NovelToon NovelToon
Hasrat Liar CEO Arogan

Hasrat Liar CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Nikahmuda
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

"jangan om, aku masih perawan, "!! kata seorang gadis yang sudah berada di bawah kungkungan seorang laki laki tampan ,namun terlihat bagitu arogan.
"siapa yang menyuruhmu kesini ,"! sahut laki laki tersebut dengan suara yang terdengar paro, sambil menahan sesuatu yang sudah ingin meledak saat itu juga.
"om, jangan macam-macam atau aku tendang itu ular arab mu ya"!! ancam gadis tersebut yang masih mencoba mempertahan kan dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 5

Cantik"! Gumamnya lirih namun masih bisa didengar oleh Jo yang memiliki Indra pendengaran begitu tajam.

"Apa boss ku sedang memuji sorangan gadis"! Gumam Jo di dalam hati dengan mata yang sudah terbelalak sempurna .

"Siapa yang mencoba menyerangku semalam ,Jo"! Tanya Devan yang masih penasaran dengan 4 orang yang mengejarnya semalam hingga berujung menjadi maling ciuman di dalam kosan .

"Anak buah tuan damar boss"! Jawab Jo sambil menerima tab nya kembali.

"Jadi dia masih ingin bermain-main denganku "! Gumam Devan di dalam hati seketika pandanganya teringat dengan sosok damar ,,keponakan yang saat ini menjadi musuhnya..

Karena salah faham membuat damar memusuhi Devan selama ini.

Flashback on..

Malam itu hujan turun mengguyur ibu kota.

Seorang laki laki paruh baya yang saat itu sedang melintas mengunakan mobil bersama dengan sang supir. Suasana malam itu nampak sunyi dan sepi .

Mobil tersebut pun di hadang oleh segerombolan perampok yang menghadang mobil mewah tersebut.

Bertepatan dengan itu Devan yang baru saja pulang dari club malam, setelah menghadiri pesta kelulusan nya bersama teman temanya.melihat mobil yang tidak asing sedang di keroyok oleh segerombolan perampok ,dan Devan pun juga begitu mengenal siapa yang sedang di sekap di hadapannya .

"Paman '' pekik Devan sambil turun dari motor sport nya.

"Lepaskan ,bajing4n"! Pekik Devan sambil mencoba menolong sang paman .namun siapa

sangka jika gerombolan perampok tersebut membawa sebuah senjata tajam .

Baru saja akan melangkah untuk menyerang perampok tersebut ,salah satu dari mereka mengarahkan sebuah senjata api ke arah Devan ,namun sang paman yang melihatnya segera bangkit dan akhirnya peluru pun mengenai dada bidang laki laki paruh baya tersebut. Detik itu juga sebuah polos patroli datang , membuat para perampok tersebut berlari seketika meninggalkan tempat kejadian.

Meskipun sang paman telah mengungkapkan kebenaran kepada pihak kepolisian sebelum menutup mata untuk selama lamanya,namun sepertinya damar sang putra tidak terima dan menyalahkan Devan sebagian orang yang membuat sang papa meninggalkan nya untuk selama lamanya. Semenjak itu damar menaruh dendam kepada Devan,,apapun caranya damar ingin melihat Devan hancur,tapi yang terlihat bukanya Devan semakin hancur namun semakin Jaya hingga saat ini.

Flash off.

"Lalu apa yang akan kita lakukan ,boss"! Tanya Jo dengan serius.

"Biarkan saja ,aku ingin tahu sampai dimana dia akan mengusikku"! Jawab Devan lalu kembali fokus dengan berkas di hadapannya.

Tak berselang lama ponselnya Devan pun terlihat bergetar.

Sebuah nama yang selalu membuat nya bertambah emosi .

Sang ibu tiri kembali menghubunginya pagi itu.

'Hallo"!  Kata Devan setelah menggeser tombol hijau.

"Hallo,Devan ,nanti malam pulanglah,papamu mengundang mu untuk makan malam"!.

Devan hanya terdiam tidak menanggapinya.

Lalu terdengar suara sang papa yang mengalihkan pembicaraan.

"Van,pulanglah sebentar untuk nanti malam,papa ingin makan malam bersamamu"!kata tuan Erwin dari seberang telpon.

Hemmm"! Jawab dewan ,singkat padat dan jelas,cuma hemmm,tak ada yang lain.

"Baiklah,kalau begitu papa menunggu kedatanganya mu"! Kata tuan Erwin. Lalu mematikan sambungan telpon begitu saja.

Devan tidak memikirkan ucapan sang papa,bukanya hanya makan malam bukan,tanpa Devan ketahui jika tuan Erwin juga mengundang seorang wanita cantik dan berniat menjodohkan nya dengan sang putra yaitu devandra.

Malam pun tiba.devan yang saat ini sedang berada di dalam mobil menuju mansion milik sang papa,dengan Jo yang menyupiri mobil tersebut.

Tak berselang lama mobil pun sampai di mansion mewah dimana pintu gerbang sudah di buka lebar menyambut kedatangan tuan muda mereka.

"Devan"!! Panggil tuan Erwin yang begitu nampak bahagia,akhinya sang anak mau pulang memenuhi undangan makan malamnya.

Hemmm"! Sahut Devan sambil berjalan dan duduk di sofa begitu saja.

Tak berselang lama suara langkah terdengar mendekat,Pelan namun pasti,suara sepatu highills yang berbenturan dengan lantai,sudah bisa di pastikan jika itu adalah seorang wanita ,bisa di bilang cantik hanya dengan mendengar suara langkahnya saja.

"Selamat malam om,Tante"! Sapa wanita cantik yang baru saja datang.

"Regina Farah, wanita berusia 25 tahun yang baru saja pulang dari luar negri untuk melanjutkan kuliah S2 nya,anak dari teman rekan bisnis tuan Erwin.

"Silahkan duduk ,regina"! Kata tuan Erwin sambil tersenyum bahagia.

Regina hanya mengangguk ,sekilas matanya melirik kearah laki laki tampan dengan aura yang begitu dingin diam menatapnya tanpa ekspresi.

"Oiya ,kenalkan ini anak om,namanya devandra"! Kata tuan Erwin lagi.

"Hai ,aku regina Farah"! Kata regina sambil mengulurkan tangannya kepada Devan.

"Devan"!! Sahut Devan tanpa ingin membalas uluran tangan yang masih menggantung di hadapannya.

Regina pun hanya mampu meremas tanganya dan menariknya kembali.

"Ayo sebaiknya kita mulai makan malam"! Sahut nyonya Nadin yang ikut angkat bicara,tidak enak pasti dengan wanita cantik di hadapannya ,bisa bisa nya Devan tidak tertarik sama sekali dengan wanita cantik ini .. ya begitu lah isi pikiran nyonya Nadin saat ini.

Keheningan pun terjadi dirumah makan hanya decingan sendok yang terdengar.

Beberapa saat setelah selesai makan malam Devan pun beranjak dari duduknya .

"Van ,mau kemana"! Tanya tuan Erwin sambil menatap kearah sang anak.

"Aku masih banyak urusan" Sahut Devan sambil melangkah meninggalkan ruang makan tersebut masih dengan ekspresi datarnya.

"Anak ini benar benar"! Gumam nyonya nadin yang terlihat nampak kesal dengan sikap Devan selama ini yang tidak pernah menghargai kedua orang tuanya.

"Maafkan Devan , regina"! Kata nyonya Nadin yang tak enak hati.

"Tidak apa apa Tante"! Sahut regina dengan senyum kecutnya.

Berharap jika seorang devandra arganta akan tertarik kepadanya yang memiliki wajah cantik dan tubuh seksi ,tapi siapa sangka jika kenyataan tidak sesuai ekspektasi nya saat ini.

Bersiaplah menerima kekecewaan dan jangan berharap bisa mendekati laki laki kutub tersebut dengan mudah .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!