"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.
"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.
________________. • .__________________
Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.
Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......
SELAMAT MEMBACA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 5
Ibu Indira berteriak dengan sangat kencang."Ibu ada apa ibu"teriak Indira dari atas lalu berlari ke bawah mencari ibunya.Kakek Indira menepuk dahinya."Ibu ada apa " tanya Indira di depan ibunya.
Ibu Indira menangis lalu memeluk putrinya , "Sayang kamu tidak apa apa kan,dimana apakah ada yang sakit " tanya ibu Indira sambil memutar tubuh Indira mencari apakah ada luka di tubuh putrinya.
"Ibu Indira baik baik saja,memang Indira kenapa" ucap Indira.Ibu Indira memeluk Indira sambil menangis , "Jangan melakukan hal yang berbahaya lagi nak,ibu hanya punya kamu hiks hiks hiks" ucap ibu Indira sambil menangis .
Indira bingung ," ibu Indira baik baik saja,ibu tenang saja ya " ucap Indira menenangkan ibunya.Setelah ibu Indira tenang Indira mengambil air minum lalu memberikannya pada ibunya,ibu Indira tersenyum lalu meminumnya
"Sekarang cerita sama Indira ada apa ,kenapa ibu khawatir Indira terluka?" tanya Indira .Ibu Indira pun menjawab jika kakek Indira bercerita kalau Indira menolong seorang pria yang habis kecelakaan.
Indira pun menatap ke arah kakeknya ,kakek Indira yang merasa Indira melihatnya pun mengalihkan perhatiannya pada piring di depannya dan melanjutkan makan ."Ibu tenang saja Indira baik baik saja,Indira kan anak ibu yang kuat " ucap Indira.Ibu Indira tersenyum lalu mengangguk.
"Lain kali perhatikan keselamattanmu Indira,kakek tidak ingin kamu kenapa Napa ,hanya kamu dan ibumu harta berharga kakek di dunia ini" ucap kakek Indira.Indira tersenyum , "tenang saja kakek Indira bisa menjaga diri sendiri kok,Indira berjanji akan selalu berhati hati setiap melakukan sesuatu" jawab Indira yang membuat kakek dan ibu Indira terkekeh lucu.
Indira berpamitan pada kakek dan ibunya untuk ke kamarnya lagi.Setelah berpamitan Indira naik ke lantai atas menuju ke kamarnya.
Di sore hari......
Indira baru bangun "hoammm,akhirnya aku bisa tidur nyenyak" ucap Indira ,tiba tiba Indira mendengar ada suara ponsel ,Indira lalu mengambil ponselnya dan ternyata kekasihnya menelphone nya .Indira pun dengan perasaan senang mengangkatnya.
"Halo sayang,maaf aku baru bisa mengangkat telephone darimu,aku sangat sibuk kemarin" ucap Indira pada Danial kekasihnya.
"Tidak apa apa sayang,aku mengerti kok,oh iya nanti malam aku ingin mengajakmu menonton balap motor apa kamu mau?" tanya Danial.Indira tersenyum senang "aku mau ,sudah lama aku tidak menonton balap motor" jawab Indira.
Danial terkekeh lucu,"Baiklah aku akan menjemputmu nanti jam 8 malam " ucap Danial ,"baiklah terima kasih Danial" ucap Indira ,Danial mengangguk " sama sama,kalau begitu sampai jumpa nanti malam ya,aku mau bersiap siap dulu ,bye bye sayangku" ucap Danial , "baiklah bye" jawab Indira.Danial pun mematikan vc mereka.
Indira kemudian bangun dan berjalan ke bawah mencari ibunya , dan terlihat ibu Indira sedang menonton tv ,Indira langsung mendekat dan tertidur di pangkuan ibunya ,"kamu sudah bangun nak?" tanya ibu Indira,Indira mengangguk .
"Ibu Indira boleh minta izin keluar dengan Danial tidak nanti malam?" tanya Indira pada ibunya.Tangan ibu Indira yang sedang mengelus elus kepala Indira menghentikan elusannya."Memangnya kalian mau kemana?" Tanya ibu Indira.
Indira langsung bangun dan duduk di samping ibunya , "Indira mau melihat pertandingan balap motor" jawab Indira.Ibu Indira kaget , "Tidak ibu tidak mengizinkanmu,bagaimna kalau kamu kenapa Napa ,ibu khawatir Indira" ucap ibu Indira.
Indira memohon " ibu aku mohon aku hanya melihat dari jauh kok,ya ya ya lagipula Indira pergi bersama Danial tidak sendiri ya " mohon Indira ."Tapi" ucapan ibu Indira terpotong oleh ucapan kakek Indira, "Biarkan saja,lagipula ini terakhir Indira bisa bebas keluar malam setelah ini Indira sudah akan menikah dan menjadi tangung jawab suaminya" ucap kakek Indira .
Indira merengut kesal."Dan kakek meminta padamu akhiri hubunganmu dengan Danial malam ini juga ,karena besok keluarga calon suamimu akan kemari jadi jangan ada hubungan yang Mengantung paham" ucap tegas kakek Indira ,Indira mengangguk
"Iya kek"jawab Indira.Kakek Indira lalu menyerahkan kunci motor yang ternyata kunci motor kesayangan Indira ."Kok kunci ini bisa sama kakek ?" tanya Indira.
Kakek Indira tersenyum "siapa dulu dong,kakek gitu Lo,kalaupun kamu meminta alien di luar angkasa sana kakek akan menangkapkannya untukmu kalau kamu mau" ucap kakek Indira .
Indira tertawa ,"tidak usah kek Indira takut kalau kakek menangkap alien di luar angkasa nanti sakit pingang kakek Kambuh lagi" tawa Indira.
Kakek Indira berdesak kesal "enak aja ,gini gini kakek masih kuat Lo ya" ucap kakek , Indira berhenti tertawa lalu mengacungkan jempolnya pada kakek nya.
"Ya sudah sana siap siap ,setelah itu turun makan malam ya,nanti biar kamu tidak buru buru" ucap ibu Indira ,Indira mengangguk lalu berlari ke arah kamarnya.Ibu Indira mengelengkan kepalanya.
Di malam hari Indira di depan rumah menunggu kedatangan kekasihnya, "Di mana sih Danial padahal sudah jam 8 lebih awas saja kalau tidak jadi " ucap Indira.
Tak lama motor sport milik Danial sampai ,Indira lalu masuk ke dalam rumah untuk berpamitan pada ibunya, "ibu , Indira berangkat dulu ya,Danial sudah sampai " ucap Indira,ibu Indira mengangguk ",hati hati ya nak,jangan pulang malam malam" ucap ibu Indira.
"Siap ibu" jawab Indira lalu keluar dari rumah diikuti ibu Indira di belakangnya .Sampainya di luar Indira naik ke motor Danial,"Danial jaga putri ibu baik baik ya,jangan pulang malam malam" ucap ibu Indira pada Danial.Danial membuka kaca helm nya lalu menatap ibu Indira " baik tan,Danial akan menjaga Indira,Tante tidak udah khawatir" ucap Danial.
"Kami berangkat dulu tan" pamit Danial.Danial pun melajukan motornya keluar dari rumah Indira.
Sampainya di arena balap motor Indira turun dari motor Danial."Indira kamu duduk di sana ya,doakan aku menang balap malam ini " ucap Danial pada Indira .Indira mengangguk "baiklah,hati hati ya sayang,aku akan mendoakan yang terbaik untukmu" jawab Indira.Danial pun meninggalkan Indira dan menuju garis start.Indira pun berjalan ke kursi penonton.
Brum Brum Brummmm(suara motor).
Semua berteriak kencang saat motor sport berwarna merah datang ,"aaaaaa pangeran balap motor datang,aaaa ya ampunnn" teriak salah satu penonton wanita di samping Indira.Indira menghiraukan semua itu ,Indira fokus pada Danial dan berdoa agar Danial diberi keselamatan dan kemenangan .
Seorang di atas motor merah itu menatap ke arah Indira,tak lama pria itu menuju ke garis start,saat di garis start pria itu menatap ke arah Danial .Danial tersenyum lalu mengulurkan tangannya ,"Hai namaku Danial "ucap Danial , pria itu menghiraukan Danial dan terus menatap ke arah depan.Danial pun tidak jadi mengulurkan tangannya.Tak lama pertandingan akan dimulai.Semua penonton berteriak menyemangati idola mereka.
"Danial sayang ,semangattt,aku yakin kamu bisa menang" teriak Indira pada Danial,Danial tersenyum pada Indira .
Pria yang duduk di motor merah itu mengepalkan tangannya .