Anita gadis berusia 18 tahun seorang pelajar yang terbangun dari tidur lelapnya. Namun hal tak terduga telah mengejutkannya hari itu.
Ia terbangun dan berada disebuah tempat yang asing dan tidak ia kenali. Dimana tempat itu juga adalah tempat yang dia inginkan.
Dunia tempat dimana seseorang dapat hidup kembali setelah mengalami kematian, dengan syarat ia mati karena tragedi bunuh diri.
Anita pun bertekad untuk mempelajari berbagai pengetahuan yang ada di dunia ini demi dapat kembali ke tempat asalnya.
Berbagai macam masalah terus datang kepadanya, tanpa di duga Anita mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa, masuk kedalam ras berkemampuan yang sangat berbahaya.
Dirinya pun banyak diincar dan dicari-cari oleh orang-orang yang memang membutuhkan kemampuan langka tersebut.
Sehingga Anita harus pergi menuju tempat penghapusan kekuatan yang letaknya sangat jauh.
Petualangan Anita pun dimulai!
.
.
Lanjut sampai season duanya, happy reading☺️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahel wii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dunia yang Berbeda
Dash! tap! tap!
"Dia bisa menangkis tendangan ku, ck!"
"Tenang, kami ini bukanlah orang jahat! Kami hanya terkejut saja karena ada perempuan di kamar ini." ucap si kacamata sambil membetulkan kacamatanya.
"Benar sekali, kami lebih tepatnya adalah orang yang tersesat!"
"Hei, jaga bicaramu!!"
"Tempat ini saja sudah membuatku kebingungan, apalagi dengan kehadiran para lelaki ini. Kurasa aku harus mencari cara untuk kabur terlebih dahulu," ucapku dalam hati memikirkan langkah selanjutnya.
"Baiklah, aku percaya kepada kalian," sambil ku dekati mereka.
"Hm??"
"Bagaimana kalau kita berkenalan terlebih dahulu?" ku ulurkan tangan untuk memulai berjabat tangan dengan salah satu diantara mereka.
"Boleh, kalau begitu aku yang.."
Set! wuss
Dan di saat target telah memakan umpannya aku pun dengan cepat melesat melewati mereka. Gerakan dadakan ku mungkin akan mengagetkannya, sekaligus mengejutkan mereka.
"Huh!?"
Dengan cepat aku berlari ke arah tangga, lebih tepatnya menuruninya dengan gerakan zig zag agar anak tangga hancur setelah aku pijak.
"Sudah sangat lama aku tidak bergerak sebebas ini, kurasa tempat ini tidak terlalu membosankan."
Namun di saat pendaratan terakhir seorang pria pirang tadi sudah ada di dekat pintu seperti hendak mencegahku kabur.
"Kamu seorang wanita yang menarik, kurasa aku akan sedikit bermain-main denganmu," sambil dia tersenyum menyeringai.
"Cih, masa ada lagi si muka topeng."
Set!
"Rasakan ini!!"
Aku langsung saja maju duluan untuk menghadapinya.
"Aku bercanda!"
"Huh!?"
Di saat pukulan ku hampir menyentuh wajahnya dia berkata hal demikian sehingga aku mencegah diriku untuk menghajarnya.
"Aku layak mendapatkan pukulan darimu kalau aku adalah ancaman untukmu," perkataannya seolah mengurangi tingkat kewaspadaan ku.
Menurut persepsi ku mereka mungkin bukan orang jahat seperti yang aku kira hanya saja aku harus sewaspada mungkin.
Meski begitu, aku masih belum bisa memercayai mereka sepenuhnya.
"... Kamu sebenarnya siapa? Kenapa kamu ada disini juga? Apa kamu yang telah menculik ku?"
"Hmm, pernyataan yang cerdas. Baiklah, aku akan memberitahukan kepadamu sekarang!"
"Kwen, tunggu dulu! Kamu tidak boleh langsung mengatakan kepadanya begitu saja!"
"Kurasa itu adalah suara si kacamata yang mungkin sekarang ini tidak bisa turun karena tangga satu-satunya telah aku rusak.
"Tidak apa-apa, dia adalah orang cerdas sama sepertimu. Aku nyakin dia akan memahaminya."
"Perkataan mereka barusan...? Aku tidak mengerti. Apa itu berhubungan dengan kenyataan aku yang di culik?"
"Kalau begitu biar aku saja yang menjelaskan kepadanya!" ujar si kacamata.
"Baiklah, aku memang menunggu mu berkata seperti itu," jawab pria pirang di hadapanku dengan senyum diwajahnya.
"Rupanya dia masuk bisa tersenyum."
"Dasar kau ini! Jadi... seperti ini, kurasa kita berada di dunia dimana tempat pertengahan setelah kita mati karena bunuh diri!
"Dan sepertinya jiwa kita berada di dunia ini karena satu urusan dan mungkin saja yang belum terselesaikan selama di dunia kita. Meski ini terdengar seperti cerita fiksi namun spekulasi ku telah terbukti adanya."
Aku masih mencerna perkataannya barusan bahwa penjelasannya masih membingungkan dan rumit menurutku.
Tentang dunia dimana tempat pertengahan seseorang berada setelah mengalami kematian karena bunuh diri. Menurutku itu sangat-sangat di luar nalar.
Dan lebih membingungkan nya lagi kemarin aku melihat kalender dengan tanggal yang tertera tahun 2012, itu juga sama di luar pemikiran ku. Kecuali yang aku lihat saat itu adalah kalender yang salah.
Tapi apakah aku akan mempercayai mereka begitu saja?
lanjut kak Wii, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻