NovelToon NovelToon
BANGKITNYA KEKUATAN LEGENDA S2

BANGKITNYA KEKUATAN LEGENDA S2

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mochamad Fachri

Ini adalah buku lanjutan dari buku sebelumnya, mengisahkan perjalanan seorang Nova Arvena untuk menjadi seorang kultivator muda terkuat dan membawa kedamaian bagi seluruh mahluk hidup yang ada.

Bagaimana kisahnya, silahkan simak cerita lanjutan ini, semoga teman-teman suka!

kali ini season ke 2 akan menggunakan alur cepat, dan banyak harem.

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA TEMAN-TEMAN😇

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mochamad Fachri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Array Sembilan Langit

Nova tidak sempat mencerna seluruh penjelasan Tian Long. Tekanan yang terpancar dari balik pilar batu itu telah membuat udara di sekeliling mereka berubah begitu berat hingga setiap tarikan napas terasa seperti menghirup timah cair.

Rumput-rumput spiritual yang semula tumbuh subur mulai mengering dalam hitungan detik, sementara batu-batu besar di sekitar lembah perlahan retak akibat tekanan aura yang terus meningkat. Bahkan para kultivator Sekte Awan Biru yang telah berpengalaman menghadapi berbagai pertempuran kini menunjukkan raut wajah yang dipenuhi kewaspadaan.

Lin Xue menggenggam pedangnya erat hingga buku-buku jarinya memutih, Gu Shen tanpa sadar mengambil satu langkah mundur, sedangkan Yan Mei sudah memasang tiga anak panah spiritual sekaligus, meskipun ia sendiri menyadari bahwa serangan biasa kemungkinan besar tidak akan memberi pengaruh sedikit pun terhadap keberadaan mengerikan yang masih tersegel di balik pilar batu tersebut.

Di sisi lain, para anggota Lembah Iblis Hitam justru menunjukkan ekspresi yang bertolak belakang. Mata mereka dipenuhi kegembiraan dan fanatisme, seolah kemunculan makhluk itu merupakan anugerah terbesar dalam hidup mereka. Pemimpin berjubah hitam perlahan bangkit dari posisi bersujud, lalu mengangkat kedua tangannya tinggi ke langit dengan senyum yang semakin lebar.

"Pengorbanan telah tiba."

"Segel akan segera terbuka."

"Habisi mereka."

Begitu perintah itu keluar, kesepuluh anggota Lembah Iblis Hitam langsung bergerak bersamaan. Energi hitam meledak dari tubuh mereka, membentuk puluhan bayangan iblis yang melesat ke segala arah. Langit yang semula dipenuhi cahaya merah dari retakan segel kini semakin gelap akibat aura iblis yang menyelimuti seluruh lembah.

Lin Xue segera berteriak memberi komando.

"Formasi bertahan!"

Gu Shen langsung maju ke garis depan sambil menghentakkan tombaknya ke tanah. Qin Yu mengembangkan kipas gioknya dan membentuk lapisan angin pelindung di sisi kanan rombongan, sedangkan Yan Mei mulai melepaskan rentetan anak panah spiritual yang melesat seperti hujan cahaya menuju musuh.

Ledakan demi ledakan langsung memenuhi lembah.

Namun jumlah lawan terlalu banyak.

Empat anggota Lembah Iblis Hitam menerobos hujan anak panah Yan Mei, sementara tiga lainnya menyerang Gu Shen dari sisi yang berbeda. Sisanya justru mengabaikan seluruh anggota Sekte Awan Biru dan bergerak lurus menuju Nova.

Tatapan mereka dipenuhi niat membunuh.

"Mereka mengincarmu!" teriak Yun Xi.

Nova menggenggam Oceanus Crown Blade semakin erat. Energi spiritual di dalam tubuhnya langsung berputar cepat mengikuti jalur meridian. Ia telah bersiap mengayunkan pedangnya ketika suara Tian Long kembali menggema dengan nada yang jauh lebih mendesak.

"Jangan gunakan serangan terlebih dahulu."

"Gunakan Array."

Nova sedikit terkejut. "Array?"

"Benar."

"Tidak ada waktu untuk menjelaskan."

"Batara Agung telah mewariskan Teknik Array Sembilan Langit ke dalam lautan jiwamu. Ingatan itu memang disegel, tetapi dalam kondisi tertentu segel tersebut akan terbuka dengan sendirinya."

Belum sempat Nova bertanya lebih jauh, salah seorang kultivator Lembah Iblis Hitam telah muncul kurang dari lima langkah di depannya. Pedang hitam yang dipenuhi energi iblis ditebaskan lurus ke arah lehernya dengan kecepatan yang bahkan mampu membelah udara.

Dalam sepersekian detik itu, dunia di mata Nova seolah melambat. Suara benturan senjata di kejauhan perlahan menghilang.

Jeritan para kultivator memudar, yang tersisa hanyalah denyut jantungnya sendiri.

Lalu...

Kilatan cahaya keemasan muncul di dalam lautan jiwanya.

Potongan-potongan ingatan yang selama ini terkunci tiba-tiba bermunculan seperti aliran sungai yang meluap. Ia melihat sosok Batara Agung berdiri di tengah hamparan bintang yang tak berujung, kedua tangannya bergerak perlahan membentuk ribuan segel tangan yang begitu rumit hingga mustahil diikuti oleh kultivator biasa.

Setiap gerakan menghasilkan garis-garis cahaya emas yang saling bertaut, membentuk lingkaran demi lingkaran penuh rune kuno yang berputar mengikuti hukum langit dan bumi.

Suara Batara Agung terdengar menggema di seluruh kesadarannya.

"Selama kau memahami aliran energi semesta, bahkan tanpa bahan pembentuk sekalipun, kau tetap dapat menciptakan perlindungan menggunakan kehendakmu."

Begitu suara itu lenyap, kedua tangan Nova bergerak secara naluriah. Ia bahkan tidak menyadari apa yang sedang dilakukannya.

Jari-jarinya membentuk segel demi segel dengan kecepatan luar biasa, seolah tubuhnya telah mengingat teknik itu jauh sebelum pikirannya mampu memahaminya. Energi spiritual di dalam dantiannya mengalir keluar tanpa hambatan, bercampur dengan cahaya keemasan yang memancar dari inti warisan Batara Agung.

Wuuung...

Suara dengungan lembut memenuhi udara.

Garis-garis emas mulai muncul di bawah kaki Nova, meluas dengan sangat cepat membentuk lingkaran raksasa yang dipenuhi simbol-simbol kuno. Setiap rune memancarkan cahaya keemasan yang hangat namun mengandung tekanan hukum yang begitu murni hingga energi iblis di sekitarnya mulai bergetar tidak stabil.

Mata Tian Long membelalak. "Bocah ini..."

"Dia benar-benar berhasil..."

Bahkan naga kuno itu tidak menyangka Nova mampu membangkitkan Teknik Array Sembilan Langit pada percobaan pertamanya.

Dalam waktu kurang dari dua tarikan napas, lingkaran emas itu telah berkembang menjadi Array raksasa yang menutupi seluruh posisi Nova, Lin Xue, Gu Shen, Yan Mei, Qin Yu, dan Yun Xi. Lapisan demi lapisan cahaya keemasan naik dari tanah seperti dinding transparan yang dihiasi jutaan rune kuno, sementara simbol-simbol langit terus berputar mengelilingi mereka mengikuti ritme yang sempurna.

Saat itulah pedang milik kultivator Lembah Iblis Hitam akhirnya menghantam dinding Array tersebut.

BUUUUM!

Ledakan dahsyat mengguncang seluruh lembah.

Gelombang kejut menyapu pepohonan hingga tumbang puluhan meter jauhnya, sementara tanah di sekitar mereka kembali retak akibat benturan dua kekuatan yang saling bertolak belakang.

Namun...

Dinding emas itu tidak bergeming sedikit pun sebaliknya, seluruh energi iblis yang menghantam permukaannya langsung diserap oleh rune-rune kuno, kemudian dimurnikan menjadi energi spiritual murni yang kembali mengalir ke dalam Array.

Para anggota Lembah Iblis Hitam membeku. Mereka tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi.

"Itu..."

"Mustahil..."

"Array tingkat tinggi tanpa bendera formasi?"

Bahkan pemimpin mereka ikut mengubah ekspresinya. Tatapannya yang semula penuh keyakinan kini dipenuhi keterkejutan.

Di dalam cahaya keemasan yang terus berputar, Nova perlahan membuka kedua matanya. Iris matanya memantulkan kilatan emas yang sama seperti Array di bawah kakinya, sementara kedua tangannya masih mempertahankan segel terakhir.

Ia sendiri dapat merasakan bahwa teknik ini masih sangat asing baginya, tetapi setiap rune yang terbentuk seolah bergerak mengikuti kehendaknya tanpa kesalahan sedikit pun, seakan warisan Batara Agung telah mulai benar-benar menyatu dengan jiwa dan tubuhnya.

Di kejauhan, retakan pada pilar batu semakin melebar. Dari balik celah itu, sepasang mata merah raksasa perlahan terbuka.

Dan ketika mata itu memandang langsung ke arah Array keemasan yang diciptakan Nova, suara tawa tua yang sejak tadi bergema di seluruh lembah mendadak berhenti, berganti dengan bisikan pelan yang dipenuhi keterkejutan.

"Teknik itu..."

"...mengapa warisan itu masih ada?"

1
Raden Mamad
yg suka fantasi pria ini ada novel bagus di jamin pokoknya judul JALAN MENUJU KEILAHIAN'
Muhammad Irdham
mantap thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!