicara dengan ayahnya. Hanya suara dentingan garpu dan sendok yang terdengar di ruangan meja makan. Marlene menatap anak dan suaminya bergantian, sudah hampir enam bulan Louis dan Alex jangan bicara. Sejak kehilngan Ellena, Louis hanya menghabiskan waktu di dalam kamar atau berburu rusa bersama Jordan.

"Louis kau harus banyak makan, lihat kau sekarang kurus" tukas Marlen khawatir

Louis menoleh pada Marlen dan tersenyum datar "Aku tidak akan kelaparan di mansion ini Mah, semua sudah tersedia dengan baik bukan?"

"Louis, Papa harap hari ini kau tidak usah keluar berburu, karena kita akan kedatangan tamu dari London!" akhirnya Alex memulai obrolannya.

Louis menghentikan makannya dan menoleh pada Alex "Wanita mana lagi yang akan papa jodohkan! Tidak cukupkah buat aku menderita!" tegas Louis mulai tersulut emosi.

"Tentu saja wanita berkelas dan terhormat, dari kalangan bangsawan seperti kelurga kita!" ucap Alex dingin tanpa beban.

"Cukup pah! Louis berdiri "Aku sudah muak dengan semua keinginan Papah! aku bukan anak kecil lagi yang harus turuti semua perintah Papah! bentak Louis.

"Prankk!

Alex melempar gelas bekas kopi ke lantai "Berani kau melawan Papa mu Louis! aku lakukan semua ini demi masa depanmu! seru Alex melototi anak lelakinya.

"Masa depan Papa bilang?! apa Papa peduli dengan keadaan ku, sekarang! Papah tidak pernah mengerti keinginan ku! Papa seorang egois! istriku baru saja meninggal lima bulan yang lalu, tapi Papa ingin aku menikahi seorang gadis bangsawan, dimana hati nurani Papa! teriak Louis dengan nafas turun-naik.

"Sudah cukup! kalian Ayah dan Anak, jangan berdebat lagi saat sedang makan! potong Marlen, menatap keduanya bergantian.

"Maafkan aku mah, aku tidak bisa melanjutkan makan lagi" Louis lngsung pergi meninggalkan ruangan makan dengan perasaan sakit.

"Kau anak pembangkang dan kurang ajar Louis! teriak Alex.

"Louis! Louis...! jangan pergi dulu. Teruskan makan mu!" panggil Marlen. Louis tidak hiraukan dan terus berjalan pergi.

"Kenapa Papa selalu saja buat keributan di depan Louis!

"Jadi kau menyalahkan aku?!

"Aku tidak pernah mengerti dengan jalan pikiran mu, Lex! Louis baru saja kehilngan Ellena, tapi kau menyuruh Loius menikah lagi!"

"Kaupun sudah tau rencana pernikahan itu bukan?! Mommy sendiri yang memilihkan jodoh untuk Louis! aku bisa apa?!"

"Terserah padamu, aku sudah tidak ingin bicara masalah ini lagi! tukas Marlen, lalu berdiri dan meninggalkan Alex di ruangan makan.

"PRANKK!!

Alex melemparkan piring-piring didepannya, para pelayan hanya mengintip di balik tirai. Mereka sudah paham betul sikap tuannya bila sedang emosi. Setelah kepergian Alex dari ruangan itu, para pelayan datang untuk membersihkan pecahan beling.

BRAKK!

Dengan amarah meletup letup, Alexander membanting pintu ruangan kerjanya.

"Sial!! anak ku masih saja membangkang! apa istimewanya Ellena, gadis itu sudah pergi dari dunia ini. Louis masih saja tidak bisa melupakannya!"

flash Back On

Disebuah ruangan rahasia yang berada di bawah tanah, terdapat sebuah ruangan khusus yang hanya orang tertentu saja yang mengetahuinya. Alex sedang menunggu seseorang untuk datang menemuinya. Terdengar suara pintu terbuka lebar, Alex menyambut kedatangan orang tersebut.

"Selamat malam Tuan Alex" pria itu membungkuk memberi hormat

"Informasi apa yang kau dapatkan?

"Ternyata dugaan anda benar tuan, Tuan muda Louis mendatangi sebuah rumah di Britania raya, menemui istrinya Ellena!'

"Brengsek! kau temui wanita itu, dan berikan Foto-foto ini!" Alex mengambil sebuah kotak yang berisi banyak foto, lalu memberikannya pada pria misterius itu. "Kau katakan pada wanita miskin itu kalau Louis akan segera menikah! kau harus buat wanita itu sakit dan menderita, paham!" Alex melempar gepokan uang pada pria bayaran itu "Kau berikan uang itu pada Ellena, suruh ia pergi dari rumah itu dan tinggalkan Louis untuk selamanya. Bila tidak, kematian akan menjemputnya!' Alex tersenyum misterius.

"Baik Tuan besar, saya akan menemuinya sekarang juga!"

"Ini uang untuk mu! Alex melempar lima gepok uang kertas "Bila kau berhasil meyakinkan wanita itu, aku akan memberikan lebih dari itu!

"Baik Tuan, saya akan bekerja keras untuk ini!"

"Satu lagi, rahasiakan pertemuan mu dengan wanita itu, jangan sampai Louis mengetahuinya!"

"Laksanakan Tuan, saya pastikan rahasia ini akan tetap terjaga!"

"Bagus! lakukan tugasmu sekarang!"

Pria misterius itu pergi meninggalkan Alex dengan langkah mantap.

💜💜💜

@Bersambung......

1
Evi Arian
ini sudah 2025,, Sampek q ganti hp dan download apk ini lagi demi membaca kelanjutan cerita ini,, tapi gak pernah adaa😭😭
Happy Kids
bapaknya yg tolol ternyata
Happy Kids
aku sediihhhh :(( kasian alda
Happy Kids
waw.. uda move on ya. selamat
Deandra🕊🌻
authorrrrr...kelanjutannya mana..gw dah nungguin dari tahun lalu loh😭😭😭
OsinRy Ry: dah almh rupanya ceritanya 🤭kan sayang tergantung macam tu🤦
total 5 replies
osinry 翔
bunda ini ceritanya bagusloh tapi kenapa tergantung sedih 🥲🥲asik mengintai novel ini tapi tak up juga🤭🤭
🍌 ᷢ ͩZuzu Coklat 👉🏻 Murni
kenapa g perna ada lanjutannya lagi cerita ini Thor🤔😭😭😭😭
Viela
kak kok blm d lanjut lg ceritanya....kapan up ny
Maliqa Effendy
ga sakit apa dari dulu ditampar terus Louis
Maliqa Effendy
jadi ga respect sm Louis..
Maliqa Effendy
sayang????? Hadeh..udah bucin Louis sama Margareth
Maliqa Effendy
lupa sama anakmu dan Ellena,Louis..
Maliqa Effendy
kannn..jadi anak kan...
Maliqa Effendy
tapi tetep sja kan..kucing di kasih ikan..ga nolak lah..begitu juga dengan Louis..ga cinta ..cinta mati..ttp aja bikin anak sm Margareth..apa namanya klo bukan nafsu
Mardawiah
tdk ada kelanjutannya ya?
Mardawiah
mengandung bawang...tissu mana?
Sumi Fu
thor kok dah lama tak up date. up date..kapan kelanjutannya nya thor😭😭😭
Krishti Krish
lama banget mom lanjutannya🙏🏻
Ary Cantora
jangan2 si margareth ini selingkuhan bokapnya alexander
Happy Kids: sepertinya sii gtu. dia ga mau ditinggalin mantu kesayangannya 😆
total 2 replies
Seniwati Laia
lanjutlah kok gantung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!