NovelToon NovelToon
Papa Vampirku Kekasihku

Papa Vampirku Kekasihku

Status: tamat
Genre:Contest / Vampire / Cintamanis / Cintapertama / Vampir / Manusia Serigala / Romansa / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:144.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Neshamy

Mikayla Angeline ditelantarkan oleh keluarganya sejak bayi dan diasuh oleh Sammy Sagara,seorang vampir yang telah hidup selama ratusan tahun.
bersama dengan sahabatnya Robin ,mereka membesarkan Mikayla dengan penuh kasih sayang.
perlahan-lahan kisah dibalik dibuangnya mikayla mulai terungkap,ketika perasaan diantara Sammy dan Kayla mulai bersemi menjadi benih-benih cinta.
namun bayang- bayang masalalu mengancam akan memisahkan mereka.
Diwaktu yang bersamaan Robin secara diam-diam juga mulai mencintai Kayla.

Disisi lain munculnya sosok pria dari masa lalu Kayla semakin membuat rumit hubungan yang harus dijalani oleh Kayla.

Dimanakah Mikayla akan melabuhkan cintanya?
Siapa sebenarnya jati diri Mikayla yang sesungguhnya?
Akankah perasaan mereka berubah setelah mengetahui tentang masa lalu Mikayla?
Akankah mikayla lebih memilih untuk meninggalkan kedua vampir yang sudah membesarkannya, demi keluarga kandungnya?

Bijak dalam membaca ya kawan, ini hanya imajinasi receh author. Happy reading 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neshamy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PESAN MISTERIUS

Akhirnya aku bisa pulang.

Rasanya tidak pernah seumur hidupku, aku merindukan kasur seperti hari ini. Sesampainya di rumah aku tidak peduli lagi pada apapun, dengan putus asa ku coba menggunakan sisa-sisa tenagaku untuk menaiki tangga menuju kamar ku dilantai dua, rasanya seperti nyawaku ini tinggal setengah saja, hingga tanpa sadar aku terlelap diatas ranjang tanpa melepas setelan kerjaku atau bahkan sepatuku.

tubuhku remuk seperti dicabik berkeping-keping, dan yang terburuk bahkan aku sama sekali tidak bisa bertemu dengan Papa di kantor, melihatnya saja tidak.

Entah berapa lama aku terlelap, meskipun mataku enggan terbuka namun panggilan dari lambungku tidak bisa ku abaikan, cacing-cacing di sana sepertinya sedang melakukan demonstrasi besar-besaran. Jadi, dengan langkah gontai aku berjalan menuju dapur, aku hanya berhenti sejenak untuk melepaskan sepatu juga stoking yang sudah ku kenakan seharian ini.

Aroma makanan yang sudah terlihat berjejer dengan rapi di meja makan membuatku menelan air liur, tapi ini tidak seperti biasanya, ini terlalu banyak untuk ku makan sendirian.

"Selamat malam Nona Muda? silahkan, makanan sudah siap." Bu Rossi mempersilahkan dengan sopan.

Dia adalah kepala pelayan disini, setahuku wanita paruh baya itu telah lama bekerja disini, sedari kecil selain Robin , Bu Rossi inilah yang selalu menjadi pengasuh ku, untuk pelayan yang lain aku hanya kenal beberapa saja sisanya entahlah, toh banyak dari mereka yang bukan berasal dari bangsa manusia.

"Bu Ros ini terlalu banyak," ucapku menatap meja makan yang penuh dengan makanan lezat.

"Tuan Besar yang meminta kami menyediakan semua ini Nona, sebagai ucapan selamat atas hari pertama anda bekerja."

"Papa? Jadi Papa sudah pulang? Dimana dia sekarang Bu?" aku sudah berdiri lagi dari kursi yang baru saja ku duduki, hendak mencari keberadaan Papa.

"Sebaiknya anda makan malam dulu nona muda," saran Bu Rossi, dengan sedikit tegas. Menghentikan langkahku yang hendak meninggalkan meja makan.

"Ya, Ya,Aku tahu," dengan berat hati akhirnya aku kembali duduk dan mulai mengambil hidangan yang terlihat lezat di hadapanku.

Aku menyantap makanan ku dengan cepat karena ingin segera menemui Papa, dengan tergesa-gesa aku mengelap mulutku dan hendak pergi menemui orang yang selalu membuat perasaanku jungkir balik itu.

"Sebaiknya anda membersihkan diri dulu Nona Muda! Tuan Besar tidak akan suka bila melihat anda masih mengenakan pakaian kerja anda," Bu Ros mengingatkan ketika aku sudah hampir menaiki tangga.

"Iya ...Iya..." jawabku sambil lalu

Dengan cepat aku kembali ke kamarku, mengguyur tubuhku dengan air hangat dan tak lama kemudian aku sudah berkutat dengan pakaianku.

>>>>>>>>>>>

Papa terlihat serius mengotak atik laptop juga beberapa berkas yang ada di meja kerjanya, Paman Robin juga ada di sana, dia juga tampak serius sekali, sementara aku untuk kesekian kalinya mulai bosan dengan layar ponsel yang sedang ku pandangi hanya scroll ke atas dan kebawah saja, aku sudah berada di ruang kerja bersama mereka lebih dari satu jam, tapi sepertinya cuma aku saja yang cukup manusiawi disini untuk merasa bosan.

"Kapan kalian selesai?" tanyaku untuk kesekian kalinya, suaraku sudah hampir menangis.

"Tidurlah baby! Masih banyak yang harus diselesaikan disini." Papa menjawab lembut.

"Iya, ini sudah lewat jam tidur untuk para bayi," Paman tidak pernah melewatkan kesempatan untuk meledekku.

"Ish, hei Robin, kelelawar karatan, berhenti memanggilku bayi! Itu sangat menyebalkan," ucapku sengaja menantang

"Robin... Robin ... Robin.. kau ini tidak sopan sekali, aku ini jauh lebih tua darimu!"

"Sudah-sudah kalian berdua membuat ku sulit konsentrasi! Kayla lebih baik pergilah tidur! Besok kau juga harus bangun pagi untuk bekerja kan?" perintah Papa.

"Tapi Pa aku masih belum mengantuk, biarkan aku disini sebentar lagi, aku janji aku hanya akan melihat Papa saja, duduk dan bernafas disini, tidak menimbulkan suara lagi."

Tik...tik ..tik hanya ada suara jemari mereka yang menari diatas keyboard, saat sedang asik mengamati wajah tampan Papa, aku hampir melemparkan ponsel yang sedari tadi ku pegang, karena terkejut oleh getar tanda adanya pesan yang masuk ke nomorku.

...[Apa kau tidak ingin bertemu dengan ibu kandungmu?]...

Deg. Pesan dari nomor yang tak ku kenali.

[ Mikayla, apa kau tidak ingin tahu asal usul mu]

Orang ini tahu nama ku.

[Keluargamu yang sesungguhnya? keluargamu yang sangat mencintai mu.]

Siapa ini?

[Temui aku besok siang, di restoran xx, jam 12, datanglah sendiri, jangan mengatakan pada siapapun, atau akan ada konsekuensinya terutama bagi vampir tercintamu itu.]

Satu persatu pesan singkat masuk secara beruntun dalam ponselku, aku meremas dress warna biru yang ku kenakan, ketika membuka pesan terakhir yang berisi sebuah foto, mataku langsung membulat, seketika nafasku tercekat, tanpa sadar ponselku sudah terjatuh ke lantai sementara, tanganku membungkam mulutku.

Apa maksud semua ini? Siapa yang mengirimiku pesan ini? Siapa perempuan difoto ini? Wajahnya begitu mirip denganku, Apa ini ibuku?

Papa dan Paman yang menyadari keterkejutan ku langsung berdiri dan menghampiriku

"Ada apa?" suara Papa terdengar khawatir, kulihat Papa hendak mengambil ponsel ku yang terjatuh tadi, dengan cepat aku mendahuluinya, aku menyembunyikan ponsel itu dibelakang punggungku, berusaha untuk tidak menghiraukan mata Papa yang memicing curiga.

"Tidak ada apa-apa, aku hanya terkejut tadi temanku mengirimkan foto hantu yang menyeramkan, aku cuma terkejut Pa, maaf sudah mengganggu kerja kalian aku akan segera kembali ke kamar, selamat malam Pa," jawabku asal dan bergegas menghindari pandangan Papa yang menyelidik.

"Selamat malam Paman," ucapku setengah berlari keluar dari ruang kerja Papa, aku masih sempat mendengar paman meneriakkan candaannya.

"Bagaimana kau bisa terkejut hanya dengan melihat foto hantu,sementara kau hidup bersama para vampir,hahaha."

>>>>>>>>>>>

Di dalam kamar aku melihat lagi pesan dari orang asing itu, ingin rasanya membalas pesannya dan bertanya tapi aku takut, aku ingin memberi tahu Papa tapi jelas si pengirim pesan sudah mengatakan untuk tidak memberitahu hal ini pada siapapun, aku takut Papa akan terkena masalah karena aku.

*B**agaimana ini aku bingung*.

Foto ini terlihat mirip denganku namun dia terlihat lebih elegan dan aura nya yang terlihat lebih matang dan dewasa daripada aku, namun dia terlalu mirip untuk dianggap sebagai orang asing.

Apa benar dia adalah ibuku?

Malam itu aku tidak bisa memejamkan mataku sama sekali, menjelang fajar, mungkin karena terlalu lelah otakku memerintahkan tubuh ini untuk terlelap.

Mimpiku baru saja dimulai, mimpi indah bersama Papa. Namun, tak lama bayangan Papa di mimpi ku berubah menjadi suara keras Paman Robin.

"Hei, bayi kecil ayo bangun! Cepatlah bersiap atau kau akan terlambat!" kelelawar karatan itu dengan semangat menggedor pintu kamarku .

Saking terkejutnya aku sampai terjatuh dari atas ranjang, seperti nya aku tidur terlalu ditepi ranjang semalam.

"Iya, aku sudah bangun, tunggu saja dibawah," teriakku kesal, "Kenapa menggedor keras sekali, kenapa tidak sekalian kau guyur aku dengan air," aku terus saja bergumam lirih seraya berjalan menuju kamar mandi.

"Baiklah akan kubawa kan banyak air dingin besok,hahaha"

Ternyata dia bisa mendengarnya, padahal aku kan sekedar berbisik, tidak diragukan lagi pendengaran para Vampir memang begitu tajam. Kurasa cuma hati mereka saja yang kurang peka.

>>>>>>

Di Kantor.

Aku sedang berdiri didepan mesin fotocopy, tentu saja ini perintah Cecilia, si nenek sihir itu, dia memintaku mengcopy beberapa berkas, saat ada seorang yang mendekatiku.

"Hei anak baru, apa kau saat ini bekerja sebagai sekretaris nya Tuan Robin? " seorang wanita cantik dan postur tubuh yang bak gitar Spanyol itu menatapku tajam aku pun juga mengamatinya seksama kemudian aku tersenyum.

mungkin dia salah satu fans paman robin.

" Menurut Tante?"

"Tante? sejak kapan aku menjadi tante mu, dasar bocah sialan," dia terlihat semakin marah

" Oh, maaf kupikir kakak ini temannya paman Robin," ucapku pura-pura merasa bersalah.

Aku kenal wanita ini, dia adalah Riri, senior yang sangat mendominasi di kantor ini, kurasa jabatannya cukup tinggi, karna kemarin saat makan siang aku melihat banyak karyawan lain yang menunduk memberi hormat padanya, bukankah bagus untuk bersekutu dengan orang yang berkuasa, hehe.

"Paman Robin? Tuan Robin itu pamanmu?" dia tampak terkejut dan tidak percaya

"Huss, ini rahasia kita saja ya! Karena Paman melarang ku untuk memberi tahu hal ini pada siapapun," ucapku sedikit mendekatkan wajahku untuk berbisik didekat telinganya.

Riri tampak manggut-manggut mengerti

"Ok, aku mengerti, "

setelahnya dia jauh lebih baik padaku dan selalu meminta pegawai lain untuk membantuku apabila aku membawa barang yang berat, dan selalu tersenyum ramah padaku.

Oh paman namamu benar-benar senjata yang ampuh.

Untuk kesekian kalinya aku melihat jam tanganku sebentar lagi jam makan siang, pikiranku tertuju pada pertemuan yang akan aku lakukan sebentar lagi, entah sengaja atau tidak si pengirim pesan meminta bertemu di restoran xx yang tidak terlalu jauh dari kantor, apa mungkin selama ini dia mengawasi ku ya? Dia bahkan tahu namaku segala, kalau ini hanya sebuah jebakan paling tidak dia tidak akan menyerang ku di tengah keramaian kan?.

>>>>>>>>>>

Dengan sedikit beralasan pada Cecilia, aku minta izin untuk keluar sebentar dari lingkungan perusahaan, karena memang makan siang di kantin perusahaan merupakan peraturan yang harus dituruti oleh setiap karyawan disini.

Dan disinilah aku, sedang duduk berhadapan dengan seorang laki-laki yang terlihat seperti baru keluar dari majalah fashion, dari gaya rambutnya yang modis, setelan Armani yang elegan melekat ditubuhnya yang tegap, kekar itu, dan sepatu mengkilap yang tidak menyisakan ruang untuk ketidaksempurnaan sama sekali.

" Ehem, jadi?" mulai ku karena merasa canggung dengan tatapan laki-laki tersebut padaku.

" Namaku Alex."

bersambung.

1
💖 sweet love 🌺
vampir mandi jg ya??
NAJ L
Buruk
Sweet Suga: Terimakasih untuk ratingnya, maaf jika mengecewakan. semoga author bisa belajar lebih banyak lagi.🙏
total 1 replies
NAJ L
Biasa
Mastini M. Pd
keren Thor....karyamu ciamik. tq sdh memberi hiburan lewat karyamu ya
sukses selalu...
Sweet Suga: Hai kak, terimakasih sudah berkenan membaca karya author. Silahkan tap profil author untuk membaca cerita seru lainnya. Semoga terhibur. 🥰
total 1 replies
Mastini M. Pd
ya ampun Thor...AQ jd ikut senang mrk berdua ketemu/Sob//Sob//Sob/
Mastini M. Pd
Sammy Kayla....AQ padamu..../Kiss//Kiss//Kiss/
famida
Luar biasa
Lailatulfitriah Fitri
bagus
Kurosawa
nice..
Yumna Anasva Saila
hahahahaha athor ngerjain pembaca yg udah panas 🤭😅
Restviani
enak dibaca... 👍
Sweet Suga: terimakasih banyak, sukses selalu untukmu kakak author🥰
total 1 replies
Restviani
mohon maaf, baru bisa mampir.
i love your story..
Sweet Suga: terimakasih banyak sudah berkenan mampir 🙏 ❤️
total 1 replies
Eiynn08
aku tinggalkan🌷🌷🌷🌷❤❤❤ .. 😘💪
Sweet Suga: terimakasih banyak atas dukungannya...
total 1 replies
Zifa Zifa
💪💞💪💞🌹🌹🌹🌹💖💖💖💖💖💖💖👍👍👍👍👌👌👌👌👌👌💪💪💪💪buat authoooorrrr🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sweet Suga: terimakasih banyak atas dukungannya, dan setia membaca kisah Kayla n Sammy sampai tamat, silahkan mampir di karya lain author, tap profil aku 🥰🥰🙏
total 1 replies
Zifa Zifa
akhirnya Kayla kembali pada sammy
Zifa Zifa
semangat 🔛🔥🔛🔥🔛🔥🔛🔥🔛🔥🔛🔥ya up nya thoooooorrrrrrrr ditunggu👍👍👍👍👍👍👍 ya😄😄😄😄😄😄😄
Sweet Suga: terimakasih banyak atas dukungannya 🥰🥰🥰
total 1 replies
Zifa Zifa
ayo Kayla sadar
kidung mesra
hai kakak... ni sudah aku like n pav ya kakak
Sweet Suga: thanks 🥰 ntar aku feedback
total 1 replies
V
numpang watermark disini yaa
Sweet Suga: oh gitu ya🤭🤭, terimakasih banyak, semoga selalu diberi kesehatan dan sukses selalu untukmu thor
total 3 replies
Zifa Zifa
syukur deh akhir nya si iblis vela mampus juga di tangan samy yg dia anggap remeh, akhir nya satu dendam terbalas walau alex harus tewas juga karna ulah vela😠😠😠😠😠😐😠😠😐😠u
Sweet Suga: iy, tpi sayang juga alexnya mati... btw thanks 🥰🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!