NovelToon NovelToon
Hacker Cantik Incaran Mafia

Hacker Cantik Incaran Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Ibu Pengganti
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

💗🤗 Assalamualaikum semua! Ayo mampir baca pelan-pelan aja ya! jika suka jangan lupa tinggalkan jejak kalian!👇🤗😍

Di balik wajah cantiknya, Alana menyimpan identitas mematikan: seorang hacker genius sekaligus penembak jitu bayaran yang tak pernah meleset. Namun, ia terpaksa menggantung senapannya demi satu tujuan baru yang tak pernah ia rencanakan—menjadi ibu pengganti bagi keponakannya yang mendadak yatim piatu.

​Di sisi lain kota, Sang Bos Mafia penguasa dunia bawah tanah sedang murka. Pembantaian brutal baru saja menewaskan tangan kanan kepercayaannya, dan sepasang anak kembar sang tangan kanan menghilang tanpa jejak.

Dalam perburuannya mencari anak-anak itu dan menuntut balas, sang Mafia juga memburu seorang hacker misterius yang terus-menerus meretas sistem keamanan kartelnya.

​Takdir mempertemukan mereka dalam kejar-kejaran yang mematikan. Sang Bos Mafia tidak tahu bahwa wanita cantik yang mati-matian melindungi sepasang anak kembar di dekapannya adalah penembak jitu yang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Ruang medis VIP di sayap barat Mansion Adhitama yang biasanya beraroma antiseptik tajam, malam itu terasa jauh lebih hangat.

​Mbok Darmi duduk bersandar di ranjang perawatan, lengannya telah dibalut perban dengan rapi oleh dokter pribadi klan Adhitama.

Wajah keriputnya masih pucat, namun senyum lega tak henti-hentinya mengembang di bibirnya.

​Di sisi kiri dan kanan ranjang, dua sosok kecil memeluk wanita tua itu erat-erat. Kael, yang biasanya kaku dan sedingin es, menyembunyikan wajahnya di perpotongan leher Mbok Darmi. Sementara Kai, sang ahli senjata kecil yang tak kenal takut, terisak pelan sambil menggenggam tangan keriput pengasuhnya itu. Bagi si kembar, Mbok Darmi adalah satu-satunya sosok nenek yang mereka kenal.

​Alana berdiri di kaki ranjang, bersedekap dengan mata yang masih memerah. Hatinya terasa penuh. Beban rasa bersalah yang selama setahun ini menghimpit dadanya akhirnya terangkat sempurna.

​"Sudah, Sayang... Eyang tidak apa-apa," bisik Mbok Darmi parau, mengusap punggung Kael dan Kai bergantian. Pandangan wanita tua itu lalu beralih menatap sosok tinggi besar yang berdiri bersandar di ambang pintu.

​Elvano Adhitama. Pria itu sudah membersihkan diri, mengganti kemejanya yang berlumuran darah dengan kaus hitam santai dan celana bahan. Rambutnya yang sedikit basah jatuh menutupi dahi, membuatnya terlihat jauh lebih manusiawi dari sosok malaikat maut di pelabuhan tadi.

​"Den Elvano..." panggil Mbok Darmi lirih, mencoba untuk duduk lebih tegak.

​Elvano langsung melangkah maju, menahan bahu wanita tua itu dengan lembut agar tidak banyak bergerak.

"Tetap berbaring, Mbok. Dokter bilang Mbok harus banyak istirahat."

​"Terima kasih, Den," suara Mbok Darmi bergetar. Air mata kembali menggenang di sudut matanya yang keriput.

"Satu tahun lalu, Den Raka mengorbankan nyawanya agar Mbok dan anak-anak ini bisa selamat. Dan malam ini... Den Elvano menepati janji itu."

​Mbok Darmi menoleh ke arah Alana, lalu kembali menatap Elvano dengan senyum penuh arti yang tak bisa disembunyikan.

"Den Raka pasti sangat tenang di atas sana, melihat adik perempuan kesayangannya kini dijaga oleh pria yang tepat."

​Mendengar ucapan polos namun menohok itu, telinga Elvano memerah samar. Pria arogan itu berdeham pelan, menghindari tatapan geli Alana yang berdiri di seberangnya.

​"Itu sudah menjadi kewajibanku, Mbok," jawab Elvano dengan suara berat. Ia lalu mengusap puncak kepala Kael dan Kai.

"Biarkan eyang kalian istirahat. Kai, Kael, kembali ke kamar kalian. Jace akan berjaga di depan pintu."

​Kael dan Kai mengangguk patuh. Namun, sebelum beranjak keluar, Kai berhenti tepat di depan Elvano. Bocah lima tahun itu mendongak, menatap sahabat ayahnya dengan wajah serius.

​"Sebagai bentuk rasa terima kasih karena telah menyelamatkan Eyang Darmi, aku secara resmi mencoret nama Paman El dari daftar target uji coba racun kalajengkingku," ucap Kai datar.

​Kael yang berjalan di belakangnya membetulkan kacamata bacanya dan menimpali.

"Dan aku akan menurunkan tingkat pengawasan pada rekam jejak digital Paman dari level merah ke level hijau. Selamat, Paman El. Probabilitas Paman untuk diterima sepenuhnya sebagai ayah sambung kami naik menjadi sembilan puluh delapan persen."

​Hening.

​Bastian yang baru saja masuk ke ruangan itu langsung meledak dalam tawa yang menggelegar, berpegangan pada kusen pintu hingga nyaris terjatuh.

Alana menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan, mengerang frustrasi menahan malu yang luar biasa, sementara Elvano hanya bisa mematung dengan rahang berkedut menahan senyum bangga yang liar.

​"Tidur. Sekarang," perintah Elvano pada kedua bocah itu dengan nada pura-pura galak.

​Kael dan Kai berlari kecil keluar ruangan, meninggalkan tawa Bastian yang masih menggema di lorong.

​Setengah jam kemudian, udara malam yang dingin menerpa wajah Alana saat ia berdiri di balkon lantai tiga mansion. Pemandangan lampu kota berkelap-kelip dari kejauhan, kontras dengan kegelapan tenang di taman belakang keluarga Adhitama.

​Ia sedang menyesap teh chamomile hangat ketika mendengar derap langkah pelan mendekat dari arah belakang. Aroma musk dan pinus yang maskulin menguar, disusul oleh kehangatan sebuah jas besar yang disampirkan ke bahunya.

​Alana tidak menoleh. Ia membiarkan Elvano berdiri tepat di sebelahnya, menyandarkan kedua siku di pagar balkon.

​"Bagaimana keadaan pria bertopeng itu?" tanya Alana pelan, memecah keheningan.

​"Berada di ruang interogasi bawah tanah. Jace sedang 'mengajaknya bicara'," jawab Elvano dingin, tanpa emosi.

"Dia tidak akan melihat matahari terbit besok. Dan sisa-sisa anggota Sindikat Bayangan sedang diburu oleh seluruh kapten distrikku malam ini. Permainan mereka sudah tamat."

​"Terima kasih, El," bisik Alana tulus.

​Elvano menoleh, menatap siluet wajah Alana yang disinari cahaya bulan. Pria itu mengangkat tangannya, menyelipkan helaian rambut Alana yang tertiup angin ke belakang telinga.

Sentuhan itu tidak lagi diwarnai ketegangan tempur, melainkan kelembutan yang memabukkan.

​"Kau aman sekarang, Alana. Kael dan Kai aman," ucap Elvano parau. Ia menipiskan jarak, mengurung wanita itu di antara kedua lengannya yang bertumpu pada pagar balkon.

"Tapi, ada satu hal yang masih mengganggu pikiranku."

​Alana mendongak, jantungnya kembali berdegup kencang melihat intensitas di mata obsidian pria itu.

"Apa?"

​"Harga kepalamu," Elvano menyeringai pelan, seringai dominan yang entah mengapa membuat kaki Alana terasa lemas.

"Sindikat Bayangan mungkin hancur, tapi nama samaranmu sudah tercatat di radar dunia bawah tanah. Selama kau menyandang status pelindung tunggal si kembar, tikus-tikus lain akan selalu mencari celah untuk menyerangmu."

​"Lalu apa rencanamu, Tuan Muda? Mengurungku di dalam ruang server ini selamanya?" tantang Alana, mengangkat dagunya meski napasnya mulai tak beraturan.

​Elvano menunduk, ujung hidungnya menyentuh hidung Alana. Tatapannya membakar, menuntut penyerahan total dari sang Ice Queen.

​"Aku punya cara perlindungan yang jauh lebih mutlak dari sekadar dinding beton dan pasukan elit," bisik Elvano, suaranya serak dan menggoda, mengirimkan desiran panas ke seluruh saraf Alana.

"Mommy benar. Titik buta terbaik untuk menyembunyikanmu adalah dengan menaruhmu tepat di singgasanaku."

​Mata Alana melebar.

"Elvano..."

​"Menikahlah denganku, Alana," potong Elvano mutlak, mencuri kata-kata itu dari bibir Alana.

Tidak ada cincin berlian, tidak ada makan malam romantis berhias lilin. Hanya ada balkon yang dingin, aroma mesiu yang belum sepenuhnya hilang, dan janji perlindungan dari seorang penguasa mafia.

​"Gunakan nama Adhitama di belakang namamu," lanjut Elvano, menangkup wajah wanita itu dengan kedua tangannya.

"Berikan aku hak mutlak untuk menghancurkan siapa pun yang berani menatapmu dengan niat buruk. Jadilah ratuku, dan mari kita atur dunia bawah tanah ini bersama-sama."

​Alana terdiam, napasnya tertahan. Ego dan keangkuhan yang selalu ia banggakan perlahan luruh di hadapan pria arogan yang mencintainya dengan cara yang begitu brutal namun luar biasa melindungi.

​Alana menarik napas dalam, membalas tatapan Elvano dengan senyum miring yang mematikan—senyum yang membuat Elvano jatuh cinta untuk pertama kalinya.

​"Kau sadar apa yang kau minta, Elvano?" bisik Alana menantang. "Jika aku menjadi ratumu, bersiaplah melihat setengah otoritasmu kuretas setiap hari."

​Tawa maskulin Elvano meledak di udara malam. Pria itu tidak memberikan Alana kesempatan untuk bicara lagi. Ia menunduk, meraup bibir Alana dalam sebuah ciuman yang dalam, posesif, dan penuh dengan janji keabadian. Sebuah segel kontrak paling mematikan dan paling indah yang pernah disaksikan oleh dunia bawah tanah.

​Sang Hacker Cantik tak lagi berlari. Ia telah menemukan rumahnya, di pelukan sang Mafia.

Bersambung...

1
neny
Marco bersikap begitu Krn gk tau siapa Alana,,dan setelah tau,dia pun di buat kicep sm ratu Aditama tersebut
Lucyana H
di tggu kelanjutannya thor....semakin hari semakin menarik ceritamu thor,👍💪😘
riniasyifa: Jadi makin semangat author, siap kak👍
total 1 replies
Lucyana H
👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼,seneng bgt akhirnya Alana JD milik si elvano sang ketua klan Adhitama....😘😍💪👍
riniasyifa: 🤭 Terima kasih kakakku dah ngikutin kisah Alana dan Elvano😍
total 1 replies
Erna Wati
aku suka...aku suka...🤭
Lucyana H
thor...bisa tambah punya ga sih...plisss,klo udah baca cerita ini selalu kurang thor..pengen lagi terus
riniasyifa: Hehe sabar kakaku🤭😍 lanjut baca besok 👍
total 1 replies
Lucyana H
keren thor ceritamu..baca marathon...berasa kurang ....di tggu kelanjutannya
riniasyifa: Siap😄😍
total 1 replies
Lucyana H
thor hebat bgt kmu bikin cerita mafia yg sangat menarik dan keren....aku suka sm karakter si Alana yg pintar,tegas ,Badas jg ...top markotop thor😍
Dessy Rinda: semangat kak thor up nya
total 3 replies
Lucyana H
se7 ...bas
Lucyana H
alur ceritanya bener bener keren thor ,seru bikin deg degan ,ky nonton film action di tv,suka cerita mafia ky gini ga ngebosenin,bikin penasaran terus thor,soalnya ceritanya emang seru,👍😘😁💪
wo te
dri sehari 3x,ke 2x lama2 1x up sehari 🤔🤔🤔
riniasyifa: karena makin panjang ceria makin buntu jalan pikiran author 🤭🤣
total 5 replies
Lisa
Semangat y Al, El ada 1 org lg yg perlu kalian selamatkan
Lisa
👍👍 Hebat banget nih Alana & Elvano..wah mrk emg pasangan yg kompak 😊
riniasyifa: Terima kasih kakaku dah dah mampir😍👍
total 1 replies
Lisa
Seru banget nih..
Lisa
Seru banget nih
Inang
bagusss, jgn lupa dilanjutkan thor ditunggu
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Wkwkwk Bener bgt, Bas 🤣🤭👍
Lucyana H: se7 bas👍
total 1 replies
Dewi kunti
wis sak karepmu Ellllll🤣🤣🤣🤣🤣
Dewi kunti
mencekam tp romantis ,posesif 😘😘😘😘😘
neny
bagus cerita nya,,alur nya tertata rapi,,menarik untuk dibaca,, semangat terus akak💪💞
neny
iya El,,tau Alana itu milik mu,,tp setidak nya km jg harus bs mendapatkan hati Alana spy bisa menjadi milikmu,,bkn sekedar mengaku-ngaku doang😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!