NovelToon NovelToon
TUNGKU EKSTRASI SURGAWI

TUNGKU EKSTRASI SURGAWI

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Slice of Life / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: samsu234

Dihina karena dantiannya cacat, Xiao Bai mendadak mendapatkan Tungku Ekstraksi Surgawi—sebuah artefak gaib yang berfungsi sebagai sistem mutlak. Tanpa perlu berkultivasi dengan cara biasa, ia bisa mengekstrak esensi monster, tumbuhan obat, hingga pusaka kuno menjadi pil murni tanpa cacat! Dari seorang sampah yang diinjak-injak, Xiao Bai bangkit mengekstrak langit dan bumi untuk menjadi penguasa tunggal yang tak tertandingi.

#Romance #Drama #Adventure #Kultivasi #Sistem #Overpowered #BalasDendam #Action-Fantasy

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samsu234, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Percobaan Pertama

# TUNGKU EKSTRAKSI SURGAWI

Gudang tua di pinggiran Kota Qingyun sudah lama ditinggalkan pemiliknya—atapnya bocor di beberapa titik, dindingnya dipenuhi sarang laba-laba, tapi setidaknya masih cukup kokoh untuk menahan hujan. Xiao Bai menyalakan api kecil dari ranting-ranting kering yang berhasil ia kumpulkan, duduk bersila di lantai berdebu sambil menatap nyala api yang bergoyang pelan.

Perutnya keroncongan sejak siang. Roti kering terakhirnya sudah habis dua hari lalu, dan dua keping perak yang tersisa harus ia simpan untuk keadaan darurat yang lebih genting.

"Kalau begini terus, aku bisa mati kelaparan sebelum sempat membuktikan apa pun," gumamnya, menatap ke arah dadanya sendiri. "Tungku, kau bilang bisa mengekstrak esensi dari tumbuhan obat. Bisakah kau membantuku sekarang?"

> **[Tentu, Host. Namun perlu diingatkan: ini akan menjadi ekstraksi pertamamu. Tanpa pengalaman, ada risiko kegagalan sinkronisasi antara niat Host dan proses Tungku. Apakah Host tetap ingin melanjutkan?]**

"Aku tidak punya pilihan lain," jawab Xiao Bai, bangkit dan melangkah keluar gudang untuk mencari bahan apa pun yang bisa dimakan.

Tak jauh dari gudang, di celah bebatuan lembab, ia menemukan serumpun tanaman berdaun hijau tua dengan bunga kecil berwarna ungu—Rumput Bulan, tanaman liar yang sering digunakan murid sekte sebagai bahan dasar pil pemulih tenaga tingkat rendah. Ia pernah melihatnya di buku catatan alkimia dasar yang sempat ia pinjam bertahun-tahun lalu, meski tak pernah diberi kesempatan mempraktikkannya karena dianggap "tak punya bakat untuk kultivasi, apalagi alkimia."

Ia memetik beberapa batang, membawanya kembali ke gudang, lalu meletakkannya di atas telapak tangan.

"Baik, Tungku. Ajari aku caranya."

> **[Fokuskan kesadaran pada Tungku di dalam dantian. Bayangkan bahan mentah ini mengalir masuk melalui jalur qi, menuju Tungku. Jangan terburu-buru—proses ekstraksi membutuhkan ketenangan, bukan keinginan yang terburu-buru.]**

Xiao Bai menutup mata, mencoba mengikuti instruksi itu. Namun rasa lapar yang menggerogoti perutnya membuat pikirannya sulit tenang. Bayangan tentang Lin Hai, Wan Fu, pemilik penginapan—semua wajah yang menghinanya dalam dua hari terakhir—berkelebat dalam benaknya, mengacaukan konsentrasi yang seharusnya ia jaga.

Cahaya keemasan di dadanya berkedip tidak stabil, lalu tiba-tiba Rumput Bulan di telapak tangannya mengeluarkan asap tipis berwarna kehijauan—bukan cahaya murni seperti yang ia bayangkan, tapi sesuatu yang terasa salah.

> **[Peringatan! Sinkronisasi tidak stabil terdeteksi. Host, hentikan proses sekarang!]**

Terlambat. Asap kehijauan itu menyembur ke wajah Xiao Bai, membuatnya terbatuk keras, matanya berair, dan kepalanya mendadak berputar seperti dunia terbalik. Ia jatuh terduduk, punggung membentur dinding gudang, napasnya memburu.

"Apa... apa yang terjadi?" desisnya, suaranya parau.

> **[Analisis: emosi Host yang tidak stabil mengganggu proses ekstraksi, menyebabkan reaksi terbalik—racun ringan dari getah Rumput Bulan yang seharusnya dinetralkan oleh Tungku, malah terlepas ke udara akibat sinkronisasi yang gagal. Untungnya kadar racun rendah. Host hanya akan mengalami pusing dan mual selama beberapa jam.]**

Xiao Bai tertawa lemah, meski tubuhnya masih gemetar. "Hampir saja aku meracuni diriku sendiri dengan sistem yang katanya bisa menyelamatkanku."

> **[Koreksi: sistem tidak gagal. Host yang belum siap menggunakannya. Tungku Ekstraksi Surgawi bukan sekadar alat ajaib yang bekerja tanpa syarat—ia membutuhkan ketenangan pikiran dari penggunanya. Semakin kacau emosi Host, semakin besar peluang kegagalan.]**

Kata-kata itu menghantam Xiao Bai lebih keras daripada asap beracun tadi. Selama ini ia berpikir Tungku adalah jalan pintas—kekuatan instan yang akan menyelesaikan semua masalahnya tanpa usaha. Tapi ternyata, bahkan kekuatan seistimewa ini pun menuntut sesuatu darinya: penguasaan diri yang selama ini belum pernah ia latih.

Ia duduk diam beberapa saat, membiarkan rasa pusing perlahan mereda, menatap sisa-sisa Rumput Bulan yang kini layu dan menghitam di lantai—percobaan pertamanya yang berakhir dengan kegagalan telak.

"Baiklah," gumamnya pelan, mengatur napas perlahan-lahan. "Kalau begitu, aku akan belajar tenang dulu, sebelum belajar mengekstrak."

Ia memejamkan mata sekali lagi, kali ini tanpa memaksa, hanya duduk diam membiarkan pikirannya mengendap seperti air keruh yang perlahan menjernih dengan sendirinya. Wajah-wajah yang menghinanya masih ada di sana, di sudut ingatannya—tapi untuk sesaat, ia membiarkan mereka diam, tak lagi mengaduk-aduk pikirannya.

Di luar gudang, hujan mulai reda, menyisakan suara tetesan air dari atap yang bocor, jatuh satu-satu ke lantai berdebu—seirama dengan napas Xiao Bai yang perlahan kembali tenang, langkah pertama menuju penguasaan sejati atas kekuatan yang baru saja ia terima.

1
Crimson
iklan bro /Grin/
Crimson
iklan min /Grin/
Crimson
Bener, tuh. Minimal bisa jaga diri, lah /Determined/
Crimson
Wdih, sok kali dia/Panic/
Crimson
cih, Lama" ku tandaiin Lo ya, anjing /Angry/
Crimson
Plis lah ini masih pagi woy. jangan bikin gw emosi lh/Angry/
Crimson
Wow, lumayan sih. /Chuckle/
Crimson
Makasih, Thor. karna buat bikin aku kesel sama nih novel /Tongue/
Luó Lìxuān: kok ngamuk bg 🤣
total 1 replies
Crimson
Kepala bapak kau pecah /Angry/
Crimson
Anjing nih orang. Lama" ku pecahin kepala nya.. tengok lh nanti /Angry/
Crimson
Bacod amat sih, lo. senek, betumbuk aja kita, yok. buat kesal aja, nih orang /Angry/
Crimson
Yok, By One klen/Facepalm/
Crimson: Gas. wkwkwk 🤣
total 4 replies
Crimson
Bintang lima untuk mu, Thor./Good//Good//Good//Good/
Luó Lìxuān: makasih bg 🙏
total 1 replies
Crimson
sorry Thor gw bacanya ambil penting" nya aja. ada perlu soap nya /Pray/
Luó Lìxuān: ok ok makasih udah baca bg
total 1 replies
Crimson
Jirr masih di ikutin ternyata /Grin/
Crimson
Hadeh! Lagi" di tolak jirr😭
Crimson
Mantap /Good/
Luó Lìxuān: bintang 5 jangan lupa 🤣
total 1 replies
Crimson
Kok gw makin nagih ya, baca nih novel./Grin/
Luó Lìxuān: masa iya sih bg 😂
total 1 replies
Crimson
udah tau Xiao bai lagi nggak mood, malah masih di tanya dong. wkwkwk 🤣🤣
Luó Lìxuān: sabr bg jangan emosi 🤣
total 1 replies
Crimson
Gas balas dendam kh/Sneer//Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!