NovelToon NovelToon
ONE IN A MILLION (BxB)

ONE IN A MILLION (BxB)

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Hamil di luar nikah / Romansa / LGBTQ / Idola sekolah / BXB
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: kuciang

kamu tidak melihatku, tapi aku melihatmu, dari banyaknya manusia kamu yang aku lihat, tetap lah bersinar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kuciang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Bel pulang langsung membangunkan zayn yang lagi tertidur "yess pulangg"

Dengan semangat zayn langsung merapihkan tasnya, memasukan semua jajanan ke dalam tas

"heh buku luh, kaga di bawa balik" tanya liam yang melihat zayn hanya masukan snaknya doang

"biarin, berat, kali aja ada yang butuh" zayn langsung lari keluar kelas tanpa menunggu jawaban.

"lincah bangat" ujar daniel yang melihat kepergian zayn

"seperti kelinci" lanjut ethan yang bangkit dari tempat duduknya, di ikutin oleh temannya.

Di parkiran zayn menunggu ayahnya jemput, dan sudah melihat beberapa siswa yang sudah pergi dengan mobilnya

"zayn mau kita anter kaga" tawar alex yang melihat zayn masih menunggu

"santai, dikit lagi sampe kayanya" tolak zayn yang di balas anggukan kepala dari temannya lalu memilih pergi meninggalkan zayn

Cukup lama zayn menunggu sampai keadaan sekolah sepi, bahkan langit sudah akan turun hujan, namun keberadaan ayahnya belum juga keliatan

Sampai sebuah mobil mewah berhenti di depan zayn

"masuk"

Zayn melihat mobil mewah tersebut ternyata milik ethan, sebelum masuk zayn masih melihat kanan kiri berharap ayahnya datang, namun nihil

Zayn masuk kedalam, rasa canggung menerpanya 'harusnya tadi gua ikut alex aja ya' batin zayn

"diman rumahmu" tanya ethan memburiakan lamunan zayn

"oh nanti gua arahin, tapi makasih ya" ujar zayn ragu "gua kalo tau ayah gua kaga jemput, tadi ikut temen gua"

"iya"

Tidak berapa lama zayn sampai di rumah, di depan rumah nya sudah tidak ada mobil yang tadi pagi dia pakai

"mau mampir, masakan ibu gua enak" tawar zayn karna dia di fase bingung dan canggung

Sampai suara ketukan kaca mobil memecahkan kehening di antara mereka, ethan menurunkan kaca mobilnya

"maaf cari siapa" ujar wanita paruh baya

"ibuu..kenapa ayah kaga jemput zayn, padahal tadi bilangnya mau jemput, udah mau hujan juga lagi" kesal zayn membuat ethan kaget

"loh zayn, itu mobilnya ibu jual lagi, olok bensin" singkat namun membuat zayn kesal "ayuk mampir nak ganteng"

Ethan yang merasa canggung memilih turun dari mobilnya, untuk sekedar mampir di rumah zayn

"ayahh ya bener-bener orang mah kabarin, tau gitu zayn bisa ikut sama temen zayn tadi" marah zayn sambil menghentakan kaki

"loh emang dia siapa, pacarmu" tanta ayah zayn menujuk ethan

"saya ethan om" ujar ethan sangat ramah

"tau ah bodo amat" zayn masuk dengan menghentakan kakinya

"masuk nak, emang begitu zayn mah, nanti juga turun"ajak ibu zayn yang menuntun ethan masuk

"kamu pacaran sama anak saya, udah berapa lama" tegas ayah zayn dengan mata yang terus melihat ke arah ethan

"aduh jangan dengerin omongan ayahnya zayn, biasa dia posesif sama anak perawannya" ibu zayn yang memberikan secangkir teh hangat "makan ya, nanti kita makan bereng"

"tidak perlu tan, saya mau pamit pulang" ujar ethan yang sudah bangkit dari duduknya

"di luar hujan, makan dulu aja, ngga terbiasa makan-makanan orang susah ya" ujar zayn yang turun dan sudah berganti pakaian

"zayn mulutnya" ibu zayn mencoba tersenyum canggung "maaf ya ucapan zayn, sifatnya nurun dari ayahnya"

"iya"

"udah ibu jangan kaget sama dia, dia adalah manusia paling irit bicara" ujar zayn yang langsung di mengerti oleh ibunya

"ohh iya mari makan" ajak ibu zayn

Selesai makan, mereka memilih berdiam di ruang tamu, ethan dengan ayahnya zayn yang berada di ruang tamu, sedangkan zayn dengan ibunya yang membereskan piring

"di luar hujan nginep aja" tawar ayah zayn "walaupun rumah kita kecil, kamu bisa tidur dengan zayn

"tapi saya bawa mobil" tolak ethan dengan sedikit senyum kecil "nanti saya ijin sama mommy saya"

Ethan langsung mengirim pesan ke mommy nya, tanpa menunggu balasan

"nih cobain kue buatan gua" menyerahkan kue buatannya, ethan langsung menyicipin kuenya "enak kaga"

"enak" jawab ethan membuat senyum bangga di wajah zayn

"soalnya bapak gua ada kolesterol, kaga bisa makan manis" ujar zayn

"diabetes bukan kolesterol" ujar ethan membuat kedua orang tua zayn malu

"sama aja" final zayn

"udah sana anter ethan ganti pakaian kamu" ujar ayah zayn

"lah ko ganti pakaian, dia suruh pulang yah"

"NGINAP" tegas kedua orang tua zayn

"ayo" zayn langsung menarik tangan ethan ke atas, menuju kamarnya

di dalam kamar zayn melempar kaos dan celana pendeknya, ethan yang menerima sedikit bingung, lalu pergi ke kamar mandi

"udah selesai mandinya" tanpa mengalihkan pandangan zayn, yang masih asik menatap layar ponselnya

tidak ada jawaban, namun satu hal yang zayn rasakan, bahwa ethan sedang naik ke atas kasurnya

"luh kalo gua tany.." kata yang terhenti, pemandangan yang luar biasa, ethan dengan rambut sedikit basahnya di tambah dengan kaos putih polos, menampilkan otot di lengannya yang terlihat lebih besar dari zayn

"sudah" zayn yang tersadar oleh suara ethan hanya bisa memalingkan wajahnya "tidur jangan main hp"

ethan langsung mengambil ponsel di tangan zayn, reflek membuat zayn kesal "gua mau bergadang, sini balikin"

ethan meletakan ponsel zayn di atas meja samping kasur, tanpa menjawab langsung menarik tubuh zayn kedalam pelukannya

"tidur, saya kedinginan" zayn hanya bisa terdiam kaku, bahkan matanya melihat kipas angin yang di hidupkan nomor satu, di mana letak dinginnya

"gua pake kipas, bukan pake AC" ujar zayn, ethan melepaskan pelukan zayn, bangkit dari kasur, berjalan sedikit ke arah kipas, lalu memencet tombol paling bawah,dan menurutnya paling dingin

"udah" ethan yang sudah kembali merebahkan diri di samping zayn, tidak lupa memeluk tubuh yang lebih mungil itu

Zayn yang sudah malas berdebat lebih memilih tidur, menikmatin suara hujan dan hangat tubuh ethan.

Tepukan pelan tidak membangunkan pria mungil yang masih tertidur

"kalo bangunin dia jangan pelan-pelan" ujar ibu zayn , karna hari sudah pagi membangunkan mereka untuk sarapan

"zayn..bangun" ujar ethan lebih seperti bisikan

"aduh kalo gitu mah kga bakal bangun, sini ibu bangunin" ibu zayn langsung menarik tangan anaknya yang tertidur, membuat zayn setengah sadar

"ah ada apa " zayn masih dengan mata yang sedikit terbuka

"bangun mandi sarapan" satu kalimat ibu zayn, reflek membuat zayn mengakat tangannya

"mandiin" ujar zayn dengan mata tertutup

"cepat bangun, itu ada temen kamu" zayn yang mendengar ocehan ibunya, membuka matanya dan melihat ethan yang sedang menatapnya "ibu tunggu di bawah"

"tan mandiin" zayn masih merentangkan kedua tangannya, menunggu untuk di bawa ke kamar mandi

Ethan yang sedikit ragu, mengakat tubuh zayn membawanya ke kamar mandi, melepaskan bajunya satu persatu sampai zayn sudah tidak ada benang sehelai menutupin tubuhnya

'sangat mulus, walapun lengannya sedikit gelap, tapi tubuhnya mulus tidak ada cacat, bokong yang sangat.....ethan sadar ' batin ethan menatap tubuh zayn dari atas sampai bawah

"buru gua dingin" ucapan zayn menyadarkan ethan dengan lamunannya

1
Katty Lestary
lanjut thor semangat trus ya
Katty Lestary
double dong thor
Katty Lestary
lanjut thor jangan lama dong up nya
Rain
Smangat🙈
Katty Lestary
lanjut thor
Aletha
lanjutt thorr
Feni sang penulis novel
bagus ceritanya kak jangan patah semangat untuk kakak yang membuat karya
Katty Lestary
lanjut thor
Katty Lestary
ayo lanjut lagi
Katty Lestary
bagus..lucu juga cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!