NovelToon NovelToon
Cinta Gus Khai

Cinta Gus Khai

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:44.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Kai Adrian atau kerap di sapa Gus Kai, seorang anak kiyai terkenal, Gus Kai adalah seorang dokter spesialis jantung.

Gus Kai terkenal dengan ketampanannya dan juga prestasinya di bidang akademi dan juga Dakwahnya melalui media sosial pribadi miliknya.

Kepribadinnya yang tenang dan tidak sukanya huru- hara, membuat dirinya harus mengiklaskan calon istrinya untuk sang Kakak.

Namun apakah Gus Kai bisa mencari kebahagiaannya sendiri? dan adakah perempuan yang mampu membuatnya jatuh Cinta? Nantikan kisah perjalanan cinta Gus Kai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Kini Najma dan Kai sedang berada di pusat perbelanjaan, Kai mengambil dua troli sekaligus,sedangkan Najma hanya mengikuti suaminya sambil mendorong troli satunya.

"Mas, bukannya masih banyak yaa mas kebutuhan kita?" tanya Najma yang berjalan di depan suaminya.

" Bukan buat kita kok, maju aja dulu ke tempat pampres" jawab Kai, yang memberi clue untuk sang istri.

Najma kemudian mengangukan kepalanya dan baru sadar beberapa saat kemudian, ia kemudian menoleh ke belakang dimana Kai, tersenyum ke arah dirinya, " kita mau ke panti yaa mas ?" tanya Najma yang terlihat begitu excited.

" pintar banget istri aku " jawab Kai, yang membuat Pipi Najma memerah dan terasa sedikit panas.

Najma kemudian berjalan ke arah pampers dan menunggu suaminya untuk mengambil, karena ia tidak tau,Kai akan beli berapa.

" troli kamu penuhin aja, di bagi rata untuk sizenya" ucap Kai, Najma langsung mengambil beberapa merk dan beberapa ukuran, hingga trolinya sudah full dengan pampers.

" Dek, lagi dek, kurang itu." ucap Kai melihat sang istri.

Kai kemudian membantu Najma, menyusun kembali hingga membuat belanjaan mereka menjulang tinggi dan hanya berisi kan pampers.

"Kamu dorong itu yang belakang aja, aku taruh ini dulu sambil ambil troli, tolong ambil susu dan juga camilan buat bayi ya" ujar Kai.

" Iya mas " jawab Najma .

Najma kemudian mendorong kebagian susu untuk bayi sedangkan Kai, mendorong ke depan, tadi ia meminta tolong salah satu pegawai toko tersebut untuk menghitungnya dulu, sambil dirinya selesai berbelanja.

Setelah mengambil troli kembali, Kai kembali menyusul sang istri yang kini sudah berada di bagian sabun dan perlengkapan bayi.

" Udah ambil susu?" tanya Kai dari belakang.

Najma yang sedang fokus membaca harga terkejut dengan kedatangan suaminya, " Astagfirullah " gumam Najma lalu mengusap dadanya.

" ehhh maaf , mas enggak bermaksud ngagetin kamu" ucap Kai merasa bersalah dan mengusap bahu sang istri.

" Aman mas" jawab Najma.

" Udah ambil susu? " tanya Kai kembali sambil cek troli yang di bawa oleh sang istri.

" Udah, aku ambil beberapa merk dan untuk beberapa usia " jawab Najma menoleh ke arah trolinya.

" kok cuma segitu, kamu ambil berapa ?" tanya Kai .

" aku ambil dua per usia dan permerknya " jawab Najma sedikit takut, karena ia takut jika ia ambil terlalu banyak

" kok cuma dua sih, minimal lima atau enam per merk di setiap usianya dek, biar kebagian semuanya " jawab Kai. Kai mengangkat kepala sang istri yang menunduk dengan jarinya.

Najma membuka matanya dan menatap ke arah Suaminya, " Jangan di gigit gitu bibirnya, nanti luka lohhh" ujar Kai yang kemudian mengusap pelan bibir Najma perlahan.

Kai menatap sang istri cukup lama begitu pula dengan Najma yang menatap kai,hingga akhirnya mereka sama - sama sadar, jika mereka sedang berada di tempat umum.

" Maaf " gumam keduanya secara bersamaan.

" Ya sudah lanjut yukkk, keburu kemalaman nanti " ujar Kai.

Mereka kemudian kembali lanjut untuk berbelanja keperluan anak- anak yang biasa di butuhkan dan sedikit untuk pengurus panti yang berada di sana, mereka juga membeli snack,kebutuhan pokok lainnya.

Sedangkan di dalam mobil milik Razan, Razan menatap tempat makan berwarna coklat yang ia letakan di samping kursinya, ia sedikit tersenyum melihat bekal tersebut.

" Tapi, apa maksud Najma ?" tanya Razan.

Kini Razan sudah sampai di tempat janjiannya dengan temannya, kini dirinya sedang menunggu temannya yang sedang membeli sesuatu di minimarket .

Razan menepikan mobilnya dan membuka ponselnya sebentar dan berniat untuk mengucapkan terima kasih pada Najma.

Namun ia membuka notifikasi dan ia mendapatkan beberapa notifikasi dari grup, teman - teman lainya dan ada dua pesan yang mencuri perhatian Razan, yaitu pesan dari Najma dan juga Kai.

" Assalamualaikum Gus...., maaf sebelumnya menggangu waktu Gus razan, saya sudah melihat apa yang di lakukan ustadzah Aiza Gus dari cctv, mohon maaf sebelumnya saya cuma ingin mengatakan yang sejujurnya ,bahwa bekal itu milik Gus Kai, saya menyiapkan untuk beliau dan ingin mengantarkan ke rumah sakit, namun saat saya tinggal sebentar ke atas bekal tersebut tidak ada dan saat saya tanya umi, katanya bekal itu ada pada Gus Razan."

" Dan saat saya bilang ke Gus Kai, beliau tadi cek cctv dan mendengar dan melihat apaa yang di katakan ustadzah Aiza, itu semua salah Gus, saya hanya ingin meluruskan agar tidak terjadi kesalah fahaman di antara kita" ~ Najma .

 " deg"

Jantung Razan merasa sesak, ia terlalu berharap, padahal ia tau, Najma sudah milik kakak sepupunya, namun ia terlalu mencintai dan buta akan cinta tersebut, hingga ia tidak sadar jika telah di tipu oleh ustadzah Aiza.

" Astagfirullah, Ya Allah maafkan hamba, hamba terlalu berharap dengannya Ya Allah, Maafkan hamba" gumam Razan.

Razan menarik nafasnya dalam ,lalu ia kemudian membalas pesan dari Najma, " Maaf sebelumnya, inj saya kembalikan ke pesantren atau saya antar ke rumah sakit yaa Ning? mumpung saya masih di jogja" balas Razan.

Razan tidak berani untuk membuka pesan dari Kai, ia menunggu temannya sambil menatap kembali bekal tersebut, namun kini dengan tatapan sendu.

Beberapa saat kemudian teman Razan datang, ia segera menyingkirkan bekal tersebut dan berpindah posisi ke kursi penumpang, karena jujur ia sedang tidak mood untuk menyetir.

" kenapa Gus? keliatan murung gitu?" tanya teman Razan, melihat wajah Razan yang murung.

" gapapa" jawab Razan ketus dan bertepatan satu pesan masuk dari Najma.

" Tidak usah di kembalikan Gus, itu buat Gus Razan saja, tadi saya hanya meluruskan agar tidak salah faham saja gus" Najma.

" Baik, terimakasih" Balas Razan.

Razan menghembuskan nafasnya kasar, " Memang terlalu berharap sama manusia itu tidak baik yaaa" ujar Razan yang membuat temannya menoleh.

" kenapa, di tolak ? atau cinta pertepuk sebelah tangan?" tanya teman Razan.

Razan hanya diam dan tidak mendengarkan pertanyaan temannya, ia menyadarkan kepalanya di kursi, menarik nafas panjang , membuangnya kasar dan memejemkan matanya.

...****************...

Kai dan Najma kini sudah sampai di depan panti asuhan yang di maksud Kai, kini mereka sedang menurukan belanjaan mereka di bantu oleh pengurus panti.

Setelah selesai, mereka kemudian berkeliling panti, panti ini di dominasi dengan anak bayi , batita dan Balita yang sedang aktif - aktifnya.

"Mereka baru pada bangun tidur siang Gus, Ning, sebagaian juga masih ada yang tidur " ucap ibu kepala panti.

"ada yang umuran sudah sekolah bu?" tanya Najma yang memperhatikan para anak- anak yang melamun di tempatnya dan juga beberapa ada di depan kamar mereka.

" kalau di sini yang sekolah hanya beberapa Ning sekitar lima belas orang, karena jika sudah masuk usia sekolah, gedungnya di sebelah dan beda yang mengurus Ning, namun masih satu yayasan " jawab ibu pengurus panti tersebut.

Saat mereka melewati salah satu kamar dimana kamar tersebut khusus untuk bayi- bayi, mereka mendengar suara bayi menangis ,bayi tersebut masih merah dan begitu kurus.

ibu pengurus panti tersebut masuk diikuti oleh Najma dan juga Kai, " kenapa bu?" tanya Ibu panti tersebut.

" demam tinggi bu" jawab ibu penjaga tersebut.

" bu apa boleh saya gendong ?" tanya Najma yang merasa kasian.

" tentu Ning" jawab ibu pengurus panti.

Ibu penjaga tersebut memberikan bayi itu ke Najma dan ajaibnya, bayi tersebut berhenti menangis setelah tidak lama di gendong oleh Najma.

" Namanya Mara...."

1
Jepri Ardiansyah
ia
Ita rahmawati
tp jd bikin makin cinta kan KAI 🤗
Elly Maryani
istrinya tambah lucu gemesin ya Gus,karungin aj gus😅
Ita rahmawati
KAI SM najma sama sama balik kestelan awal 😂
Umi Kolifah
baru baca udah selesai aja, dikit banget thor
𝐈𝐬𝐭𝐲
Luar biasa
Inarairlan 0811
ko g up, ka
Ita rahmawati
najma udh keluar nih aslinya,, jd seru ya KAI punya istri cegil 😂
Cah Dangsambuh
kasihaaaaaaaan si balkis🤣🤣🤣🤣
Nana Ningrum: 😄😄 nanti kita carikan calon, setelah selesai sekolah 🤭
total 1 replies
Ita rahmawati
makin kesini makin seru loh perasaan,, makin suka deh 🤗
Nana Ningrum: terima kasih kak, di tunggu update selanjutnya yaaa kak🙏
total 1 replies
Chelsea Aulia
hahahaha Balqis ternyata baper juga ,, lanjut up nya KK author tetap semangat 💪💪💪
Nana Ningrum: Di tunggu yaaa kak
total 1 replies
Ita rahmawati
makin romantis dn GK canggung LG mereka
delis armelia
aku udh bulak balik blm up date
Redmi 4a
ayo dong kak di lanjutkan crita
nya biar gak penasaran 🤭
Cah Dangsambuh
iseng aja kai uminya nelpon malah bilang ini kantor polisi
Redmi 4a
kok dg kantor polisi gimana ceritanya
Ita rahmawati
kok dg kantor polisi,, apa maksudnya 🤔
Redmi 4a
semakin seru kak ceritanya lanjut yuk
Tarwiyah Nasa
sifat iri telah merasuki aiza..
dari cemburu n dendam ni 😄
Ita rahmawati
aih aiza aiza knpa kamu berubah jd busuk gtu sih 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!