NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Menikah

Tiba-tiba Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda / Beda Usia
Popularitas:15.8k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Dita, siswi kelas 12 SMA, harus menerima nasib pahit ketika ayahnya yang terlilit hutang dan terbaring sakit memaksanya menikah dengan Arjuna, seorang polisi duda beranak satu.

Pernikahan itu dijadikan tebusan atas kecelakaan yang melibatkan Arjuna dan membuat ayah Dita kritis.

Meski tak sepenuhnya bersalah, Arjuna menyetujui pernikahan tersebut demi menebus rasa bersalahnya. Di tengah perbedaan usia dan penolakan putri Arjuna terhadap ibu sambungnya yang masih belia, Dita dan Arjuna harus menghadapi ujian besar untuk mempertahankan rumah tangga mereka.

Apakah cinta diantara mereka akan tumbuh, atau pernikahan itu berakhir dengan perpisahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Arjuna yang tak terkendali

Malam semakin larut, namun suasana di rumah duka belum benar-benar tenang.

Di teras depan, Dita duduk diam. Angga berada di sampingnya, mencoba menemani dalam diam.

Beberapa detik berlalu…

Akhirnya Dita membuka suara.

"Angga.… ada hal penting yang ingin aku katakan padamu… "

Angga langsung menoleh. Tangannya perlahan menggenggam tangan Dita. Tatapannya hangat.

Penuh harap.

"Iya, Dit… kamu mau ngomong apa? Katakanlah…"

Dita terdiam. Hatinya bergetar. Kata-kata itu… terasa berat untuk keluar. Ia ingin jujur.

Ingin mengatakan semuanya, bahwa ia… sudah menikah.

Bahwa hubungan mereka… harus berakhir.

Namun saat melihat mata Angga yang berbinar…

Dita justru tak sanggup. Perasaan bersalah menyesakkan dadanya.

"Aku…" bibirnya bergetar. "Aku cuma…"

Ia menunduk. Air matanya jatuh lagi.

"…nggak apa-apa, Ga…"

Angga mengernyit.

" Dit… kamu yakin?"

Dita mengangguk pelan.

"Iya… nanti saja ya… sekarang bukan waktu yang tepat…

Angga tidak memaksa. Ia hanya menggenggam tangan Dita lebih erat.

"Iya… aku tunggu kamu siap cerita…"

Ucapan itu justru semakin membuat hati Dita terasa hancur.

‘Maafkan aku, Angga…’ batinnya.

Tiba-tiba saja...

" Dita!"

Suara seorang wanita terdengar dari depan.

Dita langsung menoleh.

" Kak Mimi!"

Seorang wanita dengan wajah lelah dan mata sembab berlari mendekat. Begitu sampai...

"Dit.… Ayah.…"suaranya bergetar hebat. " Ayah beneran sudah meninggal?"

Tangis Dita langsung pecah lagi. Ia bangkit dan memeluk Mimi erat.

" Iya, Kak…" isaknya. "Ayah sudah pergi… meninggalkan kita semua…"

Mimi langsung menangis.!Pelukannya mengerat.

"Ayah…" lirihnya. "Kenapa secepat ini…"

Tangis keduanya pecah di teras rumah.

Angga hanya bisa berdiri di samping, ikut merasa kehilangan meski bukan keluarga inti.

Keesokan harinya

Pagi masih berkabut saat jenazah Pak Indra dimakamkan di pemakaman umum dekat rumah.

Doa-doa dipanjatkan. Tangis mengiringi.

Tanah perlahan menutup liang lahat. Dita berdiri diam. Matanya kosong. Air mata sudah habis…. namun rasa kehilangan tetap menyesakkan.

Tante Elsa berdiri di sampingnya.

Sementara Mimi masih sesekali terisak.

Beberapa saat setelah pemakaman selesai. Para pelayat mulai kembali. Suasana mulai sepi.

Namun duka masih terasa berat di udara.

Dita berjalan perlahan kembali ke rumah. Langkahnya lemah.

Tiba-tiba saja sebuah mobil berhenti di depan rumah. Pintu terbuka. Dan sosok Arjuna turun dari dalam. Namun kali ini wajahnya berbeda. Tidak tenang. Tidak dingin seperti biasa. Melainkan dengan rahang yang keras. Dan penuh emosi yang tertahan. Dita yang melihat itu langsung menegang.

Ia refleks menunduk. Tak berani menatap. Jantungnya berdegup cepat.

‘Sepertinya… dia sudah tahu…’ batinnya.

Namun di sisi lain ada kepuasan kecil dalam hatinya.

'Biar saja… itu pelajaran untuknya…'

Sementara itu, Mimi yang berdiri tak jauh dari sana, ia angsung terkejut. Matanya membesar.

"Dia…" gumamnya pelan.

Wajah itu…Ia tidak asing. Ingatannya melayang pada suatu pertemuan beberapa waktu lalu, Saat ia pernah bertemu pria itu.

Tanpa sengaja. Dan sejak saat itu, Mimi diam-diam, ia mengaguminya. Sosoknya yang tegas. Wibawanya. Caranya berbicara. Namun Ia tidak pernah menyangka…. Bahwa pria itu akan muncul di rumahnya. Dan dalam situasi seperti ini.

*

*

Arjuna melangkah masuk.

Tatapannya langsung mencari satu orang.

Yaitu Dita.

Begitu mata mereka hampir bertemu, Dita langsung mengalihkan pandangannya.

Sedangkan Arjuna menghentikan langkahnya.

Rahangnya mengeras.

" Ada yang harus kita bicarakan," ucapnya tegas.

Suasana langsung hening.

Tante Elsa menoleh.

Sementara Mimi masih menatap Arjuna dengan campuran perasaan. Terkejut, kagum, dan juga bingung.

Dita menelan ludah. Tangannya mengepal pelan.

Ia tahu, masalah sebenarnya…. Baru saja dimulai.

*

*

Suasana ruang tamu yang tadinya dipenuhi duka, kini berubah tegang.

Tiba-tiba saja Arjuna menerobos masuk

Ceklek!

Arjuna melangkah maju dan langsung meraih pergelangan tangan Dita. Cukup kasar.

"Ah...!" Dita terkejut.

Mimi yang melihat hal itu, ia langsung berdiri.

"Mah, siapa pria ini? Mengapa dia menggenggam tangannya Dita?" tanyanya kaget.

Tante Elsa menarik napas berat.

"Dia suaminya Dita, Mi…."

Mimi membeku. Wajahnya pucat.

"Apa… S...suaminya Dita?"

Matanya tak lepas dari Arjuna. Antara tidak percaya…. dan sesuatu yang lain yang sulit ia jelaskan.

Tanpa banyak bicara, Arjuna menarik Dita keluar dari ruang tamu menuju teras. Langkahnya tegas.

Dita hampir terseret.

"Lepas! Sakit tahu!" protes Dita sambil berusaha melepaskan tangannya.

Namun Arjuna tak menggubris. Cengkeramannya justru semakin kuat.

"Awww.… lepas!" Dita meringis kesakitan. "Kau pria kasar menyebalkan!'

Arjuna berhenti. Lalu menatapnya.Dingin dan tajam.

Tatapan itu membuat Dita langsung terdiam.

Jantungnya berdegup kencang.

" Apakah kau puas.…" ucap Arjuna pelan namun menekan, " telah mempermalukan aku semalam?"

Dita berusaha menahan gugup.

Ia memasang wajah pura-pura bingung.

" Apa maksudmu? Aku nggak ngerti!" jawabnya cepat. Ia berusaha melepaskan tangannya lagi.

Namun sia-sia.

Dari balik tirai ruang tamu, Mimi dan Tante Elsa mengintip. Keduanya terlihat tegang.

" Mah…." bisik Mimi pelan. " Apakah Dita membuat masalah?" Ia menelan ludah.

" Kalau sampai iya.… anak itu benar-benar cari mati.… pria itu bukan orang sembarangan…"

Tante Elsa mengernyit.

"Kau kenal dengan Arjuna?"

Mimi mengangguk pelan.

"Kenal, Mah…." jawabnya. " Dia salah satu polisi berprestasi. Aku pernah bertemu dengannya waktu seminar di Bandung. Dia diundang sebagai tamu kehormatan..."

Tatapannya kembali ke arah Arjuna.

" Aku tidak menyangka.… pria itu sekarang jadi suaminya Dita…."

Ia memijit pelipisnya.

"Dan Dita… masih saja dengan sifat jahilnya…."

Tante Elsa hanya bisa menghela napas panjang.

Di teras, Arjuna mulai menatap Dita lebih dalam.

Nada suaranya berubah. Lebih tenang… tapi justru terasa mengintimidasi.

" Kau tidak bisa menuduhku tanpa bukti…." kata Dita, mencoba bertahan.

Sejenak, suasana sekitar menjadi hening. Lalu Arjuna tertawa terbahak-bahak.

" Ha… ha… ha…"

Tawa yang membuat bulu kuduk Dita merinding.

" Oh ya?" ujarnya sambil menatap tajam. " Kau menginginkan bukti?"

Dita sedikit tersentak, tapi masih mencoba bertahan.

" Ya iyalah! Lagian siapa juga yang menulis kata menyesatkan seperti itu!"

Deg!

Kalimat itu meluncur begitu saja. Tanpa ia sadari

Ia baru saja menjebak dirinya sendiri.

Arjuna langsung diam. Lalu senyum tipis terukir di bibirnya. Senyum penuh arti.

"Jadi.… kau tahu isi tulisannya?” ucapnya pelan.

Dita membeku. Matanya membesar. Ia baru sadar.

Sangat terlambat.

Arjuna menatapnya lurus.

" Ternyata memang kaulah pelakunya."

Suasana seketika terasa mencekam.

Dita menunduk. Tangannya mulai gemetar. Untuk pertama kalinya rasa takut benar-benar muncul di hatinya.

Arjuna mendekat sedikit. Suaranya rendah. Namun penuh tekanan.

"Sekarang.…" ucapnya. "Kau mau jelaskan.… kenapa kau melakukan itu?"

Dita diam. Bibirnya bergetar. Ia ingin melawan dam ingin membantah.

Namun kata-kata seolah tertahan di tenggorokannya.nDi balik rasa marahnya…

Kini ada rasa takut yang perlahan merayap.

Dan di hadapannya,berdiri seorang pria yang tidak lagi bisa ia anggap remeh.

Bersambung...

1
neny
eh ulat keket,,dasar ya gk tau diri,,udh gk dianggap jg masih ajh terus berharap,,alhamdulillah dita sdh mendengar apa yg dikatakan juna kpd maudy,,,walaupun dia menepis nya,,tp yg penting dia adh tau,,bahwa juna melakukan itu krn crmburu,,lanjut akak,,pengen tau apa lg yg akan di lakukan c ulat keket itu
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: lanjut besok ya kak 😊
total 1 replies
dyah EkaPratiwi
bener2 ya si Maudy minta di jambak
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Curse//Curse//Curse//Curse/
total 1 replies
mom kayara
keren
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: terimakasih kak 🙏😊
total 1 replies
Teh Euis Tea
pakpol jgn cemburu, dita udah jd milikmu dan aga udah sm aku🤭🤭🤭🤭🤭
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: oalah... betul.. betul... betul 🤣🤣🤣
total 1 replies
vania larasati
lanjut kak
neny
selesai kan masalah dengan kepala dingin juna,,semua pasti ada solusi nya,,smg dita mendengar apa yg diucapkan juna kpd maudy,,dan bs mempertimbangkan knp juna bs sebrutal itu,,lanjut akak😘
vania larasati
lanjut kak
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😁
total 1 replies
Nar Sih
cemburu bisa merubah semua nya ,dan pasti hbis ini dita marah dgn mu juna
Patrick Khan
ah visualnya😂😂😂😂😍😍
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
vania larasati
lanjut kak
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Good//Good//Good/😉😉
total 1 replies
neny
cemburu membutakan segala nya,,dengan sikap juna seperti ini kemungkinan akan membuat dita terluka,,hrs nya juna tanya baik2,,cepet minta maaf juna,,jng bikin dita kecewa sm km,,ayo dita ceritakan semua nya,,jng ada dusta,,biar juna bs melindungi mu dr c mod mod itu,,lanjut akak😘
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😁
total 1 replies
Arum Dyah
kalah star kau mody... juna sudah lebih tau dluan.. tinggal km yg akan malu sendiri dihadapan keluarga juna..
dyah EkaPratiwi
😭😭😭 Dita pasti syok
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: buanget kak 😔
total 1 replies
Teh Yen
Arjuna hanya cemburu yah kan Dnegan begitu dia ingin menjelaskan bahwa Dita hanya miliknya bukan begitu kan mas Juna
skrng saatnya hempaskan itu c ulat bulu Maudy jauh jauh Juna
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😉
total 1 replies
Nar Sih
semagatt dita 💪jalani sja takdir mu jdi istri yg baik juga mungkin kmu bisa lanjut kuliah dan pasti suami mu mengizin kan
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😉
total 1 replies
Nar Sih
seperti nya kmu mesti bljar buat lebih dkt dgn siena ya dita
Ariany Sudjana
Dita kamu jangan egois, kamu sudah menikah, saatnya kamu buka hati untuk suami kamu Arjuna, dan tutup semua masa lalu kamu dengan Arga
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Naffa Azlina Azlina
dita... udah jangan ketus " lagi sama suami nya dosa
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Good//Good//Good//Applaud//Applaud//Applaud/
total 1 replies
Nar Sih
walau pelan pasti benih cinta akan hadir diantara kalian
Arum Dyah
akuilah dit kalo km sbnrnya sudah mulai jatuh cinta sma juna... begitu pula juna...😍😍🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!