NovelToon NovelToon
Crimson Vows

Crimson Vows

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Roman-Angst Mafia / Mafia / Tamat
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: yao na

Tujuh belas tahun Yao Conti hidup dalam penyamaran, bernapas hanya untuk satu tujuan: menuntut balas atas pembantaian keluarganya di Milan. Langkahnya membawanya menembus jantung kekuasaan keluarga Moretti, tempat ia bertemu Gerald Moretti—Don muda yang dingin, tajam, dan tidak pernah membiarkan siapa pun mendekatinya.
Bagi Yao, Gerald adalah kunci menuju pembunuh ayahnya. Bagi Gerald, Yao adalah teka-teki berbahaya yang memikat sekaligus mengancam wilayahnya. Di tengah benturan intrik politik lima keluarga mafia Italia hingga ancaman persekutuan gelap yang membentang ke Hong Kong, batas antara taktik dan perasaan perlahan mengabur.
Saat rahasia paling kelam tentang malam pembantaian itu akhirnya terkuak, mereka dipaksa memilih: menuntaskan dendam yang diwariskan oleh orang tua mereka, atau menyelamatkan cinta yang terlahir di atas tanah bersimbah darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yao na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 — Jaringan yang Terungkap

Marco kembali beraksi, menggunakan seluruh keahlian dan jaringan kontaknya untuk menyelidiki hubungan tersembunyi antara Don Ricci, Enzo Bastiani, dan keluarga Russo. Butuh waktu beberapa hari penuh ketegangan sebelum ia akhirnya menemukan benang merah yang menghubungkan semuanya.

"Ini lebih buruk dari dugaan kita," kata Marco, menunjukkan sebuah bagan jaringan hubungan rumit di layar laptopnya kepada Gerald dan Yao yang menunggu tegang di ruang kerja mansion. "Don Ricci dan Enzo ternyata saling mengenal selama lebih dari satu dekade — mereka pernah bekerja sama dalam beberapa transaksi bisnis 'abu-abu' yang melibatkan pencucian uang melalui perusahaan cangkang di Swiss."

"Jadi Don Ricci tahu tentang rencana Enzo sejak awal?" tanya Yao, jantungnya berdegup kencang menyadari betapa dalamnya konspirasi yang mereka hadapi.

"Lebih dari sekadar tahu," jawab Marco serius. "Aku menemukan bukti transfer dana dari rekening yang terhubung dengan Don Ricci ke rekening Swiss Enzo, dilakukan sekitar waktu yang sama ketika Enzo mulai bersekongkol dengan keluarga Russo."

"Ada satu hal lagi," sela Yao, teringat foto di rak buku Don Ricci. Ia menunjukkan sketsa kasar yang ia buat dari ingatan begitu mereka meninggalkan Roma. "Aku melihat foto lama di ruang kerjanya — dirinya bersama beberapa pria di sebuah pelabuhan. Aku tidak yakin siapa mereka, tapi salah satu wajahnya terasa familiar."

Marco mengetik cepat, membandingkan sketsa itu dengan arsip foto lama yang telah ia kumpulkan selama investigasi bertahun-tahun. Wajahnya memucat. "Ini Salvatore Moretti," katanya pelan, menunjuk salah satu sosok dalam arsipnya sendiri — foto dari akta perusahaan cangkang lama yang pernah ia temukan di ruang arsip mansion. "Foto ini diambil kurang dari setahun sebelum malam pembantaian keluarga Conti. Don Ricci bukan hanya mendanai Enzo belakangan ini, Gerald — ia sudah menjadi bagian dari perjanjian yang sama sejak awal."

Marco menggulir dokumen itu lebih jauh, matanya menyipit membaca tanda tangan kecil di sudut kontrak lama. "Ada nama ketiga di sini," katanya, suaranya semakin tegang. "Tercatat hanya sebagai perwakilan 'Chen Trading Co.' dari Hong Kong — perusahaan cangkang yang menangani jalur pengapalan mereka di Asia. Namanya Chen Bo. Aku tidak tahu siapa dia sebenarnya, tapi tanda tangannya ada di sini, berdampingan dengan tanda tangan Salvatore dan seseorang yang inisialnya cocok dengan Don Ricci. Perjanjian tiga arah yang menghubungkan Milan, Roma, dan sebuah jaringan keluarga di Hong Kong yang belum pernah kutemukan detail lengkapnya — sampai sekarang."

Kebenaran mengerikan itu perlahan terungkap sepenuhnya, jauh lebih dalam dari yang pernah mereka bayangkan: Don Ricci bukan sekadar oportunis yang baru memanfaatkan skandal Salvatore. Ia adalah bagian dari fondasi konspirasi itu sejak batu pertama diletakkan, mendanai seluruh operasi Enzo dari balik layar — memanfaatkan pengkhianat itu sebagai alat untuk melemahkan baik keluarga Conti tujuh belas tahun lalu, maupun keluarga Moretti sekarang.

"Kita perlu bukti yang lebih kuat sebelum menuduhnya secara terbuka di hadapan Aliansi," kata Gerald, pikirannya berputar cepat mempertimbangkan strategi terbaik. "Jika kita menuduhnya tanpa bukti konkret, dia akan dengan mudah membalikkan situasi dan membuat kita terlihat seperti sedang mencoba mengalihkan perhatian dari skandal ayahku sendiri."

"Aku akan terus menggali," janji Marco. "Tapi kita harus berhati-hati. Jika Don Ricci menyadari kita sedang menyelidikinya, dia bisa saja mempercepat rencananya untuk menghancurkan kita sebelum kita sempat mengungkap kebenaran."

Yao menatap keluar jendela, pikirannya dipenuhi kemarahan yang membara terhadap betapa banyaknya kehidupan yang telah dikorbankan demi ambisi kekuasaan segelintir orang. "Berapa banyak lagi orang yang harus menderita," bisiknya, "sebelum keserakahan orang-orang seperti Don Ricci dan Enzo akhirnya dihentikan?"

Gerald mendekat, memeluknya dari belakang, dagunya bersandar lembut di puncak kepala Yao. "Kita akan menghentikannya," janjinya tegas. "Bersama. Sampai akhir."

Malam itu, mereka duduk bersama merancang strategi mereka, kertas-kertas berisi jaringan koneksi Don Ricci tersebar di seluruh meja kerja Gerald. Marco bergabung dengan mereka hingga larut malam, membantu menyusun setiap detail rencana yang harus sempurna — karena satu kesalahan kecil bisa berarti kehancuran bagi mereka semua.

"Kita hanya punya satu kesempatan untuk ini," kata Marco serius, menatap kedua orang yang telah menjadi lebih dari sekadar klien baginya selama bulan-bulan terakhir. "Don Ricci bukan pria bodoh. Jika ia menyadari kita sedang mengincarnya, ia tidak akan ragu menggunakan seluruh pengaruhnya untuk menghancurkan kita sebelum kita sempat bertindak."

"Maka kita harus lebih pintar darinya," jawab Yao tegas, matanya berkilat dengan tekad yang sama yang pertama kali membawanya ke Milan tujuh belas tahun setelah malam pembantaian itu.

1
yao na
kerenn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!