NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Tunangan Sahabatku

Menikah Dengan Tunangan Sahabatku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:113.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sindi Oktaviani

Semua ini berawal ketika sahabatku yang bernama Velia telah jatuh koma akibat penyakit yang di deritanya. Dan di perkirakan umurnya tidak akan lama lagi. Hingga akhirnya mama dari Leonard yang tak lain dan tak bukan adalah tunangan dari sahabatku itu, sudah tidak sabar ingin menimang seorang cucu, memaksa aku dan Leonard untuk menikah.

Itu karena memang sejatinya aku juga sahabat dari mereka berdua, yang memang kita bertiga bersahabat semenjak kuliah di fakultas yang sama. Aku juga mengenal baik mama dari Leonard, dan kami di paksa menikah setelah mengetahui kalau umur Velia tidak akan lama lagi.

Aku dan Leonard yang tak saling mencintai pun akhirnya terpaksa menikah ,demi menuruti apa yang di katakan oleh mama dari Leonard.

Akankah hati kita bisa terbuka dan saling mencintai satu sama lain?

Hingga akhirnya Leonard berada dalam dilema besar,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindi Oktaviani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Koridor

Velia tersenyum ke arahku penuh dengan arti, "Iya-iya Velia! Aku akan melakukan itu dengan senang hati! Aku juga seorang wanita yang bisa menjaga diri! Jadi kamu tenang saja oke!" Kata Velia lagi sambil mengacungkan jempolnya kepadaku.

"Sudah-sudah! Lebih baik kita tidur! Besok kita ada kelas pagi! Kamu nggak mau kan kena marah dosen karena berangkat terlambat?!" Kataku menyuruh Velia untuk berhenti berhalu dan mulai tidur. Aku juga ingat kalau saat itu ternyata Velia tidak mengetahui nama dari sosok pria tampan yang dia taksir itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Keesokan harinya aku memutuskan pulang ke rumahku dulu sebelum berangkat ke kampus. Tentunya aku tidak ingin membuat kedua orang tuaku khawatir karena aku tidak pulang. Ya, walaupun aku tadi malam juga sudah pamit untuk menginap di rumah Velia. Tapi bagiku aku tetap harus pulang, karena aku masih memiliki keluarga. Berbeda jauh dengan Velia yang telah kehilangan orang tua angkatnya, Velia sendiri tak tahu keberadaan orang tua kandungnya. Dia mengira mereka juga telah tiada, karena dari ceritanya saat itu dia mengatakan kalau Velia berada di panti asuhan dari bayi dan langsung di adopsi oleh kedua orang tua angkatnya. Namun Velia beruntung menjadi anak yang telah di limpahkan harta warisan dari kedua orang tua angkatnya. Meskipun dirinya tetap merasa kesepian juga.

Hari itu bahkan Velia juga ikut aku untuk pulang, tapi dia sudah dalam kondisi bersiap berangkat ke kampus. Jadi nanti tinggal berangkat aja ke kampus bersama denganku.

"Papa, mama! Alana pulang!!" Ucapku ketika masuk ke dalam rumah kedua orang tuaku yang sederhana. Aku masuk bersama dengan Velia juga.

"Alana kamu sudah pulang nak?!" Ucap mama ketika menyambut ku di ruang tamu, "Eh ada nak Velia juga! Ayo kita sarapan bersama, papa kamu sudah menunggu di meja makan!" Ajak Mama pada kami berdua.

"Ah ,tante jadi merepotkan hehe!" Velia terkekeh dan sedikit canggung kepada mamaku, ya tentu saja, karena ini adalah kali kedua dia datang berkunjung ke sini.

Aku mengikuti langkah mama untuk menuju ke meja makan bersama Velia juga. Du sana ternyata papa sudah menunggu kami dan mengajak kami makan sarapan bersama.

"Hay papa, selamat pagi!" Sapa ku pada papa sambil menyalami tangan papa.

"Selamat pagi Alana!" Jawab papa sembari tersenyum ke arahku.

"Halo om!" Kata Velia yang juga menyapa papa yang tengah duduk di kursi meja makan.

"Eh ada nak Velia juga ternyata, ayo duduk kita sarapan bersama sebelum kalian berangkat kuliah!" Kata papa menyuruhku dan Velia untuk ikut sarapan bersama. Pagi itu juga kita berempat makan sarapan bersama di meja makan dengan khidmat. Lalu kemudian aku mengganti tas dan bersiap menuju kampus bersama dengan Velia. Tentu saja aku berpamitan terlebih dahulu terhadap kedua orang tuaku.

Velia yang menyetir mobil pun menatap jalanan di depan, namun dia mengajakku mengobrol, "Jadi kamu enak ya Vel! Kamu masih punya keluarga yang lengkap, sedangkan aku? Bahkan aku tak tahu apakah kedua orang tua kandungku masih hidup atau sudah tiada!" Katanya sambil terus fokus ke jalanan, aku melirik ke arahnya. Ku lihat wajah Velia seperti sedang sedih setelah mengatakan itu. Aku sangat memahami betapa malangnya nasib Velia karena di tinggal kedua orang tua angkatnya untuk selama-lamanya.

Aku memutuskan untuk menghibur Velia supaya dia tidak merasa sedih, "Vel, semua ini sudah menjadi takdir tuhan! Kamu harus bisa ikhlas, percayalah semua pasti ada hikmahnya!!" Kataku, "Oh iya bagaimana kalau nanti kita berdua pergi nonton aja? Ya demi kamu deh aku rela habisin uang jajan aku bulan ini!!" Kataku mencoba membuat hatinya sedang. Sekilas Velia menatapku dengan senyumannya , "Makasih ya Al!" Katanya lalu kembali fokus pada jalanan di depan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Tak berapa lama kemudian setelah menempuh perjalanan hampir 20 menit, kita berdua akhirnya sampai di kampus. Aku dan Velia turun dari mobil, ku lihat pandangan mata Velia mengarah ke taman yang tak jauh dari tempat kami berdiri saat ini.

"Vel, kamu liatin apaan sih?" Tanyaku penasaran karena Velia seperti melihat sebuah berlian yang sangat istimewa.

"Aku lagi lihat pangeran ku, Al! Lihatlah di sana!" Kata Velia sembari menunjuk satu tempat menggunakan dagunya. Aku langsung menoleh untuk melihat ke arah yang di tunjuk oleh Velia tadi.

Aku mendengus, "Aku kira kamu lihat apaan, Vel! Udah jangan kebanyakan halu! Ayo kita masuk kelas, sebelum telat! Yang ada nanti kita malah di marahin lagi sama dosen!" Aku mengajak Velia untuk segera masuk ke dalam kampus dan mengalihkan perhatian Velia dari kakak tingkatan yang saat ini tengah berhasil membuat Velia tergila-gila dengannya.

Saat kita berdua berjalan menyusuri koridor, tiba-tiba Leo langsung merangkul pundak ku dan pundak Velia dengan dirinya yang menyelonong di tengah kita berdua.

"Halo guys!!" Sapa nya pada kita berdua. Namun aku dan Velia langsung menepis tangan Leo yang berada di pundak kita berdua.

"Apaan sih! Sok akrab banget sih lo!!" Kata Velia yang kelihatannya seperti tidak senang di rankul oleh Leonard. Sedangkan aku sendiri? Ya kalian tentu tahu itu. Karena aku orangnya lebih suka diam, jadi aku tak mengomel seperti Velia. Aku hanya diam dan cuek saja.

"Ya elah, lagi PMS mbak? Marah-marah mulu kerjaannya!" Sindir Leo pada Velia.

Velia mendengus, "Hufttt, memangnya kenapa? Masalah buat kamu? Suka-suka aku dong mau marah ataupun apapun, itu bukan urusan kamu!!" Kata Velia sambil berkacak pinggang menatap ke arah Leo sekilas.

Leo yang jengah pun memutar bola mata malasnya lalu perlahan tangannya menjahili Velia yang tengah marah-marah tak jelas. Leo menarik jepit rambut yang berada di rambut Velia, sehingga menyebabkan rambut Velia langsung tergerai, walaupun tak berantakan Velia merasa kesal. Leo langsung berlari sambil membawa jepit milik Velia di tangannya.

"Aaaah!! Leonard!!!" Teriaknya Velia ketika jepitnya di ambil yang membuat rambutnya jadi tergerai.

"Wle, nih ambil!!!" Leo yang menjahili Velia pun malah mengejeknya dan berjalan mundur.

Velia semakin geram, dirinya merasa kesal akan tingkah Leo yang malah menjahilinya, "Awas aja ya kamu!! Kembalikan nggak?!" Teriak Velia yang menggema di koridor, untung saja koridor yang di lewati mereka saat itu sedang sepi. Karena kondisi yang masih pagi.

"Wlee😋ambil aja nih kalau bisa!!" Kata Leonard masih berjalan mundur dengan memamerkan jepit Velia yang dia pegang di tangannya.

Aku yang melihat tingkah mereka berdua pun hanya bisa geleng-geleng kepala. Mereka sudah seperti kucing dan tikus yang sering sekali bertengkar, dengan Leo yang selalu menjahili Velia seperti itu.

"Ayo sini!" Kata Leo masih mengejek dan terus berjalan ke belakang karena menghadap mereka. Hingga dirinya tak tahu kalau ada seseorang di belakangnya, sehingga,,,,

Brukk,,,

1
Mariaangelina Yuliana
udah bolak balik buka bab nya di ulang terus berharap ada up nya lagi,
Mariaangelina Yuliana
kapan up lagi🙏☺️
Mariaangelina Yuliana
agak mencurigakan ni Thor jangan bilang kalau Leon Ama velia ada ikatan saudara, sampai mamah nya Leon ngotot mau Al aja yang nikah Ama Leon pas posisi nya si Velia lagi koma, tetap semangat Thor di tunggu kelanjutannya ☺️
Mariaangelina Yuliana
ceritanya menarik Thor aku suka 😘
Mariaangelina Yuliana
jangan bilang nanti Leonard benci Ama Alana begitu juga sebaliknya si velia, tapi si Robert kayaknya beneran jatuh cinta Ama kamu Al, sayang nya kalian udah mengenal dia dengan karakter yang jahat
ALBEDO
0
Ahmad Arfan Khalid: ehh kamu akan selalu ada untuk kamu
total 1 replies
human
anj untung gw langsung bc part akhir, mana cerita belum sampe ke intinya💅
BundaNya Elzha SaLsa
💙💙💙💙💙💙💙
BundaNya Elzha SaLsa
💙💙💙💙💙
BundaNya Elzha SaLsa
lanjut lagi thor
BundaNya Elzha SaLsa
kalau author emang blm bisa up GK pa² Thor tunggu author sehat dulu,

😘😘
Sindi Okta: terima kasih atas pengertiannya kk
total 1 replies
BundaNya Elzha SaLsa
GK pa² Thor aku selalu menunggu 😘😘
Sari
emang seru kalo punya temen cowok tuh😂
Sari
jadi inget teman sekolah dulu sama banget karakter nya sama velia😅
Sari
aku suka Alana,,,karakter dingin itu keliatan cool gtu🤭
Sari
seru juga
Sari
aku masukin favorit dulu,nanti aku baca thor.aku mau dengerin audio books nya dulu🙏😊
Sindi Okta: iya kakk siappp
total 1 replies
BundaNya Elzha SaLsa
siapa kah 🤔🤔
BundaNya Elzha SaLsa
ditunggu terus Thor lanjutannya 😘😘😘😘
BundaNya Elzha SaLsa
gk pa² Thor 😘😘

lanjut 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!