NovelToon NovelToon
Kubalas Suami Brengsekku

Kubalas Suami Brengsekku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:47.5k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Suaminya berkhianat, anaknya di tukar dan dihabisii. Selama lima tahun dia merawat anak suami dan selingkuhannya yang bahkan tinggal satu atap dengannya berkedok sebagai pengasuh.

Bahkan dirinya diracuni oleh pelayan kepercayaannya. Ratih, berakhir begitu tragis. Dia pikir dia adalah wanita paling malang di dunia.

Namun nasib berkata lain. Ketika dia membuka mata, dia berada tepat dimana dia akan melahirkan.

Saat itu Ratih bersumpah, dia akan membalas suaminya yang brengsekk itu. Dia akan mengambil bunga dari setiap perbuatan suami dan semua yang telah menyakitinya dan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Menyerang Balik

Ponsel Ratih berdering ketika dia sedang menggendong Rafa yang sudah tertidur setelah diberi asi. Ratih yang bisa melihat layar ponselnya, dan yang memanggilnya adalah Fandi. Membiarkan ponselnya itu berdering saja.

Lagipula, suara dering ponselnya juga bagus dan menenangkan. Tidak akan mengganggu tidur Rafa.

Hingga bibi Erma yang sudah membeli tissue basah kembali.

"Nyonya, ada telepon" kata bibi Erma yang juga sekilas melihat bahwa yang memanggil adalah Fandi.

"Mas Fandi bi, tapi Rafa baru saja tidur. Tidak apa-apa, mas Fandi pasti maklum! Kalau aku letakkan Rafa sekarang, nanti dia bangun bagaimana? dia baru saja tertidur!" kata Ratih.

Bibi Erma mengangguk paham. Anak bayi yang tidurnya terganggu biasanya memang akan menjadi rewel. Dan tentu saja, bibi Erma juga tidak mau kalau cucunya sampai menjadi rewel.

"Ah iya, nyonya benar. Nanti tuan Rafa bisa rewel!"

"Bibi Erma pasti lelah, sebenarnya Bibi tidak perlu terus-terusan datang ke rumah sakit. Aku jadi tidak enak!" kata Ratih.

Bibi Erma langsung tersenyum.

"Tidak masalah nyonya, Bibi juga sudah mengerjakan semua pekerjaan di rumah, baru Bibi kemari. Bibi hanya ingin membantu nyonya merawat tuan muda!" kata bibi Erma.

Ratih menatap wanita tua, yang selalu berbicara dengan nada baik dan manis di depannya itu. Kalau dia tidak mengetahui siapa sebenarnya Bibi Erma. Ratih juga akan terperdaya dengan semua kata-kata baik itu. Seperti dulu, bahkan Ratih sudah menganggap wanita tua yang ternyata selalu menipunya itu sebagai keluarga.

'Sangat pandai bersandiwara. Jika bibi Erma jadi artis, pasti akan dapat peran wanita bermuka dua dengan mudah!' batin Ratih.

Dan dulu, semua juga terjadi seperti ini. Bibi Erma benar-benar sangat peduli pada anak Ratih. Kala itu, Ratih aku merasa terharu atas perhatian pelayannya itu kepada Naufal. Tidak tahunya, Naufal adalah cucu kandungnya.

"Bibi memang sangat baik. Kalau begitu, tolong bibi siapkan tempat tidur bayi di rumah untuk Rafa ya. Pilih semua barang-barang yang terbaik. Besok, aku dan Rafa akan pulang. Oh ya, pindahkan semua barang-barang mas Fandi ke kamar tamu utama. Aku tidak tega, kalau Rafa harus tidur sendirian di kamar bayi bi. Aku akan tidur dengan Rafa. Mas Fandi pasti juga tidak keberatan! bibi Erma bisa pergi sekarang!"

Bibi Erma kembali mengangguk.

"Baik nyonya, kalau begitu bibi akan pergi dulu!"

Ratih terus melirik ke arah kepergian bibi Erma. Ratih yakin, kalau pelayan yang sangat dia percaya tadinya itu, tidak akan langsung pulang ke rumah. Dia berani bertaruh, kalau bibi Erma pasti akan mengunjungi anaknya dulu.

Dan telepon dari Fandi tadi, bener-bener hanya sebuah kamuflase. Untuk membuktikan kalau pria itu berada di luar kota. Padahal, suaminya itu berada di rumah sakit ini.

Ratih menghela nafas panjang. Dia harus membuat semuanya percaya bahwa dia tidak tahu apa-apa. Supaya mereka semua juga terjebak dalam permainan yang sudah dia siapkan.

Di ruangan Sarah, bibi Erma benar-benar datang. Dia bahkan membawa banyak makanan untuk Sarah.

"Bibi, aku tadi telepon Ratih. Kenapa dia tidak mengangkat panggilan telepon dariku?" tanya Fandi penasaran.

Karena sebelumnya memang tidak pernah terjadi hal seperti itu. Bagi Ratih, Fandi bukan hanya seorang suami tapi juga seseorang yang sangat dia cintai dan sangat dihormati. Bahkan dulu, kalau 2 jam saja suaminya tidak menghubungi atau tidak mengirimi pesan padanya, Ratih pasti akan sangat khawatir.

Namun, sekarang wanita itu mengabaikan panggilan darinya. Fandi sungguh merasa sangat penasaran.

"Tadi dia sedang menggendong Rafa. Biarkan saja, semakin dia sayang pada Rafa itu semakin bagus! Lalu apa rencana kalian untuk menyingkirkan bayi Ratih yang asli?" tanya bibi Erma.

"Aku sudah menjualnya Bi. Uangnya sudah masuk rekening Sarah!" kata Fandi yang terlihat seperti sangat puas.

Pria itu berpikir bahwa yang dia jual adalah bayinya Ratih. Padahal, yang mereka jual itu adalah bayi mereka sendiri.

Bibi Erma juga tersenyum senang.

"Bagus, mulai sekarang hanya Rafa kita saja yang akan disayang di keluarga Sanjaya! dia akan menjadi pewaris satu-satunya!"

"Aku tidak mau menunggu terlalu lama, Bu. Kalau kalian punya kesempatan, habisi saja semua yang ada di sana. Lalu kita ambil semua hartanya!" kata Sarah.

"Mana bisa begitu. Mereka keluarga terpandang, tidak mudah melakukan itu. Tapi jangan khawatir, kita akan pikirkan sambil jalan saja. Yang penting, cucu ibu akan menjadi kesayangan di rumah itu!" kata bibi Erma senang sekali.

Fandi dan Sarah juga.

"Oh ya, Ratih menyuruh ibu untuk menyiapkan tempat tidur bayi di kamar utama. Dia minta ibu pindahkan semua barang-barang Fandi dari kamar utama ke kamar tamu..."

"Aku? tidur di kamar tamu?" tanya Fandi menyela.

Pria itu cukup terkejut. Kenapa dia malah harus tidur di kamar tamu.

"Tidak masalah mas, bagus juga seperti itu. Jadi, kamu tidak usah tidur satu kamar dengan wanita kotor itu. Bukannya kamu jijik tidur dengannya?" tanya Sarah.

Fandi mengangguk juga pada akhirnya. Dia memang tidak suka wanita yang sudah disentuh oleh orang lain.

**

Keesokan harinya, Panji dan Maya menjemput Ratih dan Rafa pulang. Mereka juga bersama dengan Ben.

Fandi dan bibi Erma juga datang. Fandi yang mengira bahwa anak yang ada di gendongan Ratih itu adalah anaknya. Sangat bersemangat mendekati bayi itu.

"Sayang, maaf aku baru kembali. Pekerjaanku baru selesai!" kata Fandi.

'Aku tahu, kamu pasti baru kembali setelah mengantarkan wanita simpananmu itu pulang ke rumahnya. Dan pasti kamu sudah menjual anakmu sendiri kan, mas? aku tidak tahu bagaimana reaksimu setelah mengetahui apa yang telah kamu lakukan itu, menjual bayimu sendiri, hah... kamu benar-benar akan menjadi gilaa, Fandi brengsekk!' batin Ratih.

Fandi melihat ke arah Ben.

"Sayang, kenapa dia ada di sini. Bukannya aku minta kamu pecat dia!"

"Mas, kamu salah paham pada Ben. Malam itu, dia sama sekali tidak membuatmu mabukk. Dia justru ingin menolongmu!"

"Dia bohong sayang, kamu tidak percaya padaku?" tanya Fandi.

"Mas, mana mungkin aku tidak percaya padamu! jangan buat keributan. Nanti Rafa bangun! Ben tidak salah, percayalah padaku!" kata Ratih yang berbalik menyerang kepercayaan Fandi.

Karena Ratih sudah mengatakan hal seperti itu, kalau Fandi masih mendebatnya, maka akan terkesan kalau Fandi yang tidak percaya pada Ratih.

Fandi hanya bisa mendengus kesal.

'Heh, kesal kan? ini baru permulaan pria brengsekk!' batin Ratih.

***

Bersambung...

1
awesome moment
getok j, bu. ben mmg rada stubborn. saking tahu diri bgts. smg rafa adalah anak ben😄😄😄
Noer: getok aja 🤧
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tenang Bu Maya , anak nakal itu gak akan jadi pergi 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
vj'z tri
tenang mam gak jadi minggat kok /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: 🤧🤧🤧😂😂
total 1 replies
awesome moment
tugas dokter kn mmg membantu pasien. udh bnr mrk. toch jg g akan lama. bntar lg kn mrk ber3 meninggoy dgn sukses. racun dri ratih kn sdh mendaging darah di body mrk ber 3. tinggal menunggu waktu j. RIP dgn sukses buat mrk ber 3😉😉😉
Noer: semoga tenang disana
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
oh ternyata masih ada yang mau nolongin Fandi 🤭
Noer: iya tak kenal maka tak tahu kalau dia jahat ya
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
memprihatinkan sekali kondisi Sarah, tapi gimana , dia juga jahat tega menjual anak 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤭🤭🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ini apa Ratih 🤔
Noer: ini...... itulah pokoknya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
makan tu kekalahan mu Fandi 😡
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
harus kasihan apa senang melihat nasib Sarah yang begitu 🤭🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 💃💃💃💃💃
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
jangan pergi Ben
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Oalah Ben bingung jadi kamu ya 🤭🤭🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 😀😀😀
total 2 replies
vj'z tri
lebaran wes lewat k Noer tinggal di goyang up nya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: yok yok
total 1 replies
vj'z tri
dokter belum tahu ajj apa yang trio kwek-kwek ini telah lakukan ...gak yakin kalau tahu terus dokter masih kasihan...... /Bye-Bye//Bye-Bye//Bye-Bye//Bye-Bye/
Noer: iya kan ya
total 1 replies
vj'z tri
terkuat makan rendang ya k /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: salah ketik, ya ampun rekonsiliasi 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lanjutkan hasutanmu Lola 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: selamat hari raya idul Fitri juga kak 🙏
mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏🙏🙏
total 2 replies
Ria Adek
Bagus, mereka sudah pergi dari rumah Ratih sebelum mati..
Khawatir jika kelamaan di rumah itu, keburu bau bangkai..
Dan Fandi pun sudah di cerai..
Kini kehidupan mereka sudah tercerai berai..
Kira² apa selanjutnya yg terjadi..?
Yuk ahh.. Bab berikutnya kita baca lagi.. 🏃‍♀️🏃‍♀️😁
Noer: Aamiin ❤️
total 3 replies
Ria Adek
Wow.. Banyak kejutan di bab ini rupanya..
Ternyata Ratih sudah mengetahui semuanya..
Dan apa yang terjadi..? Terkejut dong pastinya.. 🤭
Apa lagi Bi Erma, sudah tak mampu lagi berkata untuk menolak fakta..
Karena Ratih punya CCTV yg tersembunyi, dan tak di ketahui oleh mereka bertiga..
Lalu, apa yang akan mereka lakukan selanjutnya..?
Yuk.. Mari kita baca bab selanjutnya.. 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Noer: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Ria Adek
Adrian, jabatan tinggi..
Harta melimpah..
Ternyata hasil korupsi..
Kasih nafkah anak istri pake uang haram, parah dahh.. 🤦🏻‍♀️
Ria Adek: Hmm.. Terlalu.. 🤭
total 4 replies
Ria Adek
Sepandai-pandai nya kau menyimpan bangkai, pasti akan tercium juga Erma.. 😏
Kau kira kebusukan bisa kau tutupi selamanya..?
Kau kira kebenaran tak akan menemukan jalannya..?
Mungkin saja kau terbebas saat ini, tapi lihat saja nanti, tunggu saja waktu nya tiba..
Kau akan berada di tempat mu yg seharusnya, yaitu penjara.. 😏
Noer: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 5 replies
awesome moment
😄😄😄cemen dipiara
Noer: 😂😂😂😂😭😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!