NovelToon NovelToon
Ada Cinta Di Langit Madinah

Ada Cinta Di Langit Madinah

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Aliansi Pernikahan / Cinta Murni / Romansa / Cinta setelah menikah / Perjodohan
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: alana alisha

Alfarizqi, putra Kyai pemilik Pesantren Bustanul Huffazh, kembali ke Indonesia setelah menamatkan studi di Madinah. Ia membawa serta janji suci yang terlanjur ia berikan pada wanita asal Maroko yaitu Sarah, seorang perempuan yatim piatu korban pemerkosaan yang kini tengah mengandung. Meskipun tidak ada cinta di hatinya, Alfa merasa bertanggung jawab penuh untuk menikahi dan melindungi Sarah, sebagai wujud pengorbanan dan rasa kemanusiaannya. Namun, janji itu terbentur takdir ketika ayahnya menjodohkannya dengan Rayya, demi keberlangsungan pesantren. Rayya, seorang mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Belanda, memiliki mimpi dan masa depan yang telah ia rencanakan bersama Adam, teman sekaligus cinta pertamanya semasa SMA. Mereka berjanji akan menikah setelah Rayya kembali ke Tanah Air. Hidup Rayya yang bebas dan penuh ambisi seketika hancur saat ayahnya memaksanya pulang untuk sebuah perjodohan. Ada lagi Rumanah, santri pintar berprestasi yang sejak dulu sudah diam-diam menaruh hati pada Alfarizqy. Di bawah langit yang sama, dua insan yang tidak saling mengenal, dengan janji dan cinta yang berbeda, kini terpaksa berada di persimpangan takdir. Alfa terhimpit antara janji yang harus ia tepati dan kewajiban keluarga yang tak bisa ia tolak. Sementara Rayya, harus memilih antara cintanya pada Adam atau menuruti permintaan orang tua. "Ada Cinta di Langit Madinah" adalah kisah tentang perjuangan, pengorbanan, dan pencarian makna cinta sejati. Akankah Alfa dan Rayya menemukan cinta di antara ikatan yang tak mereka inginkan, atau akankah mereka tetap berpegang teguh pada janji yang telah terucap?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alana alisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Pertemuan Keluarga

Matahari terbit dengan malu-malu, menyinari pesantren dengan cahaya keemasan. Alfarizqi memakai kemeja Koko Hijau Nabawi andalannya dan celana bahan hitam, tak lupa lengan kirinya dihiasi jam tangan digital. Wajahnya yang tampan terlihat pucat dan lelah, bayangan dari malam tanpa tidur. Ia melangkah keluar dari kamarnya menuju mobil Abah Ishak.

Sementara itu, Rayya juga sedang bersiap-siap. Ia mengenakan gamis putih sederhana dengan khimar berwarna senada, membuat wajah cantiknya yang lelah terlihat semakin pucat. Ia menatap pantulan dirinya di cermin. Ia bukan lagi Rayya yang riang dan penuh mimpi. Ia adalah Rayya, calon istri dari seorang pria yang tidak ia kenal.

Rayya, Nyai Aminah dan Kyai Rahman tiba di hotel Rosewood milik keluarga Abah Ishak. Suasana di sana begitu tenang. Rayya memasuki lobi dengan rasa canggung. Ia menggenggam tangan ibu nya erat-erat. Sesekali tanpa sadar ia meremasnya. Nyai Aminah tersenyum getir. Ia merasakan apa yang putrinya rasakan.

“Berdzikirlah nak, hanya Allah sebaik-baik pelindung dan penolong!” Bisik Nyai Aminah. Rayya mengangguk.

Di sebuah meeting room, Kyai Rahman dan Abah Ishak bersalaman. Mereka tersenyum, senyum yang menunjukkan kelegaan dan kebahagiaan.

"Masya Allah, Kyai Rahman. Sudah lama rasanya kita tidak bertemu," ucap Abah Ishak ramah, memeluk Kyai Rahman dengan erat.

"Alhamdulillah. Saya merasa sangat bahagia, Abah. Rasanya seperti sudah puluhan tahun kita tidak bertemu," balas Kyai Rahman.

Setelah berbasa-basi, mereka duduk di tempat yang telah disediakan. Rayya duduk di samping ibunya, menundukkan kepalanya, tidak berani menatap siapa pun. Ia tahu, sebentar lagi ia akan bertemu dengan calon suaminya. Jantungnya berdebar kencang. Ia merasa gugup, cemas, dan sedih.

Tak lama kemudian, Abah Ishak memerintahkan asistennya untuk memanggil Alfarizqi yang katanya tadi ke toilet.

"Alfarizqi, kemarilah, Nak."

Alfarizqi masuk ke ruangan dengan langkah yang mantap, namun tidak dengan hatinya. Ia mencoba bersikap tenang. Ia menundukkan kepalanya, memberi salam kepada Kyai Rahman dan istrinya. Kemudian, ia mengangkat kepalanya, dan pandangannya bertemu dengan pandangan Rayya. Waktu seolah berhenti. Mereka saling menatap, mata mereka berbicara dalam diam.

"Rayya, ini Alfarizqi. Alfarizqi, ini Rayya," ucap Kyai Rahman. Rayya dan Alfarizqi saling mengangguk. Tidak ada senyum, tidak ada kata-kata. Hanya ada kebisuan yang canggung.

Abah Ishak memecah keheningan.

"Alfarizqi, Rayya. Kalian sudah saling mengenal?" Rayya dan Alfarizqi sama-sama menggeleng.

"Baiklah. Kalau begitu, mari kita mulai," ucap Abah Ishak. Pertemuan itu tidak berlangsung lama. Kyai Rahman dan Abah Ishak sibuk membicarakan persiapan pernikahan, Nyai Maryam juga Nyai Aminah saling berbincang-bincang hangat. Tanggal pernikahan disetujui. Untuk sementara, sebelum pernikahan dilangsungkan, dua keluarga sepakat bahwa Rayya akan tinggal beberapa saat di pesantren untuk menyesuaikan diri.

Apa? Rayya membelalakkan matanya. Ia merasa ini semua tidak adil. Ingin rasanya ia protes. Namun ia melihat wajah ayahnya yang sangat bahagia, nyali Rayya menciut.

Sementara Alfarizqi hanya diam, ia membuang pandangan. Sama sekali tidak ada tatapan untuk Rayya.

Setelah pertemuan selesai, keluarga haji Rahman pamit. Sebelum masuk ke mobil. Rayya lebih dulu ke toilet. Di sana ia menangis sesugukkan. Hatinya terasa begitu sesak. Pernikahan ini benar-benar konyol untuknya. 15 menit, Rayya dengan cepat mencuci wajahnya berusaha menghilangkan jejak mata sembabnya. Ia tidak lagi memoles wajah alaminya dengan skincare atau makeup. Ia membiarkannya begitu saja dan dengan cepat keluar menuju mobil ayahnya. Namun, baru saja ia melangkahkan kaki, Alfarizqi sudah di sana menghadangnya.

“Rayya…” Panggil Alfarizqi perlahan. Mata mereka saling bertemu untuk kedua kalinya.

“Kau tau kan, ini pernikahan keluarga. Hanya keluarga kita yang menginginkan ini. Tidak tau dengan mu. Tapi tidak dengan ku. Aku sama sekali tidak menginginkannya!” Lanjut Alfarizqi dingin.

Deg. Mulut Rayya terkatup rapat. Ia tidak tau harus mengatakan apa.

“Sebenarnya sudah ada wanita yang harus aku nikahi. Tapi mungkin hal ini tidak akan pernah terjadi lagi. Atau bisa jadi aku akan tetap melakukan nya. Jadi dalam pernikahan kita ini, jangan berharap banyak padaku. Maaf aku harus mengatakan ini. Sebenarnya aku tidak ingin menyakiti siapapun. Jadi sebelum semua terjadi, lebih baik kau mundur!” Ucap Alfarizqi. Intonasi kata-katanya terdengar semakin tajam menusuk.

“Kenapa harus aku? Kenapa tidak kau saja yang mundur! Kau tau, I dont really care!” Balas Rayya menatap Alfarizqi tajam sebelum benar-benar pergi meninggalkan laki-laki yang bagi Rayya paling menyebalkan sedunia. Rayya speechless.

Laki-laki sialan! Umpat hati Rayya. Di dalam mobil menuju kediamannya, Rayya diam-diam menangis.

Alfarizqi kembali ke kamarnya, menghempaskan tubuhnya ke kasur. Ia menatap langit-langit kamar, pikirannya kembali pada Rayya. Ia sama sekali tidak menyangka atas jawaban yang gadis itu berikan. Semua diluar ekspektasi nya. Belum pernah ada orang apalagi seorang gadis yang berani padanya. Biasanya semua orang akan menghormatinya. Apalagi ia adalah putra dari seorang ulama yang paling disegani se tanah Jawa. Jawaban yang Rayya berikan tadi sedikit banyak mengganggunya.

Apa gadis itu tidak diajarkan tata krama? Bukankah ia putri kiayi? Di mana sopan santun nya? Belum jadi istri sudah begitu, bagaimana kalau menjadi istri?! Pikir Alfarizqi mengacak-acak rambutnya frustasi.

Di mobil, Rayya melihat ke belakang, melihat Rosewood yang semakin jauh. Sebentar lagi aku akan masuk ke kediaman laki-laki itu. Apa yang harus aku lakukan? Gumam Rayya menghela nafas sedih.

"Rayya, kamu tidak apa-apa?" tanya Kyai Rahman.

Rayya mengangguk, mengusap air matanya.

"Aku baik-baik saja, Ayah."

"Ayah tahu, ini berat untukmu. Tapi percayalah, ini adalah jalan terbaik. Kita sudah memohon petunjuk dari Allah."

Rayya hanya bisa mengangguk. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Ia hanya ingin kembali ke Amsterdam. Dan kini ia sangat merindukan Adam. Ia ingin kembali pada hidupnya yang dulu. Tapi ia tahu, ia tidak bisa. Ia sudah memilih jalan ini. Ia harus menghadapinya.

...****************...

IG: @alana.alisha

1
Prince Star
Naaah kan, sesuai dugaan kalau Sarah ni diam diam diam diam 🙄 ternyata ada rencana cikli 🧐 kayaknya next bakal ada huru hara deh

Si alfa juga salham, kayaknya doi mkir si Rayya masih suka ma Adam
✨: tes tes.. ini ga up lagi ya?
total 1 replies
Muti Imelda
salah paham deh si alfa 🤭
Rey
Ternyata sarah dan ibunya jahat ya 🙃
Kirana R: Tidak disangka ternyata jahat , padahal Sarah keliatan lemah lembut
total 1 replies
Prince Star
Alhamdulillah up, jejak dulu 🙌🏻
Blue Whale Kingdom
jejak
Tari 👑
suka banget dengan cara kak alana menyampaikan isi ceeita, bahasanya mengalir dan mudah dmengerti walaupun rangkaian katanya juga indah
Anonim
lanjut kak
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
Apakah ibunya Sarah menyadari kalau ada yang tidak biasa antara rayya dan Alfa meskipun Rayya mengakui bahwa dia adik Alfa???
Denisa kiky: iya bener mba 👍
total 3 replies
Ali Ruby
Kirain baik, ternyata..
Qamariah 🌹
Lanjut kak
Kirana R
Semakin hari Alfarizqi semakin memuliakan Rayya , alhamdulillah
Prince Star
Dari gelagatnya maknya Sarah ni tipe yg ribet n ntar mau menang sndiri 🧐 Rayya harus waspada sih 🙄 awas aja dy suruh si alfa nikahin anaknya , ngapain sih ke Indo , beban bgt !
✨: wkwkwk semoga berhasil 😝😝 udh lama banget ga up
total 11 replies
Denisa kiky
semakin seru , saya terus menanti ceritanya
Rey
Next
Qamariah 🌹
Raya udah sukak sama alpa ya?
Kupu-kupu putih
Konflik akan segera datang sepertinya
Kirana R
Ya Allah Rayya, jangan sampai cerai sama Alfarizqi 🙁
Prince Star
Selalu suka interaksi canggung antara Rayya dan Alfarizqi… tapi Rayya? Kenapa malah ngaku adiknya Alfarizqi? Bukannya malah nambah masalah 💔
Kayaknya Sarah n Emak mmg tulus ya… cuma yaaitu, ngeselin beuudddd 💔
Rayya jd mau ceraikan suaminya, klo bgtu…. Yaaa Adam udah siap untuk nampung wkwkwkwk💔🤣
✨: Ah ga kuku kalau beneran poligambreng.. jgn sampe Rayya ngenes kayak Iqlima.. ini si Sarah masih abu2, apa dy emang baik atau malah jd kayak Lamed? 🥵
total 22 replies
Prince Star
Kak Alanaaa, up donkkk
Rey
Serasa semakin sulit memilih 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!