NovelToon NovelToon
Samudra Di Atas Langit

Samudra Di Atas Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: puput11

Sepuluh tahun lalu, tragedi berdarah menghancurkan keluarga Samudra. Langit Bumi Samudra (7 tahun) tewas dalam sabotase kecelakaan mobil, sementara adiknya, Cakrawala Bintang Samudra (3 tahun) dinyatakan hilang dan dianggap tewas juga oleh publik. Nyatanya, Sang Kakek menyembunyikan Cakra di luar negeri dengan identitas rahasia demi melindunginya dari musuh.

Kini, Cakrawala kembali sebagai pemuda tampan dan jenius. Di bawah nama samaran Gala Putra Langit, ia menyusup ke dunianya sendiri sebagai mahasiswa biasa. Ia harus menghadapi pengkhianatan Om dan Tantenya sendiri yang haus harta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon puput11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aliansi Baru

Halaman utama Universitas Samudra sudah berubah menjadi lautan manusia. Ratusan mahasiswa baru berdiri rapi di bawah terik matahari pagi. Di atas podium, jajaran rektor, dan dosen bergantian memberikan kata sambutan yang panjang lebar mengenai visi misi kampus. Namun, bagi kebanyakan mahasiswa baru, pidato formal itu hanyalah angin lalu yang membosankan.

"Gila, ini rektornya hobi pidato apa gimana, sih? Kaki gue berasa mau copot," bisik seorang mahasiswa berambut ikal di barisan belakang.

"Sama, Bro. Mana panas banget lagi. Mending dengerin musik," sahut temannya sambil menyembunyikan earbud di balik rambutnya.

Di tengah barisan mahasiswa fakultas bisnis, Gala berdiri dengan santai, melipat tangan di dada. Matanya sesekali melirik ke arah panggung, namun pikirannya tetap waspada mengamati sekeliling.

"Oi, Bro! Keren banget lo tadi pas diparkiran," sebuah tepukan mendarat di bahu Gala. Seorang cowok berwajah jenaka tersenyum lebar sambil mengulurkan tangan. "Gue, Adit. Tapi santai aja, gue kagak sombong kayak si Kenzo-Kenzo itu, kok."

Gala terkekeh, menyambut uluran tangan itu dengan hangat. "Gala, salam kenal, Dit. Gue cuma refleks aja tadi, habisnya tuh bocah berisik amat."

"Refleks lo gila sih, asli! Si Gavin hampir nyungsep," timpal Adit dengan tawa renyah, tipikal cowok yang mudah bergaul dan suka bercanda.

Di sebelah Adit, berdiri seorang cowok yang sejak tadi hanya diam memperhatikan Gala. Tatapannya dingin, tajam, dan penuh selidik. Cowok itu adalah Reza, sahabat Adit sejak SMA dia hacker jenius dan ahli IT. Aura misterius Gala rupanya berhasil memancing rasa ingin tahu Reza.

Sebagai orang yang biasa membaca algoritma dan menyusup ke sistem keamanan, Reza tahu ada sesuatu yang sengaja disembunyikan oleh cowok yang bernama Gala ini. Cara berdirinya, gerakannya, dan sorot matanya tidak mencerminkan seorang anak beasiswa biasa.

"Gue, Reza," ucap cowok dingin itu singkat, menyodorkan tangannya tanpa ekspresi. "Lo... bukan anak beasiswa biasa, kan?"

Gala menaikkan satu alisnya, menatap Reza dengan senyum slengean andalannya.

"Hahaha, maksud lo apa, nih? Gue cuma beruntung aja dapet beasiswa jalur prestasi, Re. Otak gue encer dikit lah."

Reza hanya mendengus pelan, menarik kembali tangannya. "Terserah lo. Tapi insting gue jarang salah. Aura lo terlalu... dominan buat ukuran orang biasa."

"Walah, Reza mulai deh kumat jadi dukun digital!" goda Adit sambil merangkul leher Reza, membuat suasana kembali santai. Dalam sekejap, ketiganya langsung merasa cocok dan menjadi akrab sebagai teman baru.

Beberapa jam kemudian, bel istirahat akhirnya berbunyi, menandakan sesi pengenalan kampus kloter pertama selesai. Halaman utama mendadak bubar, dan para mahasiswa langsung berhamburan mencari tempat berteduh.

Di salah satu sudut area luar kafetaria, seorang cewek berwajah cantik dengan rambut panjang bergelombang duduk sendirian di sebuah meja marmer. Dia adalah Aluna Pradipta. Aluna sebenarnya adalah anak dari seorang pengusaha besar yang juga merupakan teman dekat dari Tuan Baskara, namun Gala sama sekali belum mengetahui hal itu. Aluna tampak sibuk membolak-balik buku panduan kampus dengan raut wajah serius.

Sret.

Sebuah kaleng minuman dingin tiba-tiba diletakkan di atas mejanya. Aluna mendongak dan mendapati Gala sudah duduk santai di kursi kosong hadapannya, disusul oleh Adit dan Reza yang langsung mengambil Posisi duduk di samping Gala.

"Hai. Boleh gabung? Meja lain penuh banget, nih," ucap Gala sambil melemparkan senyum manisnya yang tulus.

Aluna sempat tertegun sesaat melihat ketampanan Gala dari dekat. Ia berdehem kecil untuk menutupi kegugupannya, lalu mengangguk pelan. "Oh, iya. Silakan aja."

"Kenalin, gue Gala. Ini Adit, dan yang muka dingin ini namanya Reza," ujar Gala memperkenalkan tim barunya dengan nada slengean.

Aluna menutup bukunya, lalu menatap Gala dengan binar mata yang penuh rasa penasaran. "Gue Aluna. Ngomong-ngomong... lo Gala yang tadi pagi bikin ribut sama gengnya Kenzo diparkiran, kan?"

"Wah, gosip cepet banget ya merambatnya," sahut Adit sambil membuka kaleng sodanya.

"Tapi asli Lun, si Gala ini emang berani mati. Baru hari pertama udah berani nyenggol Putra Mahkota Samudra Group."

Aluna tidak ikut tertawa. Matanya tetap tertuju ke Gala, mencoba membaca ekspresi cowok di depannya. "Gue penasaran aja, Gal. Kenzo kayaknya tipe orang yang bakal hancurin siapa pun yang berani ngelawan dia di kampus ini. Tapi lo... lo keliatan santai banget, kayak nggak punya beban sama sekali. Lo beneran nggak takut, atau lo emang bukan orang biasa?"

Gala hanya tersenyum tipis, menopang dagunya dengan sebelah tangan sambil menatap balik mata Aluna. "Gue? Gue cuma mahasiswa biasa yang kebetulan nggak suka lihat orang hobi pamer, Aluna. Lagian, roda itu berputar, kan? Siapa tau besok-besok takhta Putra Mahkota-nya malah ilang."

Jawaban santai namun sarat akan makna mendalam, dari Gala membuat Aluna terdiam. Instingnya sebagai anak pengusaha besar mengatakan bahwa cowok bernama Gala ini menyimpan sebuah rahasia besar, yang siap mengguncang fondasi Universitas Samudra.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!