NovelToon NovelToon
Penyesalan Suami: Istriku Ternyata Seorang Konglomerat

Penyesalan Suami: Istriku Ternyata Seorang Konglomerat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / CEO
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Hernn Khrnsa

Kinara rela meninggalkan status sebagai anak konglomerat demi bisa menikah dengan kekasih hatinya. Ia rela hidup susah, menemani dari nol dan berjuang bersama dengan sang suami hingga sukses. Namun nyatanya semua pengorbanan itu tidak membuat kehidupan rumah tangga Kinara baik-baik saja. Setelah 5 tahun membina rumah tangga bersama, Rashid justru tega mengkhianatinya. Kinara ditalak dan dibuang begitu saja seperti barang yang tak lagi berguna.

Tak terima dikhianati, Kinara bertekad untuk membalas semua perbuatan mantan suami dan juga selingkuhannya. Mampukah Kinara kembali ke keluarga Santoso dan membalaskan dendam sakit hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hernn Khrnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 — Terpuruk?

Berbeda dari keluarganya, Shena mengetahui hampir seluruh perjalanan hidup Kinara sejak perempuan itu memutuskan meninggalkan rumah dan menikah dengan Rashid. Shena bahkan menjadi salah satu orang yang tetap berada di sisi Kinara ketika hubungannya dengan keluarga memburuk.

Sebuah mobil berhenti tepat di tepi jalan tempat Kinara menunggu. Begitu pintunya terbuka, Shena langsung turun dan berlari menghampirinya.

"Kinara!"

Kinara yang sejak tadi berusaha mempertahankan wajah tenangnya akhirnya tidak mampu lagi menahan perasaan. Shena langsung memeluknya begitu melihat kondisi sahabatnya.

"Ya Tuhan, Kinara ... apa yang terjadi? Sedang apa kau di sini seorang diri? Di mana Rashid?" Shena mengedarkan pandangannya ke sekeliling, mencari keberadaan pria yang menjadi suami sahabatnya itu.

Kinara menggeleng dalam pelukan Shena. "Aku sudah tidak punya tempat untuk pulang, Shen."

Kalimat itu membuat Shena terdiam. Pandangannya turun pada koper di samping Kinara, kemudian kembali pada wajah sahabatnya yang pucat. Shena tidak bertanya lagi. Ia tahu sesuatu yang besar pasti telah terjadi.

"Ayo ikut aku, kita bicara di rumah. Astaga, kenapa kau jadi seperti ini?" Shena menggerutu sambil mengambil koper Kinara tanpa banyak bicara dan membawanya masuk ke mobil.

Rumah Shena malam itu terasa begitu tenang. Begitu sampai, Shena meminta Kinara mandi dan berganti pakaian. Ia juga membuatkan teh hangat sebelum membawa sahabatnya ke ruang keluarga.

Hampir satu jam mereka duduk di sana, tetapi Kinara masih belum menceritakan apa pun. Shena tidak memaksa. Ia hanya duduk di sebelah Kinara dan menunggu sampai sahabatnya siap berbicara.

"Shen," panggil Kinara lirih dengan kepala tertunduk, suaranya bergetar menahan tangis. 

Shena menoleh. "Ya,” sahutnya sambil meletakkan teh hangat yang dibuatnya ke atas meja, lalu duduk di hadapan Kinara. “Katakanlah, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa kau pergi dari rumah?” 

 

"Aku diceraikan Rashid."

Shena membeku, tangan yang sedang memegang cangkir berhenti di udara. "Apa katamu? Apa aku tak salah dengar?"

Kinara menundukkan wajah. "Dia menceraikanku dan mengusirku dari rumah."

Shena segera meletakkan cangkirnya. "Apa?! Semudah itu dia menceraikanmu dan mengusirmu dari rumah? Berani sekali dia!" serunya marah, tangannya terkepal kuat. “Apa alasannya? Apakah dia berselingkuh?” 

Kinara tertawa pahit. "Kau benar, dia punya perempuan lain. Aku salah karena tak mendengarkan nasihatmu kala itu. Aku bodoh, ya, Shen?"

Rahang Shena langsung mengeras, menahan emosi yang tiba-tiba naik hingga ke ubun-ubun. "Sejak kapan dia berselingkuh? Siapa nama wanita jalang itu? Akan kuhabisi mereka berdua sekarang juga! Sudah kuduga dia akan seperti ini, semua laki-laki pasti akan seperti ini saat dia sudah menjadi kaya. Apa Rashid lupa siapa yang sudah menemaninya selama ini?"

Nada suara Shena meninggi, tetapi Kinara hanya mengangguk. Kemudian semuanya tumpah, Kinara menceritakan dua minggu terakhir ketika Rashid selalu pulang larut malam, makanan yang berkali-kali ia hangatkan tetapi akhirnya tetap tidak disentuh, hingga kecurigaannya yang selalu ia abaikan karena terlalu percaya kepada suaminya.

Ia menceritakan bagaimana Rashid akhirnya pulang bersama Marissa, perempuan yang tengah mengandung anaknya, lalu membawa surat cerai yang ternyata sudah disiapkan sebelumnya.

Shena berkali-kali menggeleng selama mendengar cerita itu, tetapi ia tidak menyela. Kinara terus berbicara, seolah semua rasa sakit yang selama ini tertahan di dadanya baru malam itu menemukan tempat untuk dikeluarkan.

"Dan yang membuatku tak habis pikir, dia sudah membawa surat cerai itu," kata Kinara lirih. “Shena, apakah aku ini istri yang buruk sehingga Rashid memilih berpaling kepada wanita lain?

Shena menatapnya tak percaya. "Tidak, tolong jangan merendahkan dirimu seperti itu. Kau adalah istri yang sangat sempurna baginya, hanya saja, dia tidak tahu caranya bersyukur!" sentaknya kesal. “Tapi kau langsung menandatangani surat perceraian itu, kan?” 

Kinara mengangguk. "Aku langsung menandatanganinya karena aku masih memiliki harga diri. Aku tidak mau mempertahankan laki-laki yang sudah tidak memilihku."

Shena mengembuskan napas panjang. "Bagus, kau memang harus melepas laki-laki badjingan sepertinya." 

Kinara menatapnya, menelisik wajah sahabatnya yang sangat marah dengan apa yang terjadi padanya. Meskipun merasa sakit hati, setidaknya Kinara memiliki seseorang seperti Shena yang ada untuknya.

Shena segera menggeleng. "Jangan salah paham. Aku bukan senang kau diceraikan. Aku hanya puas karena kau tidak memohon pada laki-laki seperti Rashid itu."

Air mata kembali menggenang di mata Kinara. "Aku sangat bodoh, Shen. Jika aku tahu akhir pernikahanku akan menjadi seperti ini, aku tak akan menentang ayah kala itu."

"Jangan berkata seperti itu, semuanya sudah terjadi. Jangan menyesali keputusan yang sudah kau buat sendiri. Terima akibatnya dan mulai perbaiki segalanya,” kata Shena sambil mengusap bahu Kinara dengan lembut. 

Dengan mata yang basah, Kinara menatapnya. “Apakah aku masih bisa memperbaiki semuanya, Shen? Apakah menurutmu, keluargaku mau menerimaku kembali?” tanyanya tak yakin.

Shena terdiam, tak tahu harus menjawab apa. 

“Sepertinya tidak, kan? Aku sudah membuat mereka sangat kecewa. Aku bahkan juga membuatmu kecewa padahal kau sudah banyak membantuku. Kau membantu Rashid saat dia kesulitan. Maafkan aku, Shena.” Kinara tertunduk, antara menyesal dan putus asa. 

Shena menatap Kinara cukup lama. Ia masih mengingat semuanya. Lima tahun lalu, ketika Rashid baru merintis bisnisnya, Kinara datang kepadanya dan meminta bantuan. Bukan untuk dirinya sendiri, melainkan agar Shena bersedia mempertimbangkan investasi di perusahaan Rashid. Saat itu Kinara begitu yakin dengan kemampuan suaminya.

"Rashid punya kemampuan," kata Kinara ketika itu. "Dia hanya membutuhkan modal dan kesempatan."

Shena sebenarnya sempat ragu. Namun karena ia percaya kepada Kinara, akhirnya ia bersedia menanamkan modal. Bahkan ketika perusahaan Rashid mengalami kesulitan, Shena masih memberikan kesempatan dan tidak menarik kepercayaannya begitu saja.

Kini, setelah mendengar bahwa pria yang ia bantu justru membuang Kinara begitu saja, kemarahan Shena semakin sulit dikendalikan.

“Tidak ada gunanya menyesali semua itu. Kau tidak tahu hal ini akan terjadi.” Shena berhenti sejenak, memikirkan kalimat berikutnya dengan baik. "Keluargamu pasti kecewa, apalagi ayah dan ibumu. Aku juga kecewa padamu, tetapi jika mereka tahu apa yang sudah pria itu lakukan padamu, mereka pasti akan merasa marah sepertiku. 

Mendengar itu, Kinara mengusap pipinya yang basah, berusaha tegar. “Lalu, apa yang harus aku lakukan sekarang, Shen?” 

Shena menatapnya lama, sorot matanya serius, lalu kedua tangannya mencengkram bahu Kinara kuat. “Kau harus bangkit dan buktikan kepada laki-laki brengsek itu, bahwa kau adalah ratu yang sesungguhnya. Kau harus menunjukkan kepadanya bahwa tanpamu dia bukanlah apa-apa. Kau paham maksudku, kan?” 

Kinara mengangguk yakin, lalu mengusap pipinya kasar, ia berjanji pada dirinya sendiri tak akan menangisi pria itu lagi. “Kau benar, Shen. Aku tidak boleh lemah, aku harus membuktikan diri dan membuatnya menyesal karena sudah mengkhianatiku seperti ini.”

“Bagus, seperti inilah sahabatku yang sebenarnya. Tangguh, kuat dan tak mudah goyah. Jangan dibutakan lagi oleh cinta.” Shena menepuk-nepuk bahu Kinara, tersenyum puas. “Kau boleh berduka, Ra, tapi jangan lemah.” 

Shena kembali duduk, meraih cangkir tehnya yang mulai dingin. “Jadi, kau tahu apa yang harus kau lakukan?” 

Kinara mengangguk mantap. “Pertama-tama, aku akan membuka kembali toko kue milikku. Aku membutuhkan pelampiasan lain. Setelah kutata hatiku, barulah aku akan memikirkan cara untuk menghancurkannya.” 

Shena mengangguk setuju. “Bagaimana jika aku langsung tarik saja investasi dari perusahaannya?” tawarnya, tak sabar melihat kehancuran Rashid.

Namun, Kinara mencegahnya. “Tidak, jangan lakukan hal itu dulu. Ada hal yang ingin aku lakukan dulu, dan hanya kau yang bisa membantuku.” 

Meski merasa bingung, Shena tetap menganggukan kepala. “Baiklah, katakan saja apa yang harus kulakukan. Aku akan siap menghancurkan pria brengsek itu kapan saja.” 

1
yosh—
wah, kelas✨
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul 🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Tentu saja, pulanglah 😔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
setuju 👍🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul 😔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
terlambat 😔
HK: 😔😔😔😔😔
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
serakah 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul 👍🏻
Iffanaya 😽
double up kk 😁
Iffanaya 😽: semangat ya kak 💪
total 2 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Janji harus ditepati 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
terlambat 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Rasain 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
mantan istrimu
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
nah kan 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
pasti kerjaan Marisa 😤
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
tas dan juga kopernya
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul 😏
Iffanaya 😽
si jalang itu gk cukup kah jd pelakor skrng ngehancurin usaha mantan istri suami nya 😠
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Rasain kegagalanmu 🤣🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
hati" modus penjahat 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!