NovelToon NovelToon
Sistem Permintaan Tak Terbatas

Sistem Permintaan Tak Terbatas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:19k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Alex hanyalah karyawan biasa—bekerja keras, sering diinjak, dan tidak pernah dianggap. Sampai suatu malam, hidupnya hancur dalam sekejap oleh orang-orang yang seharusnya dia percaya.

Di titik paling rendah dalam hidupnya, Alex menemukan sesuatu yang mengubah segalanya: sebuah sistem misterius yang bisa mengabulkan permintaan apa pun.

Tidak ada batas kekayaan. Tidak ada batas kekuatan. Hanya satu syarat—dia harus terus menyelesaikan misi untuk mendapatkannya.

Namun kekuatan tanpa batas punya harga yang tidak terlihat. Perlahan, pria yang dulu selalu menunduk itu mulai berubah menjadi seseorang yang bahkan tidak dia kenali sendiri.

Dan orang-orang yang pernah menghancurkan hidupnya akan segera tahu, bahwa yang mereka injak dulu... tidak akan pernah lagi bisa mereka injak sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

"Lepaskan dia."

Suara Alex memecah gang sempit yang hanya diterangi lampu jalan yang berkedip-kedip. Dua perampok itu menoleh serentak, salah satunya menyeringai melihat sosok basah kuyup yang berani menyela urusan mereka.

"Cari mati, ya?" Perampok bertubuh besar itu melangkah maju, pisau lipat masih tergenggam di tangannya. "Ini bukan urusanmu, Bang."

Alex tidak menjawab. Dia melangkah lebih dekat, tubuhnya masih terasa kaku karena hujan dingin yang membasahi seluruh pakaiannya, tapi ada sesuatu di dadanya yang mendorongnya untuk tidak mundur.

Perampok pertama menyerang lebih dulu, mengayunkan pisau ke arah lengan Alex. Alex mencoba menghindar, tapi gerakannya masih terlalu kaku, terlalu lambat dibanding orang yang terbiasa berkelahi di jalanan. Ujung pisau menggores lengannya, membuatnya mengerang menahan sakit.

"Sialan," Alex mendesis, mundur selangkah sambil memegangi lengannya yang berdarah.

Perampok kedua ikut menyerbu, mencoba menendang perut Alex, tapi kali ini Alex berhasil menangkap kakinya dan mendorongnya hingga terjatuh ke tumpukan sampah di sisi gang.

Pertarungan itu jauh dari elegan. Alex bukan petarung, bukan atlet bela diri, hanya seorang mantan karyawan kantoran yang tubuhnya lebih terbiasa duduk di depan komputer daripada berkelahi di gang gelap. Dia menerima beberapa pukulan di wajah, satu tusukan lagi di bagian pinggang yang membuatnya hampir terjatuh, tapi dia terus bangkit, terus melawan, seolah tubuhnya menolak untuk menyerah meski akal sehatnya berteriak untuk lari.

"Berengsek, dia gila!" salah satu perampok berteriak setelah menerima pukulan balik yang mengenai hidungnya.

Melihat lawannya yang terus bangkit meski sudah terluka parah, kedua perampok itu akhirnya panik. Mereka saling pandang sejenak, lalu berlari meninggalkan gang tanpa membawa apa pun dari pria tua yang sejak tadi hanya bisa terdiam ketakutan di sudut dinding.

Alex terjatuh berlutut begitu ancaman itu menghilang, napasnya memburu, darah mengalir dari lengan dan pinggangnya, bercampur dengan air hujan yang membasahi tubuhnya.

[Misi berhasil diselesaikan.]

[Hadiah: +2 Permintaan.]

[Total Permintaan: 2.]

Alex tersenyum tipis di tengah rasa sakit yang menjalar ke seluruh tubuhnya. Dengan suara pelan, hampir seperti bisikan, dia berkata, "Sembuhkan lukaku. Sepenuhnya."

[Permintaan diterima.]

[Memproses...]

[Permintaan berhasil dikabulkan.]

Rasa sakit yang tadi mencengkeram tubuhnya perlahan menghilang. Luka di lengannya menutup dengan sendirinya, darah yang tadi mengalir deras berhenti seketika, dan tenaganya kembali seperti semula, bahkan terasa lebih segar dari sebelumnya.

"Nak," suara pria tua itu terdengar bergetar. Dia berjalan mendekat, tangannya terulur membantu Alex berdiri meski Alex sebenarnya sudah tidak membutuhkan bantuan itu lagi. "Terima kasih. Kau menyelamatkan nyawaku."

Alex menerima uluran tangan itu, lebih karena sopan santun daripada kebutuhan. "Untung saja saya lewat sini, Pak."

Pria tua itu menatapnya lekat-lekat, seolah mencoba mengenali sosok di depannya. "Namaku Bapak Suryanto. Aku pemilik salah satu perusahaan properti terbesar di kota ini."

Alex mengangkat alis, sedikit terkejut mendengar pengakuan itu, tapi berusaha menjaga wajahnya tetap tenang.

"Saya baru saja membatalkan sebuah kerja sama bisnis dengan sebuah keluarga besar," Pak Suryanto melanjutkan, suaranya masih terdengar sedikit gemetar akibat kejadian yang baru saja dialaminya. "Sepertinya mereka tidak terima, dan malam ini mereka mengirim orang untuk... menyingkirkanku."

"Kenapa Bapak jalan sendirian kalau tahu ada ancaman seperti itu?" Alex bertanya, alisnya sedikit berkerut. "Bukannya lebih aman naik mobil dengan pengawal?"

Pak Suryanto tertawa kecil, meski suaranya masih terdengar lelah. "Aku sudah terlalu lama duduk di balik meja dan kursi mobil, Nak. Sesekali aku ingin jalan kaki, biar badan ini sedikit lebih sehat. Siapa sangka, malam ini hampir jadi jalan kaki terakhirku."

Alex tidak menjawab, hanya mengangguk pelan, mencoba mencerna semua yang baru saja terjadi—sistem aneh yang tiba-tiba merasuki hidupnya, luka yang sembuh dalam sekejap, dan sekarang seorang pengusaha besar yang berdiri tepat di depannya karena pertolongannya sendiri.

"Baiklah, Pak. Saya rasa sebaiknya Bapak segera pulang. Malam ini terlalu berbahaya untuk berlama-lama di jalan," Alex berkata sambil membungkuk sopan, bersiap untuk pergi meninggalkan gang itu.

"Tunggu," Pak Suryanto memanggilnya sebelum Alex sempat berbalik sepenuhnya. "Siapa namamu, Nak? Aku ingin tahu nama orang yang telah menyelamatkan hidupku malam ini."

Alex berhenti sejenak, menoleh ke belakang dengan tatapan yang untuk pertama kalinya sejak sore tadi terasa sedikit lebih tenang dari sebelumnya.

"Alex!"

1
Israel
alah bct kwontol. tinggal minta semua kebohongan daniel terungksp di public apasusah nya sih. author alay bau kencur pmo otak isekai. halu 100%
Israel
tlol bet kenapa ga minta regenerasi tanpa batas?
Israel
Tlol
Leonardo Akob
Saya suka baca Novelton
Anonim
bodoh mc nya buat aja permintaan uang tidak terbatas unlimited
Israel: Bullshit
total 5 replies
Ria Gazali Dapson
kasian alex , bertubi² cobaan nya
Syahraman [Hiatus]
pergi ke isekai
Israel: bct lu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!